cover
Contact Name
fuad fitriawan
Contact Email
fuadfitriawan@gmail.com
Phone
+6285735262639
Journal Mail Official
basica@insuriponorogo.ac.id
Editorial Address
kampus iai sunan giri (INSURI ponorogo) jl. batorokatong no 32 ponorogo kode pos 63491
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Basica
ISSN : 28099710     EISSN : 27970965     DOI : https://doi.org/10.37680/basica
a journal that publishes original writings from the results of literature studies research for sciences results biology physics science education elementary school arts education and childrens learning creativity. Islamic Primary Education Journal published biannually in June and December including several research focuses.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2021)" : 5 Documents clear
Komparasi antara Silabus Rongrien Bakong Pitayya School Pattani Thailand Selatan dengan Silabus Madrasah Ibtidaiyah Al-Nur, Widya Rahmawati
BASICA Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/basica.v1i1.845

Abstract

The syllabus is a mandatory component present in learning and teaching activities. Educators must prepare all kinds of needs in delivering classroom learning materials. The syllabus is part of the curriculum whose contents include RPP that is tailored to the class level and adjusts to where the RPP is made and run. Therefore, educators feel facilitated by the syllabus in preparing learning and teaching activities in every educational institution. The problem that researchers will study is how to paraphrase the syllabus in Rongrien Bakong Pittaya school with the syllabus in MI Ma'arif NU 1 Pageraji. This research is field research related to syllabus documentation in two schools. The author uses interview techniques and documentation to collect data, and the research subject is the Waka curriculum and educators. In addition to analyzing research data, researchers use cumulative descriptive methods. While the result is to show the similarity of syllabus functions in both educational institutions; namely, the syllabus becomes a handle in curriculum-oriented learning activities that have been set in accordance with the needs of each educational institution. However, it has similarities regarding the format of the syllabus between the two educational institutions, the content of the subject matter submitted, and KD.
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Digital pada Pendidikan Dasar Islam Albantany, Achmad Sopian
BASICA Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/basica.v1i2.1039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan Teknologi Informasi dan Digital di MI Islam Tonoboyo Magelang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan dan wawancara terhadap kepala sekolah, para guru, dan para murid. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian membuktikan bahwa pemanfaatan Teknologi Informasi dan Digital dan sistem aplikasi masih relatif terbatas, pimpinan memiliki komitmen yang kuat dalam memanfaatkan Teknologi Informasi dan Digital di MI Islam Tonoboyo Magelang. Keterbatasan dengan mengoptimalkan produk Teknologi Informasi dan Komunikasi yang dimiliki masing-masing guru dan siswa. Melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi, pembelajaran agama menjadi dinamis dan menarik, media dan konten lebih beragam (teks, gambar, audio, video, animasi, dan simulasi), waktu dan tempat belajar lebih fleksibel, serta para siswa dilatih membuat konten untuk berbagi melalui internet. Begitu pula pemanfaatan Teknologi Informasi dan Digital dapat menggerakan kembali budaya dan kearifan lokal. Studi ini disimpulkan bahwa walaupun secara pemanfaatan relatif terbatas namun kebijakan dan komitmen kepala sekolah sangat kuat sehingga pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dapat optimal.
Penguatan Manajemen Madrasah Menuju Madrasah Hebat Bermartabat Fauyan, Muchamad
BASICA Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/basica.v1i2.1067

Abstract

Masyarakat Kota Pekalongan memiliki minat yang baik terhadap Madrasah Ibtidaiyah dibanding sekolah dasar negeri. Hal itu dibuktikan dengan lebih banyaknya jumlah madrasah dan sekolah dasar Islam di Pekalongan. Namun demikian, trend untuk menyekolahkan anak-anak ke madrasah di lingkungan kota Pekalongan belum diimbangi dengan jumlah prestasi madrasah khususnya madrasah swasta di bawah naungan Lembaga Pendidikan Maárif Nahdlatul Ulama (LP Maárif NU). Masalah tersebut disebabkan karena lemahnya manajemen, rendahnya kualitas SDM, beban berat kurikulum, kurangnya perhatian pemerintah, dan minimnya kemitraan. Tujuan dari pemberdayaan ini adalah untuk memberdayakan madrasah di lingkungan Yayasan Al-Muttaqin di bawah naungan LP Maárif NU dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 menuju madrasah hebat dan bermartabat dengan indikator hebat dalam perangkat dan proses pembelajarannya. Subjek dampingan kegiatan pemberdayaan ini adalah pengurus Yayasan, Kepala Madrasah, dan guru. Hasil pelaksanaan program adalah 1) telah dilaksanakan pelatihan Manajemen Berbasis Madrasah dan pembelajaran aktif serta penyusunan perangkat pembelajaran berorientasi keterampilan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skill (HOTS) dan 4 C (Critical thinking, Creativity, Collaboration, and Communication), 2) dihasilkannya dokumen perangkat pembelajaran kurikulum 2013.
Komparasi Komponen Hybrid Learning Model dalam Matakuliah Eksakta Purwantiningsih, Budi
BASICA Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/basica.v1i2.1103

Abstract

Tujuan Penelitian untuk mengetahui perbedaan dan komparasi pembelajaran hybrid learning dengan mengkombinasikan antara offline, online, dan belajar mandiri. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan komparatif antara nilai mata kuliah eksakta yaitu IPA, Statistik dan Matematika. Penelitian dilaksanakan bulan Sepetember – Desember tahun 2020 dengan sampel 27 mahasiswa. Adapun teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji hipotesis, Uji Komparasi One Way Anava dan post hoc test. Hasil penelitian menunjukkan 1) Terdapat perbedaan komponen hybrid learning model dalam mata kuliah IPA dengan hasil F hitung (17,208) > F tabel (2,98), berdasarkan uji Post Hoc test didapatkan penerapan hybrid learning model adalah face to face 35%, online learning 34%, dan self-pace asynchronous 31%. 2) Terdapat perbedaan komponen hybrid learning model dalam mata kuliah Statistik dengan hasil F hitung (17,208) > F tabel (2,98), berdasarkan uji Post Hoc test didapatkan penerapan hybrid learning model adalah face to face 35%, online learning 33%, dan self-pace asynchronous 32%. 3) Terdapat perbedaan komponen hybrid learning model dalam mata kuliah Matematika dengan hasil F hitung (17,208) > F tabel (2,98), berdasarkan uji Post Hoc tes) adalah hybrid learning model adalah face to face 35%, online learning 33%, dan self-pace asynchronous 32%.
Scaffolding: Strategi Pembelajaran dalam Membentuk Kemandirian Belajar Siswa Mata Pelajaran IPA Materi Gaya, Gerak dan Energi Kelas V Witasari, Rinesti; Fitriawan, Fuad
BASICA Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/basica.v1i2.1120

Abstract

: Proses pembelajaran kelas V di MI Sabilil Muttaqin Kapuran masih berpusat pada fasilitator/guru. Pesera didik hanya diam mendengarkan apa yang disampaikan oleh guru, membaca buku materi kemudian menghafal materi-materi yang tertulis dalam buku pelajaran. Menghafalkan materi pembelajaran tanpa mengajaknya mengalami secara langsung, mempelajari bayang-bayang tanpa mengetahui wujud asli yang dipelajari hal ini sering kali membuat peserta didik merasa bosan di sekolah. Memilih strategi pembelajaran perlu dilakukan berdasarkan pada kesesuaian materi yang akan disampaikan. Hal ini dapat membantu meningkatkan keaktifan dan kreatifitas belajar siswa selama proses belajar mengajar berlangsung dan mencapai tujuan yang telah dirancang. metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses pembelajaran IPA kelas V di MI Sabilil Muttaqin Kapuran lebih dominan menggunakan metode ceramah, demostrasi, dan belajar di luar kelas. (2) Proses penerapan strategi pembelajaran scaffolding ini dengan mengorganisasi isi materi, mengorganisasi cara penyampaian materi dan mengorganisasi peserta didik. (3) Bentuk kemandirian belajar siswa kelas V mata pelajaran IPA materi gaya, gerak dan energi ini adalah mereka diberikan otonomi dan tanggung jawab untuk berinisiatif dan berperan aktif dalam mengatur sendiri berbagai aspek kegiatan belajar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya tanpa selalu bergantung kepada orang lain.

Page 1 of 1 | Total Record : 5