cover
Contact Name
Angga Rahabistara Sumadji
Contact Email
angga.rahabistara@ukwms.ac.id
Phone
+6282143381754
Journal Mail Official
biologi@widyamandala.ac.id
Editorial Address
Jalan Manggis 15-17 Madiun
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Biospektrum Jurnal Biologi
ISSN : -     EISSN : 27752852     DOI : -
Jurnal Ilmiah Biospektrum adalah jurnal ilmiah online Prodi Biologi, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (Kampus Kota Madiun). Jurnal ini merupakan terbitan berkala 6 bulan, dengan jadwal terbit bulan April dan Oktober di setiap tahunnya. Artikel pada jurnal ini ditujukan untuk mewadahi publikasi artikel yang bersumber dari mahasiswa, dosen dan guru. Artikel yang dimuat di jurnal ini adalah artikel hasil penelitian individu ataupun institusi.
Articles 62 Documents
UJI ANTIPIRETIK INFUSA DAUN MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) TERHADAP MENCIT JANTAN (Mus muculus) YANG DIDEMAMKAN Engki Restulangi; Christianto Adhy Nugroho; Leo Eladisa Ganjari
Biospektrum Jurnal Biologi No. 03 Tahun 02 / Oktober 2020
Publisher : Program Studi Biologi - Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (kampus Kota Madiun)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/bios.v2i02.888

Abstract

One of the health problems that often and usually appears is fever. Fever is heat regulation at a higher temperature level and is a common symptom that usually accompanies almost all infections. The study was conducted to determine the antipyretic effect of noni (Morindra citrifolia L.) leaf infusion against male mice (Mus muculus) by the artificial fever injection method using DPT vaccine. The test animals were male mice which were divided into 5 groups, each consisting of 4 mice. Group I as a positive control was given 0.5 ml of distilled water, group II as a negative control was given 65 mg / Kg BW of paracetamol, groups III, IV and V as a test group were given 2.5 ml / 100 g BW of noni leaf infusion with their respective concentrations 10%, 20% and 30% respectively. Observations were made on changes in temperature (ºC) of the test animals after being given the treatment. The data obtained were then tabulated in tables and graphs. The results showed that there was a decrease in temperature in the group of mice given noni leaf infusion. Thus it can be concluded that the noni leaf infusion has an antipyretic effect on male mice (Mus muculus).
ANTIPYRETIC TEST OF BOILED WATER OF MANGOSTEEN PEEL Christianto Adhy Nugroho
Biospektrum Jurnal Biologi No. 01 Tahun I/Juli 2018
Publisher : Program Studi Biologi - Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (kampus Kota Madiun)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/bios.v1i01.647

Abstract

Health is one of the most important aspects of human life. The use ofmedicinal plant was one effort to maintain human health. The study was focused on the study of boiled water of magosteen peel as an antipyretic. The study was used three treatment and three replication. The study used mice as animal test. Group I would be used control without treatment, group II woud be used as treatment of 200 g of boiled water of mangosteen peel as much as 0,5 ml/mice, group III would be used as treatment of 300 g of boiled water of mangosteen peel as much as 0,5 ml/mice. All mice would be undergo fever injection using DPT vaccine. The result showed that boiled water of mangosteen peel doesn’t have a function as antipyretic.
Uji Antibakteri Ekstrak Bawang Putih dan Bawang Lanang Terhadap Bakteri Pseudomonas aeuruginosa dan Staphylococcus aureus Silvia Rosvita; Levi Puradewa
Biospektrum Jurnal Biologi No. 01 Tahun 02 / April 2021
Publisher : Program Studi Biologi - Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (kampus Kota Madiun)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/bios.v1i02.984

Abstract

Bawang putih (Allium Sativum L) merupakan salah tanaman tradisional yang memiliki sifat antibakteri. Antibakteri dalam bawang putih didapatkan dari zat Allicin yang muncul pada saat bawang putih dihancurkan atau dipotong. Tujuan penilitian ini mengetahui perbedaan daya hambat bawang putih varietas tawangmangu baru dan bawang lanang terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan peneltian eksperimen dengan metode difusi sumuran Kirby Bauer. Ekstrak bawang putih varietas tawangmangu baru dan bawang lanang dibuat dalam konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100%. Hasil penelitian menunjukan bahwa esktrak bawang lanang lebih unggul daripada ekstrak bawang putih varietas tawangmangu baru pada semua konsentrasi dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa.
PEMBUATAN NATA DE CORN BERDASARKAN VARIASI KECAMBAH KACANG-KACANGAN SEBAGAI SUMBER NITROGEN ORGANIK Rina Romatul Pebriana; Leo Eladisa Ganjari
Biospektrum Jurnal Biologi No. 01 Tahun I/Juli 2018
Publisher : Program Studi Biologi - Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (kampus Kota Madiun)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/bios.v1i01.652

Abstract

Kandungan gizi pada jagung dapat digunakan sebagai media pertumbuhan bakteri Acetobacter xylinum untuk menghasilkan produk fermentasi nata de corn. Sumber nitrogen organik dari kecambah kacang-kacangan dapat digunakan sebagai alternatif pengganti ZA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penggunaan jagung sebagai media fermentasi bakteri Acetobacter xylinum dan perbedaan kualitas nata de corn dari variasi kecambah kacangkacangan. Penelitian ini menggunakan jagung sebagai media pertumbuhan bakteri Acetobacter xylinum. Penelitian dilakukan dengan tiga perlakuan dan kontrol, yaitu (P1) penggunaan sumber nitrogen dari kecambah kacang hijau, (P2) penggunaan kecambah kacang tanah, (P3) penggunaan kecambah kedelai. Pengukuran kualitas nata de corn dilakukan melalui pengukuran ketebalan, berat basah, dan rendemen. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA pada tingkat signifikasi 5% ( = 0,05). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis sumber nitrogen organik yang paling baik adalah larutan kecambah kacang hijau. Hasil optimum produk nata de corn dengan penambahan larutan kecambah kacang hijau mempunyai ketebalan 5,90 mm, berat basah 733,33 g, dan rendemen 61,33 (%).
UJI SENSITIVITAS INSULIN PADA MENCIT DENGAN PERLAKUAN SARI BUAH MURBEI (Morus alba) Christianto Adhy Nugroho
Biospektrum Jurnal Biologi No. 03 Tahun 02 / Oktober 2020
Publisher : Program Studi Biologi - Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (kampus Kota Madiun)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/bios.v2i02.889

Abstract

Non-infectious disease is a problem in the world. One of the infectious diseases is hyperglycemia. This study aims to assess the insulin sensitivity of mulberry to mice. The study used 4 groups of mice, namely: group I became a negative control with Na-CMC treatment, group II became a positive control using metformin treatment, group III used mulberry juice at a dose of 2 g / kg BW, and group IV used a dose of mulberry juice. 4 g / kg BW. The results showed that mulberry juice can increase insulin sensitivity in mice.
VIABILITAS BENIH TERUNG UNGU (Solanum melongena L.) PADA BERBAGAI MEDIA PERKECAMBAHAN NATALIAWATI NATALIAWATI; KARLINA PURBASARI
Biospektrum Jurnal Biologi No. 01 Tahun I/Juli 2018
Publisher : Program Studi Biologi - Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (kampus Kota Madiun)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/bios.v1i01.648

Abstract

Terung ungu (Solanum melongena L) merupakan tanaman sayursayuranyang termasuk familia Solananceae. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui kemampuan tumbuh viabilitas benih terung ungu (Solanum melongen L.) pada berbagai media perkecambahan dan mendapatkan jenis media perkecambahan yang paling baik untuk pertumbuhan terung ungu (Solanum melongena L.). Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan lima perlakuan media, yaitu pasir, tanah, arang sekam, sekam mentah, dan kompos, masing-masing perlakuan dengan empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi daya kecambah (%), waktu perkecambahan (hari), tinggi kecambah (cm), panjang akar (cm), dan berat kecambah (gram). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of Varians (ANOVA) dan uji lanjutan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) masing-masing dengan tarafsignifikasi α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa benih terung ungu(Solanum melongena L.) mampu tumbuh pada semua jenis mediaperkecambahan, meliputi pasir, tanah, arang sekam, sekam mentah dan kompos dengan pertumbuhan yang berbeda. Media perkecambahan paling baik untuk pertumbuhan terung ungu (Solanum melongena L.) adalah media arang sekam, yaitu dalam hal waktu berkecambah paling cepat (4.30 hari) dan tinggi kecambah tertinggi (3.05 cm).
Uji Aktivitas Anti-quorum sensing Ekstrak Etanol Daun Senggani (Melastoma candidum D.Don) Terhadap Bakteri Aeromonas hydrophilla pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Maria Fatmadewi Imawati
Biospektrum Jurnal Biologi No. 01 Tahun 02 / April 2021
Publisher : Program Studi Biologi - Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (kampus Kota Madiun)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/bios.v1i02.985

Abstract

Infeksi bakteri Aeromonas hydrophilla yang merupakan penyebab penyakit MAS (Motil Aeromonad Septicaemia) masih menjadi kendala dalam upaya budidaya pada ikan Nila (Oreochromis niloticus). Penyakit MAS dapat menyebabkan kematian secara massal sehingga mengakibatkan terjadinya gagal panen. Upaya penanggulangan yang paling sering dilakukan adalah menggunakan antibiotik yang dapat memicu resistensi serta kemungkinan terbetuknya residu antibiotik tersebut dalam tubuh ikan. Salah satu upaya alternatif untuk pencegahan infeksi adalah dengan penghambatan quorum sensing. Penghambatan quorum sensing dilakukan dengan menggunakan campuran ekstrak etanol daun senggani (Melastoma candidum D.Don) ke dalam pakan ikan. Pembuatan campuran pakan ikan nila dengan ekstrak etanol daun senggani dilakukan dengan 5 macam perlakuan yaitu dua perlakuan Kn dan Kp yang bertindak sebagai Kontrol negatif dan Kontrol positif serta tiga perlakuan P1, P2 dan P3 dengan konsentrasi (per gram pakan) 0,6%, 1,2% dan 1,8%. Parameter yang digunakan untuk mengetahui efektivitas ekstrak antara lain gejala klinis, penurunan bobot total ikan uji, dan Survival Rate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infeksi bakteri Aeromonas hydrophilla penyebab penyakit MAS dapat dihambat secara optimal menggunakan ekstrak etanol daun senggani dalam pakan ikan pada ketiga konsentrasi yaitu 0,6%, 1,2% dan 1,8% yang ditunjukkan dengan tingginya angka survival rate yang mencapai 100%.
KEANEKARAGAMAN COLLEMBOLA PADA HABITAT BUATAN POLIBAG YANG DITANAMANI KROKOT GELANG (Portulaca oleracea L.) Leo Eladisa Ganjari
Biospektrum Jurnal Biologi No. 03 Tahun 02 / Oktober 2020
Publisher : Program Studi Biologi - Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (kampus Kota Madiun)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/bios.v2i02.885

Abstract

Collembola atau serangga ekor pegas hidup terutama pada bagian permukaan tanah yang banyak terakumulasi bahan-bahan organik/serasah. Collembola berperan dalam meningkatkan kesuburan tanah. tanaman hias krokot gelang (Portulaca oleracea, L.) merupakan tanaman hias yang dapat dimanfaatkan sebagai obat. Polibag adalah habitat buatan manusia yang dimungkinkan tidak diketemukan Collembola. Tujuan penelitia ini untuk mengetahui Keanekaragaman Collembola Pada Habitat Buatan Polibag yang ditanamani krokot gelang (Portulaca Oleracea, L.). Penelitian dilakukan dengan menggunakan 15 polibag tanaman hias krokot gelang (Portulaca Oleracea, L.), pemisahan Collembola dari media tanam dengan menggunakan alat Belese Tulgren. Hasil penelitian keanekaragaman Collembola pada tanaman krokot ditemukan 4 jenis Collembola yaitu Pseudosinella sp, Friesea sp, Prosoitoma sp dan Sminthurus sp. Semua media tanam diketemukan Collembola.
Pengaruh Pencemaran Udara Terhadap Jumlah dan Ukuran Stomata Pada Tanaman Peneduh Tepi Jalan di Kota Madiun Angga Rahabistara Sumadji
Biospektrum Jurnal Biologi No. 01 Tahun 02 / April 2021
Publisher : Program Studi Biologi - Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (kampus Kota Madiun)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/bios.v1i02.890

Abstract

Stomata adalah celah pada jaringan epidermis yang diapit oleh dua sel epidermis khusus yang disebut sel penutup. Dengan terjadinya perubahan bentuk sel penutup, maka terjadi pembukaan dan penutupan celah. Stomata memegang peranan penting dalam proses fotosintesis, selain pertukaran gas CO2, stomata juga merupakan bagian tanaman tempat penyerapan polutan dan secara langsung dapat berinteraksi dengan jaringan mesofil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah dan ukuran stomata pada tanaman peneduh tepi jalan yang ada di kota Madiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata panjang dan lebar stomata pada tanaman peneduh tepi jalan, baik permukaan atas maupun permukaan bawah daun termasuk dalam kriteria ukuran yang kurang panjang ( 20 μm), untuk jumlah stomata tanaman reratanya berkisar dibawah 100 stomata per tanaman.
DETEKSI CEMARAN Escherichia coli PADA DAGING AYAM BROILER (Gallus gallus domesticus) di PASAR TRADISIONAL KOTA MADIUN INGKA PRISILA; Agus Purwanto
Biospektrum Jurnal Biologi No. 01 Tahun I/Juli 2018
Publisher : Program Studi Biologi - Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (kampus Kota Madiun)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/bios.v1i01.649

Abstract

Tingginya tingkat pencemaran lingkungan dipengaruhi oleh prosespemotongan daging, peralatan, air, suhu, tempat penjualan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya cemaran bakteri Escherichia coli pada daging ayam broiler (Gallus gallus domesticus) yang ada di Pasar Tradisional Kota Madiun. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil 4 sampel daging ayam broiler yang ada di Pasar Tradisional Kota Madiun. Isolasi bakteri yang ditemukan pada media PCA, selanjutnya diuji kultivasi pada media EMBA. Deteksi cemaran Escherichia coli pada sampel ditentukan berdasarkan kesamaan karakterisasi uji makroskopis, uji mikroskopis dan uji kultivasi EMBA kultur murni Escherichia coli FNCC 0091. Hasil penelitian menunjukan bahwa daging ayam broiler (Gallus gallus dometicus) di Pasar Tradisional Kota Madiun, yang terdeteksi cemaran bakteri Escherichia coli adalah sampel 1 yaitu pada isolat 1, isolat 3 dan isolat 4, sampel 2 yaitu isolat 1, isolat 2 dan isolat 3, dan sampel 4 yaitu isolat 1, isolat 2, isolat 3 dan isolat 4.