cover
Contact Name
Rolan Rusli
Contact Email
rolan@farmasi.unmul.ac.id
Phone
+6285222221907
Journal Mail Official
admin@farmasi.unmul.ac.id
Editorial Address
Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Jl. Penajam, Kampus Unmul Gunung Kelua, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia, 75119
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 26144778     DOI : https://doi.org/10.25026/mpc
Core Subject : Health, Science,
LINGKUP DAN TUJUAN Lingkup naskah mencakup bidang ilmu: Kimia Farmasi Biologi Farmasi Farmakologi Teknologi Farmasi dan Farmasetika Farmasi Klinik dan Komunitas Kedokteran dan Bidang ilmu lain yang terkait Tujuan penerbitan adalah memberikan informasi ilmiah tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang Farmasi dan yang terkait
Articles 612 Documents
Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Tabir Surya Ekstrak Etanol Daun Rambutan (Nephelium lappaceum L.): Phytochemical Screening and Sunscreen Activity Test of Rambutan (Nephelium lappaceum L.) Leaf Ethanol Extract Ayu Lestari; Rolan Rusli; Fika Aryati
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 18 (2023): Proc. Mul. Pharm. Conf.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/mpc.v18i1.726

Abstract

Rambutan (Nephelium lappaceum L.) is a tropical plant that is widely found in Indonesia and can be used as sunscreen to protect the skin from UV radiation. The purpose of this study was to determine the content of secondary metabolite compounds and the sunscreen activity of rambutan leaf extract. Phytochemical screening results show that rambutan leaf extract contains flavonoids tannins and saponins, Rambutan leaf extract 100 ppm has sunscreen activity in the sunblock category with a %Te value of 0,58 and %Tp 31,28; and an SPF value of 23,09, including the ultra protection category. Keywords: Rambutan leaf, Phytochemical, Sunscreen Abstrak Rambutan (Nephelium lappaceum L.) merupakan tanaman tropis yang banyak terdapat di Indonesia yang dapat dimanfaatkan sebagai tabir surya untuk melindungi kulit dari radiasi sinar UV. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder dan aktivitas tabir surya ekstrak daun rambutan. Hasil skrinning fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun rambutan mengandung senyawa flavonoid, tannin, dan saponin. Ekstrak daun rambutan 100 ppm memiliki aktivitas tabir surya kategori sunblock dengan nilai %Te 0,58 dan %Tp 31,28; dan nilai SPF sebesar 23,09 termasuk kategori proteksi ultra. Kata Kunci: Daun Rambutan, Fitokimia, Tabir surya
Laporan Kasus: Epilepsi pada Wanita Muda: Cases Report: Epilepsy in Young Woman Noviyanty Indjar Gama; Dinda Tri Rahayu; Fridya Maulitha; Novia Anggriani; Rizky Mulyaramadhan; Zulianita Zulianita; Falda Gizella Mangnga; Ratna Aprilia Sari; Yuliana Megi Pasudi
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 18 (2023): Proc. Mul. Pharm. Conf.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/mpc.v18i1.728

Abstract

Epilepsy is a chronic disorder of the brain characterized by recurrent seizures caused by excessive electrical discharges in a group of nerve cells. Epilepsy is one of the causes of morbidity that can attack all ages. This disease can reduce the quality of life for sufferers. It estimated that around 50 million people suffer from epilepsy in the world, and 80% of the total sufferers come from developing countries. Seizures occur due to excessive excitation or due to irregular inhibition of neurons. This case report concerns female epileptic patient (14 year old) in outpatient treatment. The patient received anti-epileptic drug therapy (AED), namely Depakote, Folic Acid and Kutoin. The therapy had given can control the patient's seizure condition for three years without any side effects or adverse drug reactions. Keywords: Epilepsy, Management, Anti-Epileptic Drugs (AED) Abstrak Epilepsi adalah kelainan kronis pada otak yang ditandai dengan kejang berulang akibat pelepasan muatan listrik yang berlebihan pada sekelompok sel saraf. Epilepsi menjadi salah satu penyebab morbiditas yang dapat menyerang semua umur. Penyakit ini dapat menurunkan kualitas hidup bagi penderita. Diduga terdapat sekitar 50 juta orang menderita epilepsi didunia, dan 80% dari total penderita berasal dari negara berkembang. Kejang terjadi akibat eksitasi yang berlebihan atau akibat penghambatan neuron yang tidak teratur. Laporan kasus ini mengenai kejadian epilepsi pada pasien wanita berusia 14 tahun di pengobatan rawat jalan. Pasien mendapatkan terapi obat anti epilepsi (OAE) yaitu Depakote, Asam Folat dan Kutoin. Terapi yang diberikan dapat mengendalikan kondisi kejang pasien selama 3 tahun tanpa adanya efek samping atau reaksi obat yang merugikan. Kata Kunci: Epilepsi, Tatalaksana, Obat Anti Epilepsi (OAE)

Filter by Year

2015 2023