cover
Contact Name
Avid Leonardo Sari
Contact Email
digilib.websttd@gmail.com
Phone
+6281221512892
Journal Mail Official
digilib.websttd@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Setu No.89, Cibuntu, Cibitung. Bekasi-Jawa Barat
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat
ISSN : 20866569     EISSN : 2776351X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat adalah jurnal Ilmiah yang diterbitkan dua kali setahun (Juni dan Desember) oleh Politeknik Transportasi Darat Indonesia- STTD. Artikel yang dimuat di jurnal ini merupakan artikel dengan topik penelitian dan kajian Transportasi Darat. Selain Sebagai wadah Komunikasi Ilmiah Penerbitan jurnal ini bertujuan untuk menyebar luaskan hasil hasil penelitian yang berkaitan dengan bidang ilmu transportasi dan sumber daya manusia di bidang transportasi darat serta pengembangan Politeknik Transportasi Darat Indonesia- STTD. Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat telah terdaftar pada International Standard Serial Number (ISSN: 2086-6569 & e-ISSN: 2776-351X)
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 1 (2022): June 2022" : 7 Documents clear
PERENCANAAN TERMINAL BARANG STASIUN PALANRO UNTUK MENDUKUNG LOGISTIK KERETA API TRANS SULAWESI Muhammad Ali Akbar; Siti Malkhamah; Imam Muthohar
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 13 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Kereta Api Makassar-Parepare dirancang untuk mendukung angkutan penumpang mau pun logistik yang dapat meningkatkan perekonomian Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam menjamin kelancaran proses logistik maka perlu direncanakan fasilitas intermoda yang mengintegrasikan antara angkutan kereta api dengan angkutan darat. Komoditas unggulan yang menjadi fokus studi adalah beras, rumput laut, dan semen. Perencanaan dilakukan dengan mengumpulkan literatur mengenai perencanaan terminal barang mau pun perencanaan stasiun. Kemudian mengetahui demand komoditas yang akan dikirim menggunakan moda kereta api. Selanjutnya menentukan kebutuhan fasilitas utama mau pun pendukung serta menganalisis kebutuhan luasan gudang dan lapangan penumpukan. Kebutuhan fasilitas integrasi terbagi menjadi 3 zona. Pertama adalah zona kereta api yang berfungsi untuk melayani segala operasi kereta api. Kedua adalah zona barang dan pergudangan untuk melayani penanganan barang seperti bongkar muat, penyimpanan, dan lain-lain. Ketiga adalah zona angkutan darat untuk melayani operasi angkutan darat seperti truk, pickup, dan kendaraan operasional. Identifikasi kebutuhan dilakukan di setiap zona agar terjamin pelayanan angkutan logistik yang maksimal.
ADAPTASI KEBIASAAN BARU (POST PANDEMI) BAGI PARA PENGGUNA KRL COMMUTER LINE JOGJA-SOLO Giri Hapsari; Suryo Hapsoro Tri Utomo
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 13 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang signifikan terhadap Indonesia. Akibat virus Covid-19 perekonomian di Indonesia terdampak salah satunya adalah pada sektor transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana adaptasi kebiasaan baru (post pandemi) KRL Commuter Line Jogja-Solo, dikarenakan peresmian KRL Commuter Line Jogja-Solo dilakukan di tengah suasana pandemi Covid-19. Hasil dari penelitian ini adalah perkiraan jumlah penumpang KRL dengan model terbaik dirumuskan dengan trend linier (model trend terbaik) yaitu Y = 34.455,473x - 66.812.529,455. Adaptasi kebiasaan baru yang diusulkan yaitu berupa skema dan kebijakan baik dari segi operasional (minimalisasi 3 C, metode stop-skipping, dan digitalisasi layanan), transit (fasilitas park and ride, integrasi moda, pembangunan kawasan TOD, dan sewa sepeda), finansial (pengusulan perubahan nilai TAC, subsidi KRL, pencanangan GNNT, dan integrasi tiket/single tiket). Usulan adaptasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pelayanan yang humanis dengan memperhatikan aspek kebersihan dan kesehatan bagi para pengguna KRL Commuter Line Jogja-Solo.
KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN LAYANAN ANGKUTAN PENUMPANG KSPN PADA DESTINASI PARIWISATA BOROBUDUR Ferdiana Rosinta; Sigit Priyanto
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 13 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota D.I Yogyakarta merupakan kota wisata yang sangat kaya akan potensi didalamnya, dimana salah satunya terdapat pada Destinasi Super Prioritas KSPN Borobodur, sehingga sudah seharusnya ditunjang dengan dukungan dari sisi aspek transportasi. Aspek transportasi merupakan salah satu unsur penting dalam kegiatan pariwisata, khususnya saat proses pengantaran wisatawan dari dan ke tujuan wisata. Akan tetapi, hal tersebut sering kali tidak melibatkan perspektif sisi transportasi dalam proses pengembangan kawasan pariwisata terutama dalam segi perencanaannyayang menyebabkan sebagian besar pelayanan periwisata lemah pada sistem transportasi akibat melalaikan unsur keberlajutan dampak lingkungannya. Layanan Angkutan DAMRI KSPN merupakan angkutan penumpang umum yang berfungsi sebagai bentuk konektivitas dan aksesibilitas layanan dalam mendukung pengembangan destinasi KSPN Borobudur. Berdasarkan hal tersebut, hal yang perlu diperhatikan adalah kondisi pelayanan angkutan ini sebagai moda layanan angkutan wisata dimana berdasarkan hasil analisa nantinya dapat diperoleh hasil urgensitas karateristik perkembangan layanan dari tingkat persepsi responden terhadap kualitas pelayanan. Oleh karena itu, penelitian ini perlu dilakukan agar output hasil penelitian dapat menjadi rekomendasi dan evaluasi bagi stakeholder terkait dalam menentukan arah kebijakan di masa mendatang.
KAJIAN KECEPATAN AMAN MEMASUKI SIMPANG BERSINYAL (STUDI KASUS SIMPANG TOL BEKASI BARAT) Yudi Karyanto; Guntur Tri Indra Setiawan; Dita Rama Insiyanda
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 13 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persimpangan adalah bagian penting pada sistem jaringan jalan yang memerlukan perhatian yang serius. Keberadaan persimpangan, perancangan layout geometrik dan teknik pengaturan serta pengendaliannya menjadi kunci keberhasilan dalam menunjang pelayanan mobilitas pergerakan lalu lintas kendaraan. Disamping sebagai komponen yang menentukan kapasitas pelayanan jaringan jalan, persimpangan juga menjadi fokus tinggi rendahnya hambatan perjalanan dan tinggi rendahnya tingkat kecelakaan. Lokasi penelitian ini adalah pada simpang tol Bekasi barat, Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui pola pengemudian kendaraan pada saat melintasi simpang bersinyal dalam kondisi yang harus berhenti dan dalam kondisi yang masih dapat melintas namun tetap aman nyaman dan memenuhi aturan berlalu lintas; (2) Dapat memberikan gambaran kecepatan pengemudian maksimum yang aman dan nyaman dihitung secara matematis; (3) Dapat mengetahui kecepatan persentil 85 di persimpangan lokasi penelitian; (4) Dapat memberikan gambaran terhadap ketetapan batas kecepatan pada ruas jalan perkotaan sudah sesuai.
KAJIAN PEMENUHAN PERSYARATAN TEKNIS JALAN PADA JARINGAN JALAN ARTERI PRIMER Guntoro Zain Ma’arif; Arini Dewi Lestari
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 13 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi jalan arteri kabupaten batang di beberapa lokasi sudah mengalami penurunan pada kualitas layanan, ini dibuktikan dengan terdapat kerusakan di beberapa segmen jalan yang akan berdampak pada keselamatan pengguna jalan. Sepanjang jaringan jalan arteri di kabupaten batang, terdapat 25 lokasi yang menjadi daerah rawan kecelakaan yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini mengevaluasi kondisi 10 ruas jalan arteri primer terhadap pemenuhan persyaratan teknis dan aspek jalan hijau dan melakukan analisis regresi tentang pengaruh persyaratan teknis jalan dan jalan hijau terhadap daerah rawan kecelakaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dan sifat penelitian deskriptif.. Hasil yang diperoleh adalah prosentase pemenuhan syarat teknis pada 10 ruas jalan ini berkisar antara 54-77% . Dari kriteria pemenuhan aspek social ekonomi dan lingkungan yang kemudian bagi menjadi beberapa kriteria jalan hijau didapatkan prosentase pemenuhan berada pada 19,23% -30,76%. Hasil uji hipotesis menunjukkan secara parsial bahwa syarat teknis jalan tidak berpengaruh pada jumlah daerah rawan kecelakaan, sedangkan jalan hijau berpengaruh pada jumlah daerah rawan kecelakaan. Jika dilihat secara simultan syarat teknis jalan dan jalan hijau dapat berpengaruh secara bersama-sama sebesar 71,7 % terhadap jumlah daerah rawan kecelakaan.
ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN PADA SEKOLAH DI JALUR PANTURA (STUDI KASUS: KABUPATEN BREBES) Rianto Rili Prihatmantyo; Utut Widyanto
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 13 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bising merupakan sumber bunyi yang sifatnya mengganggu indera pendengaran manusia. Siswa di sekolah yang terletak berdekatan dengan jalan raya akan sangat terganggu dengan kebisingan yang ditimbulkan oleh transportasi. SMAN 1 Bulakamba dan SMPN 2 Bulakamba merupakan contoh sekolah yang berada di jalur pantura (pantai utara) di Kebupaten Brebes. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat kebisingan di sekolah akibat kendaraan yang melewati jalur pantura serta memberikan rekomendasi pengendalian tingkat kebisingan jika tingkat kebisingan melewati baku tingkat kebisingan 55 dB(A). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengukur tingkat kebisingan dasar yang timbul di sekolah, kemudian dikoreksi menggunakan pedoman dari Department of Transport Welsh Office (1988) yaitu Calculation of Road Traffic Noise. Dari hasil analisis didapatkan proporsi kendaraan berat yang melewati depan SMAN 1 Bulakamba sebesar 20,28% dan pada SMPN 2 Bulakamba sebesar 15,76%. Tingkat kebisingan akhir terkoreksi pada gedung kelas terdekat dari tepi jalan di SMAN 1 Bulakamba rata-rata 36,7 dB(A) dan di SMPN 2 Bulakamba rata-rata 57,95 dB(A). Menurut ketentuan Baku Tingkat Kebisingan Kepmen LH (1996), yaitu maksimal sebesar 55 dB(A), sehingga di SMPN 2 Bulakamba belum memenuhi persyaratan. Untuk itu dilakukan upaya mengurangi kebisingan, seperti menambahkan vegetasi (pohon dan rumput) di sepanjang tembok pagar sekolah
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN MODA DI KOTA BANJARMASIN DAN BANJARBARU Isma Dinar
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 13 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu moda transportasi massal terbaru yang hadir sejak bulan Mei tahun 2019 yaitu Bus Rapid Transit (BRT) Banjarbakula yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan Namun pada perjalanannya masih belum bisa menarik minat pengguna kendaraan pribadi untuk beralih moda. Disamping itu, pertumbuhan kepemilikan kendaraan pribadi berupa sepeda motor dan mobil penumpang di Banjarmasin dan Banjarbaru sendiri menjadi masalah sendiri dimana akhirnya muncul masalah baru kemacetan, dan tundaan pada beberapa ruas jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh pada pemilihan moda antara kendaraan pribadi (sepeda motor dan mobil pribadi) di kota Banjarmasin dan Banjarbaru sehingga akan didapatkan probabilitas pemilihan moda kendaraan pribadi dan BRT Banjarbakula. Menggunakan metode Stated preference untuk menggambarkan preferensi pemilihan moda kendaran pribadi dan BRT mengumpulkan data primer dengan bantuan kuisioner yang terdiri dari 8 (delapan) skenario pelayanan dengan kombinasi atribut jarak berjalan kaki  waktu tempuh, tarif/biaya  dan waktu tunggu/headway  kepada 200 pengguna kendaraan pribadi berupa sepeda motor dan mobil pribadi. Kemudian dimodelkan dengan model logit biner untuk mendapatkan probabilitas kesediaan pengguna kendaraan pribadi untuk menggunakan BRT banjarbakula. Dari hasil analisis diperoleh bahwa atribut jarak berjalan kaki dan tarif/biaya tidak berpengaruh signifikan. Hasil penelitian ini menyimpulkan skenario terbaik mencapai probabilitas 70,3% pada skenario 4 jika jarak berjalan kaki 300-400 meter (jarak eksisting), tarif 6000 Rupiah (tarif eksisting), Waktu tempuh 45 menit (15 menit lebih cepat), dan waktu tunggu 15 menit (45 menit lebih cepat).

Page 1 of 1 | Total Record : 7