cover
Contact Name
Anggi Septia Nugroho
Contact Email
septianugroho90@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
uml.prodipai@gmail.com
Editorial Address
JALAN Z.A. PAGAR ALAM NO.14, KEDATON, BANDAR LAMPUNG
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Ta'lim
ISSN : 02165198     EISSN : 27759725     DOI : https://doi.org/10.36269/ta'lim.v4i1.618
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Agama Islam ini dimaksudkan untuk menyebarkan hasil-hasil penelitian dosen, penelitian skripsi mahasiswa S1, maupun kajian ilmiah yang memberi kontribusi pada pemahaman, pengembangan teori, dan konsep keilmuan, serta aplikasinya terhadap pendidikan Agama Islam di Indonesia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2020)" : 6 Documents clear
PENDIDIKAN KELUARGA SEBAGAI FONDASI PERTAMA PENDIDIKAN KARAKTER ANAK PERSPEKTIF ISLAM Khalid Ramdhani; Iwan Hermawan; Iqbal Amar Muzaki
Ta'lim Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.248 KB) | DOI: 10.36269/ta'lim.v2i2.284

Abstract

Al Quran dan hadits bagi umat Islam adalah tuntunan dalam hidup. Begitu pula dalam mendidik anak menjadi anak baik yang mampu membedakan hal mana yang baik dan buruk. Mendidik adalah salah satu langkah penting untuk membentuk manusia yang sempurna aqlan, jisman, khuluqan. Pendidikan keluarga melibatkan semua anggota keluarga yang dimulai oleh kakek dan nenek sebagai keluarga, ayah dan ibu tertua sebagai orang tua dan anak-anaknya sendiri. Yang lebih penting adalah pendidikan harus diberikan oleh orang tua kepada anak-anak. Menurut hukum sistem pendidikan nasional, tanggung jawab mendidik anak merupakan tanggung jawab tiga elemen penting dalam pendidikan, keluarga, masyarakat dan pemerintah. Sayangnya, pada pandangan publik bahwa bertanggung jawab dalam mendidik anak sepenuhnya dipercaya oleh pemerintah dan guru di sekolah yang mulai pra sekolah ke universitas. Namun, nampak bahwa peran yang dimainkan oleh ketiga unsur tersebut belum secara sinergis maksimal terintegrasi, terutama dalam pendidikan di rumah sebagai dasar pendidikan anak sebelum memasuki wilayah luar rumah mereka. Jadi pembentukan karakter dasar pendidikan karakter dalam keluarga tidak optimal. Metode yang digunakan pada penulisan artikel ini ini adalah studi literature (library research). Temuannya menunjukkan bahwa dalam Islam, keluarga memiliki peran penting yang sangat penting sebagai lembaga sosial pertama bagi anak dalam membentuk karakter mereka yang mampu bertahan dalam kehidupan sosial secara luas dengan agama mengkristalkan dengan kuat pada diri mereka sendiri.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Muhammad Ilham Habibi; Muhammad Iqbal Aziz; Muhammad Syaifulloh Al-Aziz; Dwiki Wahyu Handrian
Ta'lim Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.745 KB) | DOI: 10.36269/ta'lim.v2i2.205

Abstract

Tujuan penulisan makalah ini ialah untuk mengetahui apakah gaya kepemimpinan kepala sekolah berperan penting dalam meningkatkan kinerja guru yang tidak lain adalah anggota atau stafnya sendiri, dalam praktiknya sendiri, guru dalam  melaksanakan tugas masih terlihat belum  maksimal, hal itu salah  satu  penyebabnya ialah dari gaya kepemimpinan seorang kepala sekolah yang dinilai kurang efektif sehingga para guru juga enggan melakukantugasnya dengan sepenuh hati, maka dari itu, agaknya kepala sekolah memahami dan menyesuaikan gaya memimpinnya dengan staf dan anggotanya sehingga menimbulkan rasa nyaman dan tujuan yang diinginkan sekolah akan tercapai lebih efektif dan efisien. Hasil dari makalah ini juga menyatakan bahwa gaya kepemimpinan seorang kepala sekolah sangat berperan penting dalam peningkatan atau penurunan kinerja guru, jika baik, maka guru guru akan ebih bersemangat lagi untuk melakukan pekerjaan dan cenderung bangga dengan pekerjaannya, jika buruk, maka guru tidak akan bersungguh-sungguh atau tidak sepenuh hati dalam melaksanakan tugasnya di sekolah, dan hal itu juga menjadi penghambat bagi kepala sekolah untuk mewujudkan sekolah yang diinginkannya.  Jika gaya kepemimpinan dari kepala sekolah baik, maka perubahan yang dirasakan oleh semua kalangan di sekolah akan positif juga sehingga terciptalah suatu lingkungan yang bisa mendorong untuk tercapainya tujuan yang telah dirumuskan oleh sekolah.Kata kunci : Gaya kepepimpinan, Kepala sekolah, Kinerja guru.   
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PESERTA DIDIK TIDAK MENGGUNAKAN BUSANA SYAR’I DI KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 1 BANDAR LAMPUNG Intan Cempaka Putri; arizal eka putra; Muhammad Machsun
Ta'lim Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.858 KB) | DOI: 10.36269/ta'lim.v2i2.280

Abstract

Tulisan ini secara umum akan membahas tentang bagaimana pengimplementasian dari sebuah teknik penilaian dalam suatau mata pelajaran dan menjawab perumusan masalah tentang bagaimana penerapan teknik penilaian sikap pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MAN 2 Tanjungkarang. Tulisan ini adalah hasil penelitian lapangan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan salah satu guru Akidah Akhlak di MAN 2 Tanjungkarang yaitu bapak Rozak sebagai subjek penelitian dan implementasi teknik penilaian sikap yang dilakukan guru tersebut sebagai objeknya. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dengan metode wawancara, metode observasi dan metode dokumentasi. Hasil analisis akhir dari implementasi rambu-rambu pelaksanaan penilaian kompetensi sikap melalui observasi yaitu guru Akidah Akhlak telah melaksanakan 7 dari 8 langkah penilaian sikap melalui teknik observasi dengan baik, maka, dapat disimpulkan teknik penilaian sikap observasi yang dilakukan oleh guru telah diimplementasikan dengan baik dan hasil nilai yang diperoleh siswa dari penilaian sikap dengan teknik observasi ini bisa dipertanggungjawabkan. Namun, penggunan teknik observasi ini hanya dipergunakan maksimal untuk mengobservasi beberapa aspek sikap saja yaitu aspek disiplin, santun, pro-aktif, dan percaya diri.Kata kunci; teknik penilaian sikap, penilaian Akidah Akhlak, teknik penilaian observasi.
Manajemen Kurikulum Pendidikan Agama Islam Jenjang Pendidikan Dasar: Kontekstualisasi Strategi Pembelajaran Semasa Pandemi Ayu Wilatikta
Ta'lim Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.217 KB) | DOI: 10.36269/ta'lim.v2i2.206

Abstract

Sebagai penjelmaan atas fungsi konservatif, kreatif, dan kritis-evaluatif, kurikulum harus senantiasa dianalisis kontekstualisasinya terhadap realitas zaman dan tempat. Semasa pandemi virus corona, pelaksanaan belajar dan mengajar mengalami perubahan yang signifikan entah secara umum di dunia, maupun secara khusus di Indonesia. Sebagai langkah represif, Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk dilaksanakan pembelajaran melalui sarana dalam jaringan (daring). Pendidikan Agama Islam di sekolah yang mengedepankan penghayatan terhadap nilai-nilai beragama, tatkala dihadapkan pada realitas media pembelajaran daring menimbulkan sekelumit pertanyaan tentang relevansi dan efektivitasnya. Pada tulisan ini, penulis berusaha untuk menyajikan hasil penelitian terhadap strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam semasa pandemi virus corona secara kualitatif dengan berfokuskan pada siswa kelas VI Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah. Relevansi antar komponen kurikulum dalam doktrin yang diutarakan baik oleh pakar pendidikan maupun peraturan perundang-undangan dianalisis secara komprehensif. Akhirnya, pada penelitian ini ditemukan relevansi yang kuat antara materi dalam kurikulum pembelajaran Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah dengan strategi pembelajaran yang menggunakan media daring.Kata Kunci: Kurikulum, Pendidikan Agama Islam, Strategi Pembelajaran, Media Pembelajaran Daring
IMPLEMENTASI TEKNIS PENILAIAN SIKAP PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK SARAH AYU RAMADHANI; muslim basyar
Ta'lim Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.46 KB) | DOI: 10.36269/ta'lim.v2i2.286

Abstract

Tulisan ini secara umum akan membahas tentang bagaimana pengimplementasian dari sebuah teknik penilaian dalam suatau mata pelajaran dan menjawab perumusan masalah tentang bagaimana penerapan teknik penilaian sikap pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MAN 2 Tanjungkarang. Tulisan ini adalah hasil penelitian lapangan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan salah satu guru Akidah Akhlak di MAN 2 Tanjungkarang yaitu bapak Rozak sebagai subjek penelitian dan implementasi teknik penilaian sikap yang dilakukan guru tersebut sebagai objeknya. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dengan metode wawancara, metode observasi dan metode dokumentasi. Hasil analisis akhir dari implementasi rambu-rambu pelaksanaan penilaian kompetensi sikap melalui observasi yaitu guru Akidah Akhlak telah melaksanakan 7 dari 8 langkah penilaian sikap melalui teknik observasi dengan baik, maka, dapat disimpulkan teknik penilaian sikap observasi yang dilakukan oleh guru telah diimplementasikan dengan baik dan hasil nilai yang diperoleh siswa dari penilaian sikap dengan teknik observasi ini bisa dipertanggungjawabkan. Namun, penggunan teknik observasi ini hanya dipergunakan maksimal untuk mengobservasi beberapa aspek sikap saja yaitu aspek disiplin, santun, pro-aktif, dan percaya diri.Kata kunci; teknik penilaian sikap, penilaian Akidah Akhlak, teknik penilaian observasi.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Minat Masyarakat Melaksanakan Shalat Berjamaah (Studi Kasus Pada Jamaah Masjid Al-Mannar, Bengkulu Selatan) chandra pasmah
Ta'lim Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.92 KB) | DOI: 10.36269/ta'lim.v2i2.203

Abstract

Al-Mannar Mosque is the oldest mosque in South Bengkulu. This mosque became the first Islamic broadcasting institution there. As the oldest mosque, it certainly has permanent worshipers and fanatics to carry out worship in that place. But the phenomenon that is happening at this time, the Al-Mannar mosque is empty of worshipers. This is certainly quite surprising because previously the oldest mosque had so many worshipers. Some previous studies only explain the efforts or steps in prosperity of the mosque or efforts to increase the interest of prayer in congregation. Research has not looked at the factors underlying the low interest of the community prayer as a source of problems. This type of research is qualitative research, with data collection tools such as interviews, observation and documentation. The data analysis with inductive techniques. The results of the study stated that there are several factors that cause the low community to carry out congregational prayers, including; the location of the al-Mannar mosque is less strategic, there are also many residents who are busy working, there are also residents who often go out of the area, many residents move their dwellings, there are also residents going out to catch fish leaving before dawn to return home at noon, busy repairing fishing gear and checking the boat if there is a shortage, the women are busy selling and salting fish, and also many new mosques have been erected.

Page 1 of 1 | Total Record : 6