cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.bpskalbar@gmail.com
Phone
+6285171106100
Journal Mail Official
jurnal.bpskalbar@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sutan Syahrir No. 24/42, Sungai Bangkong 78116, Pontianak Kota, Pontianak, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Forum Analisis Statistik
ISSN : 28082605     EISSN : 28084497     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Forum Analisis Statistik (FORMASI) dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat sebagai wadah publikasi artikel ilmiah pejabat fungsional statistisi, akademisi dan praktisi bidang kajian statistika dan terapannya. Untuk menjaga kualitas dari artikel yang dipublikasikan oleh Jurnal FORMASI, kami senantiasa melakukan evaluasi berkala. Jurnal FORMASI saat ini berkomitmen untuk menerbitkan 2 terbitan jurnal setiap tahunnya, yaitu pada Juni dan Desember.
Articles 43 Documents
Durasi Mencari Kerja Bagi Pekerja Usia Muda di Indonesia: Job Search Duration of Youth Labor in Indonesia Muhammad Haris La Ode
Jurnal Forum Analisis Statistik Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Forum Analisis Statistik (FORMASI)
Publisher : Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57059/formasi.v2i2.38

Abstract

Selama beberapa tahun terakhir, tingkat pengangguran di Indonesia mengalami kecenderungan untuk menurun. Akan tetapi, tingkat pengangguran usia 15-24 tahun cenderung stabil dan di atas 15 persen. Fenomena pengangguran usia muda memang terjadi di hampir semua negara. International Labour Organization (2017) mengatakan bahwa pekerja usia muda cenderung memiliki durasi mencari kerja yang lebih lama dibanding pekerja usia dewasa. Studi ini menggunakan data Sakernas Agustus 2019 untuk mengestimasi durasi mencari kerja pekerja usia muda di Indonesia. Berdasarkan estimasi Ordinary Least Square (OLS), diketahui bahwa semakin bertambahnya usia serta semakin tinggi tingkat pendidikan pekerja maka durasi mencari pekerjaan juga semakin lebih lama. Pekerja yang belum menikah dan tinggal daerah perkotaan juga memiliki durasi mencari pekerjaan lebih lama. Selain itu, pekerja migran memiliki durasi mencari kerja lebih singkat dibandingkan pekerja non-migran
Distribution of Poverty in West Kalimantan Ummi Rahimah
Jurnal Forum Analisis Statistik Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Forum Analisis Statistik (FORMASI)
Publisher : Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57059/formasi.v3i1.42

Abstract

Poverty in each region is caused by various factors. Therefore, the initial step in overcoming it can be grouping regions based on their characteristics. In this study, an analysis was carried out using all provinces in Indonesia and after that, the urban districts in West Kalimantan province were grouped with urban districts from other provinces in cluster 1. The indicators used in this study were the percentage of poor people, poverty severity index, depth index poverty, human development index, expected length of schooling, average length of schooling, and adjusted per capita expenditure. This study uses k-means clustering analysis. The results of phase 1 research obtained 3 clusters of poverty levels, namely cluster 1 is a medium poverty rate of 26 provinces, cluster 2 is a high poverty rate of 5 provinces, and cluster 3 is a low poverty rate of 5 provinces. The results of phase 3 research obtained 3 clusters of poverty levels, namely Cluster 1 is a moderate poverty rate of 65 urban regencies, cluster 2 is a high poverty rate of 103 urban regencies, and Cluster 3 is a low poverty rate of 224 urban regencies.
Analysis Of Factors Affecting The Percentage Of Poverty In West Kalimantan With Panel Data Regression Dinda Kinanti Ayuningtyas; Khairina Auliannisa; Shantika Martha
Jurnal Forum Analisis Statistik Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Forum Analisis Statistik (FORMASI)
Publisher : Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia has a high poverty rate, which is evidenced by the annual increase in the percentage of people living in poverty. This happens because the components of high life expectancy, as well as the higher level of education, Reducing the poverty rate is closely related to improving the welfare of the community. This has a significant impact on the overall well-being of the community. Therefore, this study aims to determine the best panel data regression model of Life Expectancy and Expected Years of Schooling on the percentage of poor people. The three model approaches tested are Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM), and Random Effect Model (REM). Based on the estimation of panel data regression parameters, it was found that the best model approach to analyze the poverty rate in West Kalimantan in 2018-2022 is the FEM. The F test showed that the result is 0.00 < 0.05. Which means that the Life Expectancy and Expected Years of Schooling variables have a significant influence on poverty rate. the Life Expectancy and Expected Years of Schooling were found to be the variables that influence poverty rate in West Kalimantan, with an adjusted  value of 98,89%.
Confronting the Duality of Unemployment and Education: Breaking the Cycle of Poverty in West Kalimantan Alma Putri; Fanny Rahmasari; Fransiskus Fran
Jurnal Forum Analisis Statistik Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Forum Analisis Statistik (FORMASI)
Publisher : Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poverty is one of the obstacles to the progress of a region/country. West Kalimantan is one of the areas in Indonesia that faces challenges in reducing destitution. Therefore, this study intends to analyze the impact of the unemployment rate and education level on the poverty rate in the West Kalimantan Area. The strategy applied in this study is board information relapse analysis, which combines time series data for six years (2017-2022) and cross-area information from 14 regencies/cities in West Kalimantan Area. In this consideration, a random impacts model was used and the regression equation Y=4.71-0.37X_1+0.03X_2 was found. The results indicate that the education level contains a negative and critical influence on the poverty rate. In contrast, the unemployment rate incorporates a positive and critical impact on the poverty rate.
Klasterisasi Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat Berdasarkan Rasio Guru dengan Murid di Tingkat SD, SMA, dan SMA Serta IPM Tahun 2022 Menggunakan Metode K-Means Clustering Mufrih Nur Huda Tri Putra
Jurnal Forum Analisis Statistik Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Forum Analisis Statistik (FORMASI)
Publisher : Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ingin mengadakan percepatan peningkatan IPM sehingga dengan adanya penelitian ini dapat mengkategorikan kabupaten dan kota yang sebaiknya diberikan perhatian lebih dalam pembangunan pendidikan di wilayah tersebut. Tujuan dari penulisan jurnal ini adalh untuk mengkategorikan kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Kalimantan Barat berdasarkan rasio guru dengan murid di tingkat SD, SMP, dan SMU serta IPM tahun 2022 sehingga dapat menjadi pertimbangan mengambil kebijakan dalam percepatan peningkatan IPM dari dimensi pengetahuan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang diunduh dari laman BPS Provinsi Kalimantan Barat. Data dianalisis menggunakan metode analisis klaster dengan metode pengklasteran K-means untuk membentuk beberapa klaster. Hasil yang diperoleh terbentuk tiga klaster, yaitu klaster 0, 1, dan 2. Klaster 0 dengan karakteristik rasio SD tinggi, rasio SMP tinggi, rasio SMU sedang, dan IPM tinggi. Klaster 1 dengan karakteristik rasio SD rendah, rasio SMP rendah, rasio SMU rendah, dan IPM rendah. Klaster 2 dengan karakteristik rasio SD sedang, rasio SMP sedang, rasio SMU tinggi, dan IPM sedang.
Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Ketersediaan Infrastruktur Listrik, dan Sanitasi terhadap Ketimpangan Pendapatan Antar Daerah di Kalimantan Barat: Analysis of the Effect of Human Development Index (HDI), Electricity and Sanitation Infrastructure Availability on Inter-Regional Income Inequality in West Kalimantan Luis Maria Carla; Wirda Andani; Anis Fakhrunnisa
Jurnal Forum Analisis Statistik Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Forum Analisis Statistik (FORMASI)
Publisher : Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57059/formasi.v3i2.57

Abstract

Ketimpangan distribusi pendapatan meliputi keberadaan tingkat kesejahteraan masyarakat Indonesia yang masih berada di bawah garis kemiskinan dan ketidakmerataan pendapatan antar rumah tangga menjadi isu berkelanjutan dalam pembangunan ekonomi di Indonesia. Di Kalimantan Barat sendiri, pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur menjadi perhatian, tantangan, sekaligus modal dalam menerobos kemajuan dan pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat. Dalam penelitian ini, akan diteliti mengenai variabel Gini Ratio yang mewakili tingkat ketimpangan pendapatan dan variabel Indeks Pembangunan Manusia (IPM), persentase sumber penerangan listrik PLN, dan persentase rumah tangga yang memiliki akses sanitasi layak sebagai variabel dependen yang diduga memiliki pengaruh terhadap ketimpangan pendapatan tahun 2018 – 2022 di Provinsi Kalimantan Barat. Analisis yang digunakan yaitu regresi data panel menggunakan estimasi Random Effect Model (REM). Dari hasil analisis dan pembahasan ini ditunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan persentase rumah tangga yang memiliki akses sanitasi layak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Gini Ratio sebagai variabel pengukur tingkat ketimpangan pendapatan. Sedangkan persentase sumber penerangan listrik PLN secara signifikan tidak memiliki pengaruh terhadap tingkat ketimpangan pendapatan di Kalimantan Barat.
Perbandingan Estimasi-M, Estimasi-S, dan Estimasi-MM pada Analisis Regresi Robust untuk Menganalisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pengangguran Terbuka di Kalimantan Barat: Comparison of M-Estimation, S-Estimation, and MM-Estimation in Robust Regression Analysis to Analyze Factors Influencing the Open Unemployment Rate in West Kalimantan Maria Meilinda Indriani; Juwan Prioabil Dwi Wicaksono; Dadan Kusnandar
Jurnal Forum Analisis Statistik Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Forum Analisis Statistik (FORMASI)
Publisher : Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57059/formasi.v3i2.58

Abstract

Metode Kuadrat Terkecil (MKT) merupakan teknik umum yang digunakan dalam mengestimasi parameter pada regresi linear. Meskipun demikian, MKT memiliki kelemahan ketika data yang digunakan mengandung outlier. Hal ini dikarenakan outlier dapat menyebabkan bias pada penduga parameter. Sebagai solusi alternatif dapat digunakan metode regresi Robust. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tiga metode estimasi, yaitu estimasi-M, estimasi-S, dan estimasi-MM. Dalam penelitian ini, diambil data tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebagai variabel independen dan variabel dependen yang meliputi kepadatan penduduk per km persegi, rata-rata lama sekolah, angka harapan hidup, dan jumlah penduduk miskin. Keefektifan suatu metode dapat dibandingkan dengan melihat nilai Adjusted R-Square. Dari hasil pembahasan, ditemukan bahwa metode estimasi-S merupakan metode estimasi paling efektif untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi TPT di Kalimantan Barat dengan nilai Adjusted R-Square terkoreksi sebesar 86,13%. Adapun nilai Adjusted R-Square untuk estimasi-M sebesar 48,50% dan estimasi-MM sebesar 49,76%.
Peramalan Inflasi Kota Pontianak dengan Metode Double Exponential Smoothing: Pontianak City Inflation Forecasting Using the Double Exponential Smoothing Method David Jordy Dhandio; Muthiara Anantha Simanjuntak; Shantika Martha; Supandi Supandi
Jurnal Forum Analisis Statistik Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Forum Analisis Statistik (FORMASI)
Publisher : Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57059/formasi.v3i2.59

Abstract

Stabilitas ekonomi merupakan harapan bagi setiap negara untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera. Stabilitas ekonomi dapat diukur salah satunya dengan menggunakan indikator inflasi. Inflasi terjadi jika terdapat kenaikan secara terus menerus pada harga barang dan jasa serta nilai mata uang mengalami pelemahan, sehingga menyebabkan laju pertumbuhan ekonomi menjadi lambat. Untuk mengantisipasi kondisi ini, diperlukan pengambilan keputusan yang tepat dalam pengendalian inflasi, salah satunya dengan menggunakan peramalan. Metode peramalan inflasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Double Exponential Smoothing, meliputi metode Brown Exponential Smoothing dan Holt Exponential Smoothing. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan metode peramalan terbaik dalam mengukur inflasi Kota Pontianak selama bulan November 2023 hingga Desember 2024. Metode terbaik ditentukan dari uji akurasi dengan nilai MAPE, Hasil penelitian ini diperoleh bahwa metode Holt Exponential Smoothing dengan parameter = 0.9999 dan = 0.0001 merupakan metode terbaik untuk melakukan peramalan inflasi Kota Pontianak dengan nilai MAPE sebesar 0.53%.
Forecasting of Rubber Export Values in West Kalimantan Using the ARIMA Method Hesty Pratiwi; Sy. Farini Nurhaliza; Siti Aprizkiyandari
Jurnal Forum Analisis Statistik Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Forum Analisis Statistik (FORMASI)
Publisher : Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57059/formasi.v3i2.60

Abstract

Rubber is one of the largest commodities in Indonesia after palm oil. Rubber has become the primary export commodity in West Kalimantan. In 2023, the export value of rubber in West Kalimantan experienced fluctuations every month. These changes can have a negative impact on the economy in West Kalimantan. Forecasting the value of rubber exports is crucial because the data on rubber export values is often used as a basis for economic planning in a region. The objective of this research is to determine a suitable model for forecasting the value of rubber exports in West Kalimantan and to forecast the value of rubber exports in West Kalimantan for the next 12 periods using the Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) method.In the stage of determining the best model, it was found that the best model for forecasting the value of rubber exports in West Kalimantan is the ARIMA (1,1,0) model, with a MAPE (Mean Absolute Percentage Error) value of 20.7%. This means that the forecasting results fall into the acceptable category. The forecasting results can be used as an early warning for policy-making related to rubber exports in the upcoming periods.
Analysis of Poverty and Unemployment on Human Development Index in West Kalimantan in 2020-2022 Alsa Muarti; Anisa Shafarianti; Evy Sulistianingsih
Jurnal Forum Analisis Statistik Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Forum Analisis Statistik (FORMASI)
Publisher : Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57059/formasi.v3i2.61

Abstract

The Human Development Index (HDI) is built through a three-dimensional approach, namely knowledge, decent living standards, and longevity and healthy living. In the longevity and healthy life dimension, life expectancy at birth is the benchmark, and the expected years of schooling and average years of schooling are indicators used in the knowledge dimension. Meanwhile, a decent standard of living as measured by annual capita expenditure is an indicator in the HDI. West Kalimantan's HDI in 2020 to 2021 experienced a fairly low increase, then in 2021 to 2022, West Kalimantan's HDI experienced a very significant increase and even occupied the first position of the highest HDI increase in Kalimantan Island. The increase in West Kalimantan's HDI every year is influenced by a number of variables that affect HDI. The objective of this research is to examine the influence of poverty and unemployment on the Human Development Index (HDI) by analyzing the outcomes derived from the most effective panel data regression model. This study involves several phases, including data input, conducting multicollinearity tests, analyzing using panel data regression models, finding the best model with the Chow test, Hausman test, and Lagrange Multiplier test, as well as classical assumption tests, and output interpretation. The factors considered in this research comprise HDI (Y), poverty (X1), and unemployment (X2) in West Kalimantan. The examination indicates that the Fixed Effect Model (FEM) stands out as the most effective model, demonstrating an adjusted R-squared value of 99.14% where the variables of poverty (X1) and unemployment (X2) have a significant influence on HDI (Y).