cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.bpskalbar@gmail.com
Phone
+6285171106100
Journal Mail Official
jurnal.bpskalbar@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sutan Syahrir No. 24/42, Sungai Bangkong 78116, Pontianak Kota, Pontianak, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Forum Analisis Statistik
ISSN : 28082605     EISSN : 28084497     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Forum Analisis Statistik (FORMASI) dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat sebagai wadah publikasi artikel ilmiah pejabat fungsional statistisi, akademisi dan praktisi bidang kajian statistika dan terapannya. Untuk menjaga kualitas dari artikel yang dipublikasikan oleh Jurnal FORMASI, kami senantiasa melakukan evaluasi berkala. Jurnal FORMASI saat ini berkomitmen untuk menerbitkan 2 terbitan jurnal setiap tahunnya, yaitu pada Juni dan Desember.
Articles 43 Documents
Analisis Spatial Autoregressive (SAR) terhadap Faktor yang Memengaruhi Desa Banjir di Pulau Kalimantan Kusuma Dewi, Annisa; Tamtama, Ray; Natalia, Desa Ayu
Jurnal Forum Analisis Statistik Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Forum Analisis Statistik (FORMASI)
Publisher : Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57059/formasi.v5i1.93

Abstract

Banjir merupakan bencana alam yang terjadi ketika air meluap dan menggenangi daratan. Peristiwa ini dapat menimbulkan dampak signifikan, seperti kerusakan infrastruktur, kehilangan aset, bahkan korban jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab banjir di desa serta menilai apakah faktor-faktor tersebut dipengaruhi oleh kedekatan wilayah antar desa dengan menggunakan pendekatan Spatial Autoregressive (SAR) di Pulau Kalimantan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi jumlah desa terdampak banjir, jumlah desa yang mengalami kebakaran hutan dan lahan, jumlah desa yang mengalami pencemaran air, serta jumlah desa yang melakukan perawatan sungai. Hasil pemodelan SAR menunjukkan bahwa pencemaran air memiliki pengaruh besar terhadap terjadinya banjir di desa, dan pengaruh tersebut juga dipengaruhi oleh kondisi desa-desa yang berdekatan. Penelitian ini memberikan wawasan penting dalam upaya penanggulangan banjir, khususnya untuk perencanaan tata ruang dan mitigasi bencana di wilayah rawan banjir.
Perbandingan Kinerja Algoritma K-Means dan K-Medoids Pada Pengelompokan Usaha Pertanian Perorangan Tanaman Pangan di Provinsi Kalimantan Barat Margareta, Tiara; Satyahadewi, Neva; Pertiwi, Retno
Jurnal Forum Analisis Statistik Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Forum Analisis Statistik (FORMASI)
Publisher : Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57059/formasi.v5i1.91

Abstract

Kalimantan Barat province as the third largest province in Indonesia, has diverse and promising potential, especially in agriculture. It is known based on the result of the 2023 Agricultural Census, 354.503 people in Kalimantan Barat are food crop subsector agricultural business (contributing 48,58 percent of the total individual agricultural holdings). It is necessary to classify the commodity of food crop to identify the potential commodities in each regencies/cities. The method used in this analysis are the K-Means and K-Medoids algorithms. The use of both methods aims to compare and determine the most suitable algorithm for this analysis. The data used is sourced from the result of the complete enumeration of the 2023 agricultural census with the variable is the number of individual agricultural holdings of food crop commodities (rice and secondary food crops). The purpose of this study is to classify the number of food crop agricultural holdings in Kalimantan Barat Province by regency/municipality. The analysis results showed that K-Means was the best algorithm used for this data, with a DBI of 0,637. Smaller than the K-Medoids algorithm, which had a DBI of 0,683. The result of the K-Means analysis identified four clusters of food crop commodity areas. The first cluster consist of five regencies/municipalities, the second cluster contains one, the third cluster includes six, the fourth cluster comprise two regencies/municipalities.
Perbandingan Pengelompokan Wilayah di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah Berdasarkan Indikator Sosial Ekonomi Terkait Kemiskinan (Tahun 2022) Panawaristia, Brigitha; Sulistianingsih, Evy; Natalia, Desa Ayu
Jurnal Forum Analisis Statistik Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Forum Analisis Statistik (FORMASI)
Publisher : Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57059/formasi.v5i1.94

Abstract

Kemiskinan menjadi tantangan utama di Kalimantan, dengan jumlah penduduk miskin mencapai 976,76 ribu jiwa pada Tahun 2022. Kalimantan Barat mencatat tingkat kemiskinan 6,73% sedangkan Kalimantan Tengah sebesar 5,25%. Penelitian ini dilakukan untuk mengelompokkan kabupaten/kota di kedua provinsi menggunakan variabel Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita, upah minimum, rata-rata lama sekolah (RLS), gizi buruk, dan akses air bersih. Proses analisis diawali dengan standarisasi data, pengujian asumsi menggunakan KMO dan Bartlett’s, serta penentuan jumlah klaster optimal dengan metode Silhouette. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kalimantan Barat terbagi menjadi tiga klaster, sementara Kalimantan Tengah memiliki enam klaster. Klaster dengan PDRB dan akses air bersih terendah membutuhkan perhatian lebih. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pemerintah untuk menyusun kebijakan berbasis klaster yang terarah, sehingga mendukung pembangunan yang efektif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua provinsi.