cover
Contact Name
Fernando Tambunan
Contact Email
fernando.tambunan@sttbaptis-medan.ac.id
Phone
+6281361612723
Journal Mail Official
fernando.tambunan@sttbaptis-medan.ac.id
Editorial Address
Jl. Tali Air No. 7 Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan Sumatera Utara Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Illuminate: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
ISSN : 26228998     EISSN : 26217732     DOI : https://doi.org/10.54024
Core Subject : Religion, Education,
ILLUMINATE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani merupakan terbitan berkala dari hasil penelitian Teologi dan Pendidikan Agama Kristen yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Baptis Medan. Focus dan Scope penelitian Illuminate adalah: Teologi Biblikal (Perjanjian Lama dan Baru) Teologi Sistematika Teologi Pastoral Pendidikan Kristiani Misiologi Konseling Kristen
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2019): Desember 2019" : 6 Documents clear
Refleksi Teologis Pendidikaan Kristen Berdasarkan Amsal 22:6 Terhadap Tantangan Sosial yang dihadapi Generasi Z Saronisa Ginting
ILLUMINATE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 2, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Baptis Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54024/illuminate.v2i2.161

Abstract

If viewed logically, generation Z focuses on various problems, the problems that arise in generation Z have an impact on multidimensional, psychological, social, communication, moral, and spiritual problems, so that theological values really need to be fulfilled by the younger generation. generations to keep their behavior in check. life. To find answers, the research method used is descriptive qualitative using literature sources, while the discussion starts from the understanding of generation z, social phenomena faced by generation z, and reflection on Christian education theology based on Proverbs 22:6, and it is said that Christian education is not can be separated. from a Christian family, and parents must realize family Christian education from an early age.Keywords:  generation z, christian education, technology, social challenges AbstrakJika dicermati secara logika, generasi Z nampaknya rentan dengan berbagai permasalahan, permasalahan yang muncul pada generasi Z berdampak pada multi dimensional yaitu permasalahan psikologis, sosial, komunikasi, moral, dan spiritual, nilai-nilai teologis sangat perlu dibenahi. dipahami oleh generasi muda untuk menjaga keseimbangan dalam perilaku mereka dalam kehidupan. Untuk menemukan jawaban, metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan sumber-sumber literatur, sedangkan pembahasannya dimulai dari pemahaman generasi z, mengkaji fenomena sosial yang dihadapi generasi z, dan merenungkan teologi pendidikan Kristen berdasarkan Amsal 22:6, dan disimpulkan bahwa pendidikan Kristen tidak dapat dipisahkan dari keluarga Kristen, dan orang tua harus mewujudkan pendidikan keluarga Kristen sejak dini.Kata Kunci: generasi z, pendidikan kristen, teknologi, tantangan sosial
Pemahaman Jemaat Gereja Baptis Antiokhia Medan Berdasarkan Filipi 1:27-30 dalam Hal Kesetiaan Beribadah Gerhard Eliasman Sipayung; Sona Hia; Petrus Posma Silaban; Jepri Hutabarat; Resie VM Sinaga; Sophian Hutagalung
ILLUMINATE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 2, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Baptis Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54024/illuminate.v2i2.183

Abstract

Worship is a relationship between God's people and God as a binding relationship. The bond is applied because of the right understanding and is shown in terms of loyalty to worship God. Medan Antioch Baptist Church as a place to grow for believers in God, faces many challenges to be faithful in worship, especially pre-pandemic-post-pandemic. This research uses a quantitative survey method. And found, First the understanding of loyalty to Allah in the moderate category. Second, the understanding of perseverance in worship is in the low category. Third, there is a significant influence between the variables of understanding of perseverance on loyalty to God. The influence of the understanding of perseverance on faithfulness to God in worship can be made if, first, live according to the gospel; second, stand together in the gospel; third, not afraid to face threats: fourth, suffer for GodKeywords: Church, Worship, Faithfulness  AbstrakBeribadah merupakan hubungan antara umat Tuhan dengan Tuhan sebagai hubungan yang mengikat. Ikatan itu diaplikasikan karena pemahaman yang benar dan ditunjukkan dalam hal kesetiaan untuk beribadah kepada Tuhan. Gereja Baptis Antiokhia Medan sebagai salah satu tempat untuk bertumbuh bagi orang percaya didalam Tuhan, menghadapi banyak tantangan untuk setia dalam beribadah secara khusus pra pandemi-pasca pandemi. Penelitian ini menggunakan kuantitaf dengan metode survey. Dan ditemukan, Pertama pemahaman tentang kesetiaan kepada Allah dalam kategori sedang. Kedua pemahaman tentang ketekunan dalam beribadah ada pada kategori rendah, Ketiga terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel pemahaman tentang ketekunan terhadap kesetiaan kepada Allah. Pengaruh pemahaman tentang ketekunan terhadap kesetiaan kepada Allah dalam beribadah dapat dilakukan jika, pertama, hidup sesuai dengan Injil; kedua, berdiri bersama dalam Injil; ketiga, tidak gentar menghadapi ancaman: keempat, menderita untuk TuhanKata Kunci: Jemaat, Beribadah,Kesetiaan
Membangun Kredibiltas Kekristenan Dalam Menghadapi Ajaran Sesat Berdasarkan 1 Yohanes 4:1-6 Fernando Tambunan; Heri Victor Ambarita
ILLUMINATE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 2, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Baptis Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54024/illuminate.v2i2.174

Abstract

Since the beginning of the first century until now there have been many teachings that deviate from the Bible. Unhealthy teaching can undermine the faith and trust of Christians. This can happen if God's congregation is not properly equipped and taught the truth of God's Word. This study aims at how Christians build the credibility of Christianity in the face of heresies. The method used in this research is descriptive method. In this study it was found that in 1 John 4:1-6, the apostle John provides a solution in building the credibility of believers when facing heresies. First: test the spirit; second: knowing the Spirit of God, and third: knowing the status of a child of God.
Signifikansi Memahami Sikap yang Benar di konteks Penderitaan Menurut 1 Petrus 4:7-11 untuk Berperilaku Saleh Rika Kartika; jamli barus; rasmalem raya sembiring; aslinawati gurusinga; dhean amos lumbantobing
ILLUMINATE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 2, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Baptis Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54024/illuminate.v2i2.164

Abstract

AbstractSuffering is a reality in life. No one is willing to suffer, but no one can escape from it. Suffering is a grace of God for believers. Among believers, some can understand the meaning of suffering in their life, but some do not understand it. 1 Petrus 4:7-11 describes about the true attitude in suffering contexts in order to behaving a goodliness life. The problem is how significant is  the true attitude in suffering contexts according to 1 Peter 4:7-11 in order to behaving a goodliness life? Method used in to answer the question is a quantitative research with survey method. As a result is the signification of the understanding of the true attitude in suffering contexts according to 1 Peter is very significant to influence to behave a goodliness life; the value of (r xy2) is 0.90 or 90 %; regression equation Y = 106,3 + 89x is significant. So, the more believer understand the true attitude in suffering contexts, the stronger he keep on behaving a goodliness life although he suffers..Key words: signification, true attitude, suffering, behaving a goodliness lifeAbstrakPenderitaan adalah realitas dalam hidup. Penderitaan tidak dikehendaki, namun penderitaan tak dapat dihindari. Penderitaan adalah anugerah bagi orang percaya. Di kalangan orang percaya, ada yang dapat memahami makna penderitaan, dan ada yang kurang memahaminya.  Ada orang percaya yang dapat memaknai penderitaan, namun lebih banyak yang kurang memahamnya. 1 Petrus 4:7-11 membicarakan tentang Sikap yang benar di konteks penderitaan untuk berperilaku saleh. Permasalahannya adalah bagaimanakah signifikansi memahami sikap yang benar di konteks penderitaan menurut 1 Petrus 4:7-11 untuk berperilaku saleh?  Metode yang digunakan untuk menjawab pertanyaan ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Hasilnya adalah Signifikansi Memahami Sikap yang Benar di konteks Penderitaan menurut 1 Petrus 4:7-11 sangat berpengaruh untuk berperilaku saleh; nilai derteminasinya (r xy2)sebesar 90 %; persamaan regresi  Y = 106,3 + 89x adalah signifikan. Jadi, jika orang percaya semakin memahami sikap yang benar berada di berbagai-bagai penderitaan, maka semakin gigih orang itu untuk  tetap berperilaku saleh sekalipun menderita.Kata kunci: signifikansi, sikap yang benari, Penderitaan, berperilaku saleh
Korelasi Pendidikan Agama Kristen dengan Perkembangan Karakter Siswa Thomson Siallagan; Andi Sadarita; Genti Turnip; Nova Yulita Saragih; Muryani Surbakti
ILLUMINATE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 2, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Baptis Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54024/illuminate.v2i2.163

Abstract

School institutions must seek various ways to rebuild noble values in students as characters that they can be proud of. One of the efforts that schools can do to develop an education that is insightful in character building is to increase the role of schools in fostering the spiritual and personality of students. One of the subjects for faith building and personality formation is the subject of Christian Religious Education which teaches about love. With this in mind, in this study a research title was built which reads the relationship between Christian religious education and the development of Shiva's character. The methodology used is; type of correlational research. The application of the correlational research design is intended to test the hypothesis of the analysis of Christian religious education with the character development of students at SMK Pencawan Medan. The purpose of this study was to find out how the relationship between Christian religious education and student character development at SMK Pencawan Medan. This type of research data is interval data. Therefore, parametric statistics will be used. Parametric statistics were used to test the interval data hypotheses. The findings obtained from the implementation of Christian religious education are positively correlated with the character development of students at the population level. This means that there is a positive relationship between the implementation of Christian religious education with the character development of SMK Cawan Medan students, only the relationship is very low.Keywords: Christian education, character, growth AbstrakLembaga sekolah harus mengupayakan berbagai cara untuk membangun kembali nilai-nilai luhur dalam diri siswa sebagai karakter yang dibanggakan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh sekolah untuk mengembangkan pendidikan yang berspektif kepada pembentukan karakter adalah dengan cara meningkatkan peran sekolah dalam pembinaan spritual dan kepribadian siswa. Salah satu mata pelajaran untuk pembinaan iman dan pembentukan kepribadian tersebut  adalah mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen yang mengajarkan kasih. Dengan memperhatikan hal tersebut, maka dalam penelitian ini dibangun judul penelitian yang berbunyi Korelasi Pendidikan Agama Kristen dengan perkembangan Karakter siwa.  Adapun Metodologi yang diapakai adalah; jenis penelitian korelasional.  Penerapan desain penelitian korelasional dimaksudkan untuk menguji hipotesis analisis pendidikan agama Kristen dengan perkembangan karakter siswa di SMK Pencawan Medan. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui Bagaimana Korelasi Pendidikan Agama Kristen dengan Perkembangan kareakter Siswa di SMK Pencawan Medan. Jenis data penelitian ini adalah data  interval. Karena itu akan digunakan statistik parametris. Statistik parametris digunakan untuk menguji hipotesis data interval. Adapun temuan yang didapat pelaksanaan pendidikan agama Kristen berkorelasi positif dengan perkembangan karakter siswa di tingkat populasi . Artinya ada hubungan positif antara pelaksanaan pendidikan agama Kristen dengan perkembangan karakter siswa SMK pencawan medan, hanya hubungan itu sangat rendah.Kata Kunci: pendidikan agama kristen, karakter, perkembangan
Cara Hidup yang Benar Berdasarkan 1 Petrus 2:11-17 mewujudkan Perilaku Generasi Milenial yang Positif Irma Yanti Simanullang; Baskita Ginting; Theresia Hutauruk
ILLUMINATE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 2, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Baptis Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54024/illuminate.v2i2.162

Abstract

AbstractThe millennial generation must have good behavior in every behavior, especially God's servants who are being prepared to become theologians, this research uses more quantitative research with survey methods, and the assigned respondents are students in the Theology College dormitory. Baptist Medan, to find out how the influence of students in the STTBM dormitory on the right way of life based on 1 Peter 2:11-17 on their behavior as millennials. In the discussion section, we will discuss the behavior of the millennial generation, and the way of life of pious people, and it is concluded that the 2015-2018 Medan Baptist Theology College students' understanding of the right way of life based on 1 Peter 2:11-17 about their behavior as millennials has a positive impact, significant at moderate level Keywords: millennials, live right, positive behavior  AbstrakGenerasi milenial seharusnya memiliki perilaku yang baik dalam setiap perilaku-perilakun mereka, khususnya hamba-hamba Tuhan yang sedang dipersiapkan untuk menjadi teolog-teolog, penelitian ini lebih kepada penggunaan Penelitian kuantitatif dengan metode survey, dapun responden yang ditetapkan yaitu mahasiswa/i di asrama Sekolah Tinggi Teologi Baptis Medan, Untuk mengetahui bagaimana pengaruh mahasiswa/i di asrama STTBM tentang cara hidup yang benar berdasarkan 1 Petrus 2:11-17 terhadap perilaku mereka sebagai generasi milenial. Pada bagian pembahasan akan dibahas perilaku generasi milenial, dan cara hidup orang benar, dan disimpulkan bahwa pemahaman mahasiswa/i Sekolah Tinggi Teologi Baptis Medan Angkatan 2015-2018 tentang cara hidup yang benar berdasarkan 1 Petrus 2:11-17 terhadap perilaku mereka sebagai generasi milenial berpengaruh positif, signifikan pada tingkatan sedang Kata Kunci: milenial, hidup benar, perilaku positif

Page 1 of 1 | Total Record : 6