cover
Contact Name
Bahrul Ulum
Contact Email
iqtisaduna@uin-alauddin.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
iqtisaduna@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Faculty of Islamic Economics and Business Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Iqtisaduna
Core Subject : Religion, Economy,
This study aims to determine the efforts of Islamic Financial Institutions in empowering SMEs, strategies and important roles carried out by LKS in order to empower SMEs through the provision of capital to be managed in business. The method used in this research is descriptive analysis method, a method that only describes various forms of paradigms about empowerment strategies for SMEs, the most important data sources in this study are related to the search for library data, relevant books, and scientific papers. others relevant to the object of study. The results of this study indicate that there has been much power and effort carried out by the Islamic Finance Agency in order to empower SMEs, this can be proven by the existence of several programs, products, and financing aimed directly at SMEs. The strategy used is; provide complete information as well as promotion to SMEs, provide financing for their business development, provide financing in accordance with the type of business that SMEs are involved in with the concept of sharia principles. The implication of this research is to continue to provide services professionally and provide the best so that they are truly able to provide community welfare, more selective in providing financing so as to minimize the losses that will occur, increase technological resources so that SMEs can easily access information.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2019)" : 13 Documents clear
PERGESERAN PARADIGMA IJARAH DALAM FATWA EKONOMI DSN-MUI DAN IMPLEMENTASINYA DI KOPERASI SYARIAH NTB Muhammad Salahuddin; Muslihun Muslim Muslihun; Zaenal Arifin Munir
Jurnal Iqtisaduna Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v5i2.9399

Abstract

Ekonomi syariah di Indonesia saat ini masih mencari format ideal untuk terus berpartisipasi aktif dalam konteks pembangunan Indonesia. Oleh karena itu DSN-MUI sebagai lembaga ‘pengawal’ gerak ekonomi syariah di Indonesia berupaya mengembangkan konsep dalam fikih dan disesuaikan dengan realitas ekonomi modern. Ijarah dalam kontek di atas adalah sebagai bagian dari pengembangan dimaksud. Pergeseran paradigma ija>rah pada tataran konseptual fatwa, akan dilihat implentasinya dalam realitas aktivitas mikro ekonomi di lembaga koperasi syariah Nusa Tenggara Barat
TRADISI DUI MENRE PADA SUKU BUGIS DI KABUPATEN WAJO: KAJIAN HUKUM ISLAM Ekawati Ekawati
Jurnal Iqtisaduna Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v5i2.10262

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Tradisi dui menre pada Suku Bugis di Kabupaten Wajo (Kajian Hukum Islam) bertujuan untuk mengetahui kedududukan dui menre dan hukum pernikahan adat bugis di Kabupaten Wajo. Penelitian ini menggunakan metode (library research) dan (field research) dan serta artikel-artikel yang di anggap mempunyai kaitan masalah yang akan di teliti mengenai pemberian dui menre. Penelitian ini melalui tekhik wawancara berdasarkan data hasil wawancara yang ada penulis berusaha menarik kesimpulan yang lebih umum. Peneliti ini dilakukan di Kantor Urusan Agama Kabupaten Wajo, Toko Agama dan Toko Adat. Dalam hasil penelitian ini dapat dikemukakan bahwa ternyata masyarakat bugis khususnya di Kabupaten Wajo menganggap bahwa pemberian dui menre adalah tradisi wajib, yang diberikan oleh pihak laki-laki kepada pihak perempuan yang fungsinya digunakan sebagai biaya uantuk melaksanakan pesta pernikahan, dan memberikan rasa hormat bagi keluarga pihak perempuan. Kedudukan dui menre dalam pernikahan adat bugis salah satu syarat utama, karna jika tidak ada dui menre maka tidak ada pula pernikahan. Islam tidak mengatur mengenai ketentuan dui menre akan tetapi hukumnya mubah. Kata Kunci: Adat, Dui menre, Pernikahan, Sulawesi Selatan, Tradisi Bugis
PERSPEKTIF ISLAM TERHADAP DISTRIBUSI KEKAYAAN DALAM HUBUNGAN JURAGAN-PUNGGAWA SAWI PADA KEHIDUPAN NELAYAN Ardhina Nur Aflaha
Jurnal Iqtisaduna Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v5i2.10550

Abstract

Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mengetahui bentuk keadilan distribusi kekayaan dalam hubungan juragan-punggawa sawi dalam kehidupan nelayan  di Desa Sampulungan. Dan tujuan khusus dari penelitian ini yakni, untuk mengetahui bentuk distribusi kekayaan dalam hubungan juragan-punggawa sawi dalam kehidupan nelayan  di Desa Sampulungan perspektif keadilan ekonomi Islam.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini di lakukan di Desa Sampulungan Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar. Penelitian ini dilakukan di 4 dusun Di Desa Sampulungan yakni Sampulungan lompo, Sampulungan ca’di, Sampulungan beru dan Sampulungan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan teologis normatif, sosiologi dan pendekatan ekonomi Islam. Metode pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis melalui beberapa tahapan yakni reduksi data, penyajian data dan tahap penarikan kesimpulan. Populasi dari penelitian ini meliputi juragan, punggawa dan sawi dari Desa Sampulungan Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar dengan menggunakan metode snowball sampling.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk distribusi kekayaan juragan-punggawa sawi di Desa Sampulungan tidak melanggar distribusi kekayaan perspektif ekonomi Islam. Pada prakteknya distribusi kekayaan yang merata melalu kerja sama dalam bentuk kemitraan atau syirkah ‘ainan.
WHITLEBLOWING INTENTION SEBAGAI BAGIAN DARI ETIKA ISLAM DITINJAU DARI INTENSITAS MORAL, ORIENTASI ETIKA RELATIVISME DAN RELIGIUSITAS Indriyana Puspitosari
Jurnal Iqtisaduna Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v5i2.10701

Abstract

Wrongdoing can occur in every organization. When an individual knows the wrongdoing, there is an option for the individual to leave it or report it. The individual's intention to report a wrongdoing can be influenced by factors related to themself, organization and environment.The purpose of this study is to examine the factors in their intention to report violations which consist of ethical orientation factors of relativism, moral intensity and religiosity. The object in this study is IAIN Surakarta Accounting students.The results of this study indicate that the variables of ethical orientation and religiousity have a significant influence on the intention to report wrongdoing. While the moral intensity variable does not affect the whistleblowing intentions.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PANGSA PASAR INDUSTRI KEUANGAN SYARIAH NON-BANK Diharpi Herli Setyowati; Ayu Sartika; Setiawan Setiawan
Jurnal Iqtisaduna Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v5i2.10986

Abstract

Pangsa pasar yang dapat dikuasai Industri Keuangan Syariah Non-Bank masih terbilang kecil, sehingga penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya pengaruh Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), dan Inflasi terhadap Pangsa Pasar Industri Keuangan Syariah Non-Bank. Data yang digunakan adalah data sekunder yang merupakan penggabungan antara data time series dan cross section, sehingga menjadi data panel. Populasi dalam penelitian ini adalah IKNB Syariah di Indonesia yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan sebanyak lima sektor, sedangkan sampel penelitian ini yaitu tiga sektor Industri Keuangan Non-Bank Syariah yang tersedia laporan keuangan bulanannya. Metode analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan program SPSS versi 18. Beradasarkan hasil pengujian, data yang digunakan terdistribusi normal dan memenuhi seluruh kriteria uji asumsi klasik. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif dari ROA dan BOPO terhadap pangsa pasar, sedangkan ROE memiliki pengaruh positif terhadap pangsa pasar. Variabel Inflasi tidak memiliki pengaruh terhadap pangsa pasar. Kontribusi keseluruhan variabel independen terhadap variabel dependen yaitu Pangsa Pasar adalah sebesar 67%, sedangkan sisanya ditentukan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PENGEMBANGAN MODEL BISNIS WISATA HALAL AEK SABAON DENGAN PENDEKATAN MODEL BISNIS KANVAS Rodame Monitorir Napitupulu
Jurnal Iqtisaduna Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v5i2.11075

Abstract

Abstrak,Wisata Aek Sabaon merupakan salah satu wisata alam yang terkenal dan diminati oleh masyarakat TABAGSEL (Tapanuli Bagian Selatan). Lokasinya berada cukup jauh dari perkotaan namun keindahan alam dan kesejukan udaranya menjadi incaran wisatawan. Seiring dengan itu, saat ini bisnis pariwisata dihadapkan pada era wisata halal yang merupakan salah satu sektor penting pada industri halal. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, pengisian kuesioner dan wawancara dengan pihak terkait Wisata Aek Sabaon. Data yang terkumpul kemudian diidentifikasi dengan Business Model Canvas, dianalisis lanjutan dengan SWOT sehingga model bisnis yang ada dapat dikembangkan menjadi bisnis wisata halal di masa yang mendatang. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa Wisata Aek Sabaon saat ini belum maksimal dalam memanfaatkan peluang dan teknologi informasi dalam mempromosikan wisatanya. Selain itu, kemitraan dengan pemerintah daerah, Dinas Pariwisata, Agen Travel dan intansi lainnya masih belum dilakukan. Wisata Aek Sabaon juga belum memerhatikan faith-based service needs 2.0 sebagai upaya mengembangkan wisata halal. Kata Kunci: Wisata Halal, Business Model Canvas, SWOT, Faith-Based Service Needs 2.0 Abstract,Aek Sabaon Tourism is one of the famous natural attractions and is in demand by the people of TABAGSEL (Tapanuli Bagian Selatan). The location is very far from the city but the natural beauty and the coolness of the air become the target of tourists. Halal tourismnow become important in order to support Halal Lifestyle. This research is a descriptive qualitative research. Data collection is done by collecting, filling questionnaires and interviews with related parties Aek Sabaon Tourism. The data collected is then analyzed using the Canvas Business Model, followed by the SWOT model so that businesses that can be developed become a halal tourism business in the future. Based on preliminary results, it is recognized that Aek Sabaon Tourism is currently not maximally utilizing opportunities and information technology in its tourism sponsors. In addition, partnerships with local governments, the Department of Tourism, Travel Agencies and other agencies have not yet been made. Aek Sabaon Tourism also has not noticed the needs of faith-based service needs 2.0 as an effort to develop halal tourism.Keywords: Halal Tourism, Business Model Canvas, SWOT, Faith-Based Service Needs 2.0
DETERMINAN PERTUMBUHAN EKONOMI NEGARA OKI Tamimah Tamimah; Sri Herianingrum; Nur Rachmat Arifin
Jurnal Iqtisaduna Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v5i2.11117

Abstract

Pertumbuhan ekonomi suatu negara menjadi tujuan awal dari pencapaian yang diharapkan oleh berbagai negara di dunia begitu juga dengan negara Organisasi Konferensi Islam (OKI). Terdapat berbagai indikator yang digunakan untuk melihat pertumbuhan ekonomi dan salah satunya adalah peningkatan Gross Domestic Produk. GDP merupakan total keseluruhan nilai produksi barang atapun jasa yang berada dalam suatu negara salama satu tahun. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi negara oki dengan ekspor, inflasi, dan nilai tukar sebagai variabel independen dan GDP sebagai variabel dependen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Panel Vector Error Correction Model (PVECM) meliputi lima negara yakni Indonesia, Brunei Darussalam, Sudan, Bahrain, dan Malaysia selama kurun waktu 1985-2017. Hasil menunjukkna bahwa variabel ekspor, inflasi, dan nilai tukar memiliki pengaruh yang signifikan dalam jangka panjang maupun jangka pendek terhadap GDP. Variabel GDP lebih dominan memberikan kontribusi sebesar 90%, ekspor memberikan kontribusi 6.1%, inflasi memberikan kontribusi 2.8%, dan variabel nilai tukar dengan kontribusi sebesar 0.02%.
BISNIS BERBASIS KEARIFAN LOKAL: INTEGRASI SIRI' NA PACCE DAN ETIKA BISNIS ISLAM M.Wahyuddin Abdullah; Adnan Tahir; Mohd. Sabri AR
Jurnal Iqtisaduna Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v5i2.13249

Abstract

Pandangan konseptual mengenai bisnis yang selama ini terkooptasi oleh pakem “Barat” menyebabkan manusia cenderung memisahkan aspek moral dalam perilaku bisnisnya. Hal tersebut menimbulkan kesadaran akan pentingnya menggali nilai-nilai yang terkandung dalam ekonomi Islam yang lahir dari kearifan lokal suatu masyarakat tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai siri’ na pacce yang terikat dengan nilai etika Islam yang secara sadar atau tidak telah tertanam dalam perilaku bisnis masyarakat Bugis Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian library research dengan pendekatan content analysis dan paradigma interpretif yang menekankan pada makna sebuah simbol ataupun teks untuk menemukan integrasi falsafah siri’ na pacce dan etika bisnis Islam dalam membangun bisnis berbasis kearifan lokal. Hasil yang diperoleh yaitu terjadi perjumpaan secara filosofis-konseptual antara kearifan lokal Bugis Makassar yang tercermin dalam falsafah siri’ na pacce terhadap etika bisnis Islam yang secara operasional terwujud kedalam beberapa hal: menghadirkan Tuhan dalam setiap aktivitas ekonomi, memiliki etos kerja sebagai dampak kesamaan hak dalam mencari penghidupan di bumi, berpegang pada konsep pacce, saling memanusiakan satu sama lain (sipakatau), selalu berkata benar (ada’ tonging) dalam setiap aktivitas ekonomi, dan senantiasa menjaga kejujuran (lempu’).
KONSEP DISTRIBUSI ISLAM DALAM MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN PENDAPATAN EKONOMI MASYARAKAT Muslihati Muslihati
Jurnal Iqtisaduna Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v5i2.18976

Abstract

Tujuan manusia dalam berekonomi adalah terpenuhinya kebutuhan hidup, dan sekaligus meraih kesejahteraan dan kebahagiaan. Manusia tidak dapat memenuhi setiap kebutuhan jasmani maupun naluri tanpa memiliki kekayaan, sehingga manusia berusaha keras untuk mencari kekayaan, menghimpun dan mengelolanya dengan baik. Namun kehidupan dan perilaku manusia tidak dapat terlepas dari keinginan atas dasar nafsu besar yang telah membuat manusia bersaing untuk menguasai harta dan bahkan mereka berjuang mati-matian demi menguasainya dan memperbanyak kekayaan. mengakibatkan munculnya berbagai permasalahan di tengah masyarakat. salah satu persoalan yang terjadi dilingkungan masyarakat saat ini adalah persoalan distribusi. Ketidak adilan dalam berdistribusi memberikan dampak terhadap ketimpangan dan kemiskinan. ekonomi Islam menawarkan sistem pendistribusian ekonomi yang mengedepankan prinsip larangan riba dan gharar, keadilan dalam distribusi, konsep kepemilikan dalam Islam dan larangan menumpuk harta. Hal tersebut bertujuan agar harta itu jangan hanya beredar di antara golongan kaya dikalangan kamu. Disamping itu, instrument zakat salah satu model distribusi yang memiliki banyak makna dan dimensi diantaranya yaitu sosial, moral, dan ekonomi yang berimbas pada meningkatnya zakat yang dikeluarkan sehingga dapat menciptakan kesejahteraan di tengah masyarakat.
KONSEP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KESEJAHTERAAN DALAM ISLAM Andi Zulfikar Darussalam; Azizah Nur Adilah; Berlian Berlian; M. Danial
Jurnal Iqtisaduna Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v5i2.18998

Abstract

Islam yang besifat rahmatan lil ‘aalamiin (kebaikan bagi seluruh alam) mempunyai worldview yang berbeda dengan yang lainnya, termasuk dalam permasalahan ekonomi, artikel ini mengangkat tema bagaimana pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan dalam Islam. Artikel penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan sumber utama berasal dari al-Qur’an, Hadis dan buku-buku yang terkait dengan pertumbuhan dan kesejahteraan ekonomi dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya dalam ekonomi Islam dan ekonomi konvensional mempunyai pijakan yang berbeda sehingga menghasilkan turunan pemikiran yang berbeda. Pertumbuhan ekonomi tidak hanya mengejar kebaikan di dunia tetapi juga (bahkan yang utama) kebaikan di akhirat. Konsep kesejahteraan dalam pandangan Islam sangat menjunjung tinggi visi rahmatan lil 'aalamiin. Seorang Muslim disebut sejahtera jika mampu memakmurkan umat manusia dan seluruh alam, yang mungkin berbeda dengan konsep lain mengeksploitasi sumber daya alam sehingga menimbulkan bencana dan ketimpangan dunia.

Page 1 of 2 | Total Record : 13