cover
Contact Name
Tetti Seriati Situmorang
Contact Email
seriatitetti@gmail.com
Phone
+6281362184945
Journal Mail Official
lppm.stikesmitrahusada@gmail.com
Editorial Address
Jl Pintu Air IV Pasar 8 Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor. Provinsi Sumatera Utara. Kode Pos : 20142
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Excellent Midwifery Journal
ISSN : 26208237     EISSN : 26209829     DOI : https://doi.org/10.55541/emj.v4i2.175
Core Subject : Health,
Pregnancy Maternity Childbed Neonates, Infant, Under-fives and Pre-School Children Family Planning Reproduction Health Adolenscent Health Elderly Health Maternal Health Child Health Public Health
Articles 238 Documents
HUBUNGAN PERAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN BEROBAT PASIEN GANGGUAN JIWA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANG BARU KABUPATEN ACEH TAMIANG Indra Syamsiar
Excellent Midwifery Journal Vol 3, No 2 (2020): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.077 KB) | DOI: 10.55541/emj.v3i2.143

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang menunjukkan salah satu segi kualitas hidup manusia oleh karena itu setiap individu mempunyai hak untuk memperoleh kesehatan yang sama melalui perawatan yang adekuat. Selain itu kesehatan jiwa juga merupakan kondisi optimal dan selaras dengan orang lain, sehingga tercapai kemampuan menyesuaikan diri sendiri, orang lain, masyarakat dan lingkungan serta sanggup menghadapi problem yang biasa terjadi dan merasa bahagia (Suliswati dkk, 2005). Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Hubungan Peran Keluarga Dengan Kepatuhan Berobat Pasien Gangguan jiwa. Jenis penelitian ini bersifat survey analitik dengan pendekatan Cross-sectional Study yaitu observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (Notoatmodjo, 2012), dengan jumlah sample 71 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga berperan baik sebanyak 32 dari 37 orang (86,5%) dengan kepatuhan berobat pasien sedangkan keluarga berperan kurang baik sebanyak 5 dari 33 orang (15,2%) dengan kepatuhan berobat pasien. Diperoleh nilai p value = 0,000 (< α 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara peran keluarga dengan kepatuhan berobat pasien gangguan jiwa.
PENGARUH SENAM NIFAS TERHADAP INVOLUSI UTERI PADA IBU POST PARTUM NORMAL DI PUSKESMAS TANJUNG PASIR KECAMATAN KUALUH SELATAN KABUPATEN LABUHAN BATU UTARA TAHUN 2021 sarmauli gultom; Eva Ratna dewi; Lidya Natalia Br Sinuhaji; Adelina Sembiring
Excellent Midwifery Journal Vol 4, No 2 (2021): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.087 KB) | DOI: 10.55541/emj.v4i2.175

Abstract

PENGARUH SENAM NIFAS TERHADAP INVOLUSI UTERI PADA IBU POST PARTUM NORMAL DI PUSKESMAS TANJUNG PASIR KECAMATAN KUALUH SELATAN KABUPATEN                                         LABUHAN BATU UTARA TAHUN 2021 Sarmauli Gultom1, Eva Ratna Dewi2, Lidya Natalia Br Sinuhaji3,Adelina Sembiring4,Rosmani Sinaga5, Rumondang6, 1,Program Studi Kebidanan Program Sarjana STIKes Mitra Husada Medan,                                 2,3,5,6Program Studi Kebidanan Program  Diploma Tiga STIKes Mitra Husada Medan,                               4Program Studi Keperawatan Program Diploma Tiga STIKes Mitra Husada Medan,*correspondence author: Handphone: 082160446566, 082165288252e-mail: gultomsarmauli@gmail.com, evaratna.dewi87@gmail.com,  ABSTRAKLatar Belakang: Masa Nifas merupakan hal penting untuk diperhatikan guna menurunkan angka kematian ibu. Setelah persalinan tubuh seorang ibu memasuki masa pemulihan, salah satunya adalah involusi uteri yang dimulai segera setelahpersalinan dan proses ini harus tuntas setelah 6 minggu. Salah satu faktor utama yaitu perdarahan pasca-salin 30,3% (Dinkes, 2015 dan Direktorat Kes. Ibu, 2013). Perdarahan pasca-salin (PPS) disebabkan oleh atonia uteri 70%, trauma 20%, dan plasenta rest/plasenta abnormal 10% (POGI, 2016).Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Eksperimen dengan menggunakan tehnik purposive sampling, yaitu tehnik penentuan sampel dengan pertimbangan waktu tertentu. (Sugiyono, 2016). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas Puskesmas, sebanyak 30 responden di Puskesmas Tanjung Pasir, Kec. Kualuh Selatan Kab. Labuhan Batu Utara. Dan sampel seluruh populasi dijadikan sampel.Hasil: Analisis bivariat dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektifitas antara dua intervensi yaitu dengan uji Mann Whitney U Untuk pengambilan keputusan dilakukan taraf signifikan 0.05. rata-rata kelompok yang ikut senam nifas adalah 1,00 cm dengan SD 0,000 cm sedangkan kelompok yang tidak ikut senam nifas yaitu 1,40 cm dengan SD 0,516 cm. Hasil uji statistik diperoleh nilai p = ,000, bahwa ada perbedaan yang signifikan terhadap perubahan involusi uteri antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol.Kesimpulan: Hasil uji statistik diperoleh nilai p = ,000 maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan terhadap perubahan involusi uteri antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Saran Kepada ibu postpartum sebaiknya melaksanakan senam nifas yang terstruktur, sistematis dan berkeninambungan sesuai dengan petunjuk yang diberikan sehingga proses pemulihan diri pasca persalina berjalan dengan baik. Kata Kunci: Post Partum, Senam Nifas, Involusi Uteri,
GAMBARAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG TEKNIK STERIL PADA PERAWATAN LUKA DEKUBITUS DI RUMAH SAKIT MARTHA FRISKA PULO BRAYAN MEDAN TAHUN 2017 Mesrida Simarmata; Evita Andriani
Excellent Midwifery Journal Vol 1, No 1 (2018): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.47 KB) | DOI: 10.55541/emj.v1i1.21

Abstract

Luka dekubitus adalah kerusakan kulit, terjadi akibat gangguan aliran darah setempat dan iritasi pada kulit yang menutupi tulang yang menonjol, dimana kulit mendapatkan tekanan dari tempat tidur, kursi roda atau benda keras lainnya dalam jangka waktu yang lama. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengetahuan perawat tentang teknik steril pada perawatan luka decubitus di Rumah Sakit UmumMartha Friska Pulo Brayan. Jenis Penelitian adalah Deskriptif. Populasi adalah perawat yang bekerja di Rumah Sakit Umum Martha Friska Pulo Brayan Medan sebanyak 256 orang. Sampel penelitian mengambil 10% dari 256 perawat yaitu 26 perawat dengan menggunakan teknik sampel rando. Data diolah secara manual. Hasil penelitian didapatkan bahwa Pengetahuan Perawat Tentang Teknik Steril Pada Perawatan Luka Decubitus Di Rumah Sakit Martha Friska Pulo Brayan adalah Baik. Kesimpulan penelitian sebagian besar responden mempunyai pengetahuan yang baikdengan teknik steril pada Perawatan Luka Decubitus sebanyak 14 orang (53,9%), dan minoritas cukup sebanyak 12 orang (46,1%). Responden mayoritas berumur 25-30 tahun sebanyak 21 orang (80,8%) dan minoritas berumur 31-35 tahun sebanyak 5 orang (19,2%),Responden mayoritas berpendidikan DIII Keperawatan 17 orang (65,4%) dan minoritas berpendidikan S1 Keperawatan sebanyak 9 orang (34,6%). Responden mayoritas lama bekerja1-5 tahun sebanyak 16 orang(61,6%), dan minoritas lama bekerja 6-10 tahun sebanyak 10 orang (34,4%). Saran bagi responden agar memperhatikan dan meningkatkan pengetahuan tentang teknik steril pada perawatan luka dekubitus.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRE MENSTRUAL SYNDROME PADA REMAJA PUTERI KELAS X DAN XI DI PESANTREN MODREN NURUL HAKIN DELI SERDANG RINA MARLINA
Excellent Midwifery Journal Vol 1, No 2 (2018): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.846 KB) | DOI: 10.55541/emj.v1i2.59

Abstract

PreMenstrual Sydrome (PMS) adalah merupakan suatu kumpulan keluhan dan gejala fisik, emosional, dan prilaku yang terjadi pada wanita usia reproduksi, yang muncul secara siklik dalam tentang waktu 7-10 hari sebelum menstruasi dan menghilang setelah darah haid. Dari survey pendahuluan yang dilakukan di Pesantren Modern Nurul Hakim Deli Serdang, dari 20 orang. Sekitar 12 orang yang mengalami dan tidak mengetahui.  sedangkan 8 orang tidak mengalami  dan  sudah menggetahui PreMenstrual Syndrome. Dari hasil yang didapatkan di atas dapat diketahui bahwa masih banyak remaja yang belum menggetahui dan mengalami Premenstruasi Sydrome.. Penelitian ini bertujuan yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan  PreMenstrual Sindrome (PMS) pada remaja putri di kelas X & XI di Pesantren Modren Nurul Hakim Tahun 2017. Jenis penelitian yang di gunakan bersifat Observasional Analitik dengan populasi 70 orang dan jumlah sampel 70 orang serta pengambilan sampel dengan cara total sampling yang di teliti pada tahun 2017, data yang diambil data primer dengan menggunakan kuesioner pada remaja putri, analisis data di gunakan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan Pre Menstrual Sindrome (PMS) di Pesantren Nurul Hakim Tahun 2017 berdasarkan  PMS sebanyak : Pengetahuan  yang Kurang sebanyak 54 orang (77,1%), Stres 16 orangsebanyak 16 orang (22,9%), Pola makan yang baik sebanyak 56 orang (80%), Pola Olahraga yang rutin sebanyak 41 orang (58,6%).Juga adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,030) dan Stress (p = 0,036)terhadap  Pre Menstrual Syndrome (PMS)  remaja puteri di Pesantren Modren Nurul Hakim.  Penelitian ini diharapkan kepada remaja putri agar dapat mencari informasi tentang PMS, dan peneliti selanjutnya agar dapat melengkapi kekurangan dan menambah variabel-variabel peneliti yang ada menggunakan metode penelitian yang lengkap. Kata Kunci       :  Pre Menstrual Syndrome (PMS), Pengetahuan,  Stres, Pola makan, Pola Olahraga
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI (IMD) PADA IBU YANG MEMILIKI BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWAT INAP SIDOMULYO KOTA PEKANBARU TAHUN 2019 zurhayati zurhayati; mila wati
Excellent Midwifery Journal Vol 2, No 1 (2019): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.766 KB) | DOI: 10.55541/emj.v2i1.72

Abstract

Target MDGs Angka Kematian Ibu (AKI) 102 per 100.000 kelahiran hidup dan Angka Kematian Bayi (AKB) 23 per 1000 kelahiran hidup. Inisiasi Menyusu Dini (IMD) adalah strategi untuk menurunkan AKI dan AKB. Demi keberhasilan menyusui ibu harus mempunyai dukungan suami karena dapat mempengaruhi inisiasi dan meningkatkan kepercayaan diri istri saat menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Suami Dengan Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Pada Ibu Yang Memiliki Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Kota Pekanbaru Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. jumlah sampel sebanyak 95 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling, instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan pengolahan data secara univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil analisis univariat mayoritas ibu yang tidak mendapat dukungan suami yaitu 65 orang (68,4%), mayoritas ibu tidak melakukan IMD 55 orang (57,9%) dan berdasarkan uji chi square didapatkan P-value=0,084 dimana nilai P-value < 0,1 maka, Ha diterima berarti ada hubungan antara Dukungan Suami Dengan Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Pada Ibu Yang Memiliki Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Kota Pekanbaru Tahun 2019. Saran bagi tempat penelitian diharapkan kepada pihak tenaga kesehatan di Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Kota Pekanbaru agar memberikan informasi kepada ibu maupun suami tentang Inisiasi Menyusu Dini (IMD) supaya ibu mau melakukan IMD.
Pengaruh Pijat Laktasi Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Menyusui Di Kelurahan Sendang Sari Kabupaten Asahan Tahun 2019 Nani Jahriani
Excellent Midwifery Journal Vol 2, No 2 (2019): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.568 KB) | DOI: 10.55541/emj.v2i2.89

Abstract

Mother's Milk (ASI) is a natural nutrient for babies with the most suitable nutritional content for optimal growth. Decreased milk production in breastfeeding mothers is one of the reasons for not materializing exclusive breastfeeding for the first 0-6 months of the baby's life and continued breastfeeding for children until ≥ 2 years, so the mother will give MP-ASI in the form of formula milk. Formula milk does not have complete contents like breast milk, and does not contain antibodies like those contained in breast milk. This causes babies who do not get exclusive breastfeeding will easily get sick. Some mothers experience difficulties and failure to breastfeed because the milk has not come out yet, a little breast milk or blasted nipples makes the mother afraid to breastfeed. So that mothers need special breast care to facilitate the lactation process. Lactation massage is one of the painless breast care methods that can stimulate the strength of the breast muscles to increase milk production and make the breasts softer and more elastic so that it makes it easy for babies to suck breast milk.  Lactation massage will also provide a sense of relief and overall comfort for the mother, improve the quality of breast milk, prevent blisters and mastitis and can improve / reduce lactation problems caused by flat nipples, inverted nipples. In Sendang Sari sub-district, Asahan Regency, the problem of decreased milk production and less is one of the problems in the process of breastfeeding mothers. This was obtained from the results of interviews with mothers who complained their babies were still fussy even though they were breastfeeding, so mothers gave additional formula milk to meet the needs of their babies.
ANALYSIS SECTIO CAESAREA AT PIRNGADI HOSPITAL IN 2019 Erika, Rahma Fidrayana Fitri
Excellent Midwifery Journal Vol 3, No 1 (2020): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.86 KB) | DOI: 10.55541/emj.v3i1.114

Abstract

Background: Around the world, there is an increase in the number of sectio caesarea in developed and developing countries. The decision to have a sectio cesarean is what the best for saving mother and child. Indications for a sectio cesarean can be divided into absolute and relative indications. The most important indications for a sectio cesarean include breech presentation, prolonged birth including failure to progress in labor, intrauterine hypoxia and anything to do with previous a sectio cesarean.Method: The research was observational study with case control design. The aims were to explain the medical factors influencing the caesarean Section in that hospital. The population were the mothers with childbirth in hospital. The sample used were 46 patient that undergo sectio cesarea and partus spontaneous.Result: Based on the results of research conducted at Pirngadi Hospital Medan in 2019, it can be seen that the most frequent labor cases were found sectio cesarea are 46 patients. The most common cause was found such as fetal abnormalities (malposition) 31 cases (67%), while uterus contraction (his) abnormalities were 6 cases (13%) least found cases.Conslusion: The most indications for cesarean section are fetal abnormalities compared to his abnormalities and passageway abnormalities. Antenatal care (ANC) routinely performed on pregnant women to observe pregnancy development and fetal growth in order to reduce morbidity and mortality rates for mothers and childbirth.Keywords: Sectio Caesarea, medical factors
Kadar Prostaglandin F2α (PGF2α) Pada Mahasiswi Dismenore Primer Akper Dan Akbid Harapan Mama Tahun 2017 Mesrida Simarmata
Excellent Midwifery Journal Vol 3, No 2 (2020): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.302 KB) | DOI: 10.55541/emj.v3i2.133

Abstract

Dismenore primer adalah keluhan ginekologis yang paling sering terjadi yaitu rasa sakit pada awal menstruasi dan dapat menganggu aktivitas sehari-hari. Banyak efek dari dismenore primer ini khususnya pada mahasiswi seperti tidak dapat mengikuti pelajaran seperti biasanya.  Ditinjau darifisiologi tubuh ternyata yang menyebabkan terjadinya dismenore primer adalah meningkatnya kadar pembentuknya PGF2α. Survey awal didapati dari jumlah mahasiswi Akper dan Akbid sebanyak 130  orang mengalami dismenore primer sebanyak  87 orang (77 %). Tujuan: untuk mengetahui kadar PGF2α pada mahasiswi dismenore primer di Akbid dan Akper Harapan Mama Kab. Deli Serdang.Penelitian dilakukan di Akbid dan Akper Harapan Mama Kab. Deli Serdang dengan desain penelitian deskriptif dengan jumlah sampel 32 orang, pengambilan sampel dipilih secara non probability yaitu consecutive yaitu sampel yang diambil sesuai dengan inklusi, karakteristik responden dilakukan dengan wawancara, data kadar PGF2α dengan pengukuran secara ELISA, data disajikan dalam tabel frekuensi. Hasil Penelitian : Kadar PGF2α median 156,50 pg/ml  (min-maks:57-1037 pg/ml) serta mayoritas memiliki kadar PGF2α 71, 114, 116, 152, 434, 670, 713 dan 1037 pg/ml masing-masing 6,3 %.  Kesimpulan : Kadar PGF2α mahasiswi Akper dan Akbid Harapan Mama Deli Serdang saat dismenore primer minimum 57 pg/ml dan maximum 1037pg/ml, Hal ini sesuai dengan penelitian sebelumnya bahwa kadar PGF2α wanita yang mengalami dismenore adalah 32-105 pg/ml . Disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dalam menurunkan kadar PGF2α saat dismenore primerKata kunci     : Dismenore primer, Kadar PGF2α
Hubungan Antara Kemampuan Metakognitif Dengan Prestasi Belajar Asuhan Kebidanan I (Kehamilan) di STIK Siti Khadijah Palembang Tahun 2019 ERA MARDIA SARI; ANUR ROHMIN
Excellent Midwifery Journal Vol 4, No 2 (2021): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.695 KB) | DOI: 10.55541/emj.v4i2.161

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan merupakan suatu proses yang dilaksanakan secara dinamis dan berkesinambungan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan berbagai faktor yang berkaitan dengannya, dalam upaya pencapaian tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. Program peningkatan kualitas pendidikan adalah tercapainya tujuan pendidikan nasional secara substantif, yang diwujudkan dalam kompetensi yang utuh pada diri peserta didik, meliputi kompetensi akademik atau modal intelektual, kompetensi sosial atau modal sosial dan kompetensi moral atau modal moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan metakognitif dengan prestasi belajar Asuhan Kebidanan I (Kehamilan) di STIK Siti Khadijah Kota Palembang Tahun 2019. Desain penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional dengan mengolah data primer. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester IV Prodi D.III Kebidanan STIK Siti Khadijah Palembang, yang diambil dengan tekhnik total sampling. Data dianalisis dengan Chi Square untuk mengetahui hubungan antara dua variabel.Hasil penelitian didapatkan responden yang kemampuan metakognitifnya tinggi dan prestasi belajarnya baik sebesar 11.8%, metakognitif sedang dan prestasi belajar baik sebesar 13.7%, dan metakogitif rendah dan prestasi belajar baik sebesar 0%. Hasil analisa bivariat menunjukkan kemampuan metakognitif (p value .0.001) terhadap prestasi belajar asuhan kehamilan I (kehamilan). Kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara kemampuan metakognitif (p value .0.001) terhadap prestasi belajar asuhan kehamilan I (kehamilan). Hasil penelitian dapat dijadikan salah satu sumber informasi untuk pengembangan dan peningkatan proses belajar mengajar di Institusi Pendidikan. Kata Kunci      : Kemampuan Metakognitif, Prestasi Belajar
PENGARUH ENDORPHINE MASSAGETERHADAP INTENSITAS NYERI HAID PADA REMAJADI SMA NEGERI 2 DARUL MAKMUR KAB. NAGAN RAYA TAHUN 2021 Ingka Kristina Pangaribuan; Wika Rofianti; Selfi Indah Saputri; Hotna Rohdearni Saragih
Excellent Midwifery Journal Vol 4, No 2 (2021): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.16 KB) | DOI: 10.55541/emj.v4i2.179

Abstract

Latar Belakang : Data dari WHO (2018) didapatkan kejadian sebesar 1.769.425 jiwa (90%) wanita yang mengalami dismenorea, 10-15% diantaranya mengalami dismenorea berat. Di Indonesia angka kejadian dismenorea primer adalah sekitar 54,89% sedangkan sisanya penderita dengan dismenorea sekunder. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengaruhEndorphine Massage terhadap intensitas nyeri haid pada remaja di SMA Negeri 2 Darul Makmur Kab. Nagan Raya tahun 2021.Metode : Penelitin ini merupakan jenis penelitian Quasi Experiment dengan desain One GroupPretest-Posttest design, sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 21 remaja yang mengalami nyeri haid yang di peroleh dengan mengunakan teknik purposive sampling, tehnik analisis data mengunakan Uji Wilcoxcon Signed Rank Test.Hasil : Hasil yang di peroleh bahwa semua responden yang di berikan perlakuan mengalami penurunan intensitas nyeri haid dibandingkan dengan responden yang tidakdi beri perlakuan dengan nilai p = 0,000 yang berarti kurang dari α <0,005.Kesimpulan : Ada pengaruh Endorhine Massage terhadap intensitas nyeri haid pada remaja di SMA Negeri 2 Darul Makmur. Disarankan bagi tenaga kesehatan khususnya Kecamatan Darul Makmur untuk menerapkan tehnik Endorphine Massage pada remaja yang mengalami nyeri haid untuk mengurangi intensitas nyeri.Kata Kunci :Endorphine Massage, Intensitas nyeri haid

Page 9 of 24 | Total Record : 238