ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat | ISSN 2809-347X (Online) | is an official journal published by the Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor as a medium for disseminating, exchanging information and communication carried out by devotees as a result of community service activities. ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat is an electronic journal that is professionally managed using the Open Journal System, published 3 times a year in April, August, and December. Journal scope of ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat covers several fields of knowledge based on community service activities in the economic sector including: Islamic Economics, Islamic Banking, Micro, Small and Medium Enterprises, Economic Empowerment, Product Innovation, and others related to the economic field.
Articles
201 Documents
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Desa Tamansari Dalam Menunaikan Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf (ZISWAF) Melalui Sosialisasi dan Gerakan Shodaqoh Seikhlasnya (GSS)
Siti Nurfatimah
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/almujtamae.v2i3.5426
Untuk memberikan dampak baik dalam upaya memberdayakan dan mensejahterakan umat manusia, khususnya umat Islam. Maka, Islam memberikan kewajiban dan anjuran untuk membayar zakat, infak, shadaqah dan wakaf (ZISWAF). Kurangnya kesadaran masyarakat akan menunaikan ZISWAF menjadi pembahasan yang menarik serta menjadi tugas penting untuk mensosialisasikan literasi mengenai peningkatan kesadaran masyarakat akan menunaikan ZISWAF. Pelaksanaan peningkatan kesadaran masyarakat Desa Tamansari dalam menunaikan ZISWAF ini dilakukan melalui sosialisasi metode Pendidikan Masyarakat (Popular Education) dengan menyampaikan materi mengenai ZISWAF. Serta dilakukan Gerakan Shodaqoh Seikhlasnya sebagai upaya implementasi dan evaluasi. Hasil kegiatan sosialisasi penyampaian materi-materi pengenalan ZISWAF dan pelaksanaan Gerakan Shodaqoh Seikhlasnya (GSS) mendapat respon yang baik dan apresiasi dari pihak setempat. Melalui sistem dan program-program yang terarah dapat dipastikan peningkatan kesadaran masyarakat Desa Tamansari dalam menunaikan ZISWAF akan cepat meningkat.
Pelatihan Pembukuan Sederhana Bagi Pelaku UMKM Madu Lebah Kelompok Tani Hutan (KTH) Sadar Tani Muda Di Desa Bojong Murni Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor
Siti Halimah
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/almujtamae.v2i3.5446
Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai manajemen keuangan usaha dan mampu membuat pembukuan sendiri dengan baik dalam melakukan pencatatan keuangan, sehingga pelaku usaha dapat mengukur pengeluaran, pendapatan, aliran kas, biaya variabel, neraca saldo bagi pelaku usaha madu lebah di Desa Bojong Murni kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor. Hasil dari kegiatan yang diperoleh dalam pelatihan pembukuan sederhana bagi usaha Madu Lebah di Desa Bojong Murni adalah para pengusaha mendapatkan pengetahuan dan kemampuan dalam memgelola keuangan usaha dengan baik. Dari kegiatan pengabdian ini dihasilkan tambahan pemahaman dan wawasan tentang cara mengelola pembukuan usaha dengan baik dan benar. Kegiatan pengabdian dapat direspon dengan baik dari pelaku usaha madu lebah yang mendapatkan pengetahuan dan keterampialan dalam mengenai wawasan baru dalam menjalnankan usahanya melalui pembukuan atau pencatatan keuangan sederhana yang mudah diaplikasikan.
Peningkatan Kemandirian UMKM Melalui Pengembangan Digital Marketing dan Pelatihan Keterampilan Usaha
Agung Kurniawan;
Anas Alhifni
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/almujtamae.v2i3.5450
Kurangnya pengetahuan dan kesadaran pelaku UMKM akan pentingnya melakukan digital marketing dan pembaharuan menjadikan beberapa UMKM kesulitan untuk mengembangkan usaha. Program pengembangan dan pemberdayaan sangat diperlukan guna meningkatkan kemampuan UMKM agar dapat beradaptasi dengan perubahan pasar dan persaingan dunia usaha sehingga UMKM dapat lebih mandiri. Tujuan dari program pengembangan dan pemberdayaan ini adalah untuk meningkatan kemandirian UMKM melalui pengembangan digital marketing produk dan pelatihan keterampilan usaha.Metode yang dilakukan berupa Pendekatan andragogi yakni suatu cara membantu orang dewasa dalam rangka pencapaian tujuan belajar melalui metode sosialisasi dengan cara pendampingan dan pelatihan usaha yang diperlukan UMKM. Pelaku UMKM sudah cukup memiliki pengetahuan dan kesadaran akan perkembangan dunia usaha yaitu perkembangan digital marketing dan penggunaan teknologi digital, namun masih sedikit yang mempraktikannya khususnya dalam hal pemasaran. Dalam usaha meningkatkan kemandirian UMKM tentunya dibutuhkan peran sumber daya manusia untuk membantu mengembangkan potensi yang dimiliki. Pengembangan yang dilakukan berupa peningkatan kreatifitas UMKM dalam mengelola usahanya melalui digital marketing yang dikembangkan dari produk yang sudah ada serta peningkatan keterampilan UMKM melalui pelatihan pemasaran online dan manajemen pengelolaan usaha. Program dijalankan sampai menghasilkan kemasan,pamplet,brand’’SASABI SLOP.ID’’ serta pelaku usaha memiliki pengetahuan dan keterampilan yang baik akan pengelolaan usaha.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Inovasi Pengolahan Singkong sebagai Upaya Pengembangan Produk Unggulan di Kampung Lembur Sawah
Rosi Nurhayati
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/almujtamae.v2i3.5451
Perkembangan teknologi dan informasi yang semakin maju saat ini masih kurang dimengerti sepenuhnya oleh masyarakat, khususnya dikalangan masyarakat perkampungan. Hal ini ditunjukkan dengan masih kurangnya inovasi yang dilakukan warga pada produk makanan singkong yang melimpah di wilayahnya yang sebenarnya tidak mereka sadari potensi apa yang dapat diciptakan dari produk makanan tersebut. Produk makanan Singkong dan pada umumnya merupakan produk makanan yang hanya diolah menjadi produk monoton seperti tape, jemblem, blendung, singkong goreng, dan kerupuk opak saja. Sehingga masyarakat merasa bosan dengan berbagai olahan yang monoton pada singkong, tetapi sebaliknya ketika diolah manjadi berbagai varian olahan singkong dengan baik akan membawa dampak positif menjadi sebuah produk yang bermutu,berkualitas,berdaya saing serta bernilai ekonomis. Program pengabdian masyarakat yang diinisiasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat perkampungan untuk memiliki kesadaran yang tinggi tentang kepedulian terhadap pemanfaatan singkong yang melimpah dari semula bernilai rendah menjadi produk unggulan yang berdaya saing. Metode pelaksanaan adalah dengan (1) pemberdayaan masyarakat dengan kegiatan inovasi olahan bahan baku singkong, (2) penyuluhan tentang pengelolaan singkong menjadi KONGMUS “Singkong musthofa”, (3) pelatihan pembuatan produk unggulan singkong KONGMUS (4) penyuluhan tentang metode pemasaran yang efektif kepada masyarakat. Kegiatan ini melibatkan seluruh masyarakat kelurahan mulyaharja, serta dibantu oleh mahasiswa. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan minat belajar dari masyarakat untuk memanfaatan bahan baku singkong yang melimpah di kampungnya menjadi olahan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan akhirnya dapat membantu perekonomian serta meningkatkan kualitas hidup warga kampung.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Digital Marketing Sebagai Media Promosi Era Pandemi Covid-19 di UMKM Kelurahan Muarasari
Aulia Yasmin Syah
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/almujtamae.v2i3.5468
Covid-19 telah memaksa kita untuk meminimalisir kegiatan outdoor. Akibatnya, saat ini lebih banyak orang yang melakukan berbagai aktivitas secara online mulai dari kegiatan belajar, bekerja, berbelanja, dan lain- lain. Sebagai pemilik bisnis, kita harus bisa memanfaatkan kondisi tersebut. Permasalahan dalam pemasaran produk selama masa pandemi ini menjadi inspirasi bagi tim pengabdian untuk memperkenalkan para pelaku UMKM tentang pemanfaatan digital marketing dengan memberikan pelatihan mengenai penggunakan teknologi informasi dan komunikasi dan memberikan pendampingan dalam pemanfaatan digital marketing dengan menggunakan media sosial (sistem digital marketing). Adanya pemahaman pelaku UMKM tentang manfaat digital marketing bagi usaha mereka, diharapkan akan memotivasi untuk memanfaatkan media sosial secara langsung dalam pemasaran produk-produknya. Pengabdian ini menggunakan metode observasi, sosialisasi dan pelatihan, sehingga dibutuhkan metode pelaksanaan yang baik agar tujuan dan target tercapai dengan tepat sasaran. Kegitan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan peserta dalam memanfaatkan media online sebagai sarana pemasaran produk, sehingga memberikan peluang untuk memper luas pasar produk yang dapat berimbas pada peningkatan omset usaha. Penggunaan internet memang dirasa membantu UMKM ini untuk menjalankan usaha, terutama di masa pandemi. Namun menurut survei yang dilakukan Katadata, Indeks Kesiapan Digital ini menunjukkan bahwa generasi yang semakin tua memiliki indeks kesiapan digital yang lebih rendah dibandingkan dengan generasi yang lebih muda. UMKM seringkali mengalami kendala dalam menjalankan usaha menggunakan teknologi digital. Salah satu masalah utama bagi UMKM adalah konsumen yang belum mampu menggunakan internet, serta kurangnya pengetahuan untuk menjalankan usaha secara online.Pengabdian pada masyarakat berupa sosialisasi dan pelatihan digital m arketing sebagai sarana pemasaran produk sangat perlu karena perkembangan era teknologi yang menuntut para pelaku usaha untuk bersaing secara global dengan sistem digital marketing.
Peningkatan Kapasitas Anggota BMT Kabandungan dalam Pemanfaatan Teknologi Digital Berbasis Aplikasi Mobile Online dengan Metode Popular Education
Wildan Munawar;
Tuti Kurnia;
Novi Maryani;
Sobrul Laeli;
Afiatin Dewi;
Dede Sutriadi
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/almujtamae.v2i3.7350
Pemanfaatan teknologi digital memiliki peran penting dalam keberlangsungan aktivitas operasional Lembaga keuangan Syariah. BMT sebagai Lembaga keuangan Syariah yang berbasis mikro membutuhkan aplikasi mobile yang dapat memberikan kemudahan bagi anggota pada layanan yang dibutuhkan. Agar penggunaan aplikasi mobile online dapat berjalan optimal, maka perlu upaya peningkatan pemahaman dalam penggunaan aplikasi tersebut. Kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi anggota BMT Kabandungan dalam penggunaan aplikasi BMT mobile online. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode popular education dengan pendekatan The Training Cycle. Hasil dari kegiatan pengabdian adalah terdapat peningkatan keterampilan anggota BMT Kabandungan dalam pemanfaatan teknologi digital berbasis aplikasi mobile online yaitu sekitar 90 persen dari anggota BMT Kabandungan yang mengikuti pelatihan dapat menggunakan aplikasi tersebut.
Sosialisasi Inisiasi Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) Di Desa Bojong Murni Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor
Syidiq Saifussalam
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/almujtamae.v2i3.5434
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang BMT (Baitul Mal wal Tamwil) untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat desa mengenai keuangan syariah. Sasaran utama dari kegiatan sosialisasi inisiasi BMT ini adalah anggota masyarakat Desa Bojong Murni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sharing session oleh mahasiswa yang sedang melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dalam dua tahap yaitu, presentasi dan diskusi. Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilakukan bahwa peserta sangat antusias mendengarkan materi sosialisasi dan berperan aktif saat proses tanya jawab mengenai pentingnya literasi masyarakat terhadap dunia lembaga keuangan syariah untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Desa Bojong Murni. Setelah diadakan kegiatan sosialisasi inisiasi BMT ini, masyarakat Desa Bojong Murni mendapatkan pengetahuan baru mengenai BMT (Baitul Mal wal Tamwil) atau koperasi syariah, serta mengenai keuangan syariah yang dapat menjadi alternatif dalam manajemen keuangan di lembaga keuangan desa.
Daur Ulang Sampah Kertas Menjadi Produk Kerajinan Multiguna
Abdul Latif;
Asri Sulastri;
Mega Ani Sutomo;
Muhammad Sudrajat;
Nanda Akmal Maulana;
R Ali Pangestu;
Silva Intan Lestari;
Siti Rodiah;
Wilda Kholipah;
Yanyan Mulyaningsih
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/almujtamae.v2i3.5516
Limbah sampah anorganik seperti kertas koran bekas, kertas HVS bekas, majalah dan kertas bekas sejenis lainnya merupakan sampah yang dapat dimanfaatkan. Melalui penerapan prinsip 3 R yakni Reduce, Reuse dan Recycle, pemanfaatan kembali kertas koran bekas, kertas HVS bekas, majalah dan kertas bekas sejenis lainnya menjadi kerajinan yang berkualitas, bermanfaat serta bernilai ekonomis tinggi. Selain itu juga dapat mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan. Pelatihan ditujukan kepada masyarakat Usaha Kecil Menengah Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberdayakan dan memotivasi para Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk peduli lingkungan dan menumbuhkan jiwa kemandirian berwirausaha dengan berinovasi dan memanfaatkan limbah yang ada, serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Melalui kreativitas dan inovasi daur ulang limbah kertas koran bekas, kertas HVS bekas, majalah dan kertas bekas sejenis lainnya tersebut diharapkan dapat berdaya guna serta dapat meningkatkan perekonomian keluarga.
Pemanfaatan Tumbuhan Merambat Di Kp. Pulo Empang Paledang Bogor Tengah Melalui Inovasi Olahan Minuman Bunga Telang
Nadiaturahmi
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/almujtamae.v2i3.6330
Tanaman bunga telang merupakan salah satu tanaman merambat yang dapat dijumpai diperkarangan rumah warga kp. pulo empang. Akan tetapi kurang dimanfaatkan oleh warga sekitar, sehingga perlu adanya bimbingan atau pendampingan kepada masyarakat untuk memanfaatkan potensi yang ada. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan inovasi dalam memanfaatkan tanaman bunga telang yang dibuat menjadi sebuah minuman agar mempunyai nilai jual. Metode pelaksanaan yang dilakukan yaitu pelatihan produksi dengan memperlihatkan cara pengolahan produk bunga telang yang bisa diinovasikan menjadi olahan minuman dengan harga nilai jual tinggi. Dalam pengolahan produk olahan bunga telang ini penulis membuat Ekstrak Bunga Telang sebagai minuman yang enak. Setelah dilaksanakan program ini hasil yang didapatkan adalah produk olahan bunga telang lebih kreatif dan inovatif serta masyarakat sekitar lebih memahami cara memanfaatkan sebuah potensi yang ada di sekitar.
Peningkatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pemanfaatan Ubi Jalar
Wahda Khoerunnisa
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/almujtamae.v2i3.6332
Sumber Daya Alam yang dihasilkan Desa Sukajaya sangat melimpah, akan tetapi belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh masyarakat, sehingga perlu adanya bimbingan atau pendampingan kepada masyarakat untuk memanfaatkan potensi yang ada. Salah satunya dengan memanfaatkan produk tanaman ubi jalar yang dibuat menjadi sebuah makanan dan memiliki ciri khas tersendiri yang tidak pernah dibuat oleh orang lain, sehingga memiliki nilai jual yang tinggi. Metode pelaksanaan yang dilakukan berupa pendampingan ekonomi masyarakat dengan cara membentuk kelompok usaha yang akan mengembangkan potensi sumber daya alam yang ada disekitar wilayah Desa Sukajaya dengan membuat sebuah inovasi produk olahan ubi jalar. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program produk-produk yang dibuat untuk Kelompok Wanita Tani ini yang memanfaatkan umbi-umbian yang melimpah di pedesaan sangat efektif dijadikan sebagai cemilan bahkan oleh-oleh khas daerah tersebut. Dengan adanya pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini usaha mikro yang fakum bisa berjalan kembali dan dengan pengemasan yang menarik sehingga dapat menarik perhatian konsumen dan menambah jumlah penjualan serta meningkatkan pendapatan Kelompok Wanita Tani di Desa Sukajaya.