cover
Contact Name
Azwar Anwar
Contact Email
azwaranwar99@gmail.com
Phone
+6285250104307
Journal Mail Official
meta@borneo.ac.id
Editorial Address
Jl. Amal Lama No 1, Tarakan, Kalimantan Utara
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
MATHEMATIC EDUCATION AND APLICATION JOURNAL (META)
ISSN : 26844740     EISSN : 2686018X     DOI : https://doi.org/10.35334/meta.v3i2.2396
Core Subject : Education,
1. Belajar dan Pembelajaran Matematika 2. Pengajaran Matematika 3. Pengembangan Kurikulum Matematika 4. Pendidikan Guru Matematika 5. Teknologi Pendidikan Matematika
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2020)" : 5 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN GEOGEBRA GUNA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Neny Endriana; Zaotul Wardi; Najibatussakinah Najibatussakinah
Mathematics Education And Application Journal (META) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.113 KB) | DOI: 10.35334/meta.v2i2.1833

Abstract

  Abstract The research objective is to develop mathematics learning media with Geogebra in improving students' mathematics learning outcomes. This development uses the ADDIE model. The research was conducted at SMPN 4 Janapria with the research subjects of class VII taken randomly with a total of 25 students. The instruments used were validation sheets, practicality questionnaires from teachers and students, and learning outcomes tests. The results of the data analysis of the validity of the media obtained an actual total score of 183 and were categorized as very valid, the teacher and student response questionnaires, and the learning outcomes test were categorized as very valid and feasible to use. The quality of the practicality of the media developed met the practical criteria of teacher responses with a score of 38 and the percentage of student response scores of 88.45% ≥75%. The effectiveness criteria can be seen from the increase in student learning outcomes above the KKM (70) and the percentage of classical completeness ≥75%. The pre-test data on student learning outcomes obtained a percentage value of 39.66 increasing to 78.62 based on the post test and the average post-test data score of 78.62 above the KKM with classical completeness reaching 87.50%. Keywords: Mathematics Learning Media, Geogebra, Learning Outcomes Abstrak Tujuan penelitian mengembangkan media pembelajaran matematika dengan Geogebra dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Pengembangan ini menggunakan model ADDIE. Penelitian dilaksanakan di SMPN 4 Janapria dengan subjek penelitiannya kelas VII diambil secara acak sejumlah 25 siswa. Instrumen yang digunakan lembar validasi, angket kepraktisan dari guru dan siswa, dan tes hasil belajar. Hasil analisis data kevalidan media memperoleh skor total actual sebesar 183 dan berkategori sangat valid, angket respon guru dan siswa, serta tes hasil belajar berkategori sangat valid dan layak untuk digunakan. Kualitas kepraktisan media yang dikembangkan memenuhi kriteria praktis dari respon guru dengan skor 38 dan persentase skor respon siswa 88,45% ≥75%. Kriteria keefektifan terlihat dari meningkatnya hasil belajar siswa yang diatas KKM (70) dan persentase ketuntasan klasikal ≥75%. Data pre test hasil belajar siswa memperoleh persentase nilai 39,66 meningkat menjadi 78,62 berdasarkan post test dan nilai rata-rata data post test sebesar 78,62 diatas KKM dengan ketuntasan klasikal mencapai 87,50%. Kata kunci: Media Pembelajaran Matematika, Geogebra, Hasil Belajar
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA KELAS XII MIA SMA NEGERI 2 KOLAKA Marniati Marniati; Nasruddin Nasruddin; Nurhafifah Nurhafifah
Mathematics Education And Application Journal (META) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.301 KB) | DOI: 10.35334/meta.v2i2.1834

Abstract

AbstractThis study aims to describe the mathematical creative thinking ability of class XII MIA students of SMA Negeri 2 Kolaka. This type of research is qualitative descriptive with research subjects consisting of 37 students of class XII MIA SMA Negeri 2 Kolaka. The reserch instrument consisted of a written test in consisting of 3 questions and interviews in which the data were grouped and analized according to the indicators of creative thinking abilities. Based on the results of the students’ mathematical creative thinking ability test results showed thet out of 37 respondents there was 1 respondent with very creative thinking skills, 8 rspondents were creative, 11 respondents were creative enough, 15 respondents were less creative, and 2 respondents were not creative. Based on the results of data analysis, it was obtained: (1) The flexibility indicatoor is 44,46%; (2) Fluency is 44,93%; (3) Originality of 51,69%; (4) Elaboration of 46,12%. The result showed that the average mathematical creative thinking ability of stundents of class XII MIA for all indicators was in the quite creative category with a percentage of 46,12%. Keywords: Creative ThinkingAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas XII MIA SMA Negeri 2 Kolaka. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian terdiri dari 37 siswa kelas XII MIA SMA Negeri 2 Kolaka. Instrumen penelitian ini terdiri dari tes tulis yang terdiri dari 3 soal dan wawancara yang selanjutnya data dikelompokkan dan dianalisis sesuai dengan indicator kemampuan berpikir kreatif. Berdasarkan hasil tes kemampuan berpikir kreatif matematis siswa menunjukkan dari 37 responden terdapat 1 responden dengan kemampuan berpikir kategori sangat kreatif, 8 responden kategori kreatif, 11 responden kategori cukup kreatif, 15 responden kategori kurang kreatif, dan 2 responden kategori tidak kreatif. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh: (1) Indikator keluwesan yaitu sebesar 44,46%; (2) Kelancaran yaitu sebesar 44,93%; (3) Keaslian sebesar 51,69%; (4) Elaborasi sebesar 46,12%. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas XII MIA untuk semua indicator berada pada kategori cukup kreatif dengan persentase sebesar 46,12%. Kata kunci: Berpikir Kreatif
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI PELUANG PESERTA DIDIK KELAS XI TATA BOGA 1 SMK NEGERI 1 TARAKAN Septien Andhika Matsubara
Mathematics Education And Application Journal (META) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.91 KB) | DOI: 10.35334/meta.v2i2.1830

Abstract

AbstractThe low results of learning mathematics on the opportunity subject in XI Tata Boga 1 at SMKN 1 Tarakan as the basic of the research. This study aims to improve student learning outcomes using the Problem Based Learning model on the material opportunities in Class XI Tata Boga 1 at SMKN1 Tarakan.  This research is a classroom action research conducted in 2 cycles, where the cycle stages consist of 1) planning, 2) implementation, 3) observation, 4) reflection.  Data collection techniques using tests and observations.  The instrument used in the form of a final test of learning to determine the increase in learning outcomes and teacher and student observation sheets to determine activities during the learning process.  Data analysis used the average value and classical learning completeness.  The results showed that (1) the learning outcomes of the first cycle of meeting 1 were 40.65%, meeting 2 was 46.9% and meeting 3 there was 53.12% who achieved learning completeness, in cycle II students' learning completeness at meeting 1 reached  62.5%, meeting 2 was 75% and meeting 3 there was 87.5% who achieved mastery learning.It can be concluded that the problem-based learning model can improve mathematics learning outcomes on the opportunity material for class XI Tata Boga I SMKN I Tarakan. Keywords: Problem Based Learning, Improving of the Study Result, Oppotunity Subject.AbstrakRendahnya hasil belajar matematika pada materi peluangdi Kelas XI Tata Boga 1 SMKN 1 Tarakan menjadi dasar penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik menggunakan model Problem Based Learning pada materi Peluang di Kelas XI Tata Boga 1 SMKN 1 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, dimana tahapan siklus terdiri dari 1) Perencanaan, 2) pelaksanaan,3) pengamatan, 4) refleksi. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes dan observasi. Instrumen yang digunakan berupa tes akhir pembelajaran untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan lembar observasi guru dan peserta didik untuk mengetahui aktivitas selama proses pembelajaran. Analisis data menggunakan nilai rata-rata dan ketuntasan belajar klasikal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar siklus I pertemuan 1 terdapat 40,65%, pertemuan 2 terdapat 46,9% dan pertemuan 3 terdapat 53,12%  yang mencapai ketuntasan belajar, pada siklus II ketuntasan belajar peserta didik pada pertemuan 1 mencapai 62,5%, pertemuan 2 terdapat 75% dan pertemuan 3 terdapat 87,5% yang mencapai ketuntasan belajar.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajarmatematika pada materi peluang siswa kelas XI Tata Boga 1 SMKN 1 Tarakan Kata kunci: Problem Based Learning,Peningkatan Hasil Belajar, Materi Peluang
ANALISIS RESPON MAHASISWA TERHADAP PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN BORNEO E-LEARNING PADA MATA KULIAH BAHASA INGGRIS MATEMATIKA Ika Noviantari
Mathematics Education And Application Journal (META) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.392 KB) | DOI: 10.35334/meta.v2i2.1831

Abstract

 Abstract E-learning learning has been widely applied with the blended learning system, but in times of pandemic now learning is completely online. The software application used for electronic learning, training, and on the network is the Learning Management System (LMS). The LMS-based learning tool developed by the Center for Curriculum Development and Learning of the University of Borneo Tarakan is Borneo e-learning (Bel). The use of Bel in learning requires monitoring and evaluation to see the success of learning by seeing student responses. His study aims to see student responses to learning English mathematics using a Bel. This research method is a descriptive qualitative method, with a purposive sampling technique. A sample of 54 students with a questionnaire instrument. The student acceptance indicator for learning using the bell shows that the average student agreed to 92.58%, and disagree with 7.42%. While the indicator of ease of use of the bell, the average student approves of 91.84%, and 8.16% disagrees. So it can be concluded that the student's response to learning using Borneo e-learning in English mathematics is positive. So that it can be used for online lectures on subsequent mathematics English courses. Keywords: E-learning, student response, Bel, English math Abstrak Pembelajaran e-learning sudah banyak diterapkan dengan sistem pembelajaran blended learning, namun di masa pandemi sekarang pembelajaran sepenuhnya secara online. Aplikasi lunak yang digunakan untuk pembelajaran elektronik, pelatihan, dan didalam jaringan adalah Learning Management System (LMS). Sarana pembelajaran berbasis LMS yang dikembangkan oleh Pusat Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Universitas Borneo Tarakan adalah Borneo e-learning (Bel). Penggunaan Bel dalam pembelajaran diperlukan monitoring dan evaluasi untuk melihat keberhasilan pembelajaran dengan melihat respon mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat respon mahasiswa terhadap pembelajaran bahasa Inggris matematika menggunakan Bel. Metode penelitian ini metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengambilan purposive sampling. Sampel 54 mahasiswa dengan instrumen kuisioner. Indikator penerimaan mahasiswa terhadap pembelajaran menggunakan Bel menunjukkan rata-rata mahasiswa menyatakan setuju sebesar 92,58%, dan tidak setuju sebesar 7,42%. Sedangkan indikator kemudahan penggunaan dari Bel rata-rata mahasiswa menyetujui sebesar 91,84%, dan sebesar 8,16% tidak menyetujui. Sehingga dapat disimpulkan bahwa respon mahasiswa terhadap pembelajaran menggunakan borneo e-learning pada mata kuliah bahasa inggris matematika positif. Sehingga dapat digunakan untuk perkuliahan online mata kuliah bahasa Inggris matematika selanjutnya. Kata kunci: E-learning, respon mahasiswa, Bel, bahasa Inggris matematika
MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GAME : DAPATKAH MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS? Riska Ayu Ardani; Nilza Humaira Salsabila
Mathematics Education And Application Journal (META) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.188 KB) | DOI: 10.35334/meta.v2i2.1832

Abstract

AbstractConceptual understanding is a basic ability that needs to be built on students’ cognitive skills in mathematics learning. The ability of conceptual understanding is a basis for reaching the realm of high-level mathematical thingking. As an effort to improve students’ conceptual understanding in society 5.0, teacher must integrate technology in mathematics learning. One use of technology in mathematics learning is game-based learning media. The purpose of this study was to demonstrate the principles and results of using game-based learning mediain mathematics learning to improve students’ conceptual understanding. This study used a qualitative method and data were collected through pre test and post test. This study used 5 principles of using game-based learning media, (1) intrinsic motivation; (2) learning through intense enjoyment and fun; (3) authenticity; (4) self-reliance and autonomy; and; (5) experientasl learning. The results showed that students’ conceptual understanding increased significantly although there were some deficiencies.Keywords:Learning Media, Game, Conceptual UnderstandingAbstrakPemahaman konsep adalah kemampuan dasar yang perlu dibangun pada keterampilan kognitif siswa dalam pembelajaran matematika. Kemampuan pemahaman konsep merupakan dasar untuk mencapai ranah berpikir matematika tingkat tinggi. Sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa di era society 5.0, guru perlu mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran matematika. Salah satu pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran matematika adalah penggunaan media pembelajaran berbasis game. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendemonstrasikan prinsip dan hasil dari penggunaan media pembelajaran berbasis game dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif diskriptif dan pengumpulan data dilakukan melalui pre test dan post test. Penelitian ini menggunakan lima prinsip penggunaan media pembelajaran berbasis game, (1) motivasi intirinsik; (2) belajar melalui kesenagan  yang intens; (3) keaslian; (4) kemandirian dan otonomi; dan (5) pengalaman belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa meningkat secara signifikan mespikun terdapat beberapa kekurangan dalam pelaksanaannya..Kata kunci: Media Pembelajaran, Game, PemahamanKonsep

Page 1 of 1 | Total Record : 5