Muria Jurnal Layanan Masyarakat
Diterbitkan sebagai media publikasi dan desiminasi hasil penelitian dan karya ilmiah hasil pengabdian kepada masyarakat untuk memperkaya khasanah keilmuan pendidikan menuju tercapainya generasi emas Indonesia. Muria Jurnal Layanan Masyarakat merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muria Kudus sebagai media pengembangan dan penerapan ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Maret dan Setember
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 2 (2021): September 2021"
:
10 Documents
clear
Pelatihan Teknologi Informasi Berbasis Online untuk Mendukung Distribusi Informasi dan Sarana Aduan Masyarakat
Wiwit Agus Triyanto;
Nanik Susanti;
Yudie Irawan
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol 3, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (152.033 KB)
|
DOI: 10.24176/mjlm.v3i2.5707
Desa memiliki peranan penting dalam menunjang tersedianya segala keperluan warga. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh desa adalah memberikan informasi terbaru mengenai kegiatan desa kepada warga. Penyampaian informasi dilakukan melalui papan pengumuman di depan balai desa, surat menyurat atau menggunakan suara speaker dari balai desa. Informasi yang diberikan diantaranya pengobatan gratis, pembagian raskin, info panen dan kegiatan lain yang ada di desa. Kendala yang muncul dalam kegiatan memberikan informasi kepada warga adalah informasi yang ditempel di papan pengumuman tidak diketahui oleh semua warga, sedangkan pemberitahuan melalui surat menyurat kepada warga dirasa kurang efektif dan membutuhkan waktu yang lama, banyaknya jumlah warga dan banyaknya informasi yang harus diberikan menyebabkan pihak petugas desa kewalahan dalam memberikan informasi kepada warga. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka perlu diadakan pelatihan teknologi informasi berbasis online untuk mendukung distribusi informasi dan sarana aduan masyarakat di desa.
Stampel Flash Bagi UMKM Percetakan
Zuliyati Zuliyati;
Wiwit Agus Triyanto
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol 3, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (286.414 KB)
|
DOI: 10.24176/mjlm.v3i2.6172
UMKM need to increase their productivity through technology upgrades, so that the production process becomes more effective and efficient. This community service partner is UMKM printing "Giga" with the aim of this service activity is to increase partner productivity through the application of technology, namely upgrading one of the products, namely wood stamps into flash stamps. The problems faced by partners are the low management of business management and the unpreparedness of resources in facing technological changes so that businesses are managed conventionally and traditionally. The method of this service activity is to use technology guidance, training on making flash samples and mentoring business management. The output of this activity is sample flash products, increased income, as well as national seminars and publications through scientific articles in the form of dedication proceedings or journals.
Pelatihan Penggunaan Platform Digital sebagai Media Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid19 untuk Sekolah Dasar
Rini Indrayani
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol 3, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (388.168 KB)
|
DOI: 10.24176/mjlm.v3i2.5652
Early in 2020, the world was shocked by a new type of influenza virus that was first identified in the city of Wuhan, Hubei province, China at the end of 2019. The international health organization, the World Health Organization (WHO), declared the urgency of health problems related to the SARS-Cov virus. 2 which later became known as COVID-19. Efforts to suppress the number of cases spread have been carried out in various ways, one of the efforts made by learning at all levels of schools to be transferred to the digital realm or known as online learning. Due to the lack of time allotted for preparation, a number of educators and students are deemed not ready to implement online type learning. . Therefore, various efforts are needed to help broaden the insight of educators and students for the smoothness of the online learning process such as training on the use of online learning digital platforms. The output of training in using this digital platform can be in the form of additional insights and experiences for training participants. Various types of platforms are introduced to teachers as trainees. However, from the survey results, the platform in the form of video conferencing was most in-demand with an interest percentage of 89.47%.
Penggunaan Teknologi sebagai Strategi Pembelajaran Efektif pada Masa Pandemi Covid-19 di Lembaga Pendidikan Ma’arif Demak
Anastasya Latubessy;
Ratih Nindyasari;
Ahmad Jazuli
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol 3, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (269.447 KB)
|
DOI: 10.24176/mjlm.v3i2.5863
Lembaga Pendidikan Ma’arif Demak teridir atas MI, MA dan MTS. Keberagaman ini membuat perlu adanya sebuah sistem informasi yang mendukung proses pembelajaran. Sistem yang baik perlu didukung pula dengan SDM yang memiliki ketrampilan yang baik dalam penelolaannya. Oleh sebab itu, dalam kegiatan pengabdian ini dilakukan sosialisasi penggunaan website. Kegiatan pengabdian ini sebagai hilirisasi dari kegiatan penelitian. Kegiatan ini juga melakukan analisis terhadap efektifitas penggunaan teknologi dalam pembelajaran di Maarif Demak, melibatkan 9 responden yang alah guru di Ma’arif Demak. Hasil yang diperoleh para guru merasa teknologi sangat membantu mereka dalam proses belajar di masa pandemic, namun hal tersebut belum dapat menggantikan proses mengajar secara langsung di kelas.
Media Bimbingan Dan Konseling Untuk Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini
Indah Lestari;
Santoso Santoso
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol 3, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (163.194 KB)
|
DOI: 10.24176/mjlm.v3i2.3420
Pelayanan bimbingan dan konseling di lembaga pendidikan anak usia dini dilaksanakan terintegrasi dengan kegiatan pengembangan yang dilakukan oleh pendidik anak usia dini yang ditandai dengan adanya pemahaman yang menyeluruh terhadap karakteristik anak dengan segenap potensinya melalui media permainan. Inovasi media pelayanan bimbingan dan konseling sangat diperlukan bagi anak usia dini, untuk itu pendidik anak usia dini harus sekreatvitas mungkin dalam mengembangkan media belajar untuk anak usia dini. Hal ini yang mendasari tim pengabdian kepada masyarakat umk untuk memberikan pelatihan kepada pendidik paud gerbang harapan dalam megembangkan media bimbingan dan konseling dalam membentuk karakter mandiri anak usia dini Gerbang harapan kabupeten kudus Tujuan pengabdian adalah agar pendidik paud mampu membuat dan mengembangkan media yang tepat dan berhasil guna mengembangkan Kreativitas anak usia dni, Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa media yang dikembangkan dapat merangsang dan meningkatkan kreativitas anak usia dini dalam suasana bermain yang menyenangkan.
Pemberdayaan Anggota Sahabat Difa Jepara (SADIFA) Dalam Memanfaatkan Limbah Olahan Produksi Sirup Herbal di Masa Pandemi
Gunawan Mohammad;
Ariyanto Ariyanto
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol 3, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (31.331 KB)
|
DOI: 10.24176/mjlm.v3i2.6044
Pengabdian masyarakat yang dilakukan kepada Sahabat Difa (Sadifa) Jepara ini memiliki tujuan untuk memberdayakan anggota Sadifa Jepara dalam memanfaatkan limbah olahan produksi sirup herbal dimasa pandemic. Sadifa Jepara merupakan komunitas yang didalamnya beranggotakan masyarakat difabel yang ada di kota Jepara. Adapun ampas yang digunakan adalah ampas jahe dari produksi sirup jahe dan sirup jahe merah. Setelah pemberdayaan, dimaksudkan agar para anggota meningkatkan kemampuan dalam berkreasi dan mengubah limbah ampas jahe agar memiliki nilai jual. Sehingga setelah berada di lingkungan umum para anggota sudah memiliki kecakapan yang mumpuni. Konsep pemberdayaan ini adalah sosialisasi dalam memanfaatkan limbah, pelatihan pembuatan produk dari limbah ampas jahe, monitoring pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari pemberdayaan ini adalah mengubah limbah ampas jahe menjadi kompos dan kue kering yang memiliki nilai jual.
Pelatihan Perilaku Asertif Terhadap Bullying Melalui Sosiodrama Pada Santri Pondok Pesantren Nashrul Ummah Mejobo
Edris Zamroni;
Sumarwiyah Sumarwiyah
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol 3, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (206.161 KB)
|
DOI: 10.24176/mjlm.v3i2.3439
Bullying Merupakan fenomana kenakalan anak yang sangat sering ditemui saat ini. Ditemukan beberapa kasus, bullying justru disebabkan oleh ketidakmampuan korban untuk berperilaku asertif (tegas) terhadap hal-hal negatif yang dilakukan oleh teman-temannya. Hal ini terjadi pada para santri di Pondok Pesantren Nashrul Ummah Mejobo Kudus. Kegiatan pelatihan ini dilakukan dengan teknik sosiodrama selama delapan sesi pertemuan. Di akhir sesi setiap sosiodrama dilakukan refleksi terhadpa perilaku-perilaku negatif yang sering muncul pada kehidupan sehari-hari mereka. Selain itu santri juga dilatih untuk melakukan zero tolerance terhadap hal-hal (perilaku yang mengarah ke bullying) dengan sikap yang tegas agar tidak mendapatkan perlakuak serupa di kemudian hari.
Pelatihan English for Tourism Berbasis Communicative Language Teaching untuk Staf Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kudus
Fitri Budi Suryani;
Rismiyanto Rismiyanto;
Sri Endang Kusmaryati
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol 3, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (166.844 KB)
|
DOI: 10.24176/mjlm.v3i2.6192
Kudus is one of the regencies in Indonesia that has a lot of tourism potential such as nature, pilgrimage, and culinary tourism. The number of domestic and foreign tourists visiting Kudus increases every year. However, this enormous tourism potential is not adequately supported by the tourism human resources. Many staffs of tourism and culture department of Kudus still lack of English for tourism proficiency to interact with foreign tourists. This community service aims at increasing the English for tourism proficiency of the staffs of the tourism and culture department of Kudus through Communicative Language Teaching (CLT) based English training. This training was completed with role play practice in Cigarette museum of Kudus. Through this training, the staffs of tourism and culture department of Kudus can have good English for tourism proficiency that make them able to interact with foreign tourists and in the end increase tourism in Kudus. Kata kunci: English for tourism, pariwisata, communicative language teaching, staf dinas pariwisata dan kebudayaan
Pemanfaatan Ekstrak Daun Kelor Sebagai Hand Sanitizer Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Disabilitas Pada Forum Komunikasi Disabilitas Kabupaten Kudus (FKDK)
Ulya Ilmilati
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol 3, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (183.14 KB)
|
DOI: 10.24176/mjlm.v3i2.5470
FKDK (Kudus Disability Communication Forum) is a special community for people with disabilities located in Kudus Regency. The problem with FKDK is that the skills possessed by FKDK members are still relatively minimal and they have difficulty finding work. Regarding this, we want to provide knowledge, skills and efforts to improve the economy to the Kudus Regency Disability Communication Forum (FKDK) in the domain of empowering its members. Entrepreneurship training in processing Moringa leaves into hand sanitizers is one form of empowering that we will carry out. On the other hand, the use of Moringa leaves in Kudus Regency is currently still limited. In Menawan Village, there are 5 hectares of land planted with Moringa trees as shade plants. Moringa leaf extract has several ingredients including flavonoids, tannins, saponins, alkaloids, and other phenolic compounds that can function as antiseptics, antibacterials, and antioxidants. This content when mixed in a hand sanitizer will not make your skin hot and irritated.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penerapan Agroforestri Pada Lahan Kritis Di Desa Wonosoco Kacamatan Undaan Kabupaten Kudus
Hendy Hendro HS;
Shodiq Eko Ariyanto;
Untung Sudjianto
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol 3, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (335.397 KB)
|
DOI: 10.24176/mjlm.v3i2.5708
Agroforestry is a form of cultivation technique that combines annual crops with seasonal crops by paying attention to environmental sustainability. Wonosoco village which is hilly is prone to erosion and flooding. In addition, the area is equipped with cave and spring tourism objects as well as a swimming pool. The area requires an annual cropping movement to strengthen the soil which has a fairly steep slope. The method used is to provide provision / socialization in the development of agrofoerstry in the yard hilly land. In addition, training and assistance on annual crop technology were also conducted to support erosion and flood free areas and increase community income. The results of community service activities are able to increase community awareness to plant annual agroforestry models, reduce erosion, and increase community income.