cover
Contact Name
Tauny Akbari
Contact Email
tauny.akbari@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalis@unbaja.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya. Jl. Ciwaru II No. 73 Kota Serang 42117.
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
ISSN : -     EISSN : 28285638     DOI : https://doi.org/10.47080
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) is an open access journal published by Department of Environmental Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Banten Jaya. JURNALIS publishes original research on Environment and Natural Resources subjects including Environmental Sciences; Environmental Engineering; Natural Resources Management; Climate Change; Sustainable Development; Sustainable and Renewable Energy; Sustainable Product, Production and Consumption; Environmental Data and Information Management System from researchers, lecturers and practitioners.
Articles 101 Documents
ESTIMASI GAS RUMAH KACA SEKTOR PETERNAKAN DI PROVINSI SUMATERA SELATAN DENGAN METODE TIER 1 IPCC Yuniar Pratiwi
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/f55zvg78

Abstract

Perubahan iklim terjadi akibat adanya pemanasan global dampak dari peningkatan gas rumah kaca. Salah satu penghasil gas rumah kaca adalah sektor peternakan yang menyumbangkan gas metana dan nitrogen dioksida. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengestimasi jumlah emisi ternak di Provinsi Sumatera Selatan dengan metode Tier 1 IPCC 2006. Hasil penelitian ini adalah total emisi CO2eq yang dihasilkan peternakan di Provinsi Sumatera Selatan adalah sebesar 675,66 Gg CO2eq dimana penghasil emisi tertinggi berasal dari Ogan Komering Ulu Timur sebesar 149,92 CO2eq. Ternak sapi potong menghasilkan emisi CO2eq paling banyak yaitu sebesar 394,23 CO2eq lalu kerbau sebesar 55,36 CO2eq. Perlu dilakukan upaya mitigasi pada sektor peternakan untuk menekan peningkatan emisi GRKdari ternak.

Page 11 of 11 | Total Record : 101