cover
Contact Name
Tauny Akbari
Contact Email
tauny.akbari@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalis@unbaja.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya. Jl. Ciwaru II No. 73 Kota Serang 42117.
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
ISSN : -     EISSN : 28285638     DOI : https://doi.org/10.47080
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) is an open access journal published by Department of Environmental Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Banten Jaya. JURNALIS publishes original research on Environment and Natural Resources subjects including Environmental Sciences; Environmental Engineering; Natural Resources Management; Climate Change; Sustainable Development; Sustainable and Renewable Energy; Sustainable Product, Production and Consumption; Environmental Data and Information Management System from researchers, lecturers and practitioners.
Articles 101 Documents
ANALISA PEMANTAUAN KUALITAS UDARA AMBIEN (PM2,5 PM10 DAN TSP) DI PT SUCOFINDO KOTA BANDUNG Tri Mulyani; Shofiah Nurul Ainingsih
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v7i2.3671

Abstract

Pemantauan kualitas udara ambien merupakan bagian dari pengelolaan kualitas udara dengan tujuan menjadikan kualitas udara di lingkungan layak bagi kesehatan manusia dan sekitarnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan secara kuantitatif menggunakan analisis data dan kesimpulan data. Pemantauan kualitas udara ambien sampel yang diambil di PT Sucofindo, Kota Bandung adalah konsentrasi (Particulate Matter) PM2,5, PM10 dan TSP. Konsentrasi yang didapat PM2,5 pada titik 1 25,58 μg/m³, 23,06 μg/m³ dan 22,33 μg/m³, pada titik 2 35,20 μg/m³, 31,47 μg/m³ dan 28,10 μg/m³. Konsentrasi PM10 titik 1 36,83 μg/m³, 33,81 μg/m³ dan 30,86 μg/m³, pada titik 2; 53,79 μg/m³, 50,60 μg/m³ dan 46,80 μg/m³. Konsentrasi di bawah baku mutu sebesar 55 μg/m³ dan 75 μg/m³. TSP titik 1 yaitu 87,76 μg/m³, 81,53 μg/m³ dan 77,79 μg/m³, titik 2; 123,76 μg/m³, 120,60 μg/m³ dan 111,3 μg/m³. Konsentrasi TSP yang didapat masih di bawah baku mutu sebesar 230 μg/m³.
PRO ENVIRONMENTAL RECYCLING BEHAVIORS BEHAVIOR BASED ON EDUCATION LEVEL (STUDY CASE IN BENDUNGAN VILLAGE, INDONESIA) Dafi Dinansyah Wiradimadja; Hisatsuna Mori; Tauny Akbari
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v7i2.3675

Abstract

The countless debates and controversies that have taken place between communities, individuals, and organisations in Indonesia have contributed to the complexity of the country's environmental problems. These inconsistencies and contradictions may, in essence, be linked back to the factors that led to the environmental problems that we are experiencing and the possible remedies to those problems. People who live in Bendungan Village, Bogor Regency, Indonesia, are used as the sample's units of analysis when taking quantitative data. The goal of community sampling is to get first-hand information about things like trash, recycling, and eco-village activities that happen in the community. The research methodology utilised in this study is a mixed-methods approach. Based on the findings, it has been determined that there exists a discrepancy between the knowledge and actions of the individuals residing in Bendungan Village. This would be the case since their ideas are in direct antagonism to their behavior.The fact that people in the area have adequate information does not make them more likely to engage in environmentally conscious conduct; rather, it demonstrates that there are other factors outside education that influence people's behavior toward environmental sustainability.
KARAKTERISTIK LIMBAH LUMPUR HASIL PENGOLAHAN AIR BERSIH PDAB TIRTATAMA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Indi Ayunur Aini; Titi Tiara Anasstasia
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v7i2.3754

Abstract

Limbah yang dihasilkan dari suatu pengolahan air bersih berupa lumpur yang terdiri dari fase cair dan padat. Komposisi kandungan yang terdapat di limbah lumpur dipengaruhi oleh jenis koagulan yang digunakan. Salah satu kandungan paling tinggi di lumpur adalah aluminium yang merupakan salah satu bahan dari koagulan yang sering digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik limbah lumpur hasil pengolahan air bersih PDAB Tirtatama Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode grab sampling untuk pengambilan fase cair lumpur dan purposive sampling untuk pengambilan fase padatan lumpur. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini berupa metode analisis deskriptif untuk menjelaskan dari data-data yang sudah diambil di lapangan dan diuji hasil laboratoriumnya. Terdapat beberapa parameter yang akan dianalisis, yaitu kandungan aluminium, kadar lengas, TDS, TSS, dan pH. Lumpur SDB Sistem Bantar PDAB Tirtatama DIY memiliki karakteristik 5,47% berupa cairan dan 94,53% berupa total padatannya. Kandungan aluminium yang terdapat pada lumpur sebesar 145.399,98 mg/kg. Air yang terdapat pada lumpur memiliki kandungan aluminium 0,0238 mg/L pada saluran inlet SDB dan 146,84 mg/L pada saluran outlet SDB.
STRATEGI PENGELOLAAN LINGKUNGAN DI DAERAH ALIRAN SUNGAI TAYAN DALAM MENGURANGI PENCEMARAN SUNGAI Julianti Marbun; Shandra Andina Rahsia; Muji Listyo Widodo
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v7i2.3851

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada daerah aliran sungai Tayan di Kecamatan Tayan adalah pencemaran air sungai sehingga menyebabkan terbatasnya ketersediaan air bersih. Warga di pinggiran Sungai Tayan masih menggunakan air Sungai Tayan untuk kebutuhan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas air sungai Tayan dan strategi pengelolaan lingkungan pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Tayan. Penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif, dari hasil sampel air sungai yang diuji menggunakan standar baku mutu air sungai. Hasil penelitian menunjukkan kualitas air Sungai Tayan mengalami tingkat pencemaran pada parameter pH, Nitrit, dan Tembaga. Hal ini terjadi karena aktivitas pemanfaatan sumberdaya alam yang dilakukan oleh masyarakat seperti perkebunan sawit, penambangan emas tanpa ijin, dan limbah domestik. Strategi dalam pengelolaan lingkungan di Daerah Aliran Sungai Tayan dapat dilakukan dengan pendekatan aspek ekologi, sosial, dan ekonomi. Aspek ekologi dapat diwujudkan dengan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan, sedangkan aspek sosial dan ekonomi dapat dilakukan dengan peningkatan kearifan lokal budaya masyarakat di sepanjang aliran Sungai Tayan.
PENGETAHUAN LOKAL MASYARAKAT DESA PEJATEN TENTANG PERAN DAN PEMANFAATAN BURUNG DI GUNUNG PINANG, KRAMATWATU, SERANG, BANTEN Gema Ikrar Muhammad; Ani Mardiastuti; Tutut Sunarminto
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v8i1.3911

Abstract

Burung tak hanya berperan secara ekologi, tetapi juga memiliki peran dan fungsi secara sosial, ekonomi dan budaya di masyarakat. Berbagai pengetahuan tentang burung berkembang sesuai dengan pengalaman dan kebudayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dan pemanfaatan jenis burung dari aspek ekologi, sosial, ekonomi, dan budaya berdasarkan pengetahuan masyarakat lokal. Penelitian ini dilakukan di Desa Pejaten, Kramatwatu, Serang, Banten pada Juli 2017 hingga Maret 2018. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara tak terstruktur atau deep interview terhadap informan yang memiliki pengetahuan tentang burung, dan dilakukan secara snowball. Secara ekologi, sosial, ekonomi dan budaya pada masyarakat di Desa Pejaten, terdapat beberapa peran dan pemanfaatan burung diantaranya adalah burung sebagai indikator cuaca, indikator dunia gaib, bahan pengobatan, hewan peliharaan, bahan pangan, hama, dan burung untuk mata pencaharian.
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI PADA PUPUK ORGANIK CAIR DENGAN BIOAKTIVATOR B-8 TERNAK UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TANAH Ikhsan Gatot Aji Prasetio; Nur'aini Nur'aini; Afina Nazma Fauziah; Putri Meliyaningsih; Ugo Fiqih Wahyudin
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v8i1.3956

Abstract

Penggunakan senyawa sintetis dalam pertanian dapat mempengaruhi ekosistem, sehingga menuntut adanya inovasi pertanian. Pupuk Organik Cair (POC) menjadi harapan untuk pertanian berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri yang terdapat dalam pupuk organik cair menggunakan bioaktivator B-8 ternak. Metode isolasi dilakukan dengan menggunakan teknik kultur dan identifikasi dilakukan dengan menggunakan teknik morfologi koloni. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan dalam isolasi dan identifikasi tiga jenis bakteri utama, yaitu Rhizobium, Bacillus, dan Azotobacter. Rhizobium. Bakteri diidentifikasi dengan warna dan bentuk koloni. Ketiga bakteri dikenali karena kemampuannya membentuk simbiosis mutualisme dengan tanaman leguminosa, meningkatkan ketersediaan nitrogen bagi tanaman. Bacillus ditemukan memiliki potensi untuk memproduksi hormon pertumbuhan tanaman dan meningkatkan ketersediaan fosfor dalam tanah. Sementara itu, Azotobacter terbukti mampu melakukan fiksasi nitrogen dan menghasilkan senyawa organik yang mendukung kesehatan tanaman. Hasil penemuan ini memberikan implikasi penting dalam pengembangan pupuk organik cair berbasis mikroba untuk pertanian berkelanjutan.
PERAN PENGETAHUAN MANAJEMEN PENGELOLAAN SAMPAH DAN KONDISI EKONOMI TERHADAP KEBIASAAN MEMBUANG SAMPAH MASYARAKAT DI KOTA PADANG Sanny Edinov; Purnama Wirawan
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v8i1.3961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan manajemen sampah dan kondisi ekonomi masyarakat terhadap kebiasaan membuang sampah. Sampel terdiri dari 400 warga Kota Padang, menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi berganda melalui aplikasi PLS 3.0. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pengetahuan manajemen dalam pengelolaan sampah berpengaruh terhadap kebiasaan membuang sampah, dengan t-hitung > dari t-tabel , dan nilai-p <0,05 yang berarti semakin baik pengetahuan masyarakat dalam manajemen pengelolaan sampah akan berpengaruh kepada semakin baiknya kebiasaan mereka dalam membuang sampah. Selain itu, kondisi ekonomi berpengaruh terhadap kebiasaan membuang sampah, dengan t-hitung > dari t-tabel, dan nilai-p <0,05 yang berarti semakin baik kondisi ekonomi masyarakat akan berpengaruh kepada semakin baiknya kebiasaan mereka dalam membuang sampah. Pada Uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel kebiasaan membuang sampah dipengaruhi oleh pengetahuan manajemen sampah dan kondisi ekonomi sebesar 37,3%. Sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini.
PRODUKSI BERSIH PADA PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI RUMAH TANGGA TAHU MENGGUNAKAN TANAMAN Azolla microphylla DENGAN METODE FITOREMEDIASI Tauny Akbari; Radiant Ray Moslem
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v8i1.3963

Abstract

Industri Rumah Tangga Tahu X menghasilkan limbah cair yang dapat mencemari lingkungan, sehingga perlu diterapkan produksi bersih pada proses produksinya. Limbah cair tahu dapat diolah dengan metode fitoremediasi menggunakan tanaman Azolla microphylla. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Menganalisis tahapan proses produksi tahu serta input proses dan output pada setiap tahapan proses pembuatan tahu di Industri Rumah Tangga Tahu X, (2) Menganalisis opsi alternatif penerapan produksi bersih di Industri Rumah Tangga Tahu X dan (3) Menganalisis perkiraan manfaat lingkungan dan ekonomi penerapan produksi bersih dengan metode fitoremediasi. Pengumpulan data yang digunakan berupa data primer untuk penerapan produksi bersih dan data sekunder untuk fitoremediasi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui tahapan produksi tahu terdiri dari pencucian kedelai, perendaman kedelai, penggilingan, pemasakan, penyaringan, penggumpalan, pencetakan, pengepresan, dan pemotongan tahu. Strategi produksi bersih pada Industri Rumah Tangga Tahu X diprioritaskan pada pengolahan limbah cair tahu menggunakan metode fitoremediasi dengan tanaman Azolla mycrophylla. Penggunaan tanaman Azolla mycrophylla tersebut diprediksi mampu menurunkan TSS 98%, COD 96% dan BOD 96% hingga memenuhi baku mutu limbah cair industri tahu dan memberi keuntungan ekonomi sekitar Rp.400.000,-/bulan.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ANTARA KOAGULAN LIDAH BUAYA DAN TAWAS DALAM MEMPERBAIKI KUALITAS AIR GAMBUT Tineke Mulyana; Ulli Kadaria; Putranty Widha Nugraheni
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v8i1.3964

Abstract

Karakteristik air gambut berwarna merah kecokelatan yang mengandung bahan organik dan keasaman tinggi, sehingga belum layak untuk dimanfaatkan sebagai air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik air gambut sebelum dilakukan jar test, perbedaan efektivitas antara koagulan lidah buaya dan tawas dalam memperbaiki kualitas air gambut dan pengaruh variasi dosis koagulan lidah buaya dan tawas terhadap kekeruhan, warna, dan pH. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimental yang meliputi pembuatan koagulan, jar test, dan pengujian parameter. Hasil karakteristik awal kualitas air gambut, nilai warna air gambut adalah 1050 Pt.Co, kekeruhan 12 NTU, dan pH 4,33. Berdasarkan penelitian, koagulan tawas pada dosis 60 ml/l mampu menurunkan kekeruhan sebesar 78,3% hingga memenuhi baku mutu <3 NTU, warna 86,3% dan pH 3,50. Sedangkan, koagulan lidah buaya pada dosis 40 ml/l mampu menurunkan warna 41,3%, pH 4,13 dan belum efektif untuk menurunkan kekeruhan pada sampel air gambut.
PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI KAMPUNG SIDILEM, DESA TELAGA LUHUR, KECAMATAN WARINGINKURUNG, KABUPATEN SERANG Frebhika Sri Puji Pangesti; Abdur Rozak; Ade Ariesmayana
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v8i1.3974

Abstract

Kekurangan air bersih terjadi di Kampung Sidilem, Desa Telaga Luhur Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang. Lapisan tanah di daerah Kampung Sidilem cukup tebal dan dilapisi bebatuan sehingga sulit untuk melakukan pengeboran air. Namun, di daerah ini terdapat sumber mata air yang dapat digunakan untuk sumber air bersih. Tujuan penelitian ini menganalisis kebutuhan air bersih Kampung Sidilem dan merencanakan sistem penyediaan air bersih untuk Kampung Sidilem dengan mengandalkan sumber mata air. Metode yang digunakan berupa metode deskriptif kuantitatif menggunakan software EPANET 2.2. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada tahun 2034, jumlah kebutuhan air bersih yang dibutuhkan untuk 1.247 jiwa adalah sebesar 84.280 liter/hari (0,906 liter/detik). Sistem jaringan air bersih di Kampung Sidilem yang disimulasikan pada Software EPANET 2.2 menggunakan satu reservoir dan satu pompa. Total node yang digunakan adalah 23 dari total 207 sambungan rumah. Hasil perhitungan debit sumber mata air menggunakan metode apung menghasilkan debit sebesar yaitu 7,04 m/detik.

Page 9 of 11 | Total Record : 101