cover
Contact Name
Tauny Akbari
Contact Email
tauny.akbari@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalis@unbaja.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya. Jl. Ciwaru II No. 73 Kota Serang 42117.
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
ISSN : -     EISSN : 28285638     DOI : https://doi.org/10.47080
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) is an open access journal published by Department of Environmental Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Banten Jaya. JURNALIS publishes original research on Environment and Natural Resources subjects including Environmental Sciences; Environmental Engineering; Natural Resources Management; Climate Change; Sustainable Development; Sustainable and Renewable Energy; Sustainable Product, Production and Consumption; Environmental Data and Information Management System from researchers, lecturers and practitioners.
Articles 101 Documents
PENGARUH ETANOL TERHADAP EKSTRAKSI SAPONIN DARI DAUN JERUK NIPIS (Citrus aurantiifolia) SEBAGAI DETERJEN RAMAH LINGKUNGAN Gina Syafitri Nur; Cintiya Septa Hasanah; Alfieta Rohmaful Aeni
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v8i1.3982

Abstract

Penggunaan deterjen komersial menimbulkan ancaman lingkungan dan publik yang nyata bagi manusia dan ekosistem, karena kandungan surfaktan sintesis di dalamnya. Saponin diketahui dapat digunakan sebagai biosurfaktan untuk deterjen yang lebih ramah lingkungan menggantikan surfaktan sintesis. Salah satu faktor yang mempengaruhi perolehan kadar saponin melalui ekstraksi maserasi, yaitu penggunaan pelarut. Penelitian ini bertujuan menentukan rasio pelarut etanol 96% yang optimal untuk ekstraksi saponin dari daun jeruk nipis guna aplikasi deterjen. Dalam penelitian ini digunakan pelarut etanol 96% dengan variasi simplisia:solven yaitu 1:4, 1:6, 1:8, 1:10, dan 1:12. Kadar saponin didapatkan menggunakan uji Thin Layer Chromatography (TLC) di Balai Pengujian Standar Instrumen Tanaman Rempah Obat dan Aromatik. Hasil dari pengujian ini tertinggi diperoleh sampel 1:10 dengan 1,79% dan sampel 1:4 sebagai terendah. Selain itu, ekstrak daun jeruk nipis dilakukan berbagai uji diantaranya uji pH, uji tinggi, dan stabilitas busa. Pada sampel 1:6 sampai 1:12 memiliki stabilitas busa 100%. Sampel 1:6 sampai 1:12 memenuhi standar pH SNI 4075-1:2017. Hasil ini menunjukan bahwa saponin dari daun jeruk nipis berpotensi sebagai biosurfaktan dalam formulasi deterjen ramah lingkungan serta mendukung pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.
ANALISIS KUALITAS AIR SUNGAI CIMOYAN AKIBAT AKTIVITAS PENAMBANGAN GALIAN TIPE C DI KECAMATAN BANJARSARI KABUPATEN LEBAK Anis Masyruroh; Gunawan Yuliana Somad; Ade Sumiardi
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v8i1.3983

Abstract

Pada bagian tengah aliran Sungai Cimoyan di Kecamatan Banjarsari ditemukan adanya eksplorasi bahan tambang galian tipe C berupa pasir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air Sungai Cimoyan berdasarkan parameter fisika dan kimia dan menentukan tingkat pencemaran Sungai Cimoyan menggunakan metode Indeks Pencemaran dan mengetahui dampak penambangan galian tipe C terhadap kualitas air Sungai Cimoyan. Pengambilan sampel dilakukan di 3 titik lokasi dan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kualitas air Sungai Cimoyan pada parameter TSS, BOD, dan COD telah melebihi baku mutu kelas II Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021. Parameter yang nilainya masih dibawah baku mutu adalah suhu dan pH. Rata-rata pengukuran di 3 titik sampling yaitu suhu 28,3 oC, TSS 176,83 mg/L, pH 8,12, COD 218,71 mg/L dan BOD 68,19 mg/L. Tingkat indeks pencemaran di Sungai Cimoyan pada ke 3 titik pemantauan menunjukan kondisi tercemar sedang (nilai titik 1 sebesar 7,13, titik 2 sebesar 6,47, dan titik 3 sebesar 6,45). Status tercemar sedang ini menunjukan kondisi kualitas air Sungai Cimoyan harus dilakukan pengawasan dan pengendalian pencemaran air, terutama adanya aktivitas domestik masyarakat dan penambangan galian tipe C (pasir).
PENGOLAHAN LIMBAH CAIR BATIK MENGGUNAKAN ADSORBEN BUBUK CANGKANG KERANG HIJAU (Perna viridis) Fany Indah Pertiwi; Fitriyah Fitriyah; Tauny Akbari; Dafi Dinansyah Wiradimadja
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v8i2.3591

Abstract

Industri batik menghasilkan kandungan limbah cair berbahaya logam berat berupa Kromium total. Salah satu upaya dalam menurunkan kandungan Kromium total dalam limbah cair batik adalah dengan melakukan proses adsorpsi dengan adsorben alami. Cangkang kerang hijau merupakan salah satu adsorben alami yang tersusun dari zat aktif pengikat polutan seperti logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi dan pengaruh penambahan dari adsorben bubuk cangkang kerang hijau, serta mengetahui gugus fungsi aktif pada adsorben. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental, dengan penambahan massa adsorben aktivasi secara fisika (pemanasan) dan tanpa aktivasi 10 g, 20 g, dan 30 g pada masing-masing 1 L sampel limbah. Uji adsorpsi dilakukan pada pengadukan 200 rpm dengan jartest selama satu jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan adsorben dapat menurunkan kadar Cr total hingga di bawah baku mutu yang berlaku yaitu 1 mg/L. Efisiensi penurunan terbesar (99,68%) diperoleh adsorben tanpa aktivasi dengan hasil Cr total 0,0195 mg/L. Penambahan kedua adsorben memiliki pengaruh yang sangat signifikan dalam menurunkan kandungan kromium total pada air limbah. Aktivasi secara fisika dengan pemanasan menghasilkan gugus fungsi baru pada adsorben teraktivasi.
EFEKTIFITAS DOSIS FLY ASH BATUBARA DAN KURIFLOCK PA-322 DALAM PENURUNAN KADAR TSS SERTA PHOSPHAT PADA AIR LIMBAH PT. Y Ilyas Teguh Pangestu; Ade Ariesmayana; Frebhika Sri Puji Pangesti
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v8i2.4040

Abstract

PT. Y merupakan perusahaan yang bergerak di bidang PLTU melakukan injeksi phosphat untuk treatment boiler. Air limbah yang dihasikan PT. Y tergolong limbah berbahaya. Untuk itu, perlu menerapkan prinsip pengendalian limbah yaitu dengan koagulasi flokulasi agar outlet air limbah tersebut dapat memenuhi baku mutu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa efisiensi dosis koagulan fly ash dan kuriflock PA-322 dalam menurunkan kadar TSS serta phosphat pada air limbah PT Y dan mengukur efektifitasnya terhadap kesesuaian baku mutu. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan variabel bebas dosis koagulan fly ash dan dosis kuriflock PA-322 sedangkan untuk variabel terikatnya penurunan kadar TSS dan phosphat. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pemberian dosis koagulan fly ash dan kuriflock PA-322 memiliki kemampuan untuk menurunkan kandungan TSS dan phosphat pada air limbah PT. Y dengan efektifitas penurunan kandungan TSS (89,92 %) dan phosphate (79,12 %). Pemberian dosis koagulan fly ash 6 ml dan dosis kuriflock PA-322 0,5 ppm berpengaruh sangat efektif dalam menurunkan kandungan TSS dari 238 mg/L menjadi 24 mg/L dan phosphat dari konsentrasi 7,530 mg/L menjadi 4,953 mg/L. Dapat disimpulkan air limbah sudah memenuhi baku mutu kandungan TSS 80 mg/L dan phosphat 5 mg/L.
EVALUASI KAPASITAS SISTEM DRAINASE DI DESA SUKASARI, KABUPATEN SUMEDANG, JAWA BARAT Tria Nur Ikhlas; Fanny Novia; Churchil Febrion
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v8i2.4200

Abstract

Desa Sukasari merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang. Daerah ini sudah memiliki saluran eksisting drainase tetapi terdapat beberapa lokasi yang sering terjadi genangan air apabila hujan turun. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui debit saluran eksisting pada saluran drainase serta evaluasinya jika dibandingkan dengan debit rencana. Debit rencana dihitung dengan nilai Periode Ulang Hujan (PUH) selama 5 tahun dengan analisis curah hujan rencana sebesar 268,30 mm/hari menggunakan metode distribusi log normal sebagai metode terpilih. Hasil evaluasi menunjukkan terdapat 5 (lima) ruas saluran yang tidak mampu menampung debit rencana. Kapasitas saluran eksisting tersebut berturut-turut adalah 0,116 m3/detik; 0,116 m3/detik; 0,013 m3/detik; 0,019 m3/detik dan 0,075 m3/detik. Pada ruas saluran ini disarankan untuk dilakukan normalisasi dengan pengerukan tanah sedimentasi, rumput dan tumpukan sampah. Setelah normalisasi, maka kapasitas saluran tersebut menjadi 0,577 m3/detik; 0,619 m3/detik; 1,047 m3/detik; 0,296 m3/detik  dan 0,851 m3/detik. Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibutuhkan untuk normalisasi saluran drainase di Desa Sukasari adalah sebesar Rp.42.000.000.
KARAKTERISASI VISUAL BATAS DUA FASA PADA SISTEM FENOL-AIR SEBAGAI STUDI AWAL PEMISAHAN LIMBAH FENOLIK Zuffa Anisa; Meilisa Rusdiana Surya Efendi
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v8i2.4217

Abstract

Fenol merupakan polutan prioritas yang berbahaya dan sulit diuraikan secara alami, sehingga diperlukan metode pemisahan yang efektif. Penelitian ini bertujuan memetakan miscibility gap sistem fenol–air melalui pendekatan visual sederhana berbasis transisi kejernihan dan kekeruhan. Campuran fenol dan air dengan variasi rasio diuji dengan pemanasan hingga suhu homogenisasi (T1) dan pendinginan hingga munculnya kekeruhan kembali (T2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa transisi kejernihan terjadi pada suhu rata-rata 30-31°C di hampir seluruh komposisi, mengindikasikan keberadaan daerah dua fasa yang luas dan kestabilan suhu transisi. Hal ini menegaskan bahwa pemisahan fasa pada sistem fenol-air tidak hanya ditentukan oleh komposisi, tetapi juga sangat sensitif terhadap perubahan suhu kecil. Dengan demikian, temperatur ini dapat dijadikan acuan sebagai sebagai suhu operasi optimal atau suhu kritis batas ketercampuran fenol dari air secara praktis menggunakan metode transisi fasa. Metode visual eksperimental memberikan gambaran awal yang informatif dan dapat digunakan sebagai dasar pengembangan penelitian lanjutan maupun perancangan proses pemisahan skala laboratorium.
DISTRIBUSI SPASIAL POLUTAN UDARA KOTA TANJUNGPINANG DENGAN PENDEKATAN INTERPOLASI INVERSE DISTANCE WEIGHTING  DAN ANALISIS TUTUPAN LAHAN Zuleriwati A.S; Ahmad Rusdi; Arie Afriandi; Aria Bagiasa Chidmahdjati; Aditia Ayu Nabila; Hoki Apriyenson
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v8i2.4222

Abstract

Kualitas udara di wilayah perkotaan dipengaruhi oleh perubahan aktivitas pemanfaatan lahan serta pola sebaran spasial sumber pencemar. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan menganalisis pola distribusi spasial konsentrasi SO₂ dan NO₂ di Kota Tanjungpinang menggunakan metode interpolasi Inverse Distance Weighting  (IDW), serta keterkaitannya dengan karakteristik tutupan lahan melalui analisis Zonal Statistics. Data kualitas udara yang digunakan merupakan data sekunder hasil pengukuran lapangan pada empat lokasi pengamatan, yang diperoleh dari dokumen IKPLHD Kota Tanjungpinang Tahun 2024 dan diolah menggunakan sistem informasi geografis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan dengan dominasi permukiman dan lahan terbuka memiliki konsentrasi polutan yang lebih tinggi dibandingkan wilayah berhutan dan vegetatif. Zona dengan konsentrasi tertinggi (Zona 3) didominasi oleh tutupan lahan permukiman dan semak belukar. Namun, konsentrasi SO₂ dan NO₂ yang terukur masih berada di bawah ambang batas Baku Mutu Udara Ambien Nasional, sehingga kualitas udara ambien pada periode pengamatan dinyatakan memenuhi standar yang berlaku.
OPTIMASI WET SCRUBBER BERDASARKAN PENGATURAN pH DALAM PENCEGAHAN PENCEMARAN GAS NO2 DAN SO2 PADA LEMARI ASAM Siska Aprillia; Tri Mulyani
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v8i2.4264

Abstract

Pencegahan pencemaran yang dihasilkan oleh lemari asam di laboratorium dapat menggunakan teknologi wet scrubber. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan efisiensi sistem wet scrubber dalam mengendalikan pencemaran gas NO₂ dan SO₂ yang dihasilkan oleh lemari asam di laboratorium. Fokus utama penelitian adalah menganalisis pengaruh variasi pH larutan penyerap (pH 9, 10, dan 11) terhadap efisiensi sistem dalam mereduksi konsentrasi gas pencemar. Pengukuran dilakukan menggunakan flue gas analyzer dengan teknik sampling elektrokimia untuk memastikan akurasi hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi penyerapan gas meningkat seiring dengan peningkatan pH larutan penyerap. Pada pH 9, efisiensi penyerapan masing-masing sebesar 81,96% untuk NO₂ dan 80,26% untuk SO₂. Sementara itu, pada pH 11, efisiensi mencapai 93,43% untuk NO₂ dan 94,50% untuk SO₂. Hal ini menegaskan bahwa pH 11 adalah kondisi optimal untuk memaksimalkan kinerja sistem. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi perawatan rutin pada sistem, termasuk pengurasan larutan penyerap dan pemantauan instalasi pipa, untuk menjaga efisiensi jangka panjang. Dengan demikian, pengaturan pH larutan penyerap memainkan peran krusial dalam meningkatkan optimasi wet scrubber, sehingga penting dalam upaya pengendalian pencemaran udara di lingkungan laboratorium.
PERBAIKAN LINGKUNGAN BERBASIS PARTISIPATIF MELALUI PROGRAM BANTUAN STIMULAN RUMAH SWADAYA (BSRS) DI PERMUKIMAN KUMUH KABUPATEN LEBAK TAHUN 2024 Edi Sumatirta; Anis Masyruroh; Irsyad Thalib Abdillah
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v8i2.4273

Abstract

Permasalahan hunian tidak layak dan kawasan permukiman kumuh masih menjadi tantangan pembangunan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah pedesaan dan semi-perkotaan. Program Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) merupakan kebijakan pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kualitas hunian melalui pendekatan partisipatif berbasis swadaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Rumah Swadaya terhadap kondisi fisik rumah, kualitas lingkungan permukiman, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat penerima manfaat di kawasan permukiman kumuh Kabupaten Lebak tahun 2024, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi program. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif untuk memahami keterkaitan antara perbaikan lingkungan hunian dan perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Hasil penelitian menunjukan bahwa Program Bantuan Stimulan Rumah Swadaya memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas fisik rumah, kenyamanan dan keamanan hunian, serta penguatan partisipasi dan solidaritas sosial masyarakat. Namun demikian, keberhasilan program masih dipengaruhi oleh kualitas pendampingan, kapasitas swadaya masyarakat, serta koordinasi antar pemangku kepentingan. Secara keseluruhan, Program Bantuan Stimulan Rumah Swadaya berpotensi menjadi instrumen yang efektif dalam perbaikan lingkungan permukiman berbasis partisipasi apabila didukung oleh perencanaan dan pengawasan yang berkelanjutan.
ANALISIS KADAR LOGAM BERAT TIMBAL (Pb), KADMIUM (Cd) DAN MERKURI (Hg) PADA TUMBUHAN AIR DI DANAU SENTANI JAYAPURA Irja Sepriyanto Jenmau; Marsia Isa Bwefar; Mamberuman Marthen Inggamer; Suriyah Satar; Irwandi Yogo Suaka; Kristina Haryati
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v8i2.4344

Abstract

Danau Sentani, salah satu sumber air tawar penting di Papua, berisiko terkena kontaminasi logam berat sebagai akibat dari peningkatan aktivitas manusia di sekitarnya. Jumlah logam berat yang terkumpul pada vegetasi akuatik dapat digunakan sebagai indikator untuk mengetahui seberapa baik kondisi lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingginya kandungan Pb, Cd, dan Hg yang ditemukan terserap dan tersimpan dalam jaringan tumbuhan air yang hidup di kawasan Danau Sentani. Metode penelitian berupa kuantitatif deskriptif berdasarkan hasil uji laboratorium kandungan logam berat dengan alat AAS. Lokasi pengambilan sampel berada di Muara Kali Jembatan Dua, Dermaga Pantai Yahim dan Dermaga Pantai Kalkote, dengan tiga titik pengamatan di masing-masing lokasi. Berdasarkan hasil analisis, kadar timbal (Pb) yang terdeteksi pada tumbuhan air berada dalam rentang 0,0010–0,0023 mg/L (di bawah Baku Mutu Lingkungan), konsentrasi kadmium (Cd) tercatat antara 0 hingga 0,0089 mg/L (di bawah Baku Mutu Lingkungan) dan kadar merkuri (Hg) menunjukkan nilai antara 0 hingga 0,0004 mg/L (di bawah Baku Mutu Lingkungan). Temuan ini mengindikasikan bahwa keberadaan Pb, Cd, dan Hg pada tumbuhan air di Danau Sentani belum mencapai tingkat yang dikategorikan sebagai pencemaran lingkungan.

Page 10 of 11 | Total Record : 101