cover
Contact Name
Rudianto Artiono
Contact Email
rudiantoartiono@unesa.ac.id
Phone
+6281554785969
Journal Mail Official
mathunesa@unesa.ac.id
Editorial Address
The Department of Mathematics, The first floor of C-8 Building, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Surabaya Jl. Ketintang, Surabaya 60231, East Java, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika
ISSN : 23019115     EISSN : 2716506X     DOI : https://doi.org/10.26740/mathunesa
Core Subject : Education,
MATHunesa is a mathematical scientific journal published by the Department of Mathematics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, The State University of Surabaya with e-ISSN 2716-506X and p-ISSN 2301-9115. This journal is published every four months in April, August, and December. One volume consists of three publication numbers. MATHunesa aims at providing a platform and encourages emerging scholars and academicians globally to share their professional and academic experiences to explore, but not limited to the following topics: 1. Analysis Mathematics, 2. Algebra, 3. Applied Mathematics, 4. Statistics, 5. Computation, 6. Combinatorics, and 7. Also giving an opportunity to show the power of innovation and finding new things in the field of mathematics. This journal was published online for the first time in 2013 as part of the graduation for students majoring in Mathematics at the State University of Surabaya.
Articles 625 Documents
Penerapan Regresi Logistik Multinomial untuk Analisis Model Tingkat Depresi pada Lansia Faizatin Arofah; A'yunin Sofro
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1183.699 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v10n1.p84-93

Abstract

Depresi merupakan salah satu gangguan kesehatan mental yang mengganggu kehidupan sehari-hari dan pada tingkat yang paling parah dapat menyebabkan seseorang bunuh diri. Menurut WHO 280 juta orang di dunia mengalami depresi, dimana sebesar depresi dialami oleh lansia dan di Indonesia lansia mengalami depresi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model untuk mengetahui model terbaik, mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat depresi pada lansia, dan ketepatan klasifikasi model. Metode yang digunakan adalah metode regresi logistik multinomial, yang merupakan salah satu metode analisis data untuk mencari hubungan antara variabel respon yang memiliki lebih dari dua kategori atau polychotomous terhadap variabel prediktor. Data pada penelitian ini menggunakan data dari 90 responden lansia pada penelitian sebelumnya dengan mengisi kuesioner mengenai uji GDS-15 (Geriatric Depression Scale) di Puskesmas Bandar Khalipah untuk mengetahui tingkat depresi pada lansia, kemudian data disesuaikan dengan metode regresi logistik multinomial. Kemudian model terbaik didapatkan dari nilai Akaike Information Criterion (AIC) terkecil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa didapatkan enam model regresi logistik multinomial dengan faktor usia adalah faktor yang paling signifikan dalam mempengaruhi tingkat depresi lansia dan nilai Akaike Information Criterion (AIC) yang didapatkan menunjukkan bahwa model 1 dengan nilai Akaike Information Criterion (AIC) sebesar 109.836 merupakan model terbaik dengan nilai akurasi sebesar 61.11%. Kata Kunci: Akaike Information Criterion (AIC), Depresi, Lansia, Regresi Logistik Multinomial.
PEMILIHAN LEMBAGA AMIL ZAKAT TERBAIK DENGAN METODE MODIFIED FUZZY DIVERGENCE MEASURE Nimas Lintang Andaru; Raden Sulaiman
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.03 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v10n1.p94-100

Abstract

Tingginya angka kemiskinan masih menjadi permasalahan perekonomian Indonesia saat ini. Salah satu solusi untuk masalah ini adalah melalui penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Saat akan menyalurkan ZIS, tentunya seorang muzaki akan memilih LAZ yang terpercaya. Sebenarnya, telah terdapat beberapa LAZ yang direkomendasikan oleh BAZNAS. Namun, muzaki tentunya hanya memilih satu atau dua lembaga dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya berdasarkan pertimbangan faktor-faktor tertentu. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengusulkan sistem pendukung keputusan dalam pemilihan Lembaga Amil Zakat terbaik atau yang direkomendasikan berdasarkan beberapa kriteria menggunakan metode Modified Fuzzy Divergence Measure. Penelitian ini menggunakan enam alternatif Lembaga Amil Zakat, yaitu LAZ Baitul Maal Hidayatullah, LAZ Dompet Dhuafa Republika, LAZ Muhammadiyah, LAZ Nurul Hayat, LAZ Rumah Zakat Indonesia, dan LAZ Yatim Mandiri. Penilaian Lembaga Amil Zakat terbaik berdasarkan lima kriteria, yaitu profesionalisme, pelayanan, inovasi program, kenyamanan, dan transparansi keuangan (akuntabilitas). Data diperoleh dari pengisian kuesioner oleh responden yang pernah menyalurkan dana zakat, infak, dan/atau sedekah di lembaga yang dipilih melalui google form. Dari hasil analisis data diperoleh bahwa peringkat pertama yaitu Lembaga Amil Zakat C dengan sebesar 0.021097. Peringkat kedua yaitu Lembaga Amil Zakat D dengan sebesar 0.023562. Peringkat ketiga yaitu Lembaga Amil Zakat E dengan sebesar 0.103935. Peringkat keempat yaitu Lembaga Amil Zakat F dengan sebesar 0.177659. Peringkat kelima yaitu Lembaga Amil Zakat A dengan sebesar 0.777667. Peringkat keenam yaitu Lembaga Amil Zakat B dengan sebesar 0.999743. Sehingga, Lembaga Amil Zakat terbaik atau yang direkomendasikan adalah Lembaga Amil Zakat C.
APLIKASI INTUITIONISTIC FUZZY MULTI SETS (IFMS) DALAM PEMILIHAN SKINCARE TERBAIK DENGAN MENGGUNAKAN UKURAN KESAMAAN HAMMING YANG DINORMALISASI Alfina Putri Rahayu; Raden Sulaiman
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.583 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v10n1.p68-75

Abstract

Pada teori himpunan fuzzy terdapat beberapa cara untuk mengukur kesamaan dua himpunan salah satunya yaitu menggunakan metode intuitionistic Fuzzy Multi Sets (IFMS). Sehingga penelitian ini, diperkenalkan Ukuran Kesamaan Hamming yang dinormalisasi untuk Intuitionistic Fuzzy Multi Sets (IFMS). Menggunakan metode ini, diperoleh perhitungan pemilihan skincare terbaik. Produk Skincare yang dipilih untuk mendukung penelitian ini yaitu Wardah, Skin Aqua, Emina, The Body Shop, dan Garnier. Penilaian Skincare terbaik terbagi menjadi lima kriteria yaitu berdasarkan kandungan, kemasan, Kesesuaian terhadap jenis kulit, skincare aman (lulus uji BPOM), dan yang terakhir kecocokan terhadap kulit. Hasil pengolahan data, skincare yang menduduki peringkat pertama yaitu Skin Aqua dan The Body Shop. Skincare yang menduduki peringkat kedua yaitu Wardah. Skincare yang menduduki peringkat ketiga yaitu Garnier. Skincare yang menduduki peringkat terakhir yaitu Emina. Kata Kunci: Intuitionistic Fuzzy Multi Sets (IFMS), Skincare, Pemilihan Skincare
Peramalan Jumlah Keberangkatan Penumpang Pelayaran Dalam Negeri di Pelabuhan Tanjung Perak Menggunakan Metode ARIMA dan SARIMA Syifania Putri; A'yunin Sofro
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.936 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v10n1.p61-67

Abstract

Seiring berkembangnya zaman, Indonesia memiliki perkembangan yang pesat dalam bidang tranportasi, khusunya transportasi laut yaitu kapal terbang. Arus transportasi laut yang ramai juga dirasakan oleh Pelabuhan Tanjung Perak yang berada di Surabaya. Adanya fluktuasi dan terjadi penurunan jumlah penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak pada bulan Februari 2020 akibat munculnya virus COVID-19 yang memberi akibat pada bidang pariwisata dan bidang transportasi untuk menutup sementara beroperasinya sektor tersebut. Adapaun penelitian ini bertujuan untuk memprediksi jumlah penumpang pelayaran dengan metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dan metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA). Metode ARIMA dan SARIMA memiliki data berfluktuasi yang berbeda pola. Metode ARIMA dengan pola yang menunjukkan fluktuasi yang tidak tetap dan metode SARIMA dengan pola musiman. Dengan prediksi ini diharapkan dapat membantu sektor yang ada di Pelabuhan untuk mengantisipasi kenaikan dan penuruna penumpang, mempersiapkan sarana prasarana, dan menyediakan fasilitas yang memadai. Penelitian ini menganalisis jumlah keberangkatan penumpang pelayaran di Pelabuhan Tanjung Perak sebagai data sekunder dari situs resmi Badan Pusat Statistik dengan periode Januari 2014 sampai dengan November 2021. Model yang terpilih pada metode ARIMA yaitu ARIMA(1,1,1) sedangkan pada metode SARIMA yaitu SARIMA(1,1,1)(2,0,0)12. Hasil penelitian menunjukkan analisis dengan metode ARIMA mempunyai nilai akurasi lebih kecil daripada analisis dengan menggunakkan metode SARIMA yaitu sebesar 16.15% dan merupakan metode terbaik untuk peramalan ini. Kata Kunci: Peramalan, ARIMA, SARIMA
Penentuan Harga Opsi Saham Karyawan Dengan Memperhitungkan Risiko Pemutusan Hubungan Kerja Menggunakan Levy-exponential Process Abdulloh Habib; Rudianto Artiono
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.441 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v10n1.p101-108

Abstract

Opsi saham merupakan kontrak antara penjual opsi (writer) dan pembeli opsi (holder) untuk membeli atau menjual saham pada harga yang telah disepakati saat atau sebelum tanggal tertentu. Terdapat dua jenis kontrak opsi saham, yaitu call option dan put option. Ditinjau dari waktu pelaksanaan opsi (exercise), ada dua jenis opsi yaitu opsi gaya Eropa dan opsi gaya Amerika. Perbedaan dari dua jenis opsi tersebut berada pada proses pelaksanaan opsinya. Opsi saham karyawan (OSK) adalah call option yang diberikan oleh perusahaan kepada sekelompok karyawan dari saham perusahaan. Opsi ini dilaksanakan pada harga pelaksanaan tertentu (exercise price) setelah melalui periode tertentu (vesting period) dan memiliki batas waktu tertentu (maturity time). Artikel ini bertujuan untuk menentukan nilai opsi saham karyawan dengan memperhitungkan risiko pemutusan hubungan kerja. Pergerakan harga saham dimodelkan dengan metode levy-exponential process. Batas exercise optimal pemegang dan harga OSK ditentukan dengan menyelesaikan pertidaksamaan variasi integro-diferensial parsial tak homogen (PIDVI). Peneliti juga menerapkan transformasi Fourier untuk menyederhanakan pertidaksamaan variasi. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa risiko pemutusan hubungan kerja yang lebih tinggi mendorong pemegang OSK untuk secara sukarela mempercepat exercise yang pada gilirannya mengurangi beban biaya bagi perusahaan dan telah dapat menentukan harga opsi saham karyawan yang memperhitungkan risiko pemutusan hubungan kerja menggunakan levy-exponential process.
Bilangan Keterhubungan Pelangi Sejati Dari Graf Siti Rois'satul Azmil; I Ketut Budayasa
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1084.118 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v10n1.p109-118

Abstract

Pewarnaan-sisi pada graf G adalah suatu fungsi W∶E(G)→{1,2,…,k}=[k] di mana [k] adalah himpunan warna. Pewarnaan-sisi-sejati pada graf G merupakan pewarnaan-sisi G di mana setiap dua sisi yang terkait pada titik yang sama berwarna berbeda (Budayasa, 2007). Subgraf H dari G dengan pewarnaan W dikatakan pelangi apabila seluruh sisi H mendapat warna yang berbeda-beda. Graf G dikatakan terhubung pelangi apabila untuk setiap dua titik G, ada lintasan pelangi yang menghubungkan kedua titik tersebut. Bilangan keterhubungan pelangi graf G adalah minimum banyaknya warna yang diperlukan agar G terhubung pelangi, disimbolkan dengan rc(G). Graf nontrivial G dengan pewarnaan-sisi-sejati dikatakan terhubung pelangi sejati apabila untuk setiap dua titik yang berbeda di graf G ada lintasan pelangi yang mengaitkan dua titik tersebut. Bilangan keterhubungan pelangi sejati graf G disimbolkan dengan prc(G). Dalam pembahasan artikel ini, akan ditunjukkan bilangan keterhubungan pelangi sejati pada Graf Pohon (Tn), Graf Sikel (Cn), dan Graf Komplet (Kn). Selain itu, akan ditunjukkan juga batas atas dan batas bawah bilangan keterhubungan pelangi sejati pada graf, besarnya selisih prc(G)-rc(G), dan kelas graf dengan prc(G)=χ'(G).Kata Kunci: Graf, Pewarnaan-Sisi-Sejati Graf, Bilangan Keterhubungan Pelangi Sejati.
HIMPUNAN KONVEKS DAN MATRIKS BISTOKASTIK Lilik Fepila; I Ketut Budayasa
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.181 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v10n1.p76-83

Abstract

Misal C sebuah himpunan. Himpunan C disebut konveks jika untuk setiap dua titik x_1 dan x_2 di C, ruas garis 〖(1-λ)x〗_1 + λx_2, dengan 0≤λ≤1, menghubungkan dua titik tersebut terletak dalam C, dimana λ adalah sebarang bilangan dalam bilangan real. Misalkan S sebuah himpunan. Galangan konveks atau hull konveks dari S dilambangkan conv (S), yang merupakan himpunan semua kombinasi konveks dari titik-titik di S. Jika S adalah himpunan finit dari titik-titik, maka conv (S) dinamakan sebuah politop. Sebuah politop sering didefinisikan sebagai sebuah polihedron terbatas dan sangat penting dalam permasalahan program linear, karena himpunan fisibel dari kebanyakan program linear adalah politop. Jika ada sebuah titik x∈C sedemikian hingga titik x tidak dapat ditulis sebagai titik tengah dari dua titik x_1 dan x_2 di C, sedemikian hingga x=1/2 x_1+1/2 x_2 tidak ada. Maka dikatakan x sebuah titik ekstrim dalam himpunan C, titik ekstrim tersebut sebagai titik dalam suatu politop. Galangan konveks dari himpunan independen disebut sebuah simpleks dengan himpunan titik {x_1,x_2,…,x_t}. Himpunan semua matriks bistokastik ordo n x n dilambangkan Ω_n, disebut politop Birkhoff. Himpunan Ω_n adalah konveks. Matriks A berordo n x n disebut matriks permutasi ordo n jika A diperoleh dari matriks identitas ordo n (I_n) dengan mempermutasikan kolom-kolom atau baris-barisnya. Himpunan semua matriks permutasi ordo n, dilambangkan P_n. Terdapat sebanyak n! matriks permutasi ordo n. Kata Kunci: Himpunan Konveks, Galangan Konveks (Hull Konveks), Matriks Bistokastik, Politop Birkhoff
MODEL DINAMIKA KANKER SERVIKS DENGAN KEMOTERAPI Retno Wulansari; Dimas Avian Maulana
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1306.551 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v10n1.p119-130

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu kanker yang menempati peringkat kedua pertumbuhan kasus baru dengan persentase 9,2% kasus dari 273 juta jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2020. Penyebab utama kanker serviks yaitu infeksi Human Papilloma Virus (HPV) yang menyerang sel epitel basal pada serviks. Salah satu pengobatan untuk menghentikan atau memperlambat laju pertumbuhan kanker yaitu kemoterapi. Dalam kemoterapi, jumlah sel tumor yang berkurang digunakan sebagai salah satu ukuran keefektifan pemberian obat kemoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi model dinamika infeksi HPV dan kanker serviks dengan kemoterapi. Penelitian ini menerapkan model SIVPC dengan menentukan titik kesetimbangan, bilangan reproduksi dasar, analisis stabilitas, analisis sensitivitas dan simulasi numerik. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh yang artinya HPV dapat menyebar ke sel lain dalam serviks. Titik ekuilibrium endemik menunjukan bahwa model SIVPC stabil asimtotik. Parameter dan berpengaruh besar terhadap penyebaran HPV. Hasil simulasi menunjukan bahwa infeksi HPV mengakibatkan jumlah sel rentan menurun dari 13 menjadi 0 , jumlah virus mengalami kenaikan dari 0 menjadi dan sel yang terinfeksi mengalami kenaikan dari 13 menjadi 14 . Dengan menambahkan kemoterapi pada populasi sel prakanker dan kanker mengakibatkan jumlah sel mengalami penurunan drastis dari 13 menjadi 1 dalam 0,2 satuan waktu.
MODEL DINAMIKA KECANDUAN MEDIA SOSIAL : STUDI KASUS KECANDUAN TIKTOK PADA MAHASISWA FMIPA UNESA Amelia Permata Indah; Dimas Avian Maulana
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.19 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v10n1.p131-139

Abstract

Dewasa ini perkembangan teknologi yang semakin meningkat di era milenial, siapapun dapat dengan mudah terhubung dengan orang lain di berbagai belahan dunia melalui media sosial. Kemudahan ini membuat media sosial menjadi hal yang dimiliki oleh hampir setiap orang. Salah satu media sosial yang banyak dimiliki adalah TikTok. TikTok merupakan salah satu media sosial yang berisi konten video singkat. Konten video dalam TikTok menyajikan hiburan hingga edukasi. Selain membawa dampak positif, aplikasi ini juga bisa membawa dampak negatif yaitu kecanduan pada penggunanya. Kecanduan dalam menggunakan aplikasi media sosial seperti TikTok merupakan salah satu isu yang sering terjadi di banyak kalangan terutama pelajar atau mahasiswa. Kecanduan TikTok banyak membawa dampak buruk salah satunya fear of missing out (FOMO) yang dapat mengganggu kesehatan mental dan hilang fokus pada saat belajar. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model kecanduan TikTok dengan model SEIR pada mahasiswa FMIPA Unesa. Penelitian ini dimulai dengan menyebarkan kuesioner kepada 150 mahasiswa FMIPA Unesa angkatan 2018, 2019, dan 2020. Kemudian dilakukan analisis serta simulasi numerik dengan menggunakan python. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh titik kesetimbangan bebas kecanduan = serta titik kesetimbangan endemik diperoleh juga bilangan reproduksi dasar yang berarti terjadi kecanduan TikTok dikalangan mahasiswa FMIPA Unesa angkatan 2018, 2019, dan 2020. Kata Kunci: TikTok, Model SEIR, Kecanduan.
ANALISIS DINAMIK MODEL PREDATOR-PREY DENGAN FUNGSI RESPON HOLLING TIPE II DAN EFEK KETAKUTAN Alicia Dhea Amara; Dian Savitri
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1126.294 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v10n1.p140-149

Abstract

Model prey-predator pada artikel ini mengikuti model modifikasi Leslie-Gower dengan fungsi respon tipe Holling II dan mempertimbangkan efek ketakutan. Efek ketakutan merupakan perilaku prey terhadap hadirnya predator yang dapat menurunkan laju pertumbuhan predator. Prosedur dalam penelitian meliputi, menentukan titik kesetimbangan, melakukan analisis kestabilan, dan mengkonfirmasi hasil analisis tersebut melalui simulasi numerik. Hasil analisis kesetimbangan dan kestabilan dari model diperoleh lima titik kesetimbangan yaitu, adalah tidak stabil, dan adalah stabil asimtotik serta dan adalah stabil dengan syarat. Hasil simulasi numerik terhadap solusi sistem yang memvariasikan parameter efek ketakutan menunjukkan kesesuaian dengan hasil analisis kestabilan. Parameter effek ketakutan pada prey dapat mempengaruhi kondisi prey dan berdampak berkurangnya populasi prey tersebut sehingga punah. Kata Kunci: prey-predator, Leslie-Gower, efek ketakutan, Holling II