J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah)
Jurnal J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian meliputi hasil kajian dan penelitian di bidang ekonomi Syariah (Lembaga dan Keuangan Syariah, E-Bisnis, Kewirausahaan dan Pengembangan UMKM). Jurnal J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) yang terdaftar dengan e-ISSN: 2776-1428 dan p-ISSN: 2579-4302 terbit 2 kali setahun yaitu pada bulan Juni & Desember diterbitkan oleh Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAI Muhammadiyah Bima. Jurnal J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) menerima artikel dari akademisi dan peneliti baik nasional maupun internasional.
Articles
268 Documents
HIJRAH DAN TRANSFORMASI EKONOMI
Umar Sagaf
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 3 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tren hijrah atau transformasi ke arah kehidupan lebih baik sesuai syariah Islam di kalangan masyarakat Muslim berdampak positif bagi sektor ekonomi nasional. Salah satu peristiwa penting dalam perkembangan sejarah Islam adalah peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW yang dilakukan pada tanggal 16 Juli 622 Masehi / 2 Rabiul Awal 1 H. Secara teologis, hijrah ini merupakan perintah langsung Allah kepada Nabi, dimana Allah berperan dalam menyiapkan, merencanakan dan memberikan perlindungan kepada Nabi (QS 8:30; QS 9:40). Secara sosiologis, hijrah dilaksanakan sebagai upaya untuk keluar dari tekanan yang sangat kuat, yang dilancarkan oleh kaum kafir Quraisy. Pembentukan opini publik berupa fitnah, pengasingan, tekanan secara fisik dan mental, embargo ekonomi, dan penyiksaan-penyiksaan sangat gencar dilakukan. Sehingga dalam konteks demikian, hijrah menjadi momentum yang sangat tepat
KONTROVERSI BANK SYARIAH YANG MENJALANKAN KONSEP RIBAWI DALAM PANDANGAN MASYARAKAT
Muh Yunan Putra
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 3 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Menurut pandangan masyarakat pada umumnya, tidak ada perbedaan antara Bank Konvensional dengan dengan Bank Syariah, kedua bank tersebut masih sama dalam proses dan pelaksanaannya, masyarakat meminjam dan membayar bunga. Bahkan tidak jarang masyarakat mengeluh karena bunga yang dibebankan oleh Bank Syariah lebih besar dari bunga yang dijanjikan oleh bank Konvensional. Hal ini jelas menjadi polemik yang sebenarnya dan seharusnya Bank Syariah deskripsikan atau jelaskan secara terperinci kepada masyarakat sehingga kesenjangan dan kesalahpahaman terhadap Bank Syariah berubah. Tidak juga dinafikkan bahwa sebenarnya banyak sekali perbedaan yang terdapat dalam tatacara ataupun konsep yang digunakan dua bank tersebut, namun perlu kiranya dipahami bahwa masyarakat Indonesia pada umumnya adalah masyarakat yang konsumtif, sehingga dalam kehidupan bermasyarakat banyak menggunakan uang ataupun material. Artinya, besarnya jumlah masyarakat yang menggunakan jasa peminjaman lebih besar dari yang menggunakan jasa-jasa yang lain, contohnya jasa mudharabah (bagi hasil), wadhi’ah (penitipan/menabung tampa bunga) ataupun yang lainnya. Dikarenakan masyarakat Indonesia lebih banyak menggunakan jasa peminjaman, yang ketehui tentang Bank Syariah hanya sampai di situ saja sehingga menyamakan antara bank Konvensional dan Bank Syariah
KAJIAN EKONOMI ISLAM TERHADAP KEGIATAN PERTANIAN PADI DI KELURAHAN NUNGGA
Rizky Amelia
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 3 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kegiatan pertanian padi tidak bisa dipandang secara sederhana sebagai sebuah kegiatan yang tidak perlu untuk dikaji secara mendalam dalam kajian ekonomi Islam. Jika kita menelusuri lebih rinci dalam kegiatan pertanian padi ada beberapa persoalan yang perlu untuk dikaji dari perspektif Islam karena terdapat ketidakjelasan mengenai hal tersebut. Antara lain berkaitan dengan aspek pembiayaan dalam kegiatan pertanian seperti transaksi gadai lahan pertanian, zakat pertanian hingga etika dalam pertanian. Beberapa persoalan dalam kegiatan pertanian ini dimulai dengan perbedaan pandangan dari cendikiawan muslim mengenai praktek gadai sawah yang terbelah pada anggapan riba dan non-riba. Selain itu, terdapat persoalan zakat hasil pertanian yang minim dibayarkan oleh para petani. Persoalan lain, kegiatan pertanian berkaitan dengan etika antara sesama petani. Etika ini perlu untuk dikaji karena sering sekali terjadi pertentangan antara sesama petani yang dapat berakibat fatal
PRAKTEK GADAI SAWAH DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa O’o Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu)
Muhammad Rasyad Al Fajar
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 3 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Rahn atau gadai merupakan salah satu bentuk akad tabarru (sukarela), yaitu sebuah akad yang tujuan utamanya adalah untuk menolong dan membantu kesulitan orang lain dan bukan merupakan akad profit atau usaha mencari keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis perspektif hukum Islam terhadap praktek gadai sawah di Desa O’o kecamatan Dompu kabupaten Dompu. Adapun jenis penelitian field research dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa praktik pelaksanaan akad gadai tanah sawah dilihat dari sisi sighat akadnya tidak sah dan tidak sesuai dengan hukum Islam. Ketidaksahan tidak menentukan sampai kapan waktu gadainya. Mengenai pemanfaatan barang jaminan secara penuh oleh pihak penerima gadai tidaklah sah karena adanya unsur eksploitasi serta tidak memelihara nilai-nilai keadilan dan kemaslahatan
KEMISKINAN PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM
Ismail Ismail
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 3 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemiskinan menjadi masalah yang rutin ditangani oleh sebagian besar negara, utamanya negara-negara dengan penduduk muslim. Program pegentasan kemiskinan kerap tidak berdampak baik terhadap penurunan kemiskinan. Di saat bersamaan para pemikir barat menilai bahwa ketidakmampuan negara dengan penduduk mayoritas muslim dalam mengentaskan kemiskinan disebabkan karena doktrin Islam yang terbelakang, tidak mampu memberikan dampak baik terhadap kesejahteraan. Pandangan ini berseberangan dengan esensi kehadiran Islam sebagai penjamin kesejahteraan kehidupan manusia. Kemiskinan memiliki dampak berbahaya, tidak hanya menyangkut kehidupan sosial melainkan juga persoalan akidah, sehingga Islam memiliki semangat dasar dalam proses pengentasannya. Ekonomi Islam merupakan kaidah dalam menjawab serta menjamin kesejahteraan. Di dalamnya terdapat konsep kemiskinan mulai dari telaah dasar hingga solusi bagi negara. Namun, instrumen-instrumen Islam dalam proses pembangunan masih di abaikan bahkan tidak sesuai dengan karakteristik masyarakat Islam.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMISKINAN DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT, INDONESIA
Supriaman Supriaman
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 3 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Poverty is a fundamental and multidimensional problem in economic development, especially in developing countries such as Indonesia and underdeveloped region such as Nusa Tenggara Barat province. The percentage of poor people in Nusa Tenggara Barat is relatively higher compared to the percentage of poor people in national level. This study aims to analyze the factors which influence the poverty level in Nusa Tenggara Barat. By employing a panel data regression of 10 Regencies/Cities along 2010-2015, the study finds that the work force skill, investment and income per capita have significant effect to poverty level. The coefficient of work force skill has the highest impact to the level of poverty, which means that that variable is a major factor in reducing poverty in 10 Regencies/Cities of West Nusa Tenggara Province. Based on the results, the study recommends the policy that promote poverty alleviation need to be strengthened by communities and governments.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP JASA PENGIRIMAN PAKET PT. POS CABANG BIMA
Sri Wahyunti
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 3 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada tahun 2019, JnT memperoleh penghargaan Top Brand pada Kategori Courier Service padahal PT. Pos Indonesia telah lebih dulu melayani jasa pengiriman paket. Kemudian timbul pertanyaan apa hal-hal yang mempengaruhi minat masyarakat terhadap PT. Pos Indonesia. Inilah yang menjadi latarbelakang kajian ini. Hasilnya menunjukkan bahwa Persepsi masyarakat terhadap pelayanan jasa pengiriman paket PT. Pos Cabang Bima sudah bagus berdasarkan nilai yang diberikan oleh para responden. Hal ini dilatarbelakangi oleh kualitas pelayanan PT. Pos Cabang Bima itu sendiri dalam melayani kebutuhan konsumen untuk jasa pengiriman paket. Aspek kualitas pelayanan yang terukur dari PT. Pos Cabang Bima antara lain: 1) Reliability (keandalan) 2) Responsiveness (daya tanggap) 3) Assurance (kepastian) 4) Empathy (empati) 5) Tangible (berwujud).
PRAKTIK GADAI DI UNIT PEGADAIAN SYARIAH RABA NGODU DALAM TINJAUAN FATWA DEWAN SYARIAH NASIONAL
Yuliati Mirandani;
Rafiuddin Rafiuddin
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 3 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana praktik pemberian gadai syariah yang dilakukan Pegadaian Syariah dan sampai sejauh mana hak-hak dan kewajiban dari pada pihak dalam praktik gadai syariah tersebut, apakah praktik yang dilakukan sudah sesuai dengan aturan syariah. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan Kualitatif. Sumber data pada penelitian ini, terdiri dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi yang disusun secara sistematis yang diperoleh dari hasil catatan lapangan dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori. Dalam penelitian ini mencakup beberapa hal diantaranya dilihat dari akad yang digunakan, barang jaminan, sistem dan prosedur dari produk pemberian pinjaman yang ditawarkan, dan penjualan atau pelelangan dari marhun. Semua hal tersebut akan dihubungkan dengan ketentuan yang telah dikeluarkan oleh Dewan Syariah Nasional terkait Rahn. Unit Pegadaian Syariah Raba Ngodu dalam praktik gadai sebenarnya sudah sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional namun ada beberapa hal yang masih perlu dibenahi salah satunya dalam hal pemberian pinjaman dan pemanfaatan barang jaminan
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MASYARAKAT GINDI MENJADI NASABAH PADA BANK SYARIAH DI KOTA BIMA
Sri Jumratun;
Ichwan P. Syamsuddin
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 3 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this study was to determine the factors that influence the Gindi community to become customers of Islamic Banks in Bima City. The factors include religious factors, income and services. This type of research is quantitative research. This research data collection technique is a questionnaire or questionnaire. The results showed that partially the religious variable had an effect of 0.008, the income variable had no effect of 0.072 and the service variable had an effect of 0.012 on the decision of the Gindi community to become a customer of Islamic Bank in Bima City. While simultaneously the religious, income, and service variables had an influence of 0.034 on the decision of the Gindi community to become customers of Islamic Bank in Bima City. It can be concluded that religious and service factors have an effect on the decision of the Gindi community to become a customer at a Sharia Bank in the city of Bima while the income factor has no effect on the decision of the Gindi community to become a customer at a Sharia Bank in Bima City
PEMBERDAYAAN ZAKAT UNTUK PENGENTASAN KEMISKINAN
Aflah Binti Munawaroh
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 3 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indonesia is a developing country with a large population, where the problem of poverty is still a problem for this nation which is still difficult to overcome. So it requires correct and precise handling. Poverty in Indonesia must be eradicated because it will have a major influence that can make Indonesians less prosperous. Poverty makes it difficult for someone to fulfill their daily needs. One of the efforts to alleviate this poverty problem is through the empowerment of zakat. Through the empowerment of zakat, funds of Muslims who are financially able are collected and distributed to poor Muslims. This will also train people to care for their fellow humans socially