cover
Contact Name
ardy rimanda putra
Contact Email
iptekbp2id@gmail.com
Phone
+6289631631771
Journal Mail Official
iptekbp2id@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kantor Pos No.3, Gunung Mas, Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, Lampung 35225, Bandar Lampung, Provinsi Lampung, 35212
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pembangunan
ISSN : 23545704     EISSN : 2622190X     DOI : https://doi.org/10.35450/jip
Development Innovation Journal published starting from volume 01 of 2013 when it was still under the Bappeda Lampung Province in the Field of Research and Development under the name Journal of Development Innovation. Then since the enactment of Local Regulation of Lampung Province No. 3 of 2014 Regional Research and Development Agency of Innovation Lampung Province was formed on August 8, 2014. Field of Publication and Information one of the main tasks is the journal and journal title changed from Journal of Development Innovation to Journal of Innovation and Development. Furthermore, based on Regional Regulation No. 8 of 2016 Regional Research and Development Agency (Balitbangnovda) Lampung Province again changed into Regional Research and Development Agency (Balitbangda) Lampung Province, Division of Science and Technology oversees Sub Division Data Dissemination and Publication Kelitbangan as a manager of journals and the name of the journal was again changed to Journal of Development Innovation. Focus and Scope Development Innovation: Jurnal Kelitbangan (JIP) is a journal that provides a source of scientific information aimed at researchers, research institutions, government agencies, and stakeholders in all fields. JIP publishes original research manuscripts, reviews articles, studies, and case studies that focus on research: Public Culture Government Information and communication technology Social and Cultural Rights Health Economics Agriculture Technique Education Energy Transportation Tourism
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 276 Documents
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH Ridwan Saifuddin
Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan Vol 8 No 02 (2020): Agustus 2020
Publisher : Balitbangda Provinsi Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.313 KB) | DOI: 10.35450/jip.v8i02.198

Abstract

Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pemanfaatan sistem pemerintahan berbasis elektronik juga telah dikembangkan terutama dalam proses perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah. Seperti halnya dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) pada Pemerintah Provinsi Lampung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tahap pengembangan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung dalam upaya mengoptimalkan PAD, khususnya dari sektor pajak yang telah dijalankan selama ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan pendapatan daerah di Provinsi Lampung sudah sampai tahap evolusi ketiga menurut Primozic et.al. (1991). Teknologi informasi sudah dilibatkan dalam proses pemberian layanan perpajakan sebagai salah satu sumber PAD, sehingga mampu meningkatkan kinerja lembaga. Namun, pemanfaatan teknologi informasi dalam pengambilan keputusan perlu lebih dioptimalkan, sebagaimana tahap evolusi keempat dan kelima.
PENGARUH PENAMBAHAN NPK DALAM PENDEGRADASIAN LIMBAH CAIR KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN ANAEROBIC BAFFLED REACTOR Rendy Parningotan Pasaribu
Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan Vol 8 No 03 (2020): Desember 2020
Publisher : Balitbangda Provinsi Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.622 KB) | DOI: 10.35450/jip.v8i03.201

Abstract

Proses pengolahan limbah cair minyak kelapa sawit menggunakan Anaerobic Baffled Reactor memiliki kekurangan dimana effluent pengolaham tersebut tidak seimbang dengan nutrient ataupun substrat yang tersedia di dalam limbah maupun lumpur aktif. Untuk penanganan masalah tersebut maka perlu dilakukan penambahan senyawa nitogen dan fosfor dalam bentuk NPK di dalam activator. Dilakukan 3 variasi perlakuan untuk NPK yaitu sebanyak 2,5 gr; 5 gr dan tanpa NPK. Nilai akhir COD tanpa NPK 2.198 mg/L; 2,5 gr NPK 843 mg/L; dan 5 gr NPK 731 mg/L. Nilai akhir TSS tanpa NPK 4,9 mg/L; 2,5 gr NPK 5,3 mg/L; dan 5 gr NPK 4,1 mg/L. Nilai akhir VSS tanpa NPK 4,76 mg/L; 2,5 gr NPK 6,186 mg/L; dan 5 gr NPK 6,15 mg/L. Dari hasil analisa dapat disimpulkan bahwa pendegradasian terbaik diperoleh pada penambahan 5 gram NPK.
ASPEK SANITASI PANGAN DAN POTENSI PENGELOLAAN LIMBAH CANGKANG TELUR PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA RISOL MAYONAIS Warsono El Kiyat
Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan Vol 8 No 01 (2020): April 2020
Publisher : Balitbangda Provinsi Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.697 KB)

Abstract

Industri makanan di Indonesia dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yakni: besar, menengah dan kecil. Pada industri makanan berukuran kecil, pengelolaan dan pemanfaatan limbah masih belum dilaksanakan dengan baik. Salah satu industri berukuran kecil yang diminati adalah industri rumah tangga pembuatan risol mayonais. Untuk mengetahui jenis dan pengelolaan limbah yang telah dilakukan oleh industri rumah tangga pembuatan risol mayonais maka dilakukan observasi ke tempat pembuatannya, serta wawancara dengan pemilik usaha. Hasil dari observasi dan wawancara menunjukkan bahwa dalam industri ini, limbah yang paling banyak dihasilkan adalah cangkang telur. Adapun pengelolaan limbah yang dilakukan oleh pemilik industri rumah tangga risol mayonais selama ini masih sebatas membuang cangkang telur ke tempat sampah. Padahal cangkang telur masih kaya akan kalsium dan fosfor sehingga limbah cangkang telur masih berpotensi untuk dimanfaatkan. Salah satu metode pemanfaatan limbah yang dapat dilakukan adalah membuat pupuk berbahan dasar cangkang telur. Pembuatan pupuk cangkang telur cukup mudah dan hanya membutuhkan peralatan yang sederhana, sehingga cocok untuk diaplikasikan pada industri skala kecil dan menengah.
PEMURNIAN DAMAR MATA KUCING (Shorea Javanica) DENGAN METODE PELARUTAN Firstiando Yuda Putra
Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan Vol 9 No 01 (2021): April 2021
Publisher : Balitbangda Provinsi Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.208 KB) | DOI: 10.35450/jip.v9i01.206

Abstract

Damarmatakucingmerupakan salah satuprodukhasilhutanLampung. Damarmatakucingbanyakdiperoleh di KabupatenPesisir Barat dan Kabupaten Lampung Barat. Damarmemilikiharga yang berbedabedatergantungkualitasdaridamartersebut. MenurutSNI 2900.2-2012 damarmatakucingdibedakanmenjadibeberapakelasyaitukelasA,B,C,D,E,dan Abu. Kualitasdamarditentukan oleh banyaknyakotoran, warna, dan ukuranbongkahandaridamartersebut. Damarmatakucing yang paling bagusialahdamar yang memilikikandungankotoran( tatalkayu, pasir, dan pengotorlainnya) yang paling sedikit dan memilikiwarna yang beningsertamemilikiukuranbongkahan yang besar.Metodepelarutanmenjadi salah satumetode yang digunakanuntukmeningkatkankualitasdaridamarsaatini. Pelarutan yang dimaksudyaitumemisahkandamardenganpengotor yang terkandung di dalamdamartersebut. Damardapatlarut pada pelarut yang bersifat non polar sepertitoluena, heksana, dan kloroform dan sukarlarut pada pelarut polar seperti air.PenelitianiniberkonsentrasiuntukmeningkatkankualitasdamarmatakucingdenganmetodePelarutan. Penelitianinimenggunakan 3 macampelarut yang dianggapcocokuntukmelarutkanbeberapakualitasdamarmatakucinghasilhutanyaitukualitas D, E, dan abu. Ketigajenispelaruttersebutyaituasetonkloroform dan heksana. Setelah itu damarmatakucing akandilarutkankedalampelarutselanjutnyadamaryang sudahterlarutakandisaringdenganukuran200 mesh. Inibertujuanuntukmemisahkandamardaripengotornya. Setelah itu dipanaskandengansuhu70 o C sampaipelarut yang digunakanmenguap dan damarkembaliberbentukpadatandenganbentuk yang lebihbesar.
Perancangan Media Pembelajaran Teknik Dasar Bola Voli Mengunakan Teknologi Augmented Reality Berbasis Android Syaiful Ahdan
Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan Vol 8 No 03 (2020): Desember 2020
Publisher : Balitbangda Provinsi Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1025.466 KB) | DOI: 10.35450/jip.v8i03.207

Abstract

Learning media is a tool for the teaching and learning process. Volleyball is one of the most accomplished sports in Indonesia. Mastery of basic techniques is important in creating optimal performance in every sport.The basic technique of volleyball is an element that can determine whether you win or lose a match in addition to physical, tactical, and mental conditions.The limited space and time is one of the main factors for a learner in mastering the basic techniques of volleyball, resulting in difficult technique mastery. The contribution to this research is to design learning media for basic volleyball techniques, which users can use to understand the basic techniques of volleyball and provide alternative media for the general public, namely a learning media for basic volleyball techniques using Android-based augmented reality technology. The system is built using Unity software that works on the Android platform, the system development method used is the MDLC (Multimedia Development Life Cycle) method. The system was tested using ISO 9126 with a Usability value of 89%, 98% Functionality, and 73% Portability. Based on the results of several tests that have been carried out, it shows that the application of learning media can be used by the general public as a learning medium to increase knowledge about volleyball, especially the basic techniques of volleyball.
PENGARUH WAKTU DAN PELARUT EDTA (Ethylenediaminetetraacetic Acid) PADA EKSTRAKSI FUKOIDAN DARI RUMPUT LAUT COKELAT Sargassum binderi Sonder Cindy Rizka Aulia
Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan Vol 8 No 03 (2020): Desember 2020
Publisher : Balitbangda Provinsi Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.418 KB) | DOI: 10.35450/jip.v8i03.211

Abstract

Rumput laut cokelat memiliki beragam polisakarida yang terkandung di dalamnya. Salah satu polisakarida dari rumput laut cokelat yang diketahui memiliki bioaktivitas yang tinggi adalah fukoidan. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa bioaktivitas dari fukoidan antara lain mampu menghambat pertumbuhan sel kanker, anti koagulan, anti virial, dan sebagai immunostimulan. Mengisolasi fukoidan dari rumput laut cokelat telah banyak dilakukan dengan beragam cara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh waktu dan konsentrasi pelarut EDTA (ethylenediaminetetraacetic acid) pada proses ekstraksi dan karakteristik fukoidan dari rumput laut cokelat jenis Sargassum binderi Sonder. Konsentrasi pelarut yang digunakan pada penelitian ini sebesar 0,15% ; 0,3%: 0,5%; 1%; dan 1,3% serta waktu ekstraksi selama 1 jam, 2 jam, 3 jam, 4 jam, dan 5 jam. Perbandingan rumput laut dan air adalah 1:30 dengan suhu ekstraksi dilakukan pada 70˚C. Dalam penelitian ini didapatkan yield crude fucoidan terbesar pada waktu ekstraksi 4 jam dan konsentrasi pelarut 1,3% yaitu sebesar 3,67%. Hasil analisis menunjukkan kandungan total gula dari ekstrak fukoidan dengan yield terbesar didapatkan sebesar 36,48% dan kandungan sulfat sebesar 17,16%.
PERBANDINGAN PRODUKSI UBIKAYU (Manihot esculenta Crantz) AKIBAT PENAMBAHAN PUPUK KCl DAN PEMBERIAN PUPUK MIKRO SAAT PANEN 7 BULAN Muhammad Fajrin Najib
Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan Vol 8 No 03 (2020): Desember 2020
Publisher : Balitbangda Provinsi Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.907 KB) | DOI: 10.35450/jip.v8i03.212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi produksi ubikayu akibat penambahan unsur hara kalium dan unsur hara mikro saat panen 7 bulan. Lokasi penelitian di lahan bertipe tanah lempung berpasir, Desa Sukanegara, Tanjung Bintang, Lampung Selatan dari April sampai Februari 2018. Klon yang digunakan yaitu Klon BW-1 dengan jarak tanam 1m x 1m. Perlakuan disusun secara faktorial (2x2) dalam Rancangan Kelompok Teracak Lengkap (RKTL). Setiap perlakuan diulang tiga kali yang digunakan sebagai blok. Faktor pertama 2 taraf dosis pupuk KCl yaitu 200 kg ha-1 dan 300 kg ha-1. Faktor kedua 2 taraf pupuk mikro yaitu 0 kg ha-1 dan 20 kg ha-1. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, bobot kering batang, bobot kering petiol, bobot kering daun, jumlah ubi, panjang ubi, diameter ubi, bobot ubi per tanaman dan kadar pati. Data dianalisis menggunakan aplikasi SAS 9.0. dengan taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan 300 kg KCl ha-1 menghasilkan rata-rata bobot ubi per tanaman yang lebih besar (1983,3 g) dibandingkan 200 kg KCl ha-1 rata-rata bobot ubi per tanaman (1450,0 g), begitu juga dengan panjang ubi yang diberi 300 kg KCl ha-1 menghasilkan rata-rata panjang ubi 25,15 ± 10,78 cm yang lebih panjang dibandingkan 200 kg KCl ha-1 rata-rata panjang ubi 21,27 ± 7,38 cm. Selajutnya pemberian 20 kg pupuk mikro ha-1 mampu menghasilkan menghasilkan rata-rata bobot ubi yang lebih besar (1.966,70 g) dibandingkan tanpa aplikasi mikro (1.466,70 g) begitu juga dengan diameter ubi 7 BST yang diberi 20 kg pupuk mikro ha-1 menghasilkan rata-rata diameter 30,73 ± 6,69 mm yang lebih besar dibandingkan tanpa aplikasi pupuk mikro rata-rata diameter ubi 35,16 ±8,45 mm. Namun aplikasi kedua dosis pupuk KCl dan aplikasi kedua dosis pupuk pupuk mikro tidak berpengaruh pada komponen ubi.
EFEKTIVITAS KEBIJAKAN BERSEPEDA KE SEKOLAH PADA PROGRAM SEPEDA GRATIS UNTUK SISWA SMP NEGERI DI KOTA BLITAR, PROVINSI JAWA TIMUR, INDONESIA Arif Budiman; Bambang Hari Wibisono; Ogawa Keiichi
Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan Vol 8 No 03 (2020): Desember 2020
Publisher : Balitbangda Provinsi Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.836 KB) | DOI: 10.35450/jip.v8i03.213

Abstract

Moda transportasi aktif seperti berjalan kaki atau sepeda memiliki banyak manfaat. Namun tren ketergantungan terhadap kendaraan bermotor justru terus meningkat termasuk di Indonesia. Pada tahun 2016, Walikota Blitar menginisiasi Program Sepeda Gratis untuk mendorong siswa bersepeda ke sekolah. Program ini diimplementasikan tahun 2017 dengan anggaran Rp.14.171.895.000,- untuk menyediakan 5.600 unit sepeda bagi siswa SMP Negeri di Kota Blitar. Kebijakan ini menarik karena merupakan model kebijakan baru dan pertama di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas kebijakan ini. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deduktif kuantitatif dan kualitatif. Kuesioner suvei didistribusikan kepada 448 siswa, 448 orang tua siswa, dan 118 guru serta wawancara dilakukan kepada 15 instansi pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengguna sepeda oleh siswa dari 15.9 persen ke 29.5 persen dan menurunnya penggunaan sepeda motor. Pada skala 1-10, tingkat kepuasan siswa pada kebijakan ini pada angka 7.42 sedangkan persepsi orang tua siswa dan guru akan tercapainya tujuan kebijakan ini mencapai skor 8.17. Analisis Uji Chi-square menunjukkan ada delapan variabel signifikan yang memiliki korelasi dengan pilihan moda transportasi siswa.
UU ITE, Media Sosial, Generasi M UU ITE TENTANG EFEK MEDIA SOSIAL TERHADAP GENERASI MILENIAL Andre Pebrian Perdana
Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan Vol 8 No 03 (2020): Desember 2020
Publisher : Balitbangda Provinsi Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.699 KB) | DOI: 10.35450/jip.v8i03.214

Abstract

Abstrak : Media sosial merupakan suatu alat telekomunikasi yang saat ini berkembang sangat cepat, perkembangan media sosial tentunya membawa pengaruh yang sangat signifikan terutama dalam aktivitas sehari-hari, media sosial yang saat ini dianggap sebagai kebutuhan primer menyebabkan banyak sekali konten-konten yang menjadikan media sosial sebagai referensi masyarakat untuk mencari atau memberi informasi terkait. hal-hal yang sedang terjadi ataupun konten-konten yang sedang tren saat ini.Namun dalam realisasi di media sosial banyak pengguna yang kurang mengetahui dan memahami landasan hukum yang ditetapkan oleh pemerintah, sehingga pengguna tanpa menyadari kosekuensi terkait berlebihan dalam penggunaan media sosial, seperti memposting hal-hal negatif dan informasi yang mengandung SARA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui UU ITE tentang Efek Media Sosial Terhadap Generasai Melenial. Metode yang digunakan adalah metode deskriftif teknik pengumpulan data data adalah teknik wawancara dan kuisoner, sedangkan teknik analisis data kualitatif. Hasil dari penelitian ini bahwa UU ITE Tentang Efek Media Sosial Terhadap Generasi Melenial yaitu, UU ITE sebagai barometer aktivitas generasi melenial terhadap pengaruh media sosial, UU ITE membatasi aktivitas generasi melenial dalam berekspresi di media sosial, UU ITE benteng untuk memfilter pengaruh buruk yang masuk melalui media sosial terhadap perkembangan generasi melenial dan wujud perkembangan teknologi yang menyebar secara menyeluruh kesegala penjuru dunia.
STRUKTUR EKONOMI RAPUH: PELAJARAN YANG DIDAPAT DARI BUMI DIPASENA LAMPUNG adi asmariadi budi
Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan Vol 8 No 03 (2020): Desember 2020
Publisher : Balitbangda Provinsi Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.671 KB) | DOI: 10.35450/jip.v8i03.217

Abstract

Struktur ekonomi suatu wilayah merupakan gambaran aktivitas ekonomi di suatu daerah yang menjadi pilar dalam menyokong terjadinya pergerakan ekonomi wilayah. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dapat menjadi salah satu indikator gambaran struktur ekonomi wilayah. Pada beberapa kasus, terdapat banyak kota yang akhirnya mati karena berhentinya aktivitas ekonomi di kota tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses runtuhnya struktur ekonomi suatu wilayah dalam suatu kasus, yang kemudian dari hasil pemahaman tersebut dibentuk sebuah pola kerapuhan struktur ekonomi. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menggali ke dalam terhadap kasus ditinggalkannya suatu wilayah ekonomi. Wilayah Bumi Dipasena Lampung menjadi kasus utama dalam penelitian ini untuk mendapatkan pembelajaran atas kerapuhan struktur ekonomi. Penelitian terhadap kasus pada wilayah tersebut menghasilkan sebuah pola kerapuhan struktur ekonomi yang disebabkan oleh homogenitas struktur ekonomi. Pola tersebut membentuk alur bahwa struktur ekonomi yang homogen menyebabkan kerapuhan struktur ekonomi, dan kerapuhan struktur ekonomi menyebabkan terjadinya malapetaka ekonomi (catastrophic economic).