Window of Nursing Journal
Window of Nursing Journal: is a publication of scientific work in the field of health in a broad sense such as community health nursing, emergency and trauma nursing, family nursing, fundamental of nursing, gerontological nursing, manajemen in nursing, maternity nursing, mental health nursing, pediatric nursing, etc. In addition, the Journal was first established since 2020 by the Institute of Study and Management Center Journal of the Faculty of Public Health University Muslim Indonesia located in Makassar, South Sulawesi. Window of Health : published on June and December
Articles
162 Documents
Hubungan Pengetahuan Mengenai Virus Covid-19 dengan Perilaku Mengikuti Protokol Kesehatan Pada Masyarakat Era NewNormal
Andi Fajriansi;
Jamaluddin, Maryam
Window of Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (Desember, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/won.v2i2.987
Pandemi telah terjadi cukup lama, berdasarkan angka kejadian harian yang terinfeksi virus covid-19 semakin meningkat, menyebabkan kacaunya berbagai sektor kehidupan, sehingga memkasa kita untuk “berdamai” dengan COVID-19 lewat pemberlakuan new normal. Namun seiring dengan berjalannya waktu muncul sekelompok orang yang lalai dalam mengikuti protocol kesehatan, sehingga bukan hanya membahayakan dirinya sendiri, namun juga orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan menegani virus covid-19 dengan perilaku megikuti protocol kesehatan di era new normal. Desain penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional dengan bentuk deskriptif analitik, Penelitian ini dilakukan di kota Makassar. Penelitian ini dilakukan pada bulan AprilAgustus, dengan jumlah responden 56 responden. Cara pengumpulan data dengan menggunakan google form yang akan di sebarkan melalui whatshap ataupun akun media social lainnya. Hasil Penelitian menunjukkan nilai p=0,004 yang berarti bahwa adanya hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan covid 19 di masyarakat kota Makassar. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya hubungan antara pengetahuan terkait dengan covid-19 dengan perilaku pencegahan covid-19 di kota Makassar.
Pengaruh Senam Dismenore terhadap Penurunan Tingkat Dismenore
Tri Nurfiana;
Fatma Jama;
Sunarti
Window of Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (Desember, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/won.v2i2.989
Dismenore adalah nyeri bagian bawah perut yang dirasakan ketika mengalami siklus menstruasi. Nyeri biasanya berlangsung sebelum, selama, bahkan hingga berakhirnya siklus menstruasi. Untuk mengurangi dismenore dapat dilakukan dengan dua cara yaitu farmakologis dan non farmakologis. Cara non farmakologis dapat dilakukan dengan senam dismenore yaitu teknik relaksasi, latihan fisik yang menghasilkan hormon endorphin sebagai obat analgesik alami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam dismenore terhadap penurunan tingkat dismenore pada mahasiswi keperawatan semester VIII di Universitas Muslim Indonesia. Penelitian ini bersifat kuantitatif menggunakan desain quasy eksperiment dengan pendekatan non equivalent kontrol grup pre-post test. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu 15 kelompok perlakuan dan 15 kelompok kontrol. Alat pengumpulan data menggunakan koesioner, lembar observasi nyeri (numeric rating scale) dan SOP senam dismenore. Hasil penelitian menunjukan bahwa median skala nyeri dismenore sebelum senam 4.87 dan setelah senam 1.73 dengan hasil perhitungan statistic menggunakan paired sampel t-test diperoleh nilai p-value=0.000 . Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh senam dismneore terhadap penurunan tingkat dismenore pada mahasiswi keperawatan semester VIII.
Pengaruh Pemberian Teh Hitam terhadap Kadar Hemoglobin pada Mus Musculus Balb Albino
Nurul Annisa Djafaar;
Munir, Nur Wahyuni;
Akbar Asfar
Window of Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (Desember, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/won.v2i2.990
Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan dengan prevalensi di Indonesia pada tahun 2016 yaitu 21,7%. Tingginya prevalensi anemia disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kebiasaan minum teh. Hal ini terjadi karena kandungan tanin dalam teh dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh. Teh hitam merupakan teh yang paling banyak diproduksi yaitu sekitar 78% diikuti teh hijau 20% kemudian sisanya adalah teh oolong dan teh putih. Teh hitam umumnya dipilih untuk relaksasi sehingga masyarakat paling sering mengonsumsinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian teh hitam terhadap kadar hemoglobin pada mus musculus balb albino. Jenis penelitian ini merupakan eksperimental dengan desain penelitian menggunakan post test only control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah 10 ekor mencit jantan yang dibagi dalam dua kelompok, yaitu P0 sebagai kelompok kontrol dan P1 sebagai kelompok teh hitam. Darah diambil melalui ekor mencit, pemeriksaan hemoglobin menggunakan hemoglobin tesing system easy touch. Penelitian ini dilakukan di laboratorium farmakologi fakultas farmasi Universitas Muslim Indonesia. Uji statistik data yang digunakan adalah uji independent sample t-test dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian teh hitam terhadap kadar hemoglobin pada mus musculus balb albino. Didapatkan hasil uji analisis statistik ada pengaruh pemberian teh hitam terhadap kadar hemoglobin dengan p-value=0,001. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh pemberian teh hitam selama tujuh hari yang berpotensi menganggu kadar hemoglobin pada mus musculus balb albino.
Hubungan Tingkat Kecemasan terhadap Peningkatan Tekanan Darah pada Lansia di Puskesmas Jumpandang Baru
Nurfitri;
Safruddin;
Akbar Asfar
Window of Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (Desember, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/won.v2i2.991
Hipertensi terus meningkat setiap tahunnya, diperkirakan pada tahun 2025 akan ada 1,5 Miliar orang yang terkena hipertensi, dan diperkirakan setiap tahunnya 9,4 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya. Data Puskesmas Jumpandang Baru periode September - November 2020 menunjukan lansia usia 60 sampai 74 tahun dengan hipertensi mengalami peningkatan dibandingkan dengan penyakit yang lain. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan terhadap peningkatan tekanan darah pada lansia. Metode penelitian ini jenis kuantitatif menggunakan metode analitik observasional menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Incindental Sampling dan didapat populasi 47 lansia, dan sampel 42 lansia dengan tekanan darah normal tidak disertai kecemasan 3 orang, kecemasan ringan dengan tekanan darah normal 3 orang, tekanan darah ringan 3 orang, tekanan darah sedang 3 orang. Kecemasan sedang dengan tekanan darah normal 2 orang, tekanan darah ringan 11 orang, dan tekanan darah sedang 10 orang. Kecemasan berat dengan tekanan darah ringan 4 orang, tekanan darah sedang 1 orang dan tekanan darah berat 2 orang. Teknik pengambilan data dengan menggunaka kuisioner. Analisis data menggunakan Uji Chi-Square. Hasil analisis hubungan tingkat kecemasan terhadap peningkatan tekanan darah pada lansia di puskesmas Jumpandang Baru kota Makassar didapatkan P-value=0,001 dengan a=0,05. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan tingkat kecemasan terhadap peingkatan tekanan darah pada lansia di puskesmas jumpandang baru kota Makassar. Salah satu cara untuk menurunkan tekanan darah pada lansia yang disertai kecemasan ialah pihak Puskesmas melakukan penyuluhan rutin dan tepat sasaran.
Pengaruh Edukasi terhadap Pemahaman Masyarakat dalam Upaya Pencegahan Covid-19 di Ruang Pelayanan Kantor Camat Panakkukang
Umar, Parakiti;
Safruddin;
Sudarman
Window of Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (Desember, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/won.v2i2.992
Pandemi Covid-19 saat ini menjadi trend dan isu dalam dunia kesehatan. Pemerintah menyikapi hal ini dengan mengeluarkan berbagai kebijakan dalam menekan penyebaran virus salah satunya protokol kesehatan 3M dan memasifkan edukasi tentang upaya pencegahan Covid-19 namun masih banyak masyarakat memiliki pemahaman rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap pemahaman masyarakat dalam upaya pencegahan Covid-19 di ruang Pelayanan Kantor Camat Panakkukang. Jenis Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif desain pre-experimental one group pre test-post test. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling dan sampel sebanyak 50 responden. Uji hubungan dilakukan menggunakan uji statistik Wilcoxon dengan tingkat kemaknaan a = 0.05. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pemahaman masyarakat sebelum dilakukan edukasi (pretest) terkait 3M, PHBS, dan gizi tergolong rendah dengan skor terendah adalah 7 (4%) dan skor tertinggi adalah 19 (2%). Dan tingkat pemahaman masyarakat setelah dilakukannya edukasi terkait 3M, PHBS, dan gizi meningkat berdasarkan hasil post test dengan skor terendah adalah 16 (6%) dan skor tertinggi adalah 20 (36%). Terdapat pengaruh antara sebelum edukasi pencegahan Covid-19 (pretest) dengan setelah edukasi pencegahan Covid-19 (post test) di ruang Pelayanan Kantor Camat Panakukang. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat pengaruh edukasi terhadap pemahaman masyarakat dalam upaya pencegahan Covid-19 di ruang Pelayanan Kantor Camat Panakukkang dengan nilai sebesar 0.000. Oleh karenanya, diharapkan masyarakat dapat memahami dan meningkatkan penerapan protokol kesehatan dengan menjalankan 3M serta PHBS dan gizi. Saran peneliti bagi Pemerintah Kecamatan Panakukkang dengan meningkatkan penyuluhan masyarakat diluar baik yang datang mengurus ke kantor camat maupun masyarakat yang berada di lingkungan Kecamatan Panakukkang.
Pengaruh Pemberian Terapi Musik Klasik terhadap Penurunan Dismenore Primer pada Remaja Putri
Alhamida Salnaf Ituga;
Yusrah Taqiyah;
Tutik Agustini
Window of Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/won.v1i2.250
Dismenore pada saat menstruasi, keadaan yang memperlihatkan ketidaknyamanan secara subjektif/individual. Jika dismenore tidak ditangani dapat berpengaruh terhadap aktivitas dan sikap siswi. Salah satu tindakan non-farmakologi dalam menangani nyeri yaitu teknik distraksi dengan terapi musik yang aman dapat mengurangi nyeri. Mendengarkan musik dapat memproduksi zatendorphins yang dapat menghambat transmisi impuls nyeri di system saraf pusat, sehingga sensasi nyeri menstruasi dapat berkurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi musik klasik terhadap penurunan nyeri dismenore primer pada remaja putri SMAN 1 Buton. Penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen, dengan menggunakan desain pra-eksperiment dengan rancangan pretest-postest. Pada penilitian ini menggunakan non probability sampling dengan metode consecutive sampling, Populasi pada penilitian ini adalah semua siswi putri yang mengalami dismenore primer pada kelas XlI IPA1, IPA2 dan IPA3 yang berjumlah 35 orang. Analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariat, dimana bivariat menggunakan analisa uji Wilcoxon. Instrumen yang digunakan Numeric Rating Scale (NRS). Sampel diberikan terapi musik klasik 10-20 menit selama 3 hari berturut-turut. Hasil penelitian menunjukkan nilai ρ = 0.000, dimana nilai ρ lebih kecil dari α=0.05 maka Ha diterima dan H0 ditolak. Dapat disimpulkan bahwa terdapat berbedaan hasil sebelum dan setelah pemberian terapi musik klasik, sehingga terdapat adanya pengaruh terapi musik klasik efektif terhadap disminore. Adapun saran dari penelitian ini adalah mengatasi nyeri dismenore tidak langsung mengkonsumsi obat-obatan farmakologis melainkan menggunakan terapi musik seperti terapi musik klasik, kemudian penelitian ini juga dapat menjadi tambahan referensi terkait terapi musik klasik terhadap nyeri haid.
Kerjasama Dalam Unit dan Keterbukaan Komunikasi terhadap Persepsi Pelaporan Kesalahan Medis oleh Tenaga Kesehatan di RSUD Bantaeng
Andi Hartawan;
Suharni A. Fachrin;
Arman
Window of Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/won.v1i2.251
Tingkat pelaporan kesalahan medis di Indonesia masih rendah. Pelaporan yang rendah disebabkan oleh ketidaktepatan persepsi tenaga kesehatan terhadap pelaporan kesalahan medis. Masalah ini dapat diatasi dengan penerapan budaya keselamatan pasien yang adekuat. Budaya keselamatan pasien merupakan pondasi utama dalam menuju keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor kerjasama dalam unit dan keterbukaan komunikasi terhadap persepsi pelaporan kesalahan medis oleh Tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Bantaeng. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan penelitian cros-sectional dan besar sampel penelitian adalah 133 perawat. Data dikumpulkan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner HSOPSC dari AHRQ versi Bahasa Indonesia dan kuesioner persepsi dari Beginta (2012). Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji chi-square dan analisis multivariat dengan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang ditemukan berpengaruh terhadap persepsi pelaporan kesalahan medis adalah harapan dan tindakan promotif keselamatan oleh manajer ( p value = 0,001), perbaikan berkelanjutan ( p value = 0,001), kerjasama dalam unit ( p value = 0,000), keterbukaan komunikasi ( p value = 0,000), umpan balik dan komunikasi ( p value = 0,000), respon yang tidak menyalahkan ( p value = 0,044), penyusunan staf ( p value = 0,000). Variabel perbaikan berkelanjutan dan kerjasama dalam unit rumah sakit merupakan faktor yang paling berhubungan terhadap persepsi pelaporan kesalahan medis dengan nilai Exp (B) masing-masing yaitu 19.927. Saran dalam penelitian adalah perlu adanya sosialisasi dan pelatihan terkait pelaporan kesalahan medis serta program peningkatan Budaya keselamatan pasien untuk meningkatkan persepsi positif terhadap pelaporan kesalahan medis di rumah sakit.
Lilin Aromaterapi Lavender Dapat Menurunkan Tingkat Dismenore Primer
Feigi Friscilia Mokoginta;
Fatma Jama;
Nur Ilah Padhila
Window of Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/won.v1i2.252
Dismenore adalah kram, nyeri dan ketidaknyamanan lainnya yang dihubungkan dengan menstruasi. Angka kejadian nyeri menstruasi di dunia sangat tinggi, dikatakan demikian karena diperkirakan >50% perempuan di semua negara mengalami nyeri menstruasi. Di Indonesia angka kejadian dismenore sebesar 64.25% yang terdiri dari 54.89% dismenore primer dan 9.36% dismenore sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lilin aromaterapi lavender terhadap tingkat dismenore primer pada siswi SMA Negeri 1 Kotamobagu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pra-eksperimental, dengan desain one group pretest-posttest design. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan non probability sampling dengan teknik total sampling, dimana sampel pada penelitian ini adalah semua siswi yang mengalami dismenore primer pada kelas XI IPA A dan XI IPA B yang berjumlah 24 orang. Analisa yang digunakan uji statistik Wilcoxon. Instrumen yang digunakan adalah Numeric Rating Scale (NRS). Sampel diberikan lilin aromaterapi lavender selama 60 menit saat merasakan nyeri haid. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai ρ = 0.000, dimana nilai ρ<α, maka Ha diterima. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh lilin aromaterapi terhadap tingkat dismenore primer pada siswi SMA Negeri 1 Kotamobagu. Adapun saran dari penelitian ini adalah mengatasi nyeri bisa dilakukan dengan metode non farmakologis seperti melakukan teknik relaksasi dengan menggunakan lilin aromaterapi.
Hubungan Pembagian Nurse Shift dan Overtime Working dengan Produktivitas Kinerja Perawat Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Labuang Baji Makassar
Kurniawan Mokodompit;
Tutik Agustini;
Brajakson Siokal
Window of Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/won.v1i2.253
Produktivitas kerja dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu shift kerja dan overtime working, dimana shift kerja adalah metode pembagian waktu yang memiliki jam kerja yang berbeda-beda sedangkan kerja lembur atau overtime working adalah suatu jenis pekerjaan yang dilakukan diluar dari jam kerja normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan pembagian nurse shift dan overtime working dengan produktivitas kinerja di ruangan rawat inap rumah sakit labuang baji makassar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Cross Sectional Study, Penelitian ini dilakukan dengan observasi langsung oleh peneliti, Adapun penentuan sampel dilakukan dengan teknik total sampling dengan besar sampel penelitian sebanyak 35 responden yang memenuhi kriteria inklusi, uji hubungan dilakukan dengan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara nurse shift dengan produktivitas kinerja menggunakan uji Chi-Square diperoleh nilai ρ = 0, 203 dan tidak ada hubungan antara overtime working dengan produktivitas kinerja yang menggunakan uji chi square diperoleh nilai ρ = 0,603. Disarankan kepada instansi rumah sakit untuk rutin dalam memberikan motivasi untuk peningkatan semangat dan etos kerja sehingga menimbulkan dedikasi yang tinggi, pihak manajemen juga secara rutin melakukan pengawasan terhadap produktivitas perawat.
Hubungan Kebiasaan Bermain Gadget dengan Prestasi Belajar pada Anak Usia Sekolah
Rahmat Sandi;
Sunarti;
Yusrah Taqiyah
Window of Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/won.v1i2.254
ABSTRAK Perkembangan teknologi dan informasi mengalami kemajuan yang sangat pesat yang ditandai dengan kemajuan pada bidang informasi dan teknologi. teknologi yang berkembang saat ini salah satunya yaitu gadget. Gadget digunakan oleh kalangan muda diantaranya siswa di usia sekolah oleh karenanya gadget juga memiliki nilai dan manfaat tersendiri, khususnya prestasi belajar siswa. maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan bermain gadget dengan prestasi belajar pada anak usia sekolah di SDN Inpres 3 Kalumbatan Kecamatan Totikum Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Adapun penentuan sampel dilakukan dengan teknik simpel Random Sampling dengan besar sampel sebanyak 95 siswa. Uji hubungan dengan menggunakan uji statistik Uji Chi Square (X2) dengan tingkat kemaknaan = 0.05. Hasil penelitian menunjukkan, siswa yang terbiasa menggunakan gadget sebanyak 70,5% dan siswa yang tidak terbiasa menggunakan gadget sebanyak 29,5%. Sedangkan siswa dengan kategori prestasi baik yaitu 36 (37,9%) dan jumlah siswa kategori prestasi kurang sebanyak 24,2%. uji statistik chi-square didapatkan nilai ρ = 0.447 lebih besar dari α= 0.05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bermain gadget tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan prestasi belajar pada anak usia sekolah di SDN Inpres 3 Kalumbatan Kecamatan Totikum Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan. Saran dalam penelitian ini diharapkan bahwa gadget dingunakan untuk hal-hal yang bermanfaat bagi prestasi belajar.