cover
Contact Name
Gracia Nababan
Contact Email
gracianababan04@gmail.com
Phone
+628989916124
Journal Mail Official
ners.fura@gmail.com
Editorial Address
Jl Tata Bumi No 3, Banyuraden Gamping
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : 19785755     EISSN : 26561557     DOI : https://doi.org/10.29238/caring
Core Subject : Health,
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN PRE GENERAL ANESTESI DI RSUD KOTA YOGYAKARTA , Caring : Jurnal Keperawatan
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 1 (2023): Maret" : 5 Documents clear
Hubungan Faktor Koping, Dukungan Keluarga Dan Dukungan Teman Sejawat Dengan Kualitas Hidup Perawat Di Ruang Isolasi Covid-19: The Relationship of Coping Factors, Family Support and Peer Support With Nurses' Quality of Life in the Covid-19 Isolation Room Lestari, Sofia; Sari Candra Dewi; Agus Sarwo Prayogi
Caring : Jurnal Keperawatan Vol. 12 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/caring.v12i1.1180

Abstract

  The Covid-19 pandemic has had various impacts on all levels of society and health workers. Nurses are one of the frontline health workers who treat Covid-19 patients. It was reported that more than a thousand nurses in the world were infected with the Covid-19 virus, however nurses are required to continue to provide optimal services during this pandemic. Nurses who work in Covid-19 isolation rooms can experience stress that weakens nurses' coping and self-efficacy. Lack of family support, peer support and stigma are separate problems for nurses. All of these factors can affect the quality of life of nurses. To determine the factors that affect the quality of life of nurses in the Covid-19 isolation room at Nyi Ageng Serang Hospital Kulon Progo. This type of research is correlational analytic with a cross-sectional approach. The total sample was 37 nurses who worked in the Covid-19 Isolation Room at the Nyi Ageng Serang Hospital Kulon Progo with a total sampling. Collecting data using quality of life questionnaire, coping questionnaire, self stigma questionnaire, self efficacy questionnaire, family support questionnaire and peer support questionnaire. Data analysis used bivariate analysis with chi-square test. The data collection period is 6-20 September 2021. There are 3 factors that influence the quality of life, namely coping factors (p= 0.013), family support factors (p = 0.00) and peer support factors (p = 0.026). Coping, family support and peer support affect the quality of life of nurses in the Covid-19 isolation room at Nyi Ageng Serang Hospital Kulon Progo.   Pandemi Covid-19 memberikan berbagai dampak pada semua lapisan masyarakat dan petugas kesehatan. Perawat merupakan salah satu garda terdepan petugas kesehatan yang menangani pasien Covid-19. Dilaporkan bahwa lebih dari seribu perawat di dunia terinfeksi virus Covid-19, walaupun demikian perawat dituntut tetap memberikan pelayanan secara optimal selama masa pandemi ini. Perawat yang bertugas di ruang isolasi Covid-19 dapat mengalami stres yang melemahkan koping dan self efficacy perawat. Kurangnya dukungan keluarga, dukungan teman sejawat dan stigma menjadi permasalahan tersendiri bagi perawat. Semua faktor ini dapat mempengaruhi kualitas hidup perawat. Penelitian ini bertujuan untuk : mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup perawat di ruang isolasi Covid-19 RSUD Nyi Ageng Serang Kulon Progo. Jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 37 orang perawat yang bekerja di ruang Isolasi Covid-19 RSUD Nyi Ageng Serang Kulon Progo dengan total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kualitas hidup, kuesioner koping, kuesioner self stigma, kuesioner self efficacy, kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner dukungan teman sejawat. Analisis data menggunakan analisis bivariat dengan uji chi-square. Periode pengambilan data tanggal 6 – 20 September 2021. Hasil : Terdapat 3 faktor yang berpengaruh terhadap kualitas hidup, yaitu faktor koping  (p= 0,013), faktor dukungan keluarga (p = 0,00) dan faktor dukungan teman sejawat (p= 0,026).  Kesimpulan : Faktor koping, dukungan keluarga dan dukungan teman sejawat berpengaruh terhadap kualitas hidup perawat di ruang isolasi Covid-19 RSUD Nyi Ageng Serang Kulon Progo.
Pengaruh Terapi Perilaku Kognitif Terhadap Tingkat State Anxiety Pada Mahasiswa Keperawatan Selama Menjalani Praktik Klinik Suci Ramadhani; Donsu, Jenita Doli Tine; Laasara, Nurun
Caring : Jurnal Keperawatan Vol. 12 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/caring.v12i1.1335

Abstract

State anxiety in nursing students occurs of being triggered by stress during clinical practice. The problems decreasing student performance. Therefore, an intervention is needed to create an adaptive coping strategy, one alternative is using Cognitive Behavioral Therapy. The aim of this study is to determine the effect of Cognitive Behavioral Therapy on the level of state anxiety. The type of this study uses a quasi-experimental research with purposive sampling thechnique. The study was conducted on April 18-26, April 2022. The research respondent were student of the 4th term on Anesthesiology Nursing students who are undergoing clinical practice. Total population consist of 95 respondents with the sample used is 54 respondents. P-value show 0.000, it means there is a significant influence on the Cognitive Behavioral Therapy intervention on the level of state anxiety. State anxiety that occurs in nursing student during clinical practice can be overcome by using Cognitive Behavioral Therapy intervention.   State anxiety mahasiswa keperawatan muncul akibat adanya peningkatan stres selama menjalani praktik klinik. Problematika yang terjadi menurunkan kinerja mahasiswa. Oleh karena itu, dibutuhkan intervensi yang ditujukan untuk menciptakan strategi koping yang adaptif, salah satu alternatifnya dengan menggunakan Terapi Perilaku Kognitif. Diketahuinya pengaruh Terapi Perilaku Kognitif terhadap tingkat state anxiety. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimental dengan teknik purposive sampling. Penelitian dilakukan pada 18-26 April 2022. Responden penelitian yaitu mahasiswa Keperawatan Anestesiologi semester 4 yang sedang menjalani praktik klinik. Total populasi terdiri dari 95 responden dengan sampel yang digunakan adalah sebanyak 54 responden. Nilai p-value menunjukkan 0.000, artinya terdapat pengaruh Terapi Perilaku Kognitif terhadap tingkat state anxiety. State anxiety yang terjadi pada mahasiswa keperawatan selama menjalani praktik klinik dapat diatasi dengan menggunakan intervensi Terapi Perilaku Kognitif.
Penerapan Terapi Kognitif Terhadap Kondisi Harga Diri Rendah Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Di RSUD Kabupaten Temanggung Alivia Rustiani; Suharsono; Erna erawati
Caring : Jurnal Keperawatan Vol. 12 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/caring.v12i1.1397

Abstract

Patients who have experienced chronic kidney failure will have changes from various aspects, both from physical, psychological, role and financial conditions so that they are at risk of experiencing a decrease in self-esteem or low self-esteem. To reduce the condition of low self-esteem experienced by patients with chronic kidney failure, it is necessary to provide non-pharmacological nursing interventions using cognitive therapy, so that patients are able to recognize aspects of positive assessment that exist in themselves so that they are able to think positively and increase self-esteem. The purpose of this final paper is to describe the application of cognitive therapy in patients who have psychosocial problems with low self-esteem. The method used is a case study. Three patients were given cognitive therapy nursing actions. The results of the application of cognitive therapy nursing interventions showed an increase in RSES scores and patient self-esteem. Based on the results of the application, it can be concluded that cognitive therapy can be performed on patients with chronic kidney failure who have low self-esteem problems.   Pasien yang sudah mengalami gagal ginjal kronik akan memiliki perubahan dari berbagai macam aspek, baik dari keadaan fisik, psikologis, peran maupun finansial sehingga beresiko mengalami penurunan harga diri atau harga diri rendah. Untuk mengurangi kondisi harga diri rendah yang dialami oleh penderita gagal ginjal kronik perlu diberikan intervensi keperawatan non farmakologis dengan menggunakan terapi kognitif, agar pasien mampu mengenali aspek penilaian positif yang ada pada dirinya sehingga mampu berpikir secara positif serta meningkatkan harga diri. Tujuan Karya Ilmiah Akhir ini untuk menggambarkan penerapan terapi kognitif pada pasien yang mempunyai masalah psikososial harga diri rendah. Metode yang dipakai adalah studi kasus. Pada 3 pasien diberikan tindakan keperawatan terapi kognitif. Hasil penerapan intervensi keperawatan terapi kognitif menunjukkan ada peningkatan skor RSES dan harga diri pasien. Berdasarkan hasil penerapan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa terapi kognitif dapat dilakukan pada pasien gagal ginjal kronik yang memiliki masalah harga diri rendah.
Analysis Of The Effectiveness Of Treatment Of Gangrene Footwear With Hydrogel In Diabetes Mellitus Patients In Catleya Room Rsd Dr. Soebandi Jember: Analisis Efektivitas Penanganan Gangrene Kaki Dengan Hydrogel Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Ruang Catleya, Rsd Dr. Soebandi Jember Ika Hestri; Ruris Haristiani; Jon Hafan Sutawardana; Sri Wahyuningsih
Caring : Jurnal Keperawatan Vol. 12 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/caring.v12i1.1568

Abstract

Penderita diabetes melitus rentan terhadap infeksi kaki yang menyebabkan kematian jaringan oleh obstruksi pembuluh darah yang memberikan nutrisi kepada jaringan yang biasa terjadi pada ekstermitas bawah atau disebut gangren pedis. Perawatan luka dengan menggunakan hydrogel merupakan salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangren pedis. Karya ilmiah ini bertujuan mengetahui efektifitas asuhan keperawatan perawatan luka gangren pedis menggunakan bahan hydrogel pada pasien diabetes melitus. Asuhan keperawatan dilakukan selama 3 hari dengan intervensi utama yakni perawatan luka dengan observasi hasil intervensi menggunakan Bates-Jensen Wound Assessment Tool (BWAT). Setelah dilakukan intervensi, hasil menunjukkan adanya peningkatan kondisi luka dan penurunan keluhan nyeri pasien. Pada hari pertama perawatan pasien mengeluh nyeri skala NRS 4 (sedang), ukuran luka lebar 2,5 cm dan panjang 4 cm, terdapat jaringan nekrotik berwarna hijau kehitaman tidak keras, berbau, kulit sekitar luka berwarna gelap, tepi luka terlihat. Pada hari ketiga perawatan, pasien mengatakan nyeri berkurang menjadi skala 2 (ringan), ukuran luka lebar 2,5 cm dan panjang 4 cm, jaringan nekrotik berkurang banyak, bau berkurang, kulit sekitar luka berwarna pucat/putih, tepi luka terlihat menyatu dengan dasar luka. Perawatan luka menggunakan hydrogel pada luka gangren efektif dilakukan karena menunjukkan perubahan dalam 3 hari perawatan. Diharapkan untuk analisis selanjutnya dapat memberikan intervensi lebih lama agar dapat menunjukkan efektifitas perawatan luka lebih rinci dan baik.
The Effect of Providing Disaster Safety Education With Animated Video Media on The Level of Knowledge of Earthquake Disaster Preparedness at SDN 1 Kadipiro : Pengaruh Pemberian Pendidikan Aman Bencana Dengan Media Video Animasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi di SDN 1 Kadipiro Maghriza, Irna Ari; Susana, Sarka Ade; Maryana
Caring : Jurnal Keperawatan Vol. 12 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/caring.v12i1.2143

Abstract

An earthquake is defined as an event in which energy is released from the earth's interior, characterized by the rupture of rock layers in the earth's crust. Earthquakes rank third after tsunamis and landslides with a prevalence rate of 16%. Lack of awareness about disaster preparedness knowledge is one of the factors that cause many victims of earthquakes, especially in children who are included in vulnerable groups. There are many media used in delivering messages, including animated video media and poster media. This study aims to determine the effect of providing disaster safety education with animated video media on the level of knowledge of earthquake disaster preparedness at SD N 1 Kadipiro. Type of research quasi experimental design with pretest and posttest control group design pattern. This research was conducted in February-April 2023. The research subjects were 106 students consisting of IV and V classes. Hypothesis testing was analyzed using Wilcoxon and Mann Whitney. There is an effect of providing disaster safety education with animated videos. There is a difference in knowledge between pretest and posttest both on animated video media) and poster media (p value = 0.000). There is a significant difference from the provision of disaster safety education as evidenced by the average difference in knowledge between the intervention group and the control group obtained Sig (p value) which is 0.000 (p value <0.05). The conclusion of this research is animated video media can have a significant effect on increasing student knowledge about earthquake disaster preparedness.   Gempa bumi didefinisikan sebagai suatu peristiwa di mana energi dilepaskan dari bagian dalam bumi yang ditandai dengan pecahnya lapisan batuan di kerak bumi. Gempa bumi menduduki urutan ketiga setelah tsunami dan longsor dengan tingkat prevalensi 16%. Kurangnya kesadaran tentang pengetahuan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana menjadi salah satu faktor penyebab banyaknya korban akibat gempa bumi, khususnya pada anak-anak dimana termasuk dalam kelompok rentan. Media yang digunakan dalam menyampaikan pesan ada banyak, antara lain media video animasi dan media poster. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan aman bencana dengan media video animasi terhadap tingkat pengetahuan kesiapsiagaan bencana gempa bumi di SD N 1 Kadipiro. Jenis penelitian quasi experimental design dengan pola pretest and posttest control group design. Penelitian ini dilaksanakan pada Februari-April 2023. Subjek penelitian adalah 106 siswa terdiri dari kelas IV dan V. Uji hipotesis dianalisis menggunakan Wilcoxon dan Mann Whitney. Ada pengaruh dari pemberian pendidikan aman bencana dengan video animasi. Ada perbedaan pengetahuan antara pretest dan posttest baik pada media video animasi) maupun media poster (p value = 0,000). Ada perbedaan yang bermakna dari pemberian pendidikan aman bencana dibuktikkan dengan selisih rata-rata pengetahuan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol didapatkan Sig (p value) yaitu 0,000 (p value <0,05). Kesipulan dari penelitian adalah media video animasi dapat memberikan pengaruh yang bermakna terhadap peningkatan pengetahuan siswa mengenai kesiapsiagaan bencana gempa bumi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5