Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 2: July 2024"
:
10 Documents
clear
Analisis Cemaran Mikroplastik Pada Daging dan Insang Ikan Gabus (Channa striata) di Sungai Kalimas, Surabaya
Putra Suhardi, Haidar Rafli
Environmental Pollution Journal Vol. 4 No. 2: July 2024
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58954/epj.v4i2.188
Sungai Kalimas merupakan salah satu pecahan Kali Surabaya yang berada di Kota Surabaya dengan panjang kurang lebih 8 mil atau 12,8 km. Tepian sungai kalimas berdekatan langsung dengan pemukiman dan pembuangan pabrik yang berpotensi terjadi pencemaran mikroplastik. Tujuan penelitian berikut untuk mengetahui keberadaan mikroplastik pada daging dan insang Ikan Gabus (Channa striata) di Sungai Kalimas. Metode pengambilan sampel ikan menggunakan purposive sampling yang selanjutnya dilakukan preparasi sampel menggunakan larutan destruksi, yaitu H2O2 30% sebanyak 30 ml dan diinkubasi selama 24 jam. Kemudian pemanasan dilakukan menggunakan hotplate pada suhu 70oC selama 30 menit dan disaring dengan kain filter nylon ukuran 200 mikrometer. Hasil saringan difoltasi menggunakan NaCl 1% dan sampel diidentifikasi menggunakan mikroskop stereo. Hasil menunjukkan kelimpahan mikroplastik pada insang Ikan Gabus 23,29 partikel/gram dan daging 14,14 partikel/gram. Ukuran terpanjang mikroplastik 12,98 mm dengan keragaman warna. Hasil penelitian tersebut dapat diketahui lebih lanjut mengenai jenis polimer dengan menggunakan instrumen Fourier Transform Infra Red (FTIR). Diharapkan masyarakat dan pemerintahan berkolaborasi dalam penanganan cemaran yang ada di sungai.
Perbandingan Kandungan Kromiun dan Klorin pada Outlet Limbah Pabrik Kertas di Aliran Sungai Brantas, Gresik
Rahmawati, Anisa;
Feni Iranawati
Environmental Pollution Journal Vol. 4 No. 2: July 2024
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58954/epj.v4i2.191
Sekitar Sungai Brantas menjadi lokasi banyak kegiatan industri seperti indusri pengolahan kertas. Kegiatan industri ini akan menghasilkan berbagai limbah buangan yang dapat mencemari ekosistem perairan khususnya pada outlet limbah yang membuang berbagai zat kimia ke perairan. Penelitianian bertujuan mengetahui kandungan logam berat kromiun serta zat kimia klorin yang ada di outlet pabrik kertas PT Adiprima Suraprinta, PT Dayasa Aria Prima, dan PT Surabaya Mekabox dengan meperbandingkan baku mutu sesuai PP 22/2021. Metode penelitian yang digunkan adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan dalam pengujian kandungan logam berat kromium dan zat kimia klorin adalah colorimeter hanna instrument. Hasil kajian menjukkan pembuangan PT Dayasa Aria Prima memiliki kandungan kromium tertinggi. Sementara kandungungan klorin tertinggi ada pada pembuangan PT Adiprima Suraprinta. Diharapkan industri kertas mampu meningkatkan kesadaran terkait limbah buangan yang dihasilkan terhadap lingkungan dan penelitian selanjutnya dapat menambah data dan lokasi guna memperbanyak data.
Perbandingan Mikroplastik pada Kedalaman 10 cm dan 20 cm Sedimen Kawasan Mangrove Gunung Anyar, Kota Surabaya
fawwaz, razzan;
Seftiawan Samsu Rijal
Environmental Pollution Journal Vol. 4 No. 2: July 2024
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58954/epj.v4i2.192
Ekosistem mangrove merupakan salah satu yang paling terdampak oleh pencemaran mikroplastik yang berasal dari aliran sungai dan aktivitas manusia di sekitarnya. Tingkat kedalaman sedimen dapat memberikan informasi mengenai kelimpahan dan jenis mikroplastik. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kelimpahan mikroplastik pada kedalaman 1-10 cm dan 11-20 cm. Sampel sedimen diambil dari tiga stasiun dengan metode purposive sampling pada dua kedalaman yang berbeda (1-10 cm dan 11-20 cm). Sampel sedimen di ekstraksi dari sedimen dan dilakukan identifikasi menggunakan mikroskop. Ditemukan tiga jenis partikel mikroplastik pada kawasan mangrove Gunung Anyar yaitu fragmen, filamen, fiber dimana fragmen mendominasi kedua jenis kedalaman yaitu kedalaman 1-10 cm dan kedalaman 11-20 cm. Kelimpahan mikroplastik terbanyak ditemukan pada kedalaman 11-20 cm dan kelimpahan mikroplastik terendah ditemukan pada kedalaman 1-10 cm. Ambang batas kadar mikroplastik di lingkungan belum jelas sehingga perlu adanya kebijakan tegas mengenai baku mutu mikroplastik.
Peta Sebaran dan Kelimpahan Mikroplastik di Muara Sungai Wonorejo dan Sungai Tambak Wedi Surabaya
Luhur Bangun Prayoga;
Sartimbul, Aida
Environmental Pollution Journal Vol. 4 No. 2: July 2024
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58954/epj.v4i2.193
Pencemaran mikroplastik di muara sungai memiliki dampak signifikan terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran kelimpahan mikroplastik di muara Sungai Wonorejo dan Tambak Wedi Surabaya. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan pengolahan sampel dilakukan menggunakan metode NOAA. Hasil yang ditemukan menunjukkan muara sungai tercemar oleh mikroplastik dengan jenis dan warna yang bervariasi seperti filamen yang berwarna biru dan fiber yang berwarna merah muda. Ditemukan kelimpahan mikroplastik tertinggi di muara Sungai Wonorejo pada stasiun 1 didominasi jenis filamen dan muara Sungai Tambak Wedi pada stasiun 2 didominasi jenis fiber. Oleh karena itu, perlu diterapkan sistem penyaringan mikroplastik di instalasi pengolahan air limbah sebelum air dibuang ke sungai. Selain itu, pengawasan ketat dan regulasi terhadap pembuangan limbah industri dan domestik harus ditingkatkan untuk mencegah kontaminasi lebih lanjut.
Analisis Komunikasi Lingkungan Firly Mas’ulatul Janah Berbasis Pembentukan Komunitas Menuju Peningkatan Kesadaran Pengelolaan Sampah
Pattynama, Yehuda Sebastian
Environmental Pollution Journal Vol. 4 No. 2: July 2024
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58954/epj.v4i2.194
Aktivis lingkungan memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan dan strategi komunikasi menjadi salah satu faktor penting untuk menyuarakan isu lingkungan. Firly Mas’ulatul Janah merupakan salah satu aktivis lingkungan dari Ecoton yang berupaya mengedukasi siswa sekolah terkait pengelolaan sampah melalui program Keluarga Sakenah. Penelitian bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang dilakukan Firlry Mas’atul Janah dalam meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Firly Mas’ulatul Janah menerapkan strategi komunikasi yang mengandung substansi informasi, edukasi, entertain dan persuasif. Strategi komunikasi ini terbukti berhasil mengedukasi siswa tentang pengelolaan sampah dengan baik. Hal ini terlihat dari perubahan perilaku siswa, teman-teman sekolah, guru, dan orang tua yang mampu mengelola sampah dengan baik dan mampu mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Peta Kelimpahan Sampah Laut di Ekosistem Mangrove Wonorejo Kota Surabaya, Jawa Timur
Fitria Rahmanda, Anisha;
Seftiawan Samsu Rijal
Environmental Pollution Journal Vol. 4 No. 2: July 2024
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58954/epj.v4i2.195
Sampah laut merupakan ancaman serius bagi ekosistem mangrove, khususnya di perairan Wonorejo, Kota Surabaya Jawa Timur. Dampak negatif dari penumpukan sampah laut, meliputi gangguan terhadap pertumbuhan mangrove, menghambat proses respirasi akar mangrove, dan fotosintesis bibit mangrove. Faktor oseanografi seperti kecepatan arus dan pasang surut juga mempengaruhi distribusi dan volume sampah laut. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kelimpahan sampah laut pada ekosistem mangrove di Wonorejo, Jawa Timur. Metode penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling yang terdiri atas 5 stasiun agar dapat mewakili keseluruhan kondisi mangrove. Hasil penelitian menunjukkan pada stasiun 4 (muara sungai) memiliki kelimpahan sampah laut tertinggi dan jenis kategori sampah didominasi oleh jenis sampah plastik. Oleh karena itu, perlu dilakukan pencegahan dan penanganan penumpukan sampah laut ntuk melindungi ekosistem mangrove dari pencemaran yang terus meningkat dengan cara mendorong kebijakan pembatasan penggunaan plastik sekali pakai dan pemberian alat penjerat sampah di kawasan hutan mangrove Wonorejo.
Analisis Kandungan Total Dissolve Solid dan Pengaruhnya terhadap Kelimpahan dan Dominansi Plankton di Sungai Brantas
agustin, fina;
Seftiawan Samsu Rijal
Environmental Pollution Journal Vol. 4 No. 2: July 2024
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58954/epj.v4i2.196
Sungai Brantas rentan terhadap berbagai bentuk pencemaran karena adanya aktivitas antopogenik dan industri, Salah satu pencemaran yang ditemukan yaitu adanya peningkatan kadar TDS di area tersebut. TDS merupakan ukuran zat terlarut, baik organik maupun anorganik, yang memiliki diameter kurang dari 10-3 μm dan terlarut dalam air. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kandungan TDS serta hubungannya dengan kelimpahan dan dominansi plankton di Sungai Brantas Mojokerto, Kali Tengah Surabaya, dan Sungai Gunungsari Surabaya. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Pengambilan sampel plankton menggunakan plankton net dan untuk pengujian kualitas air menggunakan water quality checker. Pada zooplankton takson yang mendominasi yaitu divisi arthropoda dengan 5 kelas, 12 family, dan 15 genus, sedangkan fitoplankton takson yang mendominasi yaitu divisi bacillariophyta dengan 1 kelas, 20 family, dan 24 genus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan TDS dengan kelimpahan fitoplankton berbanding terbalik, sedangkan hubungan TDS dengan kelimpahan zooplankton berbanding lurus.
Analisis Kandungan Nitrat, Fosfat, dan Amonia serta Pengaruhnya terhadap Kelimpahan Fitoplankton di Sungai Brantas
Amelia, Silvia;
As'adi, Muhammad Arif
Environmental Pollution Journal Vol. 4 No. 2: July 2024
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58954/epj.v4i2.197
Nitrat, fosfat, dan amonia merupakan zat hara yang mempengaruhi pertumbuhan dan metabolisme fitoplankton. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kandungan nitrat, fosfat, dan amonia serta pengaruhnya terhadap kelimpahan fitoplankton di Sungai Brantas, Jawa Timur. Penelitian dilakukan pada Maret 2024 dengan pada 3 stasiun dengan setiap 1 stasiun terdapat 3 titik. Hasil penelitian menunjukkan kandungan nitrat tertinggi berada pada stasiun 1 dan terendah pada stasiun 2, kandungan fosfat tertinggi berada pada stasiun 3 dan terendah pada stasiun 2, dan kandungan amonia tertinggi berada pada stasiun 3 dan terendah pada stasiun 1. Kelimpahan fitoplankton tertinggi terdapat pada stasiun 3 dan terendah pada stasiun 1. Pengujian statistik menunjukkan tidak terdapat pengaruh signifikan antara nitrat dan amonia terhadap kelimpahan fitoplankton, sedangkan variabel fosfat berpengaruh signifikan. Nitrat, fosfat, dan amonia ternyata berhubungan sangat kuat terhadap kelimpahan fitoplankton. Upaya menjaga kualitas perairan sangat perlu dilakukan dengan tidak membuang limbah secara langsung ke sungai agar ekosistem perairan tetap terjaga dengan baik.
Analisis Struktur Komunitas Plankton di Sungai Brantas
Tamama, Dinda Farah;
As'adi, Muhammad Arif
Environmental Pollution Journal Vol. 4 No. 2: July 2024
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58954/epj.v4i2.198
Sungai merupakan wilayah terbuka yang mengalir dari hulu ke hilir dan memiliki potensi terjadinya pencemaran. Plankton merupakan organisme yang digunakan sebagai bioindikator untuk mengetahui kualitas perairan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui kualitas perairan serta menganalisis struktur komunitas plankton di hulu, tengah, dan hilir Sungai Brantas yaitu Sungai Brantas Mojokerto, Kalitengah, dan Kali Gunungsari. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif untuk mengetahui indeks kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi plankton. Hasil analisis menunjukkan komposisi plankton paling banyak berasal dari kelas Bacillariophyceae. Indeks kelimpahan fitoplankton dan zooplankton menunjukkan ketiga stasiun tergolong dalam perairan oligotrofik hingga mesotrofik. Indeks keanekaragaman plankton menunjukkan ketiga stasiun tergolong dalam keanekaragaman plankton sedang. Indeks keseragaman menunjukkan Sungai Brantas Mojokerto tergolong dalam keseragaman tinggi, sedangkan Kalitengah dan Kali Gunungsari tergolong dalam keseragaman sedang. Indeks dominansi menunjukkan ketiga stasiun tidak terdapat genus yang mendominasi. Semua elemen masyarakat perlu menjaga ekosistem sungai tetap stabil dan perlu adanya pemantauan kondisi sungai yang seringkali berubah secara kontinyu.
Identifikasi Sampah Laut di Ekowisata Mangrove Wonorejo, Surabaya
Ramadhanti, Nur Fa'izah Fitri
Environmental Pollution Journal Vol. 4 No. 2: July 2024
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58954/epj.v4i2.199
Sampah laut merupakan permasalahan bersifat global yang berdampak signifikan terhadap wilayah pesisir, termasuk ekosistem mangrove. Mangrove memiliki kedudukan penting bagi berbagai biota laut dan berperan sebagai pelindung alami pantai. Keberadaan sampah laut, terutama dari jenis plastik dapat mengganggu fungsi dari ekosistem mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sampah laut dan menganalisis dampaknya terhadap ekosistem mangrove. Metode analisis deskriptif digunakan dalam analisis data dan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling di lima stasiun pengamatan. Pengambilan sampel dilakukan dengan menarik garis transek sebesar 5x5 m dengan pengulangan sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stasiun 5 memiliki kelimpahan sampah laut tertinggi dibandingkan stasiun 1, 2, 3, dan 4, didominasi oleh sampah plastik dan B3. Banyaknya sampah laut tersebut berdampak negatif terhadap ekosistem mangrove yang dibuktikan dengan rendahnya densitas mangrove di stasiun 5. Saran dalam penelitian ini adalah penegasan hukum terkait penggunaan barang sekali pakai serta pemasangan jaring sepanjang garis pantai untuk mencegah masuknya sampah ke dalam ekosistem mangrove ketika pasang