cover
Contact Name
Anita Trisiana
Contact Email
unisriresearchfair@gmail.com
Phone
+6282133068231
Journal Mail Official
unisriresearchfair@gmail.com
Editorial Address
Sumpah Pemuda Street, No.18, Kadipiro, Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57136 - Phone 0271-853839
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Research Fair Unisri
ISSN : 25500171     EISSN : 25805819     DOI : https://doi.org/10.33061/rsfu.v6i1.6848
Journal Research Fair UNISRI is a peer-refereed open-access journal which has been established for the dissemination of state of the art knowledge in every field. This Journal is published for time per year at January and August. It is intended to be the journal for publishing original articles on the latest issues and trends occurring in Research Multidisipliner with the aim to advance our knowledge of theory and practice. Moreover, this journal also covers the issues concerned with Multidisipliner . All submitted manuscripts will be initially reviewed by editors and are then evaluated by a minimum of two reviewers through the blind review process. This is to ensure the quality of the published manuscripts in the journal. Journal Research Fair UNISRI is research services related to every field.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 231 Documents
EFSIENSI PEMBUATAN BIODISEL DARI MINYAK GORENG BEKAS MELALUI PROSES NETRALISAI DAN TRANSESTERIFIKASI Antonius Prihanto T. A. Bambang Irawan
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 2 No. 1 (2018): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.812 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v2i1.2022

Abstract

The purpose of this research is to improve the efficiency of making biodiesel from used cookingoil. Used cooking oil has a high fatty acid content that is high enough that when processed intobiodiesel through transesterifikasi will occur blocking the reaction of biodiesel formation. Blocking thereaction results in doubling methanol demand and the separation of biodiesel becomes difficult due tothe formation of soap so that the resulting yield decreases, so the method is less efficient. The processof free fatty acid removal through neutralization takes less time. The neutralization process is alsocheaper because it requires only a small amount of NaOH so that the making of biodiesel from cookingoil through the neutralization-transesterification process is more efficient in terms of time and cost.To obtain the best transesterification process condition, the effect of temperature variation (30 oC, 40oC, 50 oC, 60 oC, 70 oC) on yield of biodiesel produced, variation of KOH catalyst concentration(0.75%, 1%, 1, 25%, 1.5%, 1.75%) on the yield of biodiesel produced and the effect of variation ofmethanol-oil molar ratio (6: 1; 7: 1; 8: 1; 9: 1; 10: 1) on biodiesel yield which is produced from usedcooking oil. The results showed at 60 ° C, KOH 1% catalyst concentration and a 6: 1 molar methanoloilratio resulted in a maximum biodiesel yield of 87.3%.Keywords: efficiency, biodiesel, used cooking oil
PENGARUH SERVICE QUALITY TERHADAP CUSTOMER LOYALTY DENGAN CUSTOMER SATISFACTION SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi Kasus di Pasar Tradisional Bekonang Sukoharjo) Setyani Sri Haryanti & Linda Nur Susila
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 3 No. 1 (2019): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.162 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v3i1.2560

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui dan memberikan bukti empiris Pengaruh Service Quality Terhadap Customer Loyalty Dengan Customer Satisfaction Sebagai Variabel Mediasi (Studi Kasus di Pasar Tradisional Bekonang Sukoharjo).Data yang digunakan adalah data primer yang diambil dengan daftar pertanyaan yang diberikan kepada masyarakat yang melakukan pembelian di pasar tradisional Bekonang Kabupaten Sukoharjo, sebanyak 160 orang sebagai sampel. Alat teknik analisis data dalam penelitian ini akan menggunakan model Regresi intervening. Hasil uji instrumen menunjukkan data valid dan reliabel. Service Quality atau kualitas pelayanan yang memiliki lima dimensi, yaitu physical aspect (aspek fisik), reliability (keandalan), personal interaction (interaksi personal), problem solving (pemecahan masalah) dan policy (kebijakan) berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer satisfaction (kepuasan pelanggan) di pasar tradisional Bekonang Sukoharjo. Service Quality atau kualitas pelayanan yang memiliki lima dimensi, yaitu physical aspect (aspek fisik), reliability (keandalan), personal interaction (interaksi personal), problem solving (pemecahan masalah) dan policy (kebijakan) berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer loyalty (loyalitas pelanggan) di pasar tradisional Bekonang Sukoharjo. Costumer satisfaction / kepuasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer loyalty / loyalitas pelanggan di pasar tradisional Bekonang Sukoharjo.Nilai Koefisien determinasi (R2) model total sebesar 0.2016, berarti variasi loyalitas pelanggan dapat dijelaskan oleh kualitas pelayanan dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasi sebesar 20.16% dan sisanya 79.84% dijelaskan oleh variabel lain di luar model, misalnya corporate image (citra), trust (kepercayaan).Jalur langsung yaitu pengaruh service quality terhadap customer loyalty (loyalitas pelanggan) memiliki nilai koefisiennya lebih besar daripada jalur tidak langsung (pengaruh service quality terhadap customer loyalty melalui customer satisfaction).Kata kunci : service quality (kualitas pelayanan), customer satisfaction (kepuasan pelanggan), customer loyalty (loyalitas konsumen).
PENGEMBANGAN KAWASAN EMBUNG LANGENSARI SEBAGAI IKON WISATA BATIK TULIS PEWARNA ALAM DI KOTA YOGYAKARTA Tutun Seliari, Kristian Oentoro & Sita Yuliastuti Amijaya
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 3 No. 1 (2019): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.653 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v3i1.2561

Abstract

Kawasan Embung Langensari merupakan ruang terbuka hijau dan taman rekreasi masyarakat yang terletakdi tengah Kota Yogyakarta tepatnya di Kelurahan Klitren, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Di Embung langensari sering diadakan berbagai kegiatan yang diinisiasi oleh komunitas–komunitas di Yogyakarta, bahkan setiap pagi dan sore hari cukup banyak pengunjung yang mendatangi kawasan ini sebagai tempat berolahraga, bersantai, hingga memancing. Disekitar Embung Langensari terdapat perajin batik yang tergabung dalam komunitas Paguyuban Batik Tulis Langensari (PBTLS). PBTLS merupakan komunitas perajin batik yang konsen terhadap batik pewarna alam. Kegiatan PBTLS sering diadakan di kawasan Embung Langensari. Pengembangan batik tulis warna alam di sekitar Embung Langensari diharapkan dapat menjadi potensi pengembangan wisata edukasi batik (educational tourism) di kota Yogyakarta. Keterlibatan masyarakat yang menekuni bidang batik secara langsung dapat mendukung Kota Yogyakarta sebagai Kota Batik Dunia. Arahan pengembangan Kawasan Embung Langensari sebagai destinasi wisata edukasi batik adalah dengan penanaman tanaman penghasil zat warna alam sebagai bagian dari lanskap ruang terbuka hijau di kawasan Embung Langensari dan regenerasi calon pembatik dengan melakukan kegiatan pelatihan batik di Embung Langensari. Kegiatan tersebut dapat dikemas sebagai salah satu atraksi sehingga para pengunjung nantinya dapat belajar membatik dengan pewarna alam yang dikelola oleh komunitas batik setempat, sehingga kedepannya Embung Langensari dapat menjadi ikon di Kota Yogyakarta sebagai pusat wisata batik pewarna alam yang merupakan tempat wisata budaya berbasis lingkungan (eco-culture tourism).Kata kunci: destinasi wisata, ikon wisata, wisata batik, batik warna alam, Embung Langensari
PRODUKSI BIOMASA PADI DAN PRODUKTIVITAS AIR PADA BEBERAPA TINGGI GENANGAN AIR PADA SAWAH BUKAAN BARU DI UMAKLARAN, KABUPATEN BELU, NUSA TENGGARA TIMUR Sukristiyonubowo, Sugeng Widodo & Damasus Riyanto
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 3 No. 1 (2019): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.656 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v3i1.2563

Abstract

Sawah bukaan baru harus dipandang sebagai pencetakan lumbung lumbung beras baru nasional, terlebih lahan di pulau Jawa dan Bali semakin langka. Percobaan pada skala plot dilaksanakan pada sawah bukaan baru di Umaklaran, Kabupaten Belu, pada tahun 2015. Penelitian bertujuan untuk mengetahui produksi biomasa padi dan produktivitas air pada sawah bukaan baru. Beberapa tinggi genangan air diuji, meliputi (T0) Tinggi genangan air 5 cm sebagai kontrol, (T1) Tinggi genangan air 3 cm, (T2) Intermitten dengan dua minggu periode basah dan satu minggu periode kering , dan (T3) Macak macak dengan tinggi genangan air 0,5 cm. Data yang diambil meliputi produksi biomasa padi dan produktivitas air. Produktivitas air dihitung dengan perbandingan antara hasil gabah dengan air yang dibutuhkan, sedangkan air yang dibutuhkan dihitung berdasarkan selisih antara air yang masuk ke sawah dengan air yang keluar dari sawah. Hasil percobaan menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang nyata antar perlakuan yang dicoba terhadap produksi biomasa padi (gabah dan jerami), tetapi menghasilkan produktivitas air yang berbeda antar perlakuan. Produktivitas air yang didapat bervariasi antara 0,15 – 1,01 gram liter-1, dengan produktivitas air tertinggi dicapai oleh perlakuan Macak macak. Perlu diteliti lebih lanjut agar bisa diterapkan pada semua sawah baik irigasi, setengah irigasi maupun sawah bukaan baru.Kata kunci: hasil padi dan jerami, produktivitas air, sawah bukaan baru, tinggi genangan air
PENGUKURAN PREFERENSI STAKEHOLDER EKSTERNAL TERHADAP CITRA PERGURUAN TINGGI SWASTA Arif Julianto Sri Nugroho & Sarwono Nursito
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 3 No. 1 (2019): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.784 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v3i1.2564

Abstract

Angka partisipasi lulusan SMTA yang melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi masih rendah. Disatu sisi masih banyak warga negara yang mengalami kesulitan ekonomi sehingga terkendala menyekolahkan anaknya ke jenjang pendidikan tinggi disisi lain masih banyak PTS yang memiliki mutu dibawah standar minimal sehingga kesulitan mendapatkan calon mahasiswa baru untuk kelancaran operasi. Tujuan penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi pelajar untuk memilih Prodi dan PT Unggulan meliputi dimensi image dan status akreditasi, biaya dan beasiswa, faktor Sumber Daya Manusia, bukti fisik, motivasi dan faktor kelompok.Metode penelitian dilakukan menggunakan survey. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk menggali data (explore) dari responden dengan kuesioner yang tertutup maupun kuesioner terbuka. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik non probability sampling tipe accidental sampling, yaitu metode penetapan sampel berdasarkan kebetulan, siapa saja anggota populasi yang ditemui peneliti dan bersedia menjadi responden untuk dijadikan sampel sebanyak 20 responden. Analisis multivariat yang digunakan melalui analisis faktor. Hasil uji memberikan hasil dimensi image dan status akreditasi, biaya dan beasiswa , faktor Sumber Daya Manusia, bukti fisik, motivasi dan kelompok memiliki peranan memotivasi siswa untuk memilih program studi dan PT unggulan. Uji dimensi analisis faktor, faktor image dan status akreditasi, beaya dan beasiswa merupakan faktor dominan sebagai peubah karena memiliki initial eigenvalues dan extraction sums of squarred loading lebih besar dibandingkan dengan dimensi yang lainKey words : preferensi citra PT, analisis faktor, keunggulan bersaing
FAKTOR–FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESEDIAAN BERBELANJA DI PASAR TRADISIONAL WILAYAH KABUPATEN SUKOHARJO Bambang Nur Cahyaningrum & Purwanto
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 3 No. 1 (2019): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.299 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v3i1.2565

Abstract

Pasar tradisional di wilayah Kabupaten Sukoharjo banyak yang tidak digunakan oleh penyewanya untuk berjualan, karena sepi pengunjung yang mau berbelanja. Penelitian ini untuk melihat apakah faktor-faktor resiko, kepercayaan sosial, persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, persepsi reputasi, dan kepercayaan, mempengaruhi kesediaan berbelanja di pasar tradisional. Populasi dan sampel penelitian adalah masyarakat di wilayah Kabupaten Sukoharjo. Analisis data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan AMOS. Responden penelitian 150 responden. Penelitian ini melibatkan mahasiswa dalam pengumpulan data maupun dalam proses pelaksanaan lainnya. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa persespi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, persepsi kepercayaan, persepsi resiko, persepsi kepercayaan sosial, persepsi reputasi, tidak berpengaruh positif terhadap kesediaan berbelanja di pasar tradisional. Sikap konsumen berpengaruh positif terhadap kesediaan berbelanja di pasar tradisional. Persepsi manfaat berpengaruh positif terhadap persepsi kepercayaan sosial. Persepsi kepercayaan sosial berpengaruh positif terhadap persepsi reputasi. Persepsi manfaat tidak berpengaruh positif terhadap persepsi reputasi. Persepsi reputasi tidak berpengaruh positif terhadap persepsi kepercayaan. Persepsi kepercayaan sosial tidak berpengaruh positif terhadap persepsi kepercayaan. Persepsi kepercayaan berpengaruh positif terhadap sikap konsumen pada pasar tradisional.Kata kunci: pasar, belanja, masyarakat
PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN DI BEI Mochammad Feries Gurdyanto, Kartika Hendra Titisari & Anita Wijayanti
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 3 No. 1 (2019): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.049 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v3i1.2566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh corporate governance terhadap kinerja keuangan perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi sub sektor makanan dan minuman di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2012 – 2016. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Dewan Direktur, Proporsi Dewan Komisaris Independen, Kepemilikan Manajerial, Institusional Ownership, dan Debt to Equity Ratio (DER). Sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini yaitu kinerja keuangan perusahaan (ROE). Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Teknik analisis data meliputi (1) Statistik Deskrptif (2) Uji Asumsi Klasik meliputi Normalitas, Multikoleniaritas, Heteroskedastisitas, dan Autokorelasi (3) Pengujian Regresi Linear Berganda (4) Uji Statistik F (5) Uji Hipotesis (6) Uji R2. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2012 – 2016, dengan jumlah sebanyak 14 perusahaan per tahun dan terdapat 68 jumlah sampel penelitian yang memenuhi kriteria. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa variabel Debt to Equity Ratio berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan, sedangkan variabel dewan direktur, proporsi dewan komisaris independen, kepemilikan manajerial, institusional ownership tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan.Kata kunci : corporate governance, kinerja keuangan perusahaan, manufaktur
ANALISIS PENGEMBANGAN WIRAUSAHA BATIK TRADISIONAL DI SEKITAR EMBUNG LANGENSARI, YOGYAKARTA Kristian Oentoro, Sita Yuliastuti Amijaya & Tutun Seliari
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 3 No. 1 (2019): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.677 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v3i1.2567

Abstract

Batik merupakan warisan budaya tak benda (intangible cultural heritage) asli Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO sejak tahun 2009. Kebijakan pemerintah untuk mengenakan seragam batik setiap hari Jumat di beberapa instansi swasta maupun pemerintah juga mendukung peningkatan penjualan batik di daerah masing-masing. Sebagai bentuk penguatan identitas budaya, kota Yogyakarta pada tahun 2014 mendapatkan gelar sebagai kota batik dunia oleh World Craft Council. Kemunculan beberapa pelaku usaha batik tradisional di sekitar Embung Langensari Yogyakarta perlu dikaji karena potensi batik di daerah ini jarang diketahui oleh sebagian besar masyarakat Kota Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kendala pelaku usaha batik tradisional di sekitar Embung Langensari Yogyakarta. Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan metode survei yang melibatkan 32 pelaku usaha batik sebagai responden, sedangkan analisis data dilakukan secara kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan 56% pelaku usaha batik berasal dari kalangan ibu rumah tangga dan sebagian besar berusia 40-60 tahun. Fenomena berkembangnya wirausaha batik tradisional dari kalangan ibu rumah tangga disebabkan karena kegiatan membatik merupakan pekerjaan sambilan untuk mempersiapkan usaha di masa tua. Hasil penelitian juga memetakan tiga kendala utama, yakni (1) pemasaran batik tradisional, (2) penentuan harga pokok produksi, dan (3) pengembangan motif batik. Pembentukan organisasi pelaku batik tradisional merupakan salah satu solusi agar memperkuat dan menjaga keberlanjutan pengembangan wirausaha batik tradisional.Kata-kata kunci: Batik, Wirausaha, Embung Langensari, YogyakartaPENDAHULUANBatik
PENGARUH FINANCIAL LEVERAGE, COMPANY SIZE, dan PROFITABILITAS TERHADAP PRAKTIK PERATAAN LABA (Income Smoothing) PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Astuti Yuli Setyani
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 3 No. 1 (2019): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (847.523 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v3i1.2568

Abstract

Perataan laba (Income Smoothing) adalah cara yang digunakan manajemen untuk mengurangi fluktuasi laba yang dilaporkan sehingga kinerja perusahaan terlihat stabil. Tindakan perataan laba dianggap sebagai tindakan yang umum dilakukan oleh manajemen untuk mencapai maksud-maksud tertentu. Namun demikian praktik ini telah dikritik oleh banyak pihak karena dapat tidak relevan sehingga dalam laporan keuangan menjadi tidak memadai. Akibat selanjutnya, laporan keuangan tidak lagi mencerminkan keadaan sebenarnya mengenai hal-hal yang terjadi di perusahaan yang seharusnya perlu diketahui oleh pemakai laporan keuangan.Penelitian ini bertujuan untuk menguji profitabilitas, financial leverage, company size terhadap tindakan perataan laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2016. Pengujian hipotesis menggunakan model analisis regresi linier berganda untuk menguji ROA,DOTA dan SIZE,.Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas, financial leverage dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap terjadinya praktik perataan laba.Kata kunci: profitabilitas, financial leverage, ukuran perusahaan, income smoothing.
FENOMENA “CO-OWNER” INFORMASI DAKWAH DI INSTAGRAM Muhammad Al Hafizh, Sutopo & Yulius Slamet
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 3 No. 1 (2019): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.729 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v3i1.2569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana co-owner informasi menyikapi pemaknaan pesan dakwah yang mereka dapatkan dari sumber informasi dakwah, dan kemudian co-owner informasi tersebut membagikan kembali informasi dakwah melalui sosial media pribadi mereka terutama pada sosial media Instagram. Dengan menggunakan teori Communication Privacy Management (CPM) yang diperkenalkan oleh Sandra Petronio sebagai landasan untuk membahas bagian dari fenomena teori CPM yaitu fenomena co-owner informasi, peneliti berusaha menjelaskan studi kasus yang secara umum terjadi pada sosial media instagram yaitu maraknya fenomena dakwah yang terjadi di sosial media instagram. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang kemudian untuk mengali studi kasus degan cara observasi dan wawancara, lalu hasil dari itu akan dipaparkan oleh peneliti secara deskriptif. Didalam teori CPM menjelaskan bahwa, pada fenomena co-owner informasi dakwah, ketika co-owner mereproduksi kembali informasi dakwah yang mereka unggah pada laman Instagram mereka, co-owner tersebut melupakan hak dan tanggung jawab (rights and responsibilities) mereka sebagai pemilik kedua dari sumber informasi, sehingga temuan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika co-owner informasi membagikan informasi dakwah tersebut yang biasanya mereka dapatkan dari berbagai sumber seperti youtube, Instagram,dan bahkan dari grup whatsapp pengajian, para co-owner informasi tersebut melupakan hak dan tanggung jawab mereka, dan terkadang juga ketika mereka melakukan reproduksi ulang informasi dakwah, mereka juga memahami informasi dakwah tesebut dengan berdasarkan pemahaman pribadi mereka sehingga co-owner ini kerap menambahkan „caption‟ pada foto atau video yang mereka unggah berdasarkan pemahaman pribadi tersebut.Kata-kata kunci : CPM, Communication Privacy Management, Instagram, Dakwah, Sandra Petronio

Page 5 of 24 | Total Record : 231