cover
Contact Name
Deni Darmawan
Contact Email
dendar@untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
labkom@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
ISSN : 2442546X     EISSN : 2442546X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418%2Fpublika.v10i2
Core Subject : Social,
Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen publik.
Articles 1,314 Documents
PERANAN KEPALA DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA CIPTA KARYA KECAMATAN SUNGAI BETUNG KABUPATEN BENGKAYANG Y. APIK NIM. E.1013141009
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i4.2160

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah ingin mendeskripsikan dan menganalisis peranan Kepala Desa sebagai pusat, pemberi arah, dan sebagai penggerak dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Cipta Karya Kecamatan Sungai Betung Kabupaten Bengkayang. Teori yang digunakan untuk menganalisis masalah penelitian ini adalah teori kepemimpinan yang dikemukakan oleh Kartini dan Kartono. Melalui metode kualitatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Desa Cipta Karya telah melaksanakan kepemimpinan dalam memberdayakan masyarakat desa dengan membuat program-program pemberdayaan yang berbasis pada kebutuhan masyarakat desa. Kepemimpinan Kepala Desa dalam melaksanakan pemberdayaan masyarakat tercermin dari beberapa aspek, yaitu 1) Posisi Kepala Desa sebagai pusat pemberdayaan, ditunjukkan dengan menghimpun berbagai aspirasi masyarakat, dan membuat keputusan dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program pemberdayaan masyarakat, namun Kepala Desa Cipta Karya belum melaksanakan tugas tersebut karena kurangnya pengalaman dan pengetahuan yang baik dalam pengelolaan dana desa, sehingga program masih belum memberikan dampak signifikan dalam pemberdayaan masyarakat. Serta masyarakat masih mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program pemberdayaan masyarakat; 2) Kepala Desa selalu menunjukkan peran sebagai pemberi arahan dalam pemberdayaan masyarakat desa, ditunjukkan dengan memberikan masukan dan saran termasuk perintah baik lisan dan tertulis kepada perangkat desa dan masyarakat tentang program pemberdayaan yang dilaksanakan; 3) Kepala Desa sebagai penggerak dan stimulator dalam pemberdayaan, ditunjukkan dengan membangun partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program pembangunan. Kendati demikian, dalam pelaksanaanya belum semua masyarakat tergerak untuk berpartisipasi, sehingga beberapa program pemberdayaan masih cenderung bersifat top-down. Belum banyak masyarakat yang tergerak oleh ajakan kepala desa untuk terlibat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.                    Kata-kata Kunci : Peranan, Kepemimpinan, Kepala Desa, Pemberdayaan
MEKANISME PROSES MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT Susila Hernanti E.21107100
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.833 KB) | DOI: 10.26418/publika.v2i1.126

Abstract

This article aims to examine the mechanism / implementation phase of the Pre-Murenbang and Musrenbang RKPD on BAPPEDA Province of West Borneo Province in 2012. This article is classified as type of exploratory study with a qualitative approach. The data was collected by interview and observation. Informants were selected by purposive sampling method which officers and staff within the Bappeda West Borneo Province, located in the Planning Department of Economic, Social and Cultural Planning, Field Monitoring, Evaluation and Control, and Data Development Planning Unit. The results showed that: first, the implementation of the Pre-Musrenbang RKPD West Borneo Province in accordance with Law No. 32 Year 2004 on Regional Government, which the Government of West Borneo Province, through Bappeda have put through stakeholder participation as an essential element to achieve the goal welfare of the community; create a sense of community in local governance, and ensuring the presence of transparency, accountability and the public interest; formulation of programs and services that meet the aspirations of the general public in order to reconcile the interests and needs of local government and local non-governmental regional planning documents. Second, in its implementation, the implementation has Musrenbang according to the Law No. 25 Year 2004 on Regional Planning, where the regulation mandated that each municipality must prepare regional development plans in a systematic, purposeful, integrated and responsive to change, with the level of long-term planning, medium term and short term.Keywords: Mechanism Musrenbang; Pra Musrenbang and Implementation of Musrenbang.
PENGAWASAN TERHADAP KESELAMATAN TRANSPORTASI SUNGAI OLEH DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN KUBU RAYA DI DERMAGA RASAU JAYA LIDYA NOVITA TINA NIM. E01111046
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3821.36 KB) | DOI: 10.26418/publika.v5i1.1013

Abstract

Pengawasan yang dilakukan Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya kurang optimal, hal ini dilihat dari Sumber Daya Manusia awak kapal di Dermaga Rasau Jaya masih rendah, minimnya sarana dan prasarana yang tersedia di dalam kapal motor sungai, dan lingkungan perairan yang tercemar oleh aktivitas kapal. Konsep yang digunakan penulis untuk menganalisis adalah berdasarkan teori Siagian (2008:112) yaitu on the spot observation dan on the spot report. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa awak kapal motor sungai yang ada di Dermaga Rasau Jaya belum memenuhi persyaratan kualifikasi dan kompetensi. Awak kapal motor sungai hanya memiliki pendidikan tertinggi yaitu sampai Sekolah Menengah Atas. Awak kapal tidak diberikan pelatihan khusus mengenai aturan yang berlaku seperti mengenai standar keselamatan transportasi sungai seperti yang tercantum pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor Peraturan Menteri 25 tahun 2015. Selain awak kapal, sarana dan prasaran sebagai penunjang keselamatan kapal motor sungai saat pelayaran tidak tersedia sesuai ketentuan yang dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan. Jumlah sarana yang tersedia tidak sesuai dengan kapasitas muatan kapal motor. Lingkungan perairan kapal motor di Dermaga Rasau Jaya tercemar akibat aktivitas dari kapal motor, penumpang kapal motor sering kali mengabaikan kebersihan perairan dan membuang sampah makanan langsung ke perairan. Hal ini dikarenakan tidak tersedianya tempat sampah di dalam kapal motor sungai. Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya memiliki kewajiban dalam melakukan pengawasan terhadap keselamatan pelayaran kapal motor sungai ini, pengawasan yang dilakukan bertujuan agar pelayaran dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan yang disebabkan oleh ketidakpatuhan pihak kapal motor. Tapi, pengawasan yang dilakukan dirasa kurang optimal karena masih banyak aturan yang terabaikan. Pihak kapal motor mengabaikan aturan yang berlaku dikarnakan tidak adanya teguran maupun sanksi yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya. Saran dalam penelitian ini adalah Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya diharapkan dapat memperketat peraturan yang telah dibuat dengan memberikan teguran dan sanksi kepada pihak kapal motor sungai yang tidak mematuhi peraturan standar keselamatan transportasi sungai dan melakukan pemeriksaan dokumen dan kelengkapan kapal motor sungai secara rutin sehingga dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan pada saat pelayaran. Kata-kata kunci: Pengawasan, SOP, Transportasi Sungai
PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DI DESA LAMOANAK KECAMATAN MENJALIN KABUPATEN LANDAK TAHUN ANGGARAN 2015 BERNAD TIRTA NIM. E21112006
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v6i2.1904

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengelolaan alokasi dana Desa di desa Lamoanak tahun 2015. Dalam penelitian ini mengunakan teori George R. Terry tentang fungsi-fungsi manajemen yang terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan (planning) pengorganisasian (organizing) menggerakkan (actuating) pengawasan (controling) yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia serta sumber daya lainnya. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pengelolaan alokasi dana Desa di Desa Lamoanak belum memenuhi harapan. Seperti musyawarah perencanaan pembangunan Desa yang kurang disosialisasikan kepada masyarakat sehingga sedikitnya masyarakat yang mengikuti proses musrenbang tersebut, proses pengorganisasian dan pengelompokan terjadi masalah seperti ketidaksetujuan beberapa anggota pelaksana pengelolaan Alokasi Dana Desa terhadap tugas yang di embankan kepadanya sehingga mereka tidak bisa bekerja dengan baik. Kemudian dalam hal menggerakkan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan tetapi nyatanya masyarakat hanya ikut berpartisipasi pada pembangunan di Dusunnya saja dan tidak untuk Dusun lain. Terakhir dalam pengawasannya, partisipasi masyarakat yang minim ditambah lagi pengawasan dari pihak pemerintah Desa yang tidak konsisten membuat hasil pembangunan menjadi tidak maksimal. Untuk itu rekomendsi penelitian ini adalah dalam melaksanakan skala prioritas berkaitan dengan perencanaan harus melalui sosialisasi yang seksama bersama masyarakat tanpa terkecuali. Selanjutnya dilakukan pemberian tugas yang sesuai dengan kemampuan sumber daya manusianya dalam pengorganisasian agar tidak terjadi kekeliruan, kerja sama antar pemerintah Desa bersama masyarakat harus terus terjalin dalam setiap tahap pembangunan Desa dan pengawasan secara berkala dari kedua pihak tanpa terkecuali dari pihak pemerintah Desa dan masyarakat harus maksimal agar hasil pembangunan juga maksimal dan dapat berguna lebih untuk kepentingan masyarakat tanpa terkecuali. Kata-kata Kunci : Pengelolaan, Alokasi Dana Desa
PELAYANAN DALAM PEMBUATAN PASPOR DI KANTOR IMIGRASI KELAS I PONTIANAK GHEAMARISCHA NIM. E01110025
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.766 KB) | DOI: 10.26418/publika.v4i2.638

Abstract

Permasalahan pada kualitas pelayanan dalam pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak yang terjadi berdasarkan keluhan dari masyarakat adalah ruangan yang sempit serta banyaknya pemohon mengakibatkan kurangnya perhatian petugas dalam melayani masyarakat, masih sering terjadi ketidaktepatan waktu penyelesaian pembuatan paspor, dan antrian yang panjang pada loket pengambilan nomor antrian foto, wawancara dan sidik jari. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan kualitas pelayanan dalam pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif,  untuk menemukan gejala secara sistematis serta menganalisa kebenarannya berdasarkan data yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dalam pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak adalah fasilitas fisik kurang efektif, penyelesaian waktu pembuatan paspor tidak tepat dengan waktu yang ditentukan, daya tanggap petugas yang melayani masih kurang respon, keterampilan petugas dalam memberikan pelayanan sudah cukup baik hanya saja terkadang terjadi kelambanan pelayanan yang diberikan petugas kepada pemohon, dan penyampaian informasi masih kurang baik karena tanpa adanya inisiatif dari petugas untuk menyampaikan informasi secara langsung kepada masyarakat. Secara keseluruhan Kualitas Pelayanan Dalam Pembuatan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas 1 Pontianak adalah cukup memuaskan. Saran yang dapat diberikan untuk kedepannya adalah kepada Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak lebih meningkatkan sarana dan prasarana sehingga diharapkan mampu bekerja secara efektif dan lebih baik, menambah sumber daya manusia yang kompeten, harus tanggap dengan keluhan masyarakat dan memberikan himbauan kepada petugas tata cara pelayanan publik yang baik, ramah dan sopan. Kata-kata Kunci: Paspor, Kualitas Pelayanan, Pelayanan Publik.
KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM PEMBANGUNAN DI DESA SINAR PEKAYAU KECAMATAN SEPAUK KABUPATEN SINTANG PETRUS SABIANUS NIM. E21112046
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 4 (2017): PublikA, Edisi Desember 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v6i4.1655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis efektivitas kepemimpinan Kepala Desa dalam pembangunan di Desa Sinar Pekayau Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini pada “Bagaimana Efektivitas Kepepemimpinan Kepala Desa dalam Pembangunan di Desa Sinar Pekayau Kecamatan Sepaik Kabupaten Sintang”. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara mendalam  dan studi dokumentasi. Teknik  analisis meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Lokasi penelitian di Desa Sinar Pekayau Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang. Subjek penelitian adalah Kepala Desa, Kaur Pembangunan, Seketaris Desa, Kepala Dusun Natai Gandis, Kepala Dusun Natai Mentawak, Tokoh Masyarakat, dan Masyarakat Desa Sinar Pekayau. Dalam penelitian ini mengunakan teori Efektivitas Kepemimpinan Menurut Steers (2002:206) yang dilihat dari tiga aspek yakni Kemampuan menyesuaikan diri, Kemempuan meningkatkan produktivitas, dan Kemampuan meninciptakan kepuasan kerja. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kepemimpinan Kepala Desa dalam pembangunan di Desa Sinar Pekayau Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang belum berjalan dengan efektif yang terlihat dari komunikasi Kepala Desa dengan masyarakat kurang terjalin dengan baik, dengan demikian partisipasi masyarkat dalam pembangunan sangat kurang, produktivitas dari kepemimpinan Kepala Desa masih rendah hal ini diketahui dari masih banyak keluhan dari masyarakat akan kurangnya transparan dari Kepala Desa  mengenai program pembangunan yang ada, hal tersebut terlihat dari masih banyak program pembangunan yang belum teselesaikan, dan dalam menciptakan kepuasan kerja kepemimpinan Kepala Desa juga masih belum optimal yakni masih banyak program pembangunan yang dimusyawarakan melalui musrembang desa, yang belum terealisasikan sampai sekarang. Untuk itu, Kepala Desa perlu berkerja lebih keras lagi memperjuangkan pembangunan yang menjadi sekala prioritas dari musyawarah rencana pembangunan tingkat desa, serta meningkatkan Kepemimpinannya dalam pembangunan melalui komunikasi dengan baik pada masyarakat agar pertisipasi masyarkat dan semagat gotong-royong dapat tergerak, dengan kegitan gotong-royong tersebut akan menumbuhkan rasa kebersamaan diantara masyarakat.Kata-kata Kunci : Kepemimpinan, Kepala Desa, Pembangunan
PENGELOLAAN SAMPAH OLEH DINAS LINGKUNGAN HIDUP PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN DALAM MEWUJUDKAN LINGKUNGAN BERSIH DI KOTA PUTUSSIBAU KABUPATEN KAPUAS HULU Istiqamah S NIM. E1012151012; H Martoyo *; Pardi *
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.826 KB) | DOI: 10.26418/publika.v8i3.2500

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui dan menganalisis Pengelolaan Sampah Oleh Dinas Lingkungan Hidup Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Dalam Mewujudkan Lingkungan Bersih Di Kota Putussibau. Permasalahan mengenai pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman di Kota Putussibau cukup menarik untuk diteliti mengingat sarana dan prasarana banyak yang rusak, masih terdapatnya sampah yang tidak terangkut serta masih banyak masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya dan tidak pada waktunya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dekriptif dengan menggunakan analisis kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman, Kepala Bidang Pengendalian dan Pemeliharaan Lingkungan Hidup, Kepala Seksi Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, petugas pengangkut sampah, dan 2 orang masyarakat. Dari hasil penelitian ini adalah proses pengelolaan sampah dalam menangani sampah belum optimal dan dapat dilihat dari aspek pengumpulan sampah, pengangkutan sampah,pemrosesan akhir sampah diantaranya: (1) dikarenakan kurangnya jumlah personil pengumpul sampah , sarana dan prasarana masih belum memadai. (2) banyaknya sampah yang tidak terangkut dikarenakan kekurangan armada pengangkut sampah. (3) jumlah tumpukan sampah di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sudah meningkat sehingga menyebabkan sampah sampai memasuki poros jalan negara dan kurang kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Saran peneliti adalah lebih memperbaiki sarana dan prasarana alat pengangkutan atau pengumpulan sampah supaya kedepannya setiap sampah di tiap TPS (Tempat Pembuangan Sampah) terkumpul semua dan lingkungan di sekitar pun bersih dan yang pastinya terhindar dari penyakit. Kata Kunci : Pengelolaan Sampah, Mewujudkan Lingkungan Bersih, Sampah WASTE MANAGEMENT BY ENVIRONMENTAL DEPARTMENT OF COMMUNITY HOUSING AND SETTLEMENT AREAS IN REALIZING CLEAN ENVIRONMENTS IN PUTUSSIBAU CITY KAPUAS HULU DISTRICT Abstract This descriptive qualitative study aimed to determine and analyze Waste Management by the Department of Environment, Community Housing and Settlement Areas in realizing a clean environment in the city of Puttusibau. The problems regarding waste management carried out by the Environment Management Agency of the People and Settlement Areas in the city of Putussibau are quite interesting to study. Considering that many facilities and infrastuctures are still damaged. There is still garbage that is not transported and there are still many people who dispose of waste in inappropriate place and not according to the scheduled time. This research was a type of descriptive research using a qualitative analysis. The subjects of this study were the head of the Department of Environment, Community Housing and Settlement Areas, the head of environmental control and maintenance, the head of the section on waste management and hazardous and toxic material waste, the garbage transport officer and two 2 residents. The results of this study indicate that the waste management process in terms of handling waste is not optimal which can be seen from the matter of garbage collection, garbage transportation, and final processing of waste. These are caused by problems such as (1) lack of garbage collection personnel, as well as inadequate facilities and infrastructure; (2) the amount of garbage that is not transported due to the lack of a garbage transport fleet; (3) the number of rubbish heaps in the final landfills (or TPA) has increased causing garbage to enter the national road axis. Additional lack of public awareness in protecting the environment. Suggestions from the researcher is that there should be more serious efforts to improve in terms of facilities and infrastucture for transportation or garbage collection, so that in the future garbage collections in a landfill can be collected. Thus, the surrounding environment is clean and certainly avoiding diseases. Keywords: Waste management, Realizing clean environment, Waste
IMPLEMENTASI PROGRAM BERAS UNTUK RUMAH TANGGA MISKIN (MISKIN) Rudy Munandar E.21108069
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.397 KB) | DOI: 10.26418/publika.v2i3.262

Abstract

Problem The program of rice for poor households at Jeruju Besar village, sub district of  Kakap River, the regency of Kubu Raya is many people still do not totality understand about the program of rice for poor households especially    TH–AD (Target of Household-Advantage Giver). So in practice frequently happen misconception and mistakes interpretation. The research purpose to describe implementation distribution of the rice for poor household if view from organizing, interpretation and application. Method of this research is qualitative, data analysis was used qualitative data from the observation, interview, and documentation from the research object. The research result Implementation in the program of rice for poor households at Jeruju Besar village, sub district of  Kakap River is represent less of control and less transparency, so information access to the rice stakeholder  for the poor household especially TH – AD is not on target or less achievement the target of 6R that is right on the beneficiaries target , right on quantity, right on price, right on time, right on administration, and right on quality. The conclusion of research Implementation of  the program of rice for poor households at Jeruju Besar village, sub district of Kakap River is not appropriate with people expectation because of coordination team is not optimal to socialize the program of rice for poor households. Key Words: Implementation, Rice for Poor Household
STRATEGI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI DESA BAKAU KECAMATAN JAWAI KABUPATEN SAMBAS TRI KURNIATI NIM. E01112068
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1110.779 KB) | DOI: 10.26418/publika.v6i1.1394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis strategi pemberdayaan perempuan melalui Program Keluarga Harapan yang telah terlaksana di Desa Bakau Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas. Permasalahan mengenai kemiskinan yang disebabkan oleh rendahnya tingkat pendidikan dan kesehatan yang terjadi di Desa Bakau Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas cukup menarik untuk diteliti mengingat telah terlaksana PKH dengan sasaran menuntaskan kemiskinan yang berbasis pemberdayaan perempuan. Strategi pemberdayaan perempuan melalui PKH di Desa Bakau Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas menggunakan Strategi Aras Mezzo. Strategi Aras Mezzo adalah pemberdayaan dilakukan terhadap sekelompok klien. Strategi pada pemberdayaan perempuan yang dilakukan oleh PKH di Desa Bakau ini adalah berupa pendidikan dan pelatihan dan dinamika kelompok melalui pendampingan PKH yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan pendidikan, kesehatan dan usaha. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif  melalui observasi, wawancara, dokumenasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan perempuan melalui PKH di Desa Bakau pada kegiatan pendidikan dan pelatihan dan dinamika kelompok, meningkatnya kesadaran peserta PKH  akan pentingnya pendidikan dan kesehatan dalam mewujudkan keluarga sejahtera dan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat. Kata-kata kunci : Strategi, Pemberdayaan, Perempuan, dan Program Keluarga Harapan (PKH)
IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 45 TAHUN 2009 TENTANG PERIKANAN DALAM UPAYA PENGAWASAN TERHADAP ILLEGAL FISHING DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT GUNAWAN PASARIBU NIM. E21110026
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i4.2206

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui proses Implementasi Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 Tentang Perikanan Dalam Upaya Pengawasan Terhadap Illegal Fishing Di Provinsi Kalimantan Barat . Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor yang mempengaruhi  Implementasi Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009, yaitu Faktor sosialisasi dan Disposisi sangat mempengaruhi dalam Implementasi Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 Tentang Perikanan dan penerapan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak. Kurangnya kepedulian masyarakat akan lingkungannya terutama lingkungan laut dan Kurangnya pengetahuan masyarakat nelayan akan dampak penggunaan bahan peledak dalam melakukan penangkapan ikan, Proses dalam pemeriksaan perkara penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak yang rumit dan berlarut-larut. Memberi pengetahuan kepada masyarakat Nelayan tentang dampak penggunaan bahan  peledak dalam melakukan penangkapan ikan serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan laut. Bekerjasama dengan Instansi lain yang terkait serta mengikutkan masyarakat secara langsung untuk berperan serta mendukung pengawasan praktek Penyalahgunaan Bahan Peledak dalam penangkapan ikan.  Rekomendasi dalam penelitian ini adalah mengaktifkan pelaksanaan penanganan tindak pidana penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak pada tahap penyidikan, disarankan kepada penyidik Dit Polair Polda  Kalbar untuk senantiasa menjalin hubungan koordinasi baik antara penyidik perikanan maupun dengan penuntut umum tidak bersifat pasif menunggu berkas perkara yang disampaikan penyidik akan tetapi diharapkan lebih proaktif. Kata-kata kunci :      Implementasi Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009. Upaya Pengawasan Terhadap Illegal Fishing. Provinsi Kalimantan Barat

Page 22 of 132 | Total Record : 1314


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2024): PUBLIKA EDISI JUNI 2024 Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024 Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023 Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023 Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023 Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): PUBLIKA, EDISI JUNI 2022 Vol 11, No 1 (2022): PUBLIKA, EDISI MARET 2022 Vol 10, No 4 (2021): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2021 Vol 10, No 3 (2021): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 2 (2021): PUBLIKA, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): PUBLIKA, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): PUBLIKA, EDISI JUNI 2020 Vol 9, No 1 (2020): PUBLIKA, EDISI MARET 2020 Vol 8, No 4 (2019): PublikA, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): PublikA, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018 Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018 Vol 6, No 4 (2017): PublikA, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017 Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017 Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017 Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016 Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016 Vol 5, No 2 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 2 Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016 Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): PublikA, edisi Maret 2015 Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014 Vol 3, No 3 (2014): Publika, Edisi September 2014 Vol 3, No 2 (2014): Publika, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013 Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013 Vol 1, No 1 (2012): PublikA, Edisi Perdana 2012 More Issue