cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam" : 15 Documents clear
EDUKASI PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH TENTANG INSTALASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA UNTUK PENERANGAN MASJID Rinasa Agistya Anugrah; Nur Hudha Wijaya; Fahmi Irfanudin
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.251 KB) | DOI: 10.18196/ppm.46.833

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dapat diaplikasikan sebagai sumber energi listrik terbarukan berskala kecil, misalnya untuk penerangan rumah, jalan, dan tempat ibadah. Masjid istiqomah merupakan tempat ibadah di Persyarikatan Muhammadiyah pada tingkat ranting yang memiliki potensi untuk pengembangan sumber daya manusia dan pemanfaatan cahaya matahari sebagai pembangkit listrik. Di masjid tersebut sering terjadi mati listrik di waktu malam terlebih saat salat jamaah berlangsung. Ketakmiran masjid telah mengupayakan pengadaan genset, namun hal ini tidak ramah lingkungan dan tidak efektif. Pola perilaku seperti ini perlu diubah agar pengelola masjid bisa memilih peranti yang lebih efektif dengan memanfaatkan energi terbarukan melihat potensi cahaya matahari yang ada di negeri ini sangat bagus. Tidak hanya bagi para pengelola masjid, tetapi guru-guru TK Aba Kepuh Wetan yang berdampingan dengan Masjid Istiqomah diberikan juga pemahaman dan pengetahuan melalui sosialisasi dan penyuluhan tentang pentingnya hemat energi dan pentingnya pemanfaatan energi terbarukan bagi kelangsungan hidup manusia. Guru TK yang lebih paham tentang pentingnya hemat energi dan pemanfaatan energi terbarukan dapat memberikan pendidikan tentang pentingnya hemat energi kepada anak didiknya. Bagi pengelola masjid diberikan pengetahuan tentang cara instalasi PLTS sebagai langkah awal menuju kemandirian energi di persyarikatan Muhammadiyah melalui peningkatan pengetahuan salah satu pemanfaatan energi terbarukan yaitu PLTS untuk Masjid.
IMPLEMENTASI CONTACTLESS THERMOMETER PADA TIGA MASJID DI WILAYAH KERJA RANTING MUHAMMADIYAH SIDOREJO SEBAGAI UPAYA PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Rama Okta Wiyagi; Muhammad Yusvin Mustar; Yudhi Ardiyanto; Kunnu Purwanto; Rahmat Adiprasetya Al Hasibi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (874.289 KB) | DOI: 10.18196/ppm.46.834

Abstract

Masjid sebagai tempat ibadah umat Islam memiliki peran dan fungsi lain seperti pusat dakwah serta pusat kaderisasi umat. Dikarenakan sifat penularan COVID-19 agresif, maka selama pandemi penggunaan masjid dibatasi dengan tujuan mengurangi resiko terkena wabah terutama pada jamaah yang menggunakan masjid. Muhammadiyah mengeluarkan panduan Peribadatan Jamaah Dalam Masa Pandemi COVID-19, yang didalamnya juga menyarankan screening pada jamaah masjid. Sebagai salah satu upaya menekan penyebaran virus COVID-19 maka fokus program pengabdian masyarakat ini adalah implementasi Contactless Thermometer pada tiga masjid di wilayah kerja ranting Muhammadiyah Sidorejo, Lendah, Kulon Progo. Metode yang diterapkan pada program pengabdian masyarakat ini meliputi pengadaan termometer non-kontak, pembuatan panduan penggunaan alat dan demonstrasi alat pada lokasi sasaran pengabdian masyarakat. Metode evaluasi atau pengukuran ketercapaian dilakukan dengan umpan balik langsung dari sasaran pengabdian masyarakat terhadap mengenai tanggapan terhadap pelaksanaan program pengabdian masyarakat yang telah dilakukan. Hasil yang dicapai adalah implementasi termometer non-kontak telah berhasil diaplikasikan pada tiga masjid. Implementasi termometer non-kontak pada masjid adalah salah satu upaya penerapan protokol kesehatan di masa pandemi dan diharapkan dapat menekan penyebaran penyakit COVID-19.
SOSIALISASI PENGELOLAAN ARISAN SESUAI SYARI’AH Wihandaru Sotya Pamungkas; Edi Supriyono
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.136 KB) | DOI: 10.18196/ppm.46.835

Abstract

Warga di sekitar Masjid Baitul Jannah masih ada yang menjual arisan dibawah harga, hal ini tidak sesuai dengan tuntunan syari’ah. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberi pemahaman tentang arisan yang sesuai dengan syari’ah. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan selanjutnya dilakukan monitoring agar praktek jual beli arisan dibawah harga tidak dilakukan lagi oleh warga karena tidak sesuai dengan syari’ah serta menghindari terjadinya riba.
MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA DAKWAH ALTERNATIF DI MASA PANDEMI COVID-19 Haryadi Arief Nuur Rasyid; Dian Eka Rahmawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.832 KB) | DOI: 10.18196/ppm.46.836

Abstract

Kemakmuran masjid bisa dilihat dari berbagai kegiatan dan partisipasi aktif jamaah dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh masjid. Sebelum pandemi covid-19, berbagai kegiatan masjid, khususnya yang bersifat syiar dan dakwah bisa dilakukan sepenuhnya dengan metode tatap muka. Namun, dengan kondisi saat ini, aktivitas keagamaan di masjid dilakukan secara terbatas. Hal ini tentu berdampak pada suasana kemakmuran masjid dan menjadi tantangan bagi takmir masjid. Berdasarkan permasalahan tersebut, tim pengabdi dan mitra mengadakan kegiatan pengabdian yang bertujuan untuk mentransformasikan sebagain kegiatan dakwah di masjid melalui platform media sosial, yaitu Instagram. Mitra kegiatan ini adalah Takmir Masjid Al Ihsan Trini, dengan sasaran 5 orang anggota takmir bidang dokumentasi, publikasi, dan dakwah. Metode yang dilakukan adalah dengan mengadakan pelatihan dan pendampingan pembuatan konten dakwah dalam bentuk foto/gambar/poster yang menarik dan video singkat untuk diupload di media sosial Instagram. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah tersedianya akun Instagram resmi yang dikelola oleh takmir masjid dan konten-konten yang diupload dalam akun Instagram tersebut. Implikasi yang dirasakan adalah jamaah masjid bisa mengakses berbagai informasi kegiatan dan syiar dakwah alternatif karena keterbatasan kegiatan masjid secara offline. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan pembuatan akun dan konten dakwah dengan menggunakan platform Instagram sesuai dengan target dan bermanfaat bagi mitra dalam menyampaikan berbagai informasi dan kegiatan dakwah kepada jamaah, sebagai media alternatif di masa pandemi covid-19.
PENINGKATAN FASILITAS SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SANTRI TPA Kunnu Purwanto; Slamet Suripto; Rahmat Adiprasetya Al Hasibi; Rama Okta Wiyagi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.031 KB) | DOI: 10.18196/ppm.46.837

Abstract

Taman Pendidikan Al Qur'an (TPA) adalah lembaga pendidikan dan pengajaran Islam luar sekolah atau dapat disebut juga sebagai pendidikan non formal untuk anak-anak usia SD (usia 7-12 tahun), yang mendidik santri agar mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar sesuai dengan ilmu tajwid sebagai target pokoknya. TPA masjid Al Irsyad Sodanten, Ambarketawang, Gamping merupakan salah satu lembaga TPA yang sudah dimulai sejak tahun 2017. Dengan dukungan dari takmir masjid dan masyarakat sekitar TPA masjid Al Irsyad berkembang dengan sangat baik. Selain pengajaran Al Qur’an sebagai fokus utamanya, TPA masjid Al Irsyad juga memiliki beberapa program lainnya yaitu olah raga, kegiatan memanah, taman bermain tradisional dan outbond. Dengan semakin banyaknya santri yang ikut mengaji serta banyaknya kegiatan, TPA memerlukan tambahan fasilitas belajar untuk mendukung minat belajar para santri dan mendukung kegiatan-kegiatan TPA lainnya. Oleh karena itu berdasarkan permasalahan diatas maka disini kami dari tim pengabdian kepada masyarakat Teknik Elektro UMY mencoba memberikan solusi dengan membantu memberikan tambahan fasilitas belajar kepada TPA masjid Al Irsyad Sodanten dengan tujuan membantu meningkatkan kualitas pendidikan dan minat belajar para santri TPA. Fasilitas belajar yang tim pengabdian adakan yaitu LCD proyektor, sound sistem portabel dan buku-buku agama. Tim juga memberikan kursus cara penggunaan dan perawatan peralatan. Pelaksanaan Program Pengabdian kepada masyarakat di TPA Al Irsyad Sodanten telah terlaksana dengan baik, dengan harapan tambahan fasilitas yang ada dapat memberikan manfaat baik bagi para guru TPA maupun para santri.

Page 2 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue