cover
Contact Name
Tini Sudartini
Contact Email
tinisudartini@unsil.ac.id
Phone
+6289683432611
Journal Mail Official
jmedpertanian@unsil.ac.id
Editorial Address
Jl. Siliwangi No 24, Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, 46115
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Media Pertanian
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : 20854226     EISSN : 27458946     DOI : https://doi.org/10.37058/mp.v6i1
Core Subject : Agriculture,
Media Pertanian (e-ISSN: 2745-8946 dan p-ISSN: 2085-4226 ) adalah jurnal ilmiah yang dipublikasikan oleh Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi Tasikmalaya terbit dua kali dalam setahun pada bulan Mei dan November. Ruang lingkup naskah sebagai media publikasi artikel-artikel hasil penelitian maupun hasil review beberapa jurnal dalam bidang ilmu pertanian meliputi: ilmu dan teknologi pertanian, agronomi, ilmu hama dan penyakit tumbuhan, ilmu gulma, ekofisiologi tanaman, biodiversitas, bioteknologi, kehutanan, perkebunan, mikrobiologi pertanian, pemuliaan tanaman, ilmu dan teknologi pangan.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2020)" : 5 Documents clear
Potensi Pupuk Hijau Turi Mini (Sesbania rostrata Brem) Dalam Bidang Pertanian Fitri Kurniati
Media Pertanian Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.87 KB) | DOI: 10.37058/mp.v5i1.2125

Abstract

Penggunaan pupuk anorganik yang terus menerus menyebabkan kerusakan tanah dan pencemaran lingkungan akibat residu yang ditinggalkannya. Penggunaan pupuk organik dapat mengatasinya dengan cara meningkatkan kesuburan fisik, kimia dan biologis tanah. Salah satu diantaranya adalah pupuk hijau yang sekaligus mengatasi masalah keterbatasan pupuk organik yang berasal dari pupuk kandang. Pupuk hijau yang potensial untuk dikembangkan adalah turi mini (Sesbania rostrata) dari kelompok legum yang mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan legum lainnya. Turi mini mempunyai nodula pada batang yang sangat banyak, selain pada akarnya, yang bekerjasama dengan bakteri Azorhizobium caulinodans untuk menambat N2 udara. Jumlah nodul itu bisa 5 sampai 10 kali lipat daripada legum lainnya, sehingga dapat memfiksasi N2 udara mencapai 5 sampai 10 kali lipat yaitu 270 kg ha-1. Turi mini dapat meningkatkan efisiensi penyerapan N sampai 25%, meningkatkan kandungan N tanah dan meningkatkan penyerapan P. Kelebihan dari legum lain adalah mampu hidup pada kondisi tergenang seperti di rawa-rawa atau pada lahan sawah, tahan terhadap tingkat salinitas tinggi, tahan terhadap kekeringan. Hasil penelitian yang telah dibuktikan beberapa peneliti adalah meningkatkan hasil gabah padi, meningkatkan bobot tongkol jagung dan mengurangi penggunaan pupuk anorganik urea
DAYA TERIMA ROTI TAWAR MOCAF DAN UBI JALAR PADA SANTRIWATI PESANTREN X Nurul Azizah Choiriyah; Irra Chrisyanti Dewi
Media Pertanian Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.629 KB) | DOI: 10.37058/mp.v5i1.2137

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya terima roti tawar yang dibuat dengan perbandingan tepung terigu, tepung mocaf dan tepung ubi jalar putih yang berbeda. Perlakuan tepung terigu:tepung mocaf : tepung ubi jalar putih pada penelitian ini yaitu (200:0:0) g, (160:40:0) g dan (160:0:40) g. Analisis yang dilakukan pada penelitian ini yaitu uji organoleptik menggunakan uji hedonik. Penelitian ini menggunakan Rancangan acak lengkap. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan ANOVA dengan uji lanjut DMRT pada taraf signifikansi 95%. Substitusi tepung terigu menggunakan tepung mocaf dan tepung ubi jalar putih berpengaruh terhadap daya terima dengan parameter warna, aroma, rasa, dan tekstur roti tawar. Tepung mocaf berpotensi sebagai pengganti tepung terigu dalam pembuatan roti tawar dibandingkan tepung ubi jalar. Parameter rasa dan tekstur roti tawar tepung mocaf pada uji organoleptik mendapatkan penilaian suka dari panelis. Sedangkan parameter rasa dan tekstur roti tawar tepung ubi jalar pada uji organoleptik mendapatkan penilaian agak suka dari panelis.
Analisis Struktur Sampah Dan Komposisi Kimia Limbah Cair (Leachate) Di Tempat Pengolahan Sampah Akhir (TPSA) Ciangir Kota Tasikmalaya Dedi Natawijaya; Vita Meylani
Media Pertanian Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.748 KB) | DOI: 10.37058/mp.v5i1.2124

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui struktur sampah dan komposisi kimia limbah cair (Leachate) di Tempat Pengolahan Sampah (TPA) Ciangir Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Hasil penelitian diharapkan dapat mengetahui potensi pencemaran yang disebabkan oleh limbah padat maupun cair yang ada di TPA Ciangir. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel sampah adalah dengan mengambil contoh sampah sebanyak 10 % dari setiap truk yang datang  setiap hari, sedangkan untuk limbah cair diambil dari tiga titik kolam penampungan limbah cair yaitu di titik pemasukan air limbah, di kolam penampungan dan di saluran pembuangan limbah. Selanjutnya sampel sampah dipilah sesuai dengan pengelompokkan tertentu dan analisis limbah cair dianalisis di laboratorium untuk menentukan kandungan kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi sampah di TPA Ciangir secara berurutan dari yang terbesar adalah bahan organik (52 %), tekstil (20 %), plastik (15 %), kertas (6 %), logam dan kaca masing-masing 1 %. Kandungan logam berat seperti Hg ( 0,0008 mg/L), Cd ( 0,003 mg/L), As (0.002 mg/L), masih di bawah baku mutu, namun demikian untuk Cr (0,14 mg/L), COD (147,13 mg/L), BOD (422,6 mg/L) dan TSS (4,269 mg/L) termasuk di atas baku mutu dan berpotensi menjadi pencemar sehingga harus dilakukan pengolahan agar tidak mencemari sumber air di masyarakat. Kandungan hara utama pada kompos adalah C organik 15 %, N 2 %, P2O5 1 %, pH 6 dan K2O sangat rendah.     
Pengaruh Inokulasi Cendawan Mikoriza Arbuskular dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) Suhardjadinata Suhardjadinata; Fitri Kurniati; Dini Hanifah Nur Lulu
Media Pertanian Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.732 KB) | DOI: 10.37058/mp.v5i1.2131

Abstract

Inokulasi cendawan mikoriza arbuskular (CMA) merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk anorganik. Cendawan mikoriza berpotensi meningkatkan serapan unsur hara oleh akar tanaman, karena miselium cendawan mikoriza berperan sebagai perpanjangan akar dalam menyerap nutrisi dan air. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui interaksi antara inokulasi cendawan mikoriza arbuskular dengan pemupukan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk NPK yang terdiri dari 5 taraf yaitu, tanpa dipupuk NPK, dipupuk NPK 250 kg ha-1, dipupuk NPK 500 kg ha-1, dipupuk NPK 750 kg ha-1, dan dipupuk NPK 1000 kg ha-1. Faktor kedua yaitu inokulasi CMA yang terdiri dari 3 taraf yaitu tanpa inokulasi CMA, inokulasi CMA 5 g koker-1 semai, inokulasi CMA 10 g koker-1 semai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara inokulasi CMA dengan pupuk NPK terhadap luas daun, jumlah buah per tanaman, bobot buah per butir, bobot buah per tanaman, dan bobot buah per petak dan konversi per hektar. Inokulasi CMA 10 g koker-1 semai dan dipupuk dengan pupuk NPK 500 kg ha-1 dan 750 kg ha-1 dapat mengefisiensikan pengunakan pupuk NPK antara 25% sampai 50% dan meningkatkan hasil sebesar 7,09% sampai 7,82% dari penggunaan pupuk NPK anjuran/ rekomendasi.
Pengaruh Sungkup dan Jenis Media Tanam terhadap Pertumbuhan Bibit Anggrek Dendrobium Saat Aklimatisasi Tini Sudartini; Darul zumani; Della Diantini
Media Pertanian Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/mp.v5i1.2136

Abstract

Salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan seedling anggrek invitro dalam fase aklimatisasi adalah penggunaan sungkup dan media tanam yang sesuai.  Penelitian ini bertujuan: mempelajari pengaruh interaksi antara sungkup dan jenis media tanam terhadap pertumbuhan anggrek Dendrobium selama aklimatisasi   Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimental dengan menggunakan Rancangan Petak Terbagi. Perlakuan sungkup merupakan faktor utama yang terdiri dari 2 taraf yaitu tanpa menggunakan sungkup dan memakai sungkup serta perlakuan jenis media tanam merupakan anak petak yang terdiri dari 5 taraf yaitu pakis cacah, sabut kelapa, arang sekam, kulit pohon akasia, limbah sabut batang aren. Percobaan diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh keterkaitan antara pemakaian sungkup dan jenis media tanam terhadap pertumbuhan anggrek selama aklimatisasi.  Pemakaian sungkup dan jenis media arang sekam menghasilkan pertumbuhan bibit anggrek yang terbaik selama aklimatisasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5