cover
Contact Name
Deni Rahman Marpaung
Contact Email
kesehatandanolahraga@gmail.com
Phone
+6281375760192
Journal Mail Official
kesehatandanolahraga@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara – Indonesia Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan dan Olahraga
ISSN : 25974165     EISSN : 25990128     DOI : -
Core Subject : Health,
Tulisan yang dimuat dalam jurnal Kesehatan dan Olahraga hanya berkaitan dengan ilmu kesehatan olahraga, tidak memuat tulisan yang berkaitan dengan pendidikan olahraga
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2: September 2019" : 6 Documents clear
PERBANDINGAN KADAR ASAM LAKTAT SETELAH BERMAIN BOLABASKET Ruslan .; Andi Muhammad Aswan; Muhammad Harliawan
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol 3, No 2: September 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.301 KB) | DOI: 10.24114/ko.v3i2.15238

Abstract

Sistem energi anaerobik merupakan sistem energi predominan pada permainan bola basket yang menyebabkan tingginya tingkat kelelahan dan energi yang mudah terkuras. Penelitian ini bertujuan untuk meliat perbandingan kadar asam laktat setelah bermain bolabasket antara tim bolabasket putri SMAN 1 Liliriaja dan tim bolabasket putri SMAN 1 Watansoppeng. Subjek pada penelitian ini adalah tim bolabasket putri SMAN 1 Liliriaja dan SMAN 1 Watansoppeng dengan sampel sebanyak masing- masing 5 orang. Teknik analisis data yang digunakan analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas dan uji perbandingan dengan menggunakan uji Anova dengan menggunakan fasilitas computer melalui program SPSS 16. Data kadar asam laktat setelah bermain bolabasket pada tim putri  SMAN 1 Liliriaja yaitu (0.976>0.05) dan tim putri SMAN 1 Watansoppeng (0.549>0.05), data berdistribusi normal. Data uji homogenitas data perbandingan kadar asam laktat setelah bermain Bolabasket antara tim putri SMAN 1 Liliriaja dan tim putri SMAN 1 Watansoppeng diperoleh  nilai signifikansi (0.576>0.05), data kadar asam bersifat homogen. Dari data kadar asam laktat setelah bermain bolabasket  tim putri SMAN 1 Liliriaja memperoleh nilai (0,004<0.05) dan tim putri SMAN 1 Watansoppeng (0,004<0.05). Terdapat perbedaan kadar asam laktat antara tim bolabasket putri SMAN 1 Liliriaja dan tim putri SMAN 1 Watansoppeng sebesar 4.1100 mg/dl. Berdasarkan hasil data dan pembahasan dari penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kadar asam laktat setelah bermain bolabasket  antara tim Bolabasket putri SMAN 1 Liliriaja dan tim Bolabasket putri SMAN 1 Watansoppeng sebesar 1.84 mg/dl.Kata kunci: Kadar Asam Laktat, Bolabasket Putri
STUDI KEMAMPUAN VOLUME PARU-PARU KLUB ANDALAS SWIM Arisman .; Alfroki Martha
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol 3, No 2: September 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.263 KB) | DOI: 10.24114/ko.v3i2.15239

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum diketahuinya Kemampuan dari Volume Paru-Paru atlet Renang Andalas Swim. Penelitian ini bersifat Deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui Kemampuan Volume Paru-Paru. Kemampuan Volume dari seseorang dapat menggambarkan bagaimana tingkat Efektivitas tubuhnya dalam mendapatkan Oksigen. Populasi penelitian ini adalah atlet Renang Andalas Swim, sebanyak 30 orang. Penarikan Sampel menggunakan teknik Total Sampling, sehingga sampel berjumlah 30 orang. Instrument penelitian berupa Spirometer. Pengolahan data dilaksanakan secara Statistik Deskriptif (tabulasi frekuensi) yang dibantu dengan Program Exel. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh: 1) Kemampuan Volume Paru-Paru pada Atlet Putra klub Renang Andalas Swim dengan tingkat pencapaian skor 46,8%. 2) Kemampuan Volume Paru-Paru pada Atlet Putri klub Renang Andalas Swim dengan tingkat pencapaian skor 66,6%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa atlet Renang Andalas Swim untuk putra memiliki tingkat kemampuan Volume Paru-Paru berada pada kategori Cukup, dan atlet renang putri memiliki tingkat kemampuan Volume Paru-Paru berada pada kategori Baik. Kata Kunci: Volume Paru-Paru
UPAYA MENINGKATKAN VO2MAX MELALUI LATIHAN INTERVAL TRAINING PADA ATLET WUSHU SANDA TOBASA KATEGORI JUNIOR Ardi Nusri; Sungkunan Panjaitan
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol 3, No 2: September 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.11 KB) | DOI: 10.24114/ko.v3i2.15240

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan VO2Max dengan metode latihan Interval Training pada atlet Wushu Sanda Tobasa Kategori Junior. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Sampel penelitian berjumlah 16 orang, dengan pengambilan sampel secara total sampling. Desain yang dalam penelitian in  Pre Test–Post Test Group Design. Instrumen penelitian menggunakan bleep tes. Pengujian hipotesis digunakan teknik analisa uji-t berpasangan (uji-t independent sample-test) menggunakan SPSS dengan taraf significan p=0,05. Analisis data deskriptif. Hasil analisis data dengan uji-t berpasangan menunjukkan peningkatan setelah melakukan metode latihan Interval Training selama 6 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu dengan perolehan hasil pre-test. Hasil uji-t berpasangan antara data pretes dengan post tes atlet Wushu Sanda Tobasa Kategori Junior diperoleh dengan nilai significancy sebesar 0,000 (p< 0,05) yang berarti ada peningkatan yang signifikan VO2Max atlet Wushu Sanda Tobasa Kategori Junior. Kata kunci: Latihan, Interval Training, VO2Max
PERBANDINGAN PENGARUH KEGIATAN FISIK DALAM DAN LUAR RUANGAN TERHADAP SUHU TUBUH, ASAM LAKTAT, DARAH GLUKOSA, DAN LEMAK SETELAH FISIK SUBMAKSIMAL AKTIVITAS Edy Gunawan; Ayu Elvana
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol 3, No 2: September 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.983 KB) | DOI: 10.24114/ko.v3i2.15236

Abstract

Berolahraga di dalam ruangan dengan oksigen (O2) yang cukup dari pada luar ruangan akan menyebabkan meningkatnya kadar asam laktat di otot maupun darah, selain itu suhu lingkungan dalam ruangan lebih tinggi dibanding suhu luar ruangan saat melakukan aktifivitas fisik dan suhu yang tinggi dapat meningkatkan temperatur tubuh. Penelitian ini dilaksanakan di FIK Universitas Negeri Makasar, prodi Ilmu keolahragaan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan aktivitas fisik outdoor dan indoor dengan suhu tubuh, kadar asam laktat, kadar glukosa darah, dan kelelahan pada aktivitas fisik submaksimal dengan menggunakan program penelitian desain kelompok pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Ilmu Olahraga Fakultas Sains Olahraga, Universitas Negeri Makassar. Kelompok aktivitas outdoor dan indoor diberikan aktivitas fisik submaximal berupa mengayuh Ergocycle dengan 85% HRmax. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa: hasil uji sampel bebas variabel t-2 delta-3 suhu tubuh adalah p = 0,901 (p> 0,05) kadar asam laktat delta-2 adalah p = 0,000 (p <0,05), delta- 1 level glukosa darah adalah p = 0,808 (p> 0,05), kekuatan otot delta-4 / kelelahan adalah p = 0,000 (p <0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa: tidak ada peningkatan suhu tubuh setelah melakukan aktivitas outdoor dan indoor, ada peningkatan kadar asam laktat 5 menit setelah aktivitas outdoor dan indoor, tidak ada penurunan kadar glukosa darah kanan setelah aktivitas fisik submaksimal untuk aktivitas outdoor dan indoor, terjadi penurunan kekuatan otot / kelelahan setelah aktivitas outdoor dan indoor. Kata kunci : Aktivitas Indoor dan Outdoor, Aktivitas Fisik Sub-Maksimal
PENGARUH PEMBERIAN SENAM LANSIA TERHADAP STABILITAS TEKANAN DARAH DI UPT PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA DAN ANAK SIBORONG-BORONG Rosmaini Hasibuan; Rudolf Simon Panjaitan
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol 3, No 2: September 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.14 KB) | DOI: 10.24114/ko.v3i2.15241

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian latihan senam lansia terhadap stabilitas tekanan darah pada lansia di Upt pelayanan sosial lanjut usia dan anak Siborong-borong. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 19 orang. Jumlah sampel yang ditarik sebanyak 9 orang yang ditetapkan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di UPT pelayanan sosial lanjut usia dan anak Siborong-borong selama 6 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu dan menggunakan SPSS (Statistical product and service solutions) dalam uji analisis data.  Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh latihan senam lansia terhadap kestabilan tekanan darah pada lansia di UPT. Pelayanan Sosial Lansia dan Anak Siborong-borong, hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil pengujian hipotesis pada tekanan darah sistolik pada lansia sebelum dan sesudah melakukan olahraga senam lansia dengan rata-rata pre-test142,22 menjadi 118,89 post-test diperoleh nilai Significancy 0,007(p<0,05) yang berarti ada perbedaan yang bermakna (Signifikan) tekanan darah sistolik antara pre-test dan post-test sedangkan pada tekanan darah diastolik pada lansia sebelum dan sesudah melakukan olahraga senam lansia dengan rata-rata pre-test 82,22 menjadi 77,78 post-test diperoleh nilai significancy 0,046(p<0,05) yang berarti ada perbedaan yang bermakna (Signifikan) tekanan darah diastolik antara pre-test dan post-test. Maka dapat menyimpulkan adanya pengaruh pemberian senam lansia terhadap stabilitas tekanan darah pada lansia di UPT pelayanan sosial lanjut usia dan anak Siborong-borong. Kata Kunci : Senam Lansia, Lansia, Tekanan darah
SURVEI KADAR HEMOGLOBIN SETELAH BERMAIN FUTSAL DALAM RUANGAN (INDOOR) DAN DILUAR RUANGAN (OUTDOOR) Mia Kusumawati; Andi Muhammad Aswan; Arrahman .
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol 3, No 2: September 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.665 KB) | DOI: 10.24114/ko.v3i2.15237

Abstract

Berolahraga didalam ruangan (indoor) dan diluar ruangan (outdoor) memiliki beberapa perbedaan. Masing-masing memiliki dampak  positif  dan  dampak  negatif. Pada olahraga diluar ruangan (outdoor) selain memperoleh vitamin D yang didapat dari terpaan sinar matahari olahraga diluar ruangan (outdoor) juga memberi banyak pasokan oksigen O2 yang sangat diperlukan jaringan tubuh agar dapat menjalankan fungsinya dengan sempurna. Survei Kadar Hemoglobin Setelah Bermain Futsal Dalam Ruangan (indoor) Dan diluar Ruangan (outdoor) Di SMAN 1 Watansoppeng. Populasi dan sampel adalah pemain tim futsal SMAN 1 Watansoppeng Kabupaten Soppeng dipilih secara Purposive Sampling diperoleh sampel sebanyak 10 orang. Teknik analisis data yang digunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data, menunjukkan bahwa kadar hemoglobin pemain futsal dalam ruangan (indoor) SMAN 1 Watansoppeng, didapatkan nilai Mean = 14.80, SD = 1.191, Variance = 1.420, Range = 2.50, Nilai minimal = 13.70 Nilai Maksimal = 16.20, Sum= 74.00. Dan kadar hemoglobin pemain futsal diluar ruangan (outdoor) didapatkan nilai Mean = 14.80, SD = 1.157, Variance = 1.340, Range = 2.60, Nilai minimal = 12.20, Nilai Maksimal = 14.80, Sum = 66.50 Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, kadar hemoglobin setelah bermain futsal dalam ruangan (indoor) berada dalam kategori normal dan kadar hemoglobin setelah bermain futsal diluar ruangan (outdoor) berada dalam kategori dibawah normal pada tim futsal SMAN 1 Watansoppeng berdasarkan kadar normal hemoglobin 14-18 gram/dl. Kata kunci: Kadar Hemoglobin, Futsal Indoor dan Outdoor

Page 1 of 1 | Total Record : 6