cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Hemera Zoa
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 391 Documents
Penyebaran penyakit Gumboro di wilayah Jabotabek dan cara pencegahannya Masduki Partadiredja
Hemera Zoa Vol. 71 No. 1 (1983): Jurnal Hemera Zoa
Publisher : Hemera Zoa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.891 KB)

Abstract

Di wilayah jabotabek kasus IBD telah ditemukan pada sembilan peternakan ayam pedaging yang total menghasilkan 40.000 ayam setiap minggu dan pada sembilan peternakan ayam petelur yang total mempunyai 450.000 ayam. Kerugian ekonomik yang disebablan infeksi IBD pada sebuah peternakan ayam pedaging juga diberikan. Kesimpulan dari studi ini ialah IBD telah bersifat enzootik di daerah Jabotabek. Pengaruh imunosupresif yang disebabkan IBD terhadap serangan penyakit Marek dan Newcastle dibahas. Infeksi IBD pada anak ayam di bawah umur tiga minggu sangat merugikan. Ayam-ayam itu kehilangan kemampuannya untuk menghasilkan antibodi terhadap penyakit-penyakit, meskipun ayam-ayam itu telah divaksinasi. Imunitas maternal (asal induk) sangat vital artinya bagi anak-anak ayam untuk melindunginya terhadap infeksi dini. Karena itu sangat perlu dianjurkan agar para peternak bibit mengebalkan ayam-ayam pembibitnya terhadap IBD agar keturunannya memperoleh imunitas maternal.
Culicoides (Diptera:Ceratopogonidae) di sekitar ayam dalam kandang di Jawa Tengah Soeprapto Soekardono
Hemera Zoa Vol. 71 No. 1 (1983): Jurnal Hemera Zoa
Publisher : Hemera Zoa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.918 KB)

Abstract

Duabelas spesies Culicoides telah berhasil ditangkap di sekitar kandang-kandang ayam ras di daerah Semarang, Surakarta, Karanganyar dan Magelang. Sepuluh diantaranya telah dapat diidentifikasi sebagai Culicoides arakawai, C.guttifer, C.hegneri, C.peregrinus, C.amamiensis, C.palpifer, C.humeralis, C.subflavescens, C.huffi dan C.schultzei. Lima diantaranya tertangkap dalam keadaan mengandung darah yaitu C.arakawai, C.guttifer, C.huffi, C.hegneri, C.schultzei dan C.peregrinus. Jumlah Culicoides yang tertangkap di tiap lokasi penangkapan berkisar antara 2 sampai 8.696, bagian terbesar diantaranya selalu C.arakawai. Spesies ini dapat dianggap sebagai bersifat ornithofilik karena pernah dapat ditangkap sedang mengisap darah pada balung ayam dan selalu dapat tertangkap di sekitar ayam di semua lokasi penangkapan dan betinanya mengandung sel-sel darah merah berinti. Oleh karenanya maka spesies ini merupakan vektor paling potensial bagi penularan leucocytozoonosis ayam di kalangan industri ayam ras di Indonesia. 
Beberapa pengamatan terhadap kejadian miasis mewabah pada ternak di Indonesia Singgih H. Sigit
Hemera Zoa Vol. 71 No. 1 (1983): Jurnal Hemera Zoa
Publisher : Hemera Zoa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.962 KB)

Abstract

Di Indonesia sampai saat ini dikenal dua jenis miasis obligat yang cenderung mewabah yaitu miasis teracak oleh lalat Booponus intonsus Aldrich di Sulawesi Utara dan Tengah, dan miasis oleh lalat Chrysomya vezziana Villeneuve yang melanda beberapa peternakan padang di luar Jawa. Pada saat ini nampaknya miasis teracak di Sulawesi bukan merupakan masalah gawat, karena lokasinya yang ternyata amat terbatas, populasi lalat yang selalu rendah dan adanya kemungkinan penyembuhan secara spontan. Bagi usaha peternakan padang, miasis dapat merupakan masalah besar apabila padangnya penuh berisi caplak dan bangsa sapi yang dipelihara termasuk yang peka caplak. Keadan semacam ini dijumpai di Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan. Mengingat akan besarnya potensi miasis untuk menjadi masalah secara nasional, disarankan agar sedini mungkin masalah ini difikirkan serta dikendalikan.
Penyakit Pernafasan ayam nonbakterial di beberapa daerah di Jawa Barat dan daerah Jakarta Raya M. Partadiredja; Retno D. Sujudono; Abdul Gani A. Siregar; C. Sri Utami Pramono
Hemera Zoa Vol. 71 No. 1 (1983): Jurnal Hemera Zoa
Publisher : Hemera Zoa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.353 KB)

Abstract

Penelitian dilaksanakan di empat daerah yaitu Sukabumi, Bogor, Dki Jakrta dan Tangerang. Jumlah contoh pemeriksaan yang diambil sebanyak 500 buah, yang dibagi dalam tiga periode pengambilan, masing-masing sebanyak 167 contoh. Penelitian berjalan selama satu tahun. Bahan pemeriksaan berupa darah dan usapam tenggorokan, diperiksa secara serologik dan virologik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola infeksi penyakit sepanjang tahun tidak berbeda menyolok. Dalam ketiga periode pengambilan contoh penyakit terlihat bahwa virus infectious bronchitis (IB) dan Newcastle disease (ND) frekuensi isolasinya cukup tinggi. Mycoplasma gallisepticum secara serologik hanya ditemukan pada ayam petelur. Ayam pedaging yang diambil contohnya bebas dari M,gallisepticum.
Pengaruh pemakaian tepung bekicot sebagai pengganti sebagian dari jumlah tepung ikan di dalam rabsum terhadap pertumbuhan anak ayam Amir Hasan Lubis
Hemera Zoa Vol. 71 No. 1 (1983): Jurnal Hemera Zoa
Publisher : Hemera Zoa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.483 KB)

Abstract

Suatu penelitian telah dilakukan untuk meneliti pengaruh pemakaian tepung bekicot sebagai pengganti sebagian dari jumlah tepung ikan di dalam ransum terhadap pertumbuhan, konsumsi makanan dan efisiensi penggunaan makanan dari anak ayam Hy Sex brown betina berjengger satu, berumur satu hari. Empat puluh anak ayam Hy Sex brown betina telah digunakan dalam penelitian ini. penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Masing-masing ulangan terdiri dari dua anak ayam hy Sex brown. Banyaknya tepung bekicot yang dicampurkan pada ransum sebagai pengganti tepung ikan ialah berturut-turut 0% (RA), 3% (RB), 6% (RC), 9% (RD) dan 12% (RE). Dari tiap-tiap perlakuan diperoleh rata-rata pertambahan berat badan per anak ayam sampai umur 10 minggu sebesar 935.11 gram (RA), 1059.74 gram (RB), 984.40 gram (RC), 805.85 gram (RD) dan 719.90 gram (RE). Demikian juga konsumsi makanan dan efisiensi penggunaan makanan rata-rata per anak ayam sampai umur 10 minggu adalah 3482.22 gram dan 3.73 (RA), 4118.79 gram dan 3.89 (RB), 3739.86 gram dan 3.80 (RC), 3542 gram dan 4.40 (RD), 2756.66 gram dan 3.83 (RE).
Cpalak ternak Rhipicephalus pilans (Acari:Ixodidae) : Teknik pemeliharaan dalm kondisi tiruan Hasan Basri Munaf
Hemera Zoa Vol. 71 No. 1 (1983): Jurnal Hemera Zoa
Publisher : Hemera Zoa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1038.122 KB)

Abstract

Serangkaian tehnik pemeliharaan dalam kondisi tiruan caplak Rhipicephalus pilans dipertelakan dan diujicoba. R.pilans ini diketahui merupakan salah satu jenis caplak iksodid yang tercatat di Indonesia sebagai ektoparasit penghisap darah yang kerap memarasit ternak kambing, domba, sapi, kerbau dan kuda. Tehnik pemeliharaan ditetapkan dan dikembangkan di Museum Zoologicum Bogoriense dalam rangka penelitian daur-hidup caplak-caplak Indonesia berdasarkan tehnik pemeliharaan caplak oleh Kaiser, Kohls dan Loomis. Sebagai induk semang dalam kondisi tiruan diberikan tikus, kelinci, kambing dan domba. Pemberian makan caplak dengan sistem kapsul pada kelinci, kambing dan domba dan sistem tabur pada kelinci tampak merupakan cara pemeliharaan yang telah memberikan hasil yang diharapkan. Menurut pengamatan penulis, tehnik yang dikembangkan ini akan cocok juga dipakai untuk memelihara jenis caplak iksodid lainnya yang sering memarasit mamalia.
Pembicara Tamu IS-01 s/d IS-07 Hlm 1-10 Jurnal Hemera Zoa
Hemera Zoa Prosiding KIVNAS Ke-14 PDHI 2016
Publisher : Hemera Zoa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.298 KB)

Abstract

Pembicara Tamu IS-01 s/d IS-07 Hlm 1-10, Prosiding KIVNAS Ke-14 PDHI 2016 di ICE, BSD City, Serpong, Tangerang Selatan.
Presentasi Oral O-001 s/d O-050 Hlm 11-109 Jurnal Hemera Zoa
Hemera Zoa Prosiding KIVNAS Ke-14 PDHI 2016
Publisher : Hemera Zoa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2875.105 KB)

Abstract

Presentasi Oral O-001 s/d O-050 Hlm 11-109 Prosiding KIVNAS Ke-14 PDHI 2016 di ICE, BSD City, Serpong, Tangerang Selatan.
Presentasi Oral O-051 s/d O-076 Hlm 110-160 Jurnal Hemera Zoa
Hemera Zoa Prosiding KIVNAS Ke-14 PDHI 2016
Publisher : Hemera Zoa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2312.547 KB)

Abstract

Presentasi Oral O-051 s/d O-076 Hlm 110-160 Prosiding KIVNAS Ke-14 PDHI 2016 di ICE, BSD City, Serpong, tangerang Selatan.
Presentasi Oral O-077 s/d O-125 Hlm 161-250 Jurnal Hemera Zoa
Hemera Zoa Prosiding KIVNAS Ke-14 PDHI 2016
Publisher : Hemera Zoa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2827.803 KB)

Abstract

Presentasi Oral O-077 s/d O-125 Hlm 161-250 Prosiding KIVNAS Ke-14 PDHI 2016 di ICE, BSD City, Serpong, Tangerang Selatan.