cover
Contact Name
Saprizal Hadisaputra
Contact Email
rizal@unram.ac.id
Phone
+6287738066422
Journal Mail Official
pijarmipa@unram.ac.id
Editorial Address
Univesitas Mataram. Jalan Majapahit No 62 Mataram, Lombok, NTB. 83125. Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pijar MIPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : 19071744     EISSN : 24601500     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pijar MIPA (e-ISSN: 2460-1500 & p-ISSN: 1907-1744) is an open-access scientific periodical journal published by the Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA publishes original articles on current issues and trends in mathematics-science-science education studies. In addition, this journal addresses issues concerning environmental education and environmental science. The journal scopes are: a. Physics and Physics Education b. Chemistry and Chemistry Education c. Biology and Biology Education d. Natural Science and Science Education e. Mathematics and Mathematics Education f. Environmental and Environmental Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,179 Documents
Pengaruh Penggunaan Bahan Ajar IPA Materi Sistem Ekskresi Berbasis Inkuiri Terhadap Peningkatan Literasi Sains Fidiani Fidiantara; Kusmiyati Kusmiyati; I Wayan Merta
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 1 (2020): Januari
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.38 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i1.1406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan literasi sains pada materi Sistem Ekskresi siswa kelas VIII di MTsN 1 Mataram. Jenis penelitian adalah eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan menggunakan bahan ajar berbasis inkuiri. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Mataram pada tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 8 kelas. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan tes. Analisis data dilakukan dengan uji gain ternormalisasi dan uji hipotesis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan tingkat literasi sains siswa pada kelas VIII’1 sebagai kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas VIII’2 sebagai kelas kontrol yaitu pada kelas VIII’1 memiliki skor gain ternormalisasi sebesar 0,70 sedangkan kelas VIII’2 memiliki skor gain ternormalisasi sebesar 0,56, dan penigkatan literasi sains siswa masuk dalam kategori sedang. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji-t menyatakan nilai thitung (3,26) > ttabel (1,67), yang berarti Ha diterima, sehingga penggunaan bahan ajar berbasis inkuiri dapat meningkatkan literasi sains siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan bahan ajar berbasis inkuiri dapat meningkatkan literasi sains siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Mataram.
Growth response of pakcoy (Brassica rapa L.) due to difference dosage and time of giving bokashi I Wayan Merta; Ahmad Raksun
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 4 (2021): September 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.209 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v16i4.1410

Abstract

Pakcoy is one of the commodities favored by the people of Indonesia. The presence of nutrients around  the plant root system greatly affects the growth of pakcoy. The availability of nutrients can be increased by fertilizing. Fertilization of plants can be done by using bokashi. Study on the growth response of pakcoy due to differences in dosage and time of giving bokashi was conducted to determine: (1) the growth response of pakcoy due to bokashi treatment,  (2) the growth response of pakcoy due to difference in the time of giving bokashi, (3) the growth response of pakcoy due to the interaction between the dose and the time of giving bokashi. Completely randomized design with 3 replications was used in the study. The growth pakcoy parameters were plant height, number of leaves and leaf length. The result showed that: (1) plant height, number of leaves and leaf length had a positive response to bokashi treatment with the best bokashi dose is 15 tons per hectare, (2)  plant height, number of leaves and leaf length of pakcoy responded to the time of giving bokashi, the highest growth parameters were pound in pakcoy given bokashi 30 days before planting. (3) plant height, number of leaves and leaf length were not significantly different due to the interaction between dose and time giving bokashi
Kinetika Reaksi Transesterifikasi Minyak Biji Ketapang (Terminalia Catappa L) Pada Proses Produksi Metil Ester Harun Al Rasyid; Rahmad Nasir
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 1 (2020): Januari
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.088 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i1.1430

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang kinetika reaksi transesterifikasi minyak biji ketapang (Terminalia Catappa L) pada proses produksi metil ester menggunakan ekstraksi sokletasi. Buah biji ketapang dihaluskan dan disokletasi beberapa gram sampel menggunakan pelarut petroleum benzen. Ekstraksi dilanjutkan dengan destilasi untuk mendapatkan minyak ketapang murni. Katalis yang digunakan dalam pembuatan biodiesel ini adalah KOH dengan konsentrasi katalis 0,5% b/b KOH/minyak biji ketapang. Pelarut yang digunakan adalah metanol dengan rasio molar terhadap minyak biji ketapang 6:1. Kinetika reaksi transesterifikasi diteliti dengan mengambil 50 ml sampel dari labu leher tiga dengan selang waktu (10, 20, 30, 40, 50 dan 60 menit) pada temperatur 30 oC dan kecepatan pengadukan 2140 rpm. Sampel dituang dalam botol yang telah disi 50 ml air dan didiamkan dalam lemari es pada suhu 20 oC selama 24 jam. Metil ester kemudian dipisahkan dari gliserol dan air dengan menggunakan corong pisah kemudian cuci menggunakan NaSO4 dengan tujuan mengikat air yang masih terkandung dalam metil ester tersebut. Metil ester murni selanjutnya dianalisis dengan GCMS untuk mengetahui kandungan metil ester dan HNMR untuk menghitung kinetika reaksi transesterifikasi minyak biji ketapang untuk suhu 30 oC. Hasil penelitian menunjukan waktu yang ideal pada proses produksi metil ester untuk suhu 30 oC adalah menit ke 60 dengan kinetika reaksi pada orde 2 yang pada grafiknya paling tinggi dan persamaan laju reaksi transesterifikasi minyak biji ketapang menjadi metil ester adalah r = k(TG)2
Validitas Perangkat Pembelajaran Berbasis CCM-CCA Pada Materi Dinamika Partikel Muh Makhrus; Wahyudi Wahyudi; Muhammad Taufik; Muhammad Zuhdi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 1 (2020): Januari
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.046 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i1.1441

Abstract

Kesalahan konsep sering didasarkan pada pengalaman pribadi dan sulit untuk berubah ke pemahaman konten ilmiahnya, bahkan setelah pembelajaran dirancang untuk menangani konten ilmiah di mana kesalahan konsep terjadi, banyak mahasiswa tidak merekonstruksi pemikirannya. Mahasiswa yang mampu merekonstruksi pengetahuan (perubahan konseptual) adalah yang menggunakan pemikiran kritis dan penalaran logis.  Konflik kognitif memiliki peran penting dalam terjadinya perubahan konseptual. Seorang pendidik yang dapat meyakinkan peserta didik bahwa konsepsi-konsepsi fisika yang dimiliki merupakan konsepsi yang salah (miskonsepsi), maka mahasiswa akan yakin bahwa dia membutuhkan perubahan konseptual. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis model pembelajaran CCM CCA (Concetual Change Model with Cognitive Conflict Approach) sebagai suatu produk yang valid beserta instrumennya yang akan dapat memfasilitasi terjadinya perubahan konseptual pada mahasiswa. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan mencakup materi dinamika partikel yang terdiri dari hukum Newton dan Usaha-Energi dengan masing-masing materi memiliki 3 SAP dan 3 LKM. Validasi perangkat pembelajaran secara isi dan konstruk dilakukan dengan teknik FGD (Focused Group Discussions) oleh ahli (expert) di bidang pendidikan fisika. Hasil validasi perangkat pembelajaran menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran CCM-CCA yang dikembangkan layak (valid) digunakan pada pembelajaran fisika dasar dengan melakukan sedikit revisi berdasarkan saran/masukan dari peserta FGD. 
Inovasi Pembelajaran IPA (Fisika) di SD dengan Pemanfaatan Kit Alternatif dan Alat Sederhana yang Berasal dari Lingkungan Syahrial Ayub; Muh Makhrus; Sutrio Sutrio; I Wayan Gunada; Muhammad Taufik
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 1 (2020): Januari
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.01 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i1.1445

Abstract

Telah dibuat Kit IPA Alternatif untuk inovasi pembelajaran IPA di Sekolah Dasar (SD). Kit IPA ini dibuat dengan memanfaatkan bahan-bahan dari lingkungan sekitar dan sangat mudah mendapatkan. Kit IPA ini dapat menjadi pilihan bila di suatu sekolah tidak mempunyai Kit-Kit yang dari pabrik (Kit INPRES dan Kit SEQIP) sehingga tidak ada alasan bagi guru untuk tidak mengajar dengan variatif. Ada beberapa manfaat yang didapat dengan dibuat dan diterapkannya Kit IPA alternatf ini dalam pembelajaran di sekolah, yaitu: (1) Kegiatan belajar mengajar akan lebih bermakna jika melibatkan seluruh indera. Dengan melihat, mendengar, merasakan, mengamati dan mengalami atau mempraktekkan sendiri, siswa akan mengalami internalisasi konsep pemebalajaran IPA secara mendalam, (2) Akan lebih menyenangkan dan mengesankan bagi siswa jika alat yang ada di Kit ini dikemas oleh guru dalam bentuk permainan, dan suasana kompetisi yang sehat untuk maju bersama, (3) percobaan-percobaan IPA yang didesain dengan menggunakan Kit ini diharapkan dapat menumbuhkembangkan dan melatih sikap ilmiah siswa dan menemukan konsep IPA seperti: proses letusan gunungapi, pembentukan batuan beku, kapal selam sederhana, aliran air, kalorimeter sederhana, lampu stopan sederhana, pembangkit listrik tenaga angin, tekanan hidrostatis, dan lainnya. Kit IPA Alternatif ini juga dilengkapi dengan buku petunjuk yang berisi: Kelas/Semester, Indikator, Tujuan Pembelajaran, Saran penerapan dalam pembelajaran, Alat dan bahan, Prosedur, Pertanyaan dan Penjelasan. Respon peserta didik terhadap inovasi pembelajaran IPA dengan Kit IPA alternatif sangat baik (78,06%).
Analysis of prospective physics teacher misconceptions about friction force with three tier tests and clinical interviews Ahmad Busyairi; Muhammad Zuhdi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 5 (2021): November 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.995 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v16i5.1448

Abstract

A good and correct understanding of concepts is a fundamental thing that prospective Physics teachers must have before graduated from college. Therefore, it is necessary to identify the conception to ensure that there are no students who have misconceptions and do not understand the concept. This study aims at identifying the misconceptions experienced by prospective Physics teachers at the final level, especially in the friction force material. This is descriptive research conducted in a university in Mataram with 12 students involved. The instrument used was a three-tier test in the form of a multiple-choice test with open reasons. A total of 10 items with 30 questions were used in this study. Data collection techniques used was tests and interviews. The data that has been collected was then analyzed using descriptive statistics. Based on the results of the data analysis, it was found that 46.29% of the students had misconceptions with details of 50.00% of the students experienced misconceptions in determining the type of friction force, 43.75% in determining the direction of friction force, and 47.22% in determining the magnitude of the friction force. The results of this study indicate that there are still many students of prospective Physics teachers have misconceptions. Therefore, we need an alternative learning that can be used to reduce the misconceptions had by prospective Physics teachers.
Kajian Pelaksanaan Praktikum Ilmu Pengetahuan Alam Sekolah Menengah Pertama Di Kota Mataram Aliefman Hakim; A Wahab Jufri; Kosim Kosim; Imam Bachtiar; Syamsul Bahri
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 2 (2020): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.637 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i2.1458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan terhadap aktivitas praktikum IPA di Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Mataram diantaranya adalah identifikasi tingkat motivasi guru-guru IPA SMP Negeri di Kota Mataram dalam melakukan kegiatan praktikum IPA, data pelaksanaan praktikum yang telah berlangsung dengan mengobservasi kendala yang ada termasuk kondisi sarana prasarana penunjang praktikum IPA di SMP di Kota Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakan metode fishbone diagram (diagram tulang ikan). Pengumpulan data pada survey dijaring menggunakan angket/kuisioner dan wawancara. Jenis kuisioner pada penelitian ini adalah kuisioer tertutup dengan rating scale. populasi penelitian ini berjumlah 24 sekolah negeri. Penentuan sampel dilakukan secara random sehingga diperoleh sampel guru IPA sebanyak 15 sampel. Sampel diberikan tiga jenis angket yaitu angket motivasi praktikum, angket pelaksanaan praktikum, dan angket sarana prasarana penunjang praktikum. Motivasi guru IPA dalam melakukan kegitan praktikum termasuk kategori sedang dengan rata-rata sebesar 64 yang terbagi dalam 13.3% motivasi tinggi dan 86.7% motivasi sedang. Pelaksanaan praktikum IPA tergolong baik yaitu sebesar 80.3%. Adapun ketersediaan saran prasarana penunjang praktikum tergolong sangat baik yaitu sebesar 94.2% tersedia. Akan tetapi, berdasarkan hasil hasil uji regresi linear dengan nilai signifikansi 0.355 lebih besar dari 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi praktium, pelaksanaan praktikum, dan ketersediaan sarana prasarana tidak saling berhubungan.
Pengaruh Penggunaan Media Simulasi Phet (Physics Education Technology) Terhadap Hasil Belajar Fisika Rozi Saputra; Susilawati Susilawati; Ni Nyoman Sri Putu Verawati
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 2 (2020): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.798 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i2.1459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media simulasi PhET (physics education tehnology) terhadap hasil belajar fisika peserta didik SMA Negeri 1 Kediri tahun ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain penelitian non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA SMAN 1 Kediri dengan jumlah 64 peserta didik, tehnik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling dan diperoleh kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen sebanyak 21 orang dan kelas XI MIA 2 sebagai kelas Kontrol sebanyak 20 orang. Kelas eksperimen diberikan perlakuan pembelajaran dengan model pembelajaran langsung menggunakan media simulasi PhET (Physics Education Tehnology) sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Uji coba instrument tes hasil belajar telah memenuhi syarat diantaranya, uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya beda. Sehingga diperoleh sebanyak 25 soal valid dan 5 soal tidak valid dari 30 soal yang diujikan, kemudian soal tersebut diberikan saat melakukan tes awal dan tes akhir. Setelah didapatkan hasil tes akhir kedua kelas homogen dan terdistribusi normal hipotesis penelitian diujikan dengan uji-t dengan taraf signifikan 5% dan diperoleh hasil thitung sebesar 4,12 dan  ttabel sebesar 2,02 sehingga dapat dikatakan bahwa nilai thitung lebih besar dari ttabel. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media simulasi PhET (Physics Education Technology)  terhadap hasil belajar fisika peserta didik.
Perancangan Media Peraga dan Pedoman Operasionalnya Kepada Para Guru Sekolah Dasar Ketut Sarjana Sarjana; Baidowi Baidowi; Arjudin Arjudin; Hapipi Hapipi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 3 (2020): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.81 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i3.1460

Abstract

Merancang media peraga yang disertai pedoman operasionalnya merupakan tantangan tersendiri bagi guru di tingkat sekolah dasar. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penelitian sebelumnya tentang merancang media peraga lengkap dengan pedoman operasionalnya. Upaya desiminasi hasil penelitian dilakukan pada guru-guru kecamatan Gerung, Lombok Barat dalam mengatasi persoalan pembelajaran matematika. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan para guru SD di Kecamatan Gerung tentang konsep dan prinsip tentang pengukuran khususnya konsep luas daerah; kedua, meningkatkan keterampilan merancang media peraga geometri tentang luas daerah serta pedoman operasionalnya. Sebelum melakukan kegiatan ini para peserta diberikan Pretest untuk melihat perubahan yang terjadi setelah kegiatan dilakukan. Kegiatan diikuti oleh 18 orang guru yang berasal dari berbagai sekolah dasar di Gugus V Kecamatan Gerung. Kegiatan pengabdian diawali dengan pendalaman tentang konsep dan prinsip luas daerah utamanya parameter penentu luas daerah dengan cara presentasi, demonstrasi. Kedua, simulasi dan praktek merancang media peraga prinsip luas dan ketiga adalah diskusi dalam kelompok kerja dan presentasi tentang media dan pedoman yang telah dirancang dan demontrasi cara penggunaaannya. Media peraga tentang luas daerah ada 6 yakni prinsip luas daerah persegi panjang, Jajaran genjang, segitiga, trapesium, layang-layang dan prinsip luas daerah lingkaran. Setelah kegiatan pengabdian dilakukan para peserta diberikan Postest. Hasil pelatihan sangat efektif, ini ditunjukkan adanya perbedaan rata-rata yang signifikan antara hasil Pretest dan post-tes. Rata-rata hasil Pretest sebesar 3,9 dan rata-rata Postest sebesar 7,1. Hasil uji t menunjukkan bahwa th = 8,74 > ttab  = 2,03, taraf signifikansi 5%. Hal ini juga berarti bahwa terjadi perubahan yang signifikan pada guru Sekolah Dasar di Gugus V di Kecamatan Gerung setelah mengikuti kegiatan pengabdian ini. Selanjutnya, kegiatan ini perlu diperluas ke wilayah yang lain agar para guru SD memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang sama dalam rangka menghadapi pendidikan abad 21.
Pengaruh Dosis Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan Kangkung Darat (Ipomoea reptans poir.) Mahrus Mahrus; Ahmad Raksun
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 3 (2020): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.237 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i3.1464

Abstract

Penelitian tentang pengaruh dosis pupuk urea terhadap pertumbuhan kangkung darat sudah dilakukan di Desa Bajur Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat. Dalam penelitian ini digunakan rancangan acak lengkap dengan 4 ulangan. Dosis pupuk urea terdiri atas 5 level yaitu U0 = 0 gram pupuk urea per 10 kg tanah (kontrol), U1 = 0,5 gram pupuk urea per 10 kg tanah, U2 = 1 gram pupuk urea per 10 kg tanah, U3 = 1,5 gram pupuk urea per 10 kg tanah dan U4 = 2 gram pupuk urea per10 kg tanah. Parameter pertumbuhan yang diukur adalah tinggi batang, diameter batang, panjang helaian daun dan lebar helaian daun. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan uji lanjut dengan Uji Beda Nyata Terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perbedaan dosis pupuk urea berpengaruh  nyata terhadap tinggi batang, panjang helaian daun dan lebar helaian daun tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap diameter batang kangkung darat, (1) Dosis optimum pupuk urea untuk tanaman kangkung darat adalah 1,5 gram per 10 kg tanah

Page 29 of 118 | Total Record : 1179


Filter by Year

2009 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 1 (2026) Vol. 20 No. 8 (2025): Special Issue Vol. 20 No. 7 (2025) Vol. 20 No. 6 (2025) Vol. 20 No. 5 (2025) Vol. 20 No. 4 (2025): Special Issue Vol. 20 No. 3 (2025) Vol. 20 No. 2 (2025) Vol. 20 No. 1 (2025) Vol. 19 No. 6 (2024): November 2024 Vol. 19 No. 5 (2024): September 2024 Vol. 19 No. 4 (2024): July 2024 Vol. 19 No. 3 (2024): May 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): March 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 18 No. 6 (2023): November 2023 Vol. 18 No. 5 (2023): September 2023 Vol. 18 No. 4 (2023): July 2023 Vol. 18 No. 3 (2023): May 2023 Vol. 18 No. 2 (2023): March 2023 Vol. 18 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 17 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 17 No. 5 (2022): September 2022 Vol. 17 No. 4 (2022): July 2022 Vol. 17 No. 3 (2022): May 2022 Vol. 17 No. 2 (2022): March 2022 Vol. 17 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 16 No. 5 (2021): November 2021 Vol. 16 No. 4 (2021): September 2021 Vol. 16 No. 3 (2021): Juni 2021 Vol. 16 No. 2 (2021): Maret 2021 Vol. 16 No. 1 (2021): Januari 2021 Vol. 15 No. 5 (2020): Edisi Khusus Penelitian Pengembangan Pengkajian Ilmu dan Pengajaran MIPA Vol. 15 No. 4 (2020): September Vol. 15 No. 3 (2020): Juni Vol. 15 No. 2 (2020): Maret Vol. 15 No. 1 (2020): Januari Vol. 14 No. 3 (2019): September Vol. 14 No. 2 (2019): Juni Vol. 14 No. 1 (2019): Maret Vol. 13 No. 2 (2018): September Vol. 13 No. 1 (2018): MARET Vol. 12 No. 2 (2017): September Vol. 12 No. 1 (2017): Maret Vol. 11 No. 2 (2016): SEPTEMBER Vol. 11 No. 1 (2016): Maret Vol. 10 No. 2 (2015): September Vol. 10 No. 1 (2015): Maret Vol. 9 No. 2 (2014): September Vol. 9 No. 1 (2014): Maret Vol. 8 No. 2 (2013): September Vol. 8 No. 1 (2013): Maret Vol. 7 No. 2 (2012): September Vol. 7 No. 1 (2012): Maret Vol. 6 No. 2 (2011): September Vol. 6 No. 1 (2011): Maret Vol. 5 No. 2 (2010): September Vol. 5 No. 1 (2010): MARET Vol. 4 No. 2 (2009): September Vol. 4 No. 1 (2009): Maret More Issue