cover
Contact Name
Adiyanna Adam
Contact Email
almizanjurnal21@gmail.com
Phone
+6281340137313
Journal Mail Official
almizanjurnal21@gmail.com
Editorial Address
http://e-jurnal.staibabussalamsula.ac.id/index.php/al-mizan/about/editorialTeam
Location
Kab. kepulauan sula,
Maluku utara
INDONESIA
Al-Mizan: Jurnal Kajian Hukum dan Ekonomi
ISSN : 24611042     EISSN : 27761932     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Al-Mizan: Jurnal Kajian Hukum dan Ekonomi berisi tentang persoalan hukum dan ekonomi Islam diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Al-MIzan Vol.9 No. 01 (2023)" : 6 Documents clear
Peran Penghulu Dalam Mengurangi Angka Perceraian di Kecamatan Sanana Kabupaten Kepulauan Sula” (Studi Kasus di KUA Kec. Sanana Kab.Kepulauan Sula) Wahyu Ida Yuliana; Rustam Tidore
Al-Mizan: Jurnal Kajian Hukum dan Ekonomi Al-MIzan Vol.9 No. 01 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkawinan merupakan ikatan sakral yang menghubungkan laki-laki dan perempuan dalam kehidupan manusia. Tujuan perkawinan adalah menciptakan hubungan harmonis dan penuh kasih sayang antara suami dan istri serta melahirkan anak sebagai penerus keluarga. Namun, tingginya angka perceraian menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan dalam kehidupan berumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Penghulu KUA Kecamatan Sanana dalam mengurangi angka perceraian. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perceraian di Kecamatan Sanana sangat tinggi, dengan banyak pasangan yang memilih perceraian sebagai penyelesaian akhir. Penyebab utama rendahnya tingkat keberhasilan Penghulu KUA Kecamatan Sanana dalam mencegah perceraian adalah pasangan yang bersengketa jarang mengonsultasikan masalah perkawinan mereka kepada lembaga tersebut. Banyak kasus yang langsung diselesaikan di pengadilan tanpa melibatkan BP4 KUA Kecamatan Sanana. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih efektif dalam mengurangi angka perceraian di Kecamatan Sanana melalui peran yang lebih aktif dan pengaturan proses penyelesaian sengketa perkawinan oleh Penghulu KUA Kecamatan Sanana.
Implementasi Pemberian Nafkah Bagi Anak Pasca Perceraian Di Desa Falabisahaya (Perspektif Hukum Islam) Amrudin Yakseb; Nova Sidiki
Al-Mizan: Jurnal Kajian Hukum dan Ekonomi Al-MIzan Vol.9 No. 01 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kewajiban seorang ayah terhadap anak, walaupun sudah bercerai tidaklah putus dan tetap berjalan, misalnya menjadi wali nikah bagi anak perempuannya. Demikian juga mengenai kewajiban ayah terhadap anak dalam pemberian nafkah, ayah tidak boleh melepaskan tanggung jawabnya walaupun sudah terjadi perceraian. Seperti yang telah di jelaskan di dalam Undang-Undang dan Kompilasi Hukum Islam sampai anak sekurang-kurangnya berumur 21 tahun.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1.Bagaimana implemenatasi Pemberian Nafkah (Hadhanah) bagi Anak Pasca Perceraian di Desa Falabisahaya; 2. Bagaimana Bagaimana Perspektif Hukum Islam Tentang Pemberian Nafkah Bagi Anak Pasca Perceraian di Desa Falabisahaya Jenis penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah teknik kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pemberian Nafkah Bagi Anak yang terjadi di Desa Falabisahaya telah di laksanakan oleh mantan suami atau pihak ayah kendatipun ada yang tidak menjalankan Nafkah dan tanggung jawab kepada anaknya. 2) Pelaksanaan Pemberian Nafkah Bagi Anak Pasca Perceraian di Desa Falabisahanya Perspektif Komplikasi Hukum Islam telah sesuai dengan tuntutan ajaran Islam.
Analisis Pendapatan Supir Angkutan Umum Perspektif Hukum Ekonomi Syariah (Studi Pangkalan Angkut Pasar Basanohi Kecamatan Sanana) Hamdan Umasugi
Al-Mizan: Jurnal Kajian Hukum dan Ekonomi Al-MIzan Vol.9 No. 01 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angkutan umum adalah media transportasi yang penting dalam memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat dan mendukung pembangunan nasional. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan supir angkutan umum di Pasar Basanohi Sanana, Kecamatan Sanana, serta perspektif hukum ekonomi syariah terhadap analisis tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami analisis pendapatan supir angkutan umum di Pasar Basanohi Sanana, Kecamatan Sanana, dan perspektif hukum ekonomi syariah terhadap analisis tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan lokasi penelitian di terminal Pasar Basanohi Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula. Waktu penelitian dilakukan pada bulan November-Desember 2022. Sumber data primer meliputi pegawai dinas perhubungan, supir, dan beberapa penumpang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan rumus pendapatan supir angkutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa curahan jam kerja supir angkutan umum berbeda di beberapa wilayah. Pendapatan supir bergantung pada tarif dalam dan luar kota. Pendapatan kotor supir dalam kota berkisar antara Rp. 350.000 - Rp. 400.000, sedangkan pendapatan bersih berkisar antara Rp. 100.000 - Rp. 150.000. Pendapatan supir di luar kota berkisar antara Rp. 600.000 - Rp. 750.000, dan pendapatan bersih berkisar antara Rp. 200.000 - Rp. 300.000. Pentingnya pemeliharaan dan pemeriksaan mobil secara berkala untuk menjaga kinerja mobil yang sudah tua namun tetap beroperasi dengan baik. Para supir memiliki pengalaman dalam mengemudikan mobil sesuai dengan jalurnya
Hukum Menunda Perkawinan Dalam Islam (Studi Kasus Di Desa Waitina Kecamatan Mangoli Timur Kabupaten Kepulauan Sula) Moh. Kasim Umasangadji
Al-Mizan: Jurnal Kajian Hukum dan Ekonomi Al-MIzan Vol.9 No. 01 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya orang dewasa yang usianya telah melewati usia 40 tahun dari berbagai latar belakang Pendidikan dan profesi di di Desa Waitina Kecamatan Mangoli Timur memilih menunda perkawinan. padahal kita ketahui bahwa menikah merupakan sunah Nabi dan anjuran untuk menyempurnakan separuh agama dalam Islam. bahkan terdapat anjuran untuk menikahkan ornag-ornag yang sendirian diantara kita.Dari hasil penelitian di atas, penulis menyimpulkan bahwa: 1) Faktor-faktor yang mengakibatkan penundaan perkawinan di Desa Watina ialah faktor masih mencari yang cocok (belum menemukan pasangan yang cocok), faktor ketidaksiapan mental dalam memasuki perkawinan dan faktor ekonomi dan faktor trauma masa lalu karena beberapa kali gagal dan ditinggal pergi kekasihnya. Ditambah dengan satu faktor dari perempuan yang menunda perkawinan yaitu belum ada laki-laki yang datang melamar mereka sehingga yang bisa mereka lakukan hanya menunggu; 2) Menunda perkawinan bagi mereka yang telah layak menikah dengan alasan apa pun (kecuali alasan gangguan mental) tidak sesuai dengan ajaran Islam yang menganjurkan untuk menikah. Bahkan dalam Islam menikah merupakan penyempurnaan bagi agama. Menunda pernikahan sama halnya dengan tidak menjalankan sunah nabi dan menunda pernikahan sampai pada tidak menikah melanggar prinsip memelihara Keturunan dan memelihara agama dalam maqasih syariah (tujuan hukum Islam). olehnya itu barang siapa yang tidak menikah maka dia telah menghilangkan dua prinsip dari tujuan hukum Islam.
Peran KUA Kecamatan Sulabesi Tengah Dalam Mediasi Penyelesaian Perselisihan Rumah Tangga Jamil Julkifli
Al-Mizan: Jurnal Kajian Hukum dan Ekonomi Al-MIzan Vol.9 No. 01 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problematika dalam rumah tangga merupakan suatu keadaan yang bermasalah, ketidak sesuaian antara pasangan suami istri, sehingga menimbulkan konflik, perselisihan dan pertikaian antara keduanya. Kehidupan dalam perkawinan juga akan senantiasa mengalami perubahan dan pasang surut, inilah yang disebut dinamika perkawinan banyak hal yang akan memengaruhi dinamika perkawinan ini, sebagian perkawinan berubah menjadi tak harmonis karena suami istri tidak siap dalam menjalani perannya dalam perkawinan. Perselisihan suami istri juga dapat dinyatakan akan terus menjadi masalah jika tidak ada upaya untuk saling memperbaiki, baik dari pihak suami atau istri atau dari kedua–duanya untuk mengatasi masalah tersebut. Ada beberapa faktor yang menyebabkan perselisih seperti perbedaan pendapat, perselingkuhan, faktor ekonomiMtode yang penulis gunakan adalah menggunakan metode penelitian dengan pendekatan kualitatif yang merupakan jenis penelitian lapangan dan dengan melakukan penelitian yang menghasilkan data deskriptif tentang peran Kantor Urusan Agama (KUA) Kec. Sulabesi Tengah dalam penyelesaian perselisihan rumah tangga. Pada penelitian ini penulis mendapatkan kesimpulan bahwa peran Kantor Urusan Agama (KUA) Kec. Sulabesi Tengah dalam penyelesaian perselisihan rumah tangga sangat dibutuhkan karena memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dalam membina keluarga serta kesejahteraan bermasyarakat. KUA Kec. Sulabesi Tengah menjadi wadah bagi masyarakat yang membutuhkan bimbingan atau konsultasi tentang perselisihan rumah tangga dan pembentukan keluarga sakinah
Integrasi Materi Syariah dalam Pembelajaran Bahasa Arab di MTsN 1 Kepulauan Sula: Studi Kasus dan Implikasinya Bay, Naim
Al-Mizan: Jurnal Kajian Hukum dan Ekonomi Al-MIzan Vol.9 No. 01 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi materi syariah dalam pembelajaran bahasa Arab di MTsN 1 Kepulauan Sula, sebuah madrasah di daerah terpencil Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini bertujuan untuk memahami implementasi, dampak, dan tantangan dari pendekatan integratif tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi materi syariah berhasil meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa, menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna. Adaptasi lokal dan kontekstualisasi materi menjadi faktor kunci keberhasilan, meskipun tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan keragaman kemampuan siswa masih dihadapi. Pendekatan ini menawarkan model revitalisasi pendidikan Islam di daerah terpencil, yang dapat meningkatkan kompetensi bahasa Arab dan pemahaman syariah siswa, sekaligus memperkuat identitas keislaman dalam konteks lokal. Implikasi penelitian mencakup perlunya dukungan kebijakan untuk pengembangan kurikulum terintegrasi dan peningkatan kompetensi guru dalam implementasi pendekatan holistik pembelajaran bahasa Arab di madrasah.

Page 1 of 1 | Total Record : 6