cover
Contact Name
Riris Triyustiana
Contact Email
janita@unita.ac.id
Phone
+6282231778978
Journal Mail Official
janita@unita.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Tulungagung Universitas Tulungagung Jln.Ki Mangun Sarkoro Beji Tulungagung
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
JANITA
JANITA ( Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) is an interdisciplinary publication of original research and writing on education. Janita is published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung this journal is published biannually (April and November)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022)" : 6 Documents clear
Pemberdayaan Keluarga dalam Terapi Batuk Pilek tanpa Obat pada Anak Siti Suciati
JANITA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/pengabdian.v2i2.581

Abstract

Masa emas pertumbuhan dan perkembangan manusia ada di usia balita. Balita dengan ISPA sekitar 44,2% mengalami gangguan pola tidur. Tetapi 72% lebih para orang tua beranggapan gangguan terhadap pola tidur anaknya tersebut merupahan hal biasa. Bayi disebut ISPA bila terdapat ciri serta pertanda batu berdahak, pilek serta meriang dalam kurun durasi 2 pekan. Ciri serta pertanda itu akan memunculkan kendala pola tidur yang menimbulkan keinginan rehat bayi tidak tercukupi. Mengenang berartinya durasi tidur untuk bayi, hingga keinginan tidurnya wajib ditentukan terwujud agar tidak mempengaruhi kurang baik pada tumbuh kembangnya. Salah satu metode yang bisa dicoba guna memenuhi keinginan itu ialah pijatan. Pijatan bisa menunjang memicu imunitas badan bayi, maka bisa menolong melawan peradangan, mempercepat pengobatan, dan akan bisa tidur dengan nyenyak. Aktivitas pengabdian pada warga pada bulan Maret- April 2022 dilaksanakan di Rumah SPA Bunda_Q dengan membagikan bimbingan mengenai metode pijit untuk bayi batu berdahak pilek. Tujuannya agar meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang pijat terapi untuk balita dengan batuk pilek. Dengan para orang tua melakukan pijat terapi bapil mandiri di rumah secara rutin diharapkan meningkatkan imunitas tubuh, mempercepat pemyembuhan dan meningkatkan kualitas tidur.
Penyuluhan Kesehatan Pengetahuan NPB (Nyeri Punggung Bawah) pada Penjahit di PT. X Zuniawati, Dewi
JANITA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/pengabdian.v2i2.594

Abstract

Salah satu kegiatan yang dilakukan untuk menggali masalah kesehatan di masyarakat adalah diagnosa komunitas. Dengan diagnosa komunitas, masalah dapat diidentifikasi langkah demi langkah. Semua masalah kesehatan di masyarakat kemudian diprioritaskan dan dicari alternatif pemecahannya. Tujuan dalam pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan untuk diterapkan dalam pegawai PT.X dapar mencegah dan menangani NBP. Metode dalam pengabdian ini adalah dengan cara memberikan penyuluhan secara langsung kepada karyawan tailor di PT.X terkait cara mencegah dan menangani nyeri punggung bawah atau NBP. Dari hasil yang didapat, terdapat beberapa masalah penyakit yang terjadi di PT. X seperti NBP atau nyeri punggung, pusing, nyeri pada tangan,kelahan. Kemudian masalah yang diprioritaskan adalah flak pain. Setelah dilakukan implementasi tentang flak pain terjadi peningkatan tingkat target pengetahuan dari 55,6% menjadi 84,8% yaitu pengetahuan tinggi.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir dengan Community Based Fishing System Management di Desa Resun Pesisir Kabupaten Lingga Ardi Putra; Darmawan, Eki; Herry Wahyudi
JANITA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/pengabdian.v2i2.607

Abstract

Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir merupakan proses pembelajaran yang cukup beragam tergantung potensi pesisir suatu wilayah. Pada Pemberdayaan masyarakat pesisir juga penting adanya keterlibatan yang kuat dari berbagai pihak, mulai dari akademisi, pemerintah, masyarakat itu sendiri dan stakeholders lainnya untuk memberikan peluang dan menjamin keberlanjutan berbagai hasil yang ingin dicapai. Pelaksanaan pemberdayaan ini juga dilakukan dengan konsep pembangunan ekonomi yang merangkul nilai-nilai masyarakat untuk membangun paradigma baru dalam pembangunan yang bersifat people-centered, participatory. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan tindakan masyarakat dalam meningkatkan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan potensi pesisir yang ada secara berkelanjutan sebagai sumber pendapatan alternatif. Menggunakan pendekatan partisipatif, penyuluhan secara perorangan dan kelompok, dengan Metode dalam kegiatan melakukan metode ceramah dan Focus Group Discussion (FGD) dengan masyarakat serta perangkat Desa Resun pesisir dengan melakukan penggalian potensi pesisir yang ada. Pemberdayaan Masyarakat Pesisir ini juga menekankan pada Community Based Fishing System Management, antara lain: 1. Memelihara fungsi lingkungan dengan memanfaatkan sumberdaya di dalamnya secara lestari (sustainability). 2. Meningkatkan pendapatan (income generating) anggota komunitas yang taat pada prinsip pemerataan dan keadilan sosial (equity and social justice). 3. Meningkatkan partisipasi politik masyarakat lokal yang dilandasi pada adanya keswadayaan ekonomi dan politik (self reliance).
Pemanfaatan Sistem Informasi Status Gizi Anak Untuk Pendeteksian Kasus Stunting di Puskesmas Kabat Hakim, Lukman; Umam, Khoirul; Raharjo, Rahmawati; Utomo, Agus Priyo
JANITA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/pengabdian.v2i2.609

Abstract

Indonesia termasuk negara dengan angka kejadian tertinggi ketiga di Asia Tenggara. Salah satu kendala dalam pencegahan stunting adalah masih lambatnya pemantauan tumbuh kembang anak terutama di pedesaan. Proses pencatatan tumbuh kembang balita di Posyandu sangat memakan waktu karena masih manual. Pengetahuan masyarakat tentang cara mencegah stunting pada balita masih minim. Selain itu, masyarakat masih kurang aktif dalam melaporkan kasus stunting, proses pendeteksian kasus stunting hanya berdasarkan pengukuran di Posyandu, masyarakat tidak mengetahui laporan kasus keterlambatan perkembangan. Untuk mengatasi permasalahan diatas maka perlu dibangun sebuah sistem informasi untuk mencatat pertumbuhan anak dan secara otomatis menentukan status gizi anak. Orang tua, moderator Puskesmas atau pihak lain yang berkepentingan dapat mengakses sistem informasi ini. Data yang tersimpan di sistem informasi dapat diekspor ke sistem e-PPGBM Kementerian Kesehatan, sehingga operator tidak perlu lagi memasukkan data ke dalam e-PPGBM secara manual. Untuk memudahkan bidan, mengukur tinggi dan berat badan balita menggunakan perangkat IoT, sehingga bidan tidak perlu menuliskannya secara manual. Entry data hasil pengukuran bidan ke dalam aplikasi dapat dilakukan tanpa sinyal internet, sinkronisasi dapat dilakukan setelah bidan berada di tempat yang terdapat sinyal internet. Selain itu, perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya stunting dan cara pencegahannya.
Pemanfaatan Lahan Pekarangan dengan Teknik Vertikultur untuk Mendukung Ketahanan Pangan Keluarga Umi Nur Solikah; Shafa Nur Afifah; Rima Alia Ashari; Hafida Paramita
JANITA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/pengabdian.v2i2.610

Abstract

Pemanfaatan lahan pekarangan rumah dapat menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan. Hal ini dikarenakan kebutuhan pangan keluarga secara kuantitas dan kualitas bisa terpenuhi dengan baik. Stok pangan yang bergizi dan aman secara berkala bisa dipenuhi dari kebun/ pekarangan rumah. Sebagian besar perumahan masyarakat di Kelurahan Sanggrahan Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo memiliki pekarangan yang sempit, sehingga pemanfaatan dan pengelolaan lingkungan dapat dioptimalkan dengan penanaman tanaman secara vertikultur. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat antara lain: memanfaatkan lahan sempit yang belum produktif menjadi lahan sempit yang produktif dengan teknik vertikultur, meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan tentang tata cara menanam tanaman vertikultur, membantu memperbaiki ketahanan pangan keluarga. Metode yang dilaksanakan dalam pengabdian ini adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi praktik langsung teknik vertikultur tanaman sayuran. Tahapan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian meliputi: tahap persiapan, tahap penyuluhan dan tahap praktik. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dalam mengikuti seluruh kegiatan. Peserta kegiatan pengabdian sebagian besar sudah memiliki pengetahuan mengenai mengenai budidaya sayuran namun klo untuk teknik vertikultur masih awam sehingga peserta kegiatan akan mencoba mempraktikan di rumah.
Peningkatan Kesehatan Masyarakat melalui Deteksi Dini IMS dan HIV/AIDS dengan Metode VCT Mobile pada Komunitas Aprikot (Apresiasi Priawan Waria Kota Tulungagung) Tri Handayani, Ernawati; Widya Lusi Arisona; Siti Maryam
JANITA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/pengabdian.v2i2.725

Abstract

Peningkatan jumlah pengidap HIV/AIDS dan IMS semakin tinggi terutama anak-anak remaja yang disebarkan melalui perilaku seksual yang berisiko yaitu seringnya ganti pasangan seksual, meningkatnya homoseksual, tidak memakai kondom dan membuat tindik atau tato serta pemakaian narkoba suntik. VCT mobile adalah salah satu cara untuk deteksi dini HIV/AIDS dan IMS yang dilakukan secara rutin setiap 3 bulan sekali. Kegiatan VCT Mobile dilaksanakan di Based Came Komunitas Aprikot, Perum Sobontoro Permai Clok C No. 3 Kabupaten Tulungagung pada bulan Februari sampai April 2021. Dari 86 orang yang dilakukan pemeriksaan HIV dan IMS didapatkan 9 waria lama yang terkena IMS dan HIV sedangkan 25 waria negatif dan 10 LSL baru hasil IMS positif 4 IMS negatif, 7 LSL lama yang positif IMS dan HIV sedangkan LSL lama dengan hasil HIV negatif sebanyak 19 orang. Sehingga perlu diadakan pemeriksaan VCT mobile rutin dan penyuluhan tentang pola seksual yang aman untuk menghindari persebaran IMS dan HIV lebih menyebar luas.

Page 1 of 1 | Total Record : 6