cover
Contact Name
Ganjar Safari
Contact Email
healthyjournalkeperawatan@gmail.com
Phone
+6287825585265
Journal Mail Official
healthyjournalkeperawatan@gmail.com
Editorial Address
Gedung Baru Universitas Bale Bandung Jl. R.A.A. Wiranatakusumah No. 7, Baleendah, Kab. Bandung, Jawa Barat
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Healthy Journal
Core Subject : Health, Social,
Healthy Journal adalah jurnal ilmiah yang menyampaikan hasil penelitian, pemikiran maupun kreasi ilmiah dalam bidang ilmu kesehatan. Ilmu kesehatan sebagai suatu bidang keilmuan dan seni yang berfokus kepada pemenuhan kebutuhan dasar manusia untuk mencapai status kesehatan yang optimal. Jurnal ini diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan Program Studi Ilmu Keperawatan UNIBBA yang terbit dua kali dalam setahun yaitu setiap Maret dan Oktober dalam rangka menunjang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 1 (2023): Healthy Journal" : 16 Documents clear
Hubungan Tingkat Stress Dengan Keluhan Nyeri Lambung Pada Remaja Dedi Kurnia; Tri Nugroho Wismadi; Indri Prafitriani Nursyiamiati
Healthy Journal Vol. 12 No. 1 (2023): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/healthyjournal.v12i1.1327

Abstract

Menurut data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang dihimpun pada tahun 2018, keluhan sakit lambung dilaporkan di Indonesia dengan angka 274.396 kasus per 238.452.952 orang (Gustin, 2011). Keluhan nyeri lambung banyak terjadi di Surabaya (31,2 persen), Denpasar (46%), Jakarta (50%), Bandung (32,5 persen), Palembang (35,5 persen), Aceh (31,7 persen), Pontianak (31,2 persen), dan Medan. (91,6%), menurut Kementerian Kesehatan RI (Sulastri, 2012). Angka kejadian keluhan nyeri lambung di Indonesia salah satunya di provinsi jawa barat prevalensi keluhan nyeri lambung mencapai sekitar 31,2%. Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah adakah hubungan antara tingkat stress dengan keluhan nyeri lambung pada remaja di SMK STMC 4245 Baleendah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat stress dengan keluhan nyeri lambung pada remaja di SMK STMC 4245 Baleendah. Metode penelitian dengan rancangan study kolerasional menggunakan pendekatan cross sectional dengan sampel berjumlah 47 yang diambil secara total sampling. Pengujian hipotesis Rank Spearman dengan tingkat kesalahan 5% dan tingkat kepercayaan 95% Di SMK STMC 4245 Baleendah, penelitian ini menemukan bahwa keluhan sakit perut pada remaja tidak memiliki hubungan positif atau signifikan dengan tingkat stres (p value 0,781).
Hubungan Bermain Game Online Dengan Perilaku Kekerasan Verbal Pada Siswa Kelas XI Di SMK Informatika ganjar safari; Shinta Safari; Jahirin
Healthy Journal Vol. 12 No. 1 (2023): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/healthyjournal.v12i1.1328

Abstract

Tindakan menyakiti orang lain yang bertentangan dengan keinginan seseorang dianggap agresif. Game online dengan tema kekerasan merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap perilaku agresif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan bermain game online dengan perilaku kekerasan verbal pada siswa kelas XI SMK Dienul Islam. Rancangan penelitian menggunakan studi korelasional dengan Teknik Non Probability sampling. Kuesioner digunakan sebagai instrumen. Hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan Rank Spearman p-value 0,028 menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan bermain game online dan perilaku kekerasan. Peneliti dapat menyarankan untuk mempersingkat jumlah waktu yang dihabiskan untuk bermain game online.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Tentang Menopause Dengan Kesiapan Menghadapi Menopause Pada Wanita Premenopause Kunkun Mhamad Yusfar Syaifuro; Siti Solihat Holida; Risa Suherti Octaviani
Healthy Journal Vol. 12 No. 1 (2023): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/healthyjournal.v12i1.1329

Abstract

Kurangnya pengetahuan dan sikap tentang usia paruh baya dan bagaimana memersiapkannya menjadi salah satu penyebab kecemasan dan kekhawatiran pramenopause. Tingkat kesiapan wanita premenopause bisa dipengaruhi sebagian faktor, seperti: pengetahuan, sikap pendidikan, budaya sosial ekonomi, budaya lingkungan, riwayat kesehatan dan usia Faktor pengetahuan dapat mengurangi angka depresi dan kecemasan yang berlebihan sehingga meningkatkan kesiapan fisik, psikis dan spiritual. Desain dalam penelitian ini yaitu korelasional dengan menggunakan pendekatan cros sectional. Dalam penelitian ini, 50 wanita prmenopause bersia 40-59 tahun diperiksa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar kuisioner yangdi sebarkan pada responden kemudian kelolahan data menggunakan UjiStatistic Chi-square untuk mengevaluasi hubungan antara pengetahuan dengan kesiapan menghadapi menopause serta hubungan antara sikap dan kesiapan menghadapi menopause, dan uji statistik Rank Spearman untuk menentukan hubungan sikap berserta kesiapan menghadapi menopasue. Hasil penelitian menentukan representasi pengetahuan atas menopasue responden sebagian besar dalam kategori pengetahuan cukup (61%), gambaran sikap tentang menopasue didapatkan hampir setengahnya dalam kategori mendung (64.6%), gambaran kesiapan menghadapi menopasue terdapat hasil hampir setengahnya di kategori siap dalam menghadapi meopause (65.1%).UjiChi-square menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahan dengan kesiapan menghadapi menopasue ?-value = 0,0001 < (0,05) dan Rank Spearman menunjukan ada hubungan siginifikan antara sikap dengan kesiapan menghadapi menopasue ?-value = 0,0001 <(0,05). Sehingga Ho ditolak. Sehingga simpulannya bahwa pengetahuan dan sikap dapat mempengaruhi kesiapan wanita menghadapi menopasue.
Hubungan Status Ekonomi Keluarga Dengan Status Gizi Anak Usia 1-3 Tahun Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Puskesmas Erin Rika Herwina; ganjar safari; Sheila Adelia Mardiyah; Kunkun Mhamad Yusfar Syaifuro
Healthy Journal Vol. 12 No. 1 (2023): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/healthyjournal.v12i1.1330

Abstract

Secara umum, makanan anak yaitu gizi terus menjadi masalah di berbagai daerah khususnya di Indonesia, salah satu variabelnya itu ekonomi. Status sehat balita merupakan masalah penting yang harus diperhatikan oleh semua wali. Kekurangan gizi ini, yang ternyata bersifat irreversible (tidak dapat diubah), menjadi alasan mengapa tumbuh kembang anak perlu diperhatikan. Di Puskesmas, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana status ekonomi dan gizi anak usia 1-3 tahun terkait dengan masa pandemi Covid-19. Teknik eksplorasi semacam ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan rencana penelitian laporan kooperatif dengan metodologi crosssectional. contoh 36 orang. Alatnya dengan memanfaatkan lembar jajak pendapat dan persepsi dengan menggunakan pangkat spearman. Konsekuensi dari pemeriksaan status keuangan umumnya adalah ekonomi sedang, yaitu sebanyak 34 responden (94,4%) dan sejumlah kecil memiliki status keuangan yang tinggi, khususnya 2 responden (5,6%). Status gizi sebagian besar adalah gizi baik dengan jumlah 26 responden (72,2%), gizi kurang dengan jumlah 6 responden (19,4%) dan sebagian kecil kelebihan berat badan dengan jumlah 3 responden (8,3%) . H0 ditolak karena uji rank Spearman mengungkapkan adanya hubungan antara nilai (0,001) dan alpha (0,05). Dari sini dapat disimpulkan bahwa hubungan antara kondisi keuangan keluarga dengan status gizi anak usia 1 sampai 3 tahun tergolong sedang dan memiliki hubungan yang searah.
Hubungan Perilaku Penggunaan Gadget Dengan Gangguan Ketajaman Penglihatan Mata Pada Anak Usia 6-12 Tahun Nandar Wirawan; Fridayanti Nurviria; ganjar safari
Healthy Journal Vol. 12 No. 1 (2023): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/healthyjournal.v12i1.1331

Abstract

Ketajaman penglihatan merupakan salah satu masalah yang umum terjadi pada anak-anak. Saat menggunakan gadget ada empat faktor perilaku yang dapat mempengaruhi ketajaman visual anak-anak, termasuk durasi penggunaan gadget, visibilitas saat menggunakan gadget, posisi saat menggunakan gadget, intensitas pencahayaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku penggunaan dan penurunan ketajaman penglihatan mata pada anak usia 6 sampai 12 tahun. Sebuah studi korelasional cross sectional yang digunakan sebagai desain penelitian. Sampel sebanyak 36 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dengan kuesioner, analisis data menggunakan chi-square.Hasil penelitian menunjukan bahwa ketajaman penglihatan responden berada dalam rentang normal (55%) dari hasil penelitian uji chi-square dengan nilai p value 0,084 (p<0,005). Demikian hal ini menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara perilaku penggunaan gadget dan gangguan ketajaman penglihatan mata pada anak usia 6 sampai 12 tahun. Saran untuk responden untuk dapat membatasi dan mengurangi dalam menggunakan gadget agar kesehatan mata tidak terganggu.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Wanita Usia 40-55 Tahun Dengan Tingkat Kecemasan Menghadapi Premenopause Liana Pujiastuti; Dewi Septi Ambarwati; Waryantini
Healthy Journal Vol. 12 No. 1 (2023): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/healthyjournal.v12i1.1332

Abstract

Tahap sebelum mendekati menopause dikenal sebagai premenopause. Wanita premenopause sering mengalami kecemasan karena tidak menyadari tanda-tandanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara tingkat kecemasan premenopause wanita dan tingkat pengetahuan wanita antara usia 40 dan 55 tahun. Teknik cross-sectional dan desain kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Sebanyak 30 responden dipilih sebagai sampel, dan sampling kuota juga digunakan. Data penelitian dianalisis menggunakan chi-square untuk melihat bagaimana hubungan pengetahuan dan kecemasan. Responden premenopause dari 30 responden memiliki hampir semua informasi yang diperlukan, atau sebanyak 19 (63,3%), dan sebagian besar dari mereka mengalami kecemasan tentang premenopause, dengan 22 (73,3%) melaporkan kecemasan berat, dengan nilai p 0,000. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa kecemasan dan pengetahuan pramenopause pada wanita antara usia 40 dan 55 terdapat hubungan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Kader Kesehatan Dengan Kinerja Kader Kesehatan Dalam Upaya Penanganan penyakit Tb Paru Di Puskesmas Dedi Kurnia; Wildan setiawan; Nur Damayanti
Healthy Journal Vol. 12 No. 1 (2023): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/healthyjournal.v12i1.1472

Abstract

Tuberculosis paru merupakan suatu penyakit infeksi yang di sebabkan oleh mycrcobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru serta termasuk penyakit menular. Angka kejadian kasus tuberculosis terus meningkat secara drastis di seuruh dunia setiap tahunnya. Indonesia dilaporkan pada tahun 2015 sebagai Negara ke-2 kasus TBC terbanyak. Salah satu upaya dalam memutuskan angka penularan TBC yaitu dengan melakukan pencegahan penularan, khususnya yang di lakukan pasien TBC kepada anggota keluarganya, dengan keluarga berperan aktif dalam memberi dukungan kepada pasien dalam mencegah penularan kepada anggota keluarga. Penelitian ini menggunakan korelasi deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien TBC yang sedang menjalani pengobatan dan tercatat di UPT Yankes Kecamatan Pameungpeuk, dengan jumlah populasi 53 orang. Jumlah kuesioner keseluruhan dalam penelitian ini yaitu 61 item soal yang di bagi kedalam 2 varibel diantaranya, pada variabel dukungan keluarga memiliki jumlah soal sebanyak 33 item soal, pada variabel perilaku memiliki 28 item soal. Dengan tekhnik sampling total sampling dan uji rank spearman, di dapat hasil koefisien sebesar 0.538 dengan nilai p value = 0,001 dimana hasil tersebut menunjukan adanya hubungan yang positif, dengan kategori tingkat hubungan sedang. Semakin meningkatnya dukungan keluarga, maka semakin baik perilaku pasien dalam pencegahan penluran TBC paru.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat Tentang Infeksi Nosokomial Dengan Perilaku Cuci Tangan Di Puskesmas Dewi Rosmawarsari; Lastri Rostita; Rosi Nurdiyanti
Healthy Journal Vol. 12 No. 1 (2023): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/healthyjournal.v12i1.1473

Abstract

Pengetahuan tentang infeksi sangat penting. Infeksi nosokomial atau sekarang disebut Health-care Associated Infection (HAIs) adalah infeksi yang didapat pasien saat perawatan atau kondisi pembedahan dan efek samping yang paling sering terjadi selama dirawat Infeksi nosokomial merupakan masalah utama bagi keselamatan pasien dan dampaknya mengakibatkan rawat inap menjadi lama, cacat permanen, meningkatnya resistensi mikroorganisme terhadap agen antimikroba menambah beban untuk biaya kesehatan, dan resiko meningkatnya kematian. Infeksi nosokomial bersifat universal dan meliputi setiap fasilitas kesehatan dan sistem diseluruh dunia tetapi keadaannya masih belum di ketahui di banyak Negara, khususnya di Negara berkembang salah satunya adalah indonesia Pengetahuan perawat tentang nosokomial sangat berpengaruh bagi perilaku mencuci tangan saat perawat sedang melakukan tindakan keperawatan dalam upaya peningkatan pencegahan infeski nosokomial. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan perawat tentang infeksi nosokomial dengan perilaku cuci tangan di Puskesmas Pamengpeuk kabupaten Bandung. Desain dalam penelitian ini adalah studi kolerasi dengan menggunakan metode pendekatan cros sectional. Sampel yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 60 perawat Puskesmas Pamengpeuk Kabupaten Bandung. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner dengan pengolahan data menggunakan Uji Statistic Rank Spearman untuk mencari hubungan tingkat pengetahuan perawat tentang infeksi nosokomial dengan perilaku cuci tangan.
Hubungan Tingkat Stress Dengan Keluhan Nyeri Lambung Pada Remaja Dedi Kurnia; Tri Nugroho Wismadi; Indri Prafitriani Nursyiamiati
Healthy Journal Vol. 12 No. 1 (2023): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/healthyjournal.v12i1.1327

Abstract

Menurut data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang dihimpun pada tahun 2018, keluhan sakit lambung dilaporkan di Indonesia dengan angka 274.396 kasus per 238.452.952 orang (Gustin, 2011). Keluhan nyeri lambung banyak terjadi di Surabaya (31,2 persen), Denpasar (46%), Jakarta (50%), Bandung (32,5 persen), Palembang (35,5 persen), Aceh (31,7 persen), Pontianak (31,2 persen), dan Medan. (91,6%), menurut Kementerian Kesehatan RI (Sulastri, 2012). Angka kejadian keluhan nyeri lambung di Indonesia salah satunya di provinsi jawa barat prevalensi keluhan nyeri lambung mencapai sekitar 31,2%. Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah adakah hubungan antara tingkat stress dengan keluhan nyeri lambung pada remaja di SMK STMC 4245 Baleendah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat stress dengan keluhan nyeri lambung pada remaja di SMK STMC 4245 Baleendah. Metode penelitian dengan rancangan study kolerasional menggunakan pendekatan cross sectional dengan sampel berjumlah 47 yang diambil secara total sampling. Pengujian hipotesis Rank Spearman dengan tingkat kesalahan 5% dan tingkat kepercayaan 95% Di SMK STMC 4245 Baleendah, penelitian ini menemukan bahwa keluhan sakit perut pada remaja tidak memiliki hubungan positif atau signifikan dengan tingkat stres (p value 0,781).
Hubungan Bermain Game Online Dengan Perilaku Kekerasan Verbal Pada Siswa Kelas XI Di SMK Informatika safari, ganjar; Shinta Safari; Jahirin
Healthy Journal Vol. 12 No. 1 (2023): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/healthyjournal.v12i1.1328

Abstract

Tindakan menyakiti orang lain yang bertentangan dengan keinginan seseorang dianggap agresif. Game online dengan tema kekerasan merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap perilaku agresif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan bermain game online dengan perilaku kekerasan verbal pada siswa kelas XI SMK Dienul Islam. Rancangan penelitian menggunakan studi korelasional dengan Teknik Non Probability sampling. Kuesioner digunakan sebagai instrumen. Hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan Rank Spearman p-value 0,028 menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan bermain game online dan perilaku kekerasan. Peneliti dapat menyarankan untuk mempersingkat jumlah waktu yang dihabiskan untuk bermain game online.

Page 1 of 2 | Total Record : 16