cover
Contact Name
Prisila Damayanty
Contact Email
prisild@rocketmail.com
Phone
+6281280090013
Journal Mail Official
jabisi@ibi-k57.ac.id
Editorial Address
https://ejournal-ibik57.ac.id/index.php/jabisi/editorial
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
ISSN : 2774518X     EISSN : 27752828     DOI : https://doi.org/10.55122/jabisi.v3i1.361
Core Subject : Economy,
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Indonesia (JABISI) p-ISNN : 2774-518X e-ISSN : 2775-2828 merupakan jurnal dengan bidang keilmuan akuntansi dengan memuat artikel ilmiah penelitian dan terapan serta materi tentang metode dan perkembangan teori, serta ilmu terapan yang terkait dengan Ilmu akuntansi, Keuangan dan Bisnis yang relevan untuk pengembangan teori dan praktek akutansi. Jurnal akuntansi dan bisnis indonesia diterbitkan oleh Program Studi Akuntansi. Redaksi mengundang para peneliti, praktisi untuk menulis artikel ilmiah di bidang yang berkaitan dengan ilmu akutansi, Keuangan dan Bisnis
Articles 124 Documents
PENGARUH LEVERAGE, FIRM SIZE, DAN AUDIT REPORT LAG TERHADAP GOING CONCERN AUDIT OPINION Angelica Dara Wahyu Anjani; Catheryn Iona Nelson
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/jabisi.v6i2.1872

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi bagaimana leverage, firm size, dan audit report lag dapat memengaruhi pemberian going concern audit opinion pada perusahaan yang bergerak di sektor Consumer Cyclicals dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2022–2024. Dalam studi ini, leverage diukur menggunakan rasio Debt to Assets Ratio (DAR), firm size ditentukan melalui logaritma natural atas total aset, sedangkan audit report lag dihitung berdasarkan jumlah hari antara tanggal laporan keuangan tahunan dan tanggal penyelesaian audit. Variabel terikat berupa opini going concern diklasifikasikan dengan dua keadaan, yaitu bernilai 1 apabila perusahaan memperoleh opini going concern tersebut dan 0 apabila tidak. Sebanyak 97 perusahaan dipilih sebagai sampel dengan teknik purposive sampling. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan metode regresi logistik. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa leverage serta audit report lag memiliki pengaruh positif terhadap kemungkinan auditor mengeluarkan opini going concern, sedangkan firm size memberikan pengaruh yang berlawanan atau negatif. Dengan demikian, ketiga variabel tersebut terbukti memainkan peran penting dalam menentukan probabilitas auditor memberikan opini going concern, terutama pada perusahaan yang dianggap berada dalam kondisi keuangan yang kurang stabil.
PENGARUH AUDIT REPORT LAG, FEE AUDIT, FINANCIAL DISTRESS TERHADAP AUDIT QUALITY Kevin Amadis Sutanto; Catheryn Iona Nelson
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/jabisi.v6i2.1879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Audit Report Lag, Fee Audit, dan Financial Distress terhadap Audit Quality pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di BEI periode 2021–2023. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif kausalitas dengan menggunakan data sekunder berupa laporan tahunan perusahaan. Populasi penelitian mencakup perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di BEI dengan jumlah 70 perusahaan. Sampel penelitian diperoleh dengan metode purposive sampling, sehingga terpilih 32 perusahaan selama 3 tahun pengamatan dengan total 96 observasi. Proses pengolahan data dilakukan menggunakan E-views 12, dengan teknik analisis regresi linear berganda melalui pendekatan Random Effect Model. Hasil penelitian ini menunjukkan hanya variabel Fee Audit dan Financial Distress yang berpengaruh positif terhadap Audit Quality. Hasil pengujian asumsi klasik menunjukkan bahwa model regresi telah memenuhi seluruh pengujian kriteria asumsi klasik tersebut sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini valid. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas audit dapat didorong melalui penetapan fee audit yang memadai serta penguatan kondisi keuangan perusahaan.
ANALISIS PENERAPAN PRINSIP GOOD GOVERNANCE PADA KINERJA KEUANGAN SANGGAR BIMBINGAN ‘AISYIYAH KAMPUNG PANDAN MALAYSIA Dewi Fatimah Triwahyuningsih; Kartikasari, Evi Dwi
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/jabisi.v6i2.1882

Abstract

Fenomena yang muncul dalam pengelolaan SBA Kampung Pandan Malaysia yaitu pencatatan keuangan yang masih sederhana, keterbatasan akses informasi bagi pemangku kepentingan, pembagian tugas keuangan yang belum terstruktur, serta belum adanya SOP baku terkait pelaporan dan pengawasan keuangan. Kondisi ini berpotensi memengaruhi kinerja keuangan sanggar, baik dari aspek efektivitas penggunaan dana, keakuratan laporan, maupun kemampuan organisasi mempertanggungjawabkan setiap transaksi kepada pihak internal maupun eksternal. Dalam konteks lembaga pendidikan komunitas yang bersifat nirlaba, penerapan good governance merupakan kebutuhan strategis untuk menjaga kepercayaan donatur, orang tua siswa, organisasi induk ‘Aisyiyah, serta masyarakat luas. Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk menganalisis bagaimana prinsip good governance telah diterapkan dan sejauh mana penerapan tersebut memengaruhi kinerja keuangan sanggar. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, serta telaah dokumen yang berkaitan dengan pengelolaan kelembagaan dan keuangan SBA Kampung Pandan. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa SBA Kampung Pandan telah berupaya mengimplementasikan prinsip good governance pada sisi tata kelola organisasi. Meskipun demikian, dalam praktik keuangan masih ditemukan beberapa kelemahan, seperti: (1) Akuntabilitas yang belum optimal karena pencatatan keuangan masih dilakukan secara manual tanpa standar akuntansi yang jelas; (2) Transparansi yang rendah akibat tidak adanya sistem dokumentasi yang memadai serta ketiadaan audit internal maupun eksternal; dan (3) Aspek supremasi hukum belum terpenuhi karena laporan keuangan belum mengikuti ketentuan PSAK 45/ISAK 35.
THE REGIONAL GOVERNMENT FINANCIAL MANAGEMENT IN JAKARTA AND SURABAYA 2016-2021 WHICH IS BETTER? Abu Bakar
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/jabisi.v7i1.1812

Abstract

This study aims to describe and analyze the financial performance of the DKI Jakarta and Surabaya Regional Governments in terms of effectiveness and effectiveness of budget use and growth in local revenue performance as well as aggregate excellence. This study uses a comparative quantitative description method of two governments compared to each other with a regional government financial management approach. The results of the study partially show that the level of effectiveness of the Surabaya regional government is more effective in budget use compared to the DKI Jakarta Regional Government with a ratio of 29:19. In terms of budget efficiency, the DKI Jakarta Regional Government shows much better than the Surabaya Regional Government with a ratio of 17 to 9 but in terms of financial performance growth the Surabaya Regional Government is slightly better than the DKI Jakarta Regional Government with a ratio of 14 to 12. In aggregate, the DKI Jakarta Regional Government is still below the Surabaya Regional Government with achievements of 48 and 52 respectively. This study compares the financial performance of the two governments head to head with the same period and measuring instrument which has never been done in previous research in Indonesia. This study is also for a period of financial responsibility for eight years (2014-2021). The findings in this study show that with smaller assets, the financial management of the Surabaya Government is not automatically more efficient than the financial management of the DKI Jakarta Regional Government, even though they are the same in terms of growth.
VOLATILITAS HARGA EMAS DAN KURS RUPIAH: DAMPAKNYA TERHADAP RETURN SAHAM PERTAMBANGAN DI INDONESIA Nova Permata Sari
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/jabisi.v7i1.2033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fluktuasi Harga Emas Dunia dan Kurs Rupiah terhadap Return Saham pada perusahaan sub-sektor pertambangan logam dan mineral yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan memanfaatkan data sekunder periode 2020–2024. Sampel penelitian terdiri dari 5 perusahaan dengan total 300 data observasi time-series bulanan. Metode analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak E-Views 12 yang meliputi uji asumsi klasik, uji kelayakan model (Uji F), dan uji hipotesis (Uji t). Hasil kajian menunjukkan bahwa secara parsial, Harga Emas Dunia berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return Saham, yang mengindikasikan bahwa kenaikan harga komoditas global direspons positif oleh pasar. Sebaliknya, Kurs Rupiah terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return Saham, di mana depresiasi nilai tukar menekan kinerja saham perusahaan. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap Return Saham dengan kontribusi pengaruh sebesar 11,06 persen. Implikasi dari penelitian ini menyarankan investor untuk mempertimbangkan indikator makroekonomi global dan domestik dalam strategi diversifikasi portofolio, serta mendorong perusahaan untuk menerapkan manajemen risiko valuta asing yang efektif guna meminimalisir dampak volatilitas nilai tukar.
PENGARUH KETERBACAAN LAPORAN KEUANGAN DAN ASIMETRI INFORMASI TERHADAP KUALITAS LABA Suseno; Susanti Budiastuti; Karfin; Muklis; Dipa Teruna Awaloedin
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/jabisi.v7i1.2040

Abstract

Studi ini meneliti pengaruh keterbacaan laporan keuangan, konsistensi kebijakan akuntansi, tekanan pelaporan kinerja, dan asimetri informasi terhadap kualitas laba perusahaan publik. Kualitas laba merupakan indikator penting bagi investor dan pemangku kepentingan karena mencerminkan sejauh mana laba yang dilaporkan mewakili kinerja ekonomi perusahaan yang sebenarnya. Laporan keuangan yang mudah dibaca meningkatkan transparansi dan mengurangi kesalahpahaman di antara pengguna laporan keuangan. Konsistensi kebijakan akuntansi memastikan keterbandingan dan keandalan informasi keuangan antar periode. Tekanan pelaporan kinerja dapat mendorong perilaku oportunistik manajerial, yang berpotensi mengurangi kualitas laba. Sementara itu, asimetri informasi muncul ketika manajer memiliki informasi yang lebih unggul dibandingkan pemangku kepentingan eksternal, yang dapat meningkatkan praktik manajemen laba. Studi ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari perusahaan publik. Sampel terdiri dari 100 observasi perusahaan-tahun yang dipilih melalui pengambilan sampel bertujuan. Analisis data dilakukan menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Teknik analisis meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan pengujian hipotesis. Hasil menunjukkan bahwa keterbacaan laporan keuangan dan konsistensi kebijakan akuntansi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laba. Sebaliknya, tekanan pelaporan kinerja dan asimetri informasi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kualitas laba. Secara bersamaan, semua variabel independen secara signifikan memengaruhi kualitas laba. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan transparansi dan konsistensi dalam pelaporan keuangan sekaligus mengurangi tekanan kinerja yang berlebihan dan asimetri informasi dapat meningkatkan kualitas laba perusahaan. Studi ini berkontribusi pada literatur akuntansi keuangan dan memberikan implikasi praktis bagi regulator, manajer, dan investor.
PERAN KEMAMPUAN PELATIHAN PASAR MODAL DALAM MENINGKATKAN MINAT INVESTASI Muhtar Sapiri; Dipa Teruna Awaludin; Andi Primafira Bumandava Eka; Kampono Imam Yulianto; Puspa Rini
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/jabisi.v7i1.2050

Abstract

Perkembangan pesat digitalisasi dan kemudahan akses investasi melalui platform online menuntut individu tidak hanya memahami instrumen pasar modal tetapi juga memiliki kompetensi teknologi yang memadai. Namun, akses informasi yang tinggi tidak selalu mengarah pada peningkatan minat investasi tanpa pelatihan yang terstruktur dan praktis. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi pasar modal, literasi teknologi, dan motivasi investasi terhadap minat investasi di pasar modal, dengan peran moderasi dari kemampuan pelatihan pasar modal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei di antara responden yang tertarik pada investasi pasar modal. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berdasarkan Partial Least Squares (PLS) untuk menguji hubungan langsung dan efek moderasi antar variabel. Hasil menunjukkan bahwa literasi pasar modal, literasi teknologi, dan motivasi investasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi. Lebih lanjut, kemampuan pelatihan pasar modal dapat memperkuat pengaruh literasi pasar modal, literasi teknologi, dan motivasi investasi terhadap minat investasi. Temuan studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan model perilaku investasi dan memberikan implikasi praktis bagi lembaga pendidikan, regulator, dan penyedia pelatihan dalam merancang program pendidikan pasar modal yang lebih efektif dan adaptif terhadap teknologi.
GREEN TAXATION, TAX STRUCTURE, AND COLLECTION EFFICIENCY FOR ECONOMIC GROWTH: MODERATING ROLE OF INFORMATION TECHNOLOGY Hani Fitria Rahmani; Muhammad Alam Mauludina; Delina Herdian Septiani
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/jabisi.v7i1.2071

Abstract

This study examines the effects of green tax policy, tax structure, and tax collection effectiveness on economic growth, with information technology as a moderating variable. The research addresses fluctuations in economic growth in Indonesia that are associated with inefficiencies in tax policy design and implementation. A quantitative cross-sectional approach was applied using data from 150 Pratama Tax Service Offices. The findings indicate that green tax policy, efficient tax structure, and effective tax collection significantly contribute to economic growth. Furthermore, information technology strengthens these relationships by enhancing administrative efficiency and taxpayer compliance. This study contributes to the literature by integrating fiscal policy and digital transformation perspectives within an endogenous growth framework. Practically, the results imply that policymakers should optimize green tax instruments, simplify tax structures, improve tax administration effectiveness, and accelerate digital transformation in taxation systems to achieve sustainable economic growth. These findings highlight the importance of aligning fiscal and technological strategies in developing countries.
PENGARUH RETURN EXPECTATION, PERSONAL EXPERIENCE, DAN MOTIVATION TERHADAP INVESTMENT DECISION PADA PNS BKAD PROVINSI KALTENG Nadia Callistin; Yohanes Joni Pambelum; Glenn Andrenossa; Lockoneco
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/jabisi.v7i1.2072

Abstract

Studi ini mengkaji pengaruh return expectation, personal investment experience, dan investment motivation terhadap investment decision Pegawai Negeri Sipil Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Dengan metode kuantitatif, data dikumpulkan dari 53 responden dari populasi 69 orang melalui teknik non probability sampling. Dan dianalisis menggunakan uji validitaas, reliabilitas, asumsi klasik, uji F, uji T, serta regresi. Temuan menunjukkan bahwa secara parsial, return expectation berpengaruh positif terhadap investment decision, personal investment experience berpengaruh signifikan negatif, sedangkan investment motivation tidak signifikan.
PENGARUH KEPERCAYAAN TERHADAP OTORITAS, NASIONALISME, DAN SANKSI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI Dewi Kritina Limbong; Sri Handayani
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/jabisi.v7i1.2080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis sejauh mana pengaruh kepercayaan otoritas terhadap kepatuhan wajib pajak; (2) untuk mengetahui rasa nasionalisme atas kepatuhan wajib pajak; (3) mengetahui sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak. Penelitian ini menunjukkan bahwa otoritas pajak perlu memprioritaskan peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan kualitas layanan untuk memperkuat kepercayaan wajib pajak. Selain itu, internalisasi nilai nasionalisme melalui edukasi perpajakan menjadi strategi penting dalam meningkatkan kepatuhan sukarela. Di sisi lain, kebijakan sanksi pajak perlu dievaluasi karena terbukti tidak signifikan, sehingga pendekatan persuasif dan berbasis kepercayaan lebih efektif dalam mendorong kepatuhan wajib pajak orang pribadi secara berkelanjutan. Ternyata masih banyak wajib pajak orang pribadi yang tidak mematuhi kewajiban perpajakannya. Sumber data yang digunakan adalah data primer dengan data kualitatif dan data kuantitatif dari 103 responden. Metode pengambilan sampel adalah probability sampling, yaitu teknik pengambilan sampel yang memberikan peluang yang sama bagi anggota populasi untuk dijadikan sampel, kemudian hasil responden diproses berdasarkan metode analisis regresi linier berganda dari aplikasi pengolahan data SPSS versi 27. Terlihat bahwa: (1) kepercayaan terhadap otoritas berpengaruh secara positif serta signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, (2) nasionalisme berpengaruh secara positif serta signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, (3) sanksi pajak tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi.

Page 12 of 13 | Total Record : 124