cover
Contact Name
Prisila Damayanty
Contact Email
prisild@rocketmail.com
Phone
+6281280090013
Journal Mail Official
jabisi@ibi-k57.ac.id
Editorial Address
https://ejournal-ibik57.ac.id/index.php/jabisi/editorial
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
ISSN : 2774518X     EISSN : 27752828     DOI : https://doi.org/10.55122/jabisi.v3i1.361
Core Subject : Economy,
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Indonesia (JABISI) p-ISNN : 2774-518X e-ISSN : 2775-2828 merupakan jurnal dengan bidang keilmuan akuntansi dengan memuat artikel ilmiah penelitian dan terapan serta materi tentang metode dan perkembangan teori, serta ilmu terapan yang terkait dengan Ilmu akuntansi, Keuangan dan Bisnis yang relevan untuk pengembangan teori dan praktek akutansi. Jurnal akuntansi dan bisnis indonesia diterbitkan oleh Program Studi Akuntansi. Redaksi mengundang para peneliti, praktisi untuk menulis artikel ilmiah di bidang yang berkaitan dengan ilmu akutansi, Keuangan dan Bisnis
Articles 124 Documents
PENGARUH LITERASI DIGITAL, PENGGUNAAN TEKNOLOGI, DAN LEARNING AGILITY TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA SMK Rahma Dhea; Arif Murti Rozamuri
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/jabisi.v7i1.2089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital, penggunaan teknologi, dan ketangkasan belajar terhadap kesiapan kerja siswa kelas 12 SMA (SMK) di Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) orde kedua. Sebanyak 200 responden dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert (1–5) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi dan ketangkasan belajar memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja, sedangkan literasi digital tidak memiliki pengaruh signifikan. Nilai R-square sebesar 0,352 menunjukkan bahwa variabel dalam penelitian ini menjelaskan 35,2% variasi dalam kesiapan kerja. Temuan ini menekankan bahwa kemampuan beradaptasi dan penerapan praktis teknologi memainkan peran yang lebih penting dalam meningkatkan kesiapan kerja dibandingkan hanya pengetahuan digital saja.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGELOLAAN KEUANGAN PELAKU UMKM DI KELURAHAN PRAPATAN BALIKPAPAN Alda Arbania Arsyad; Mardatillah; Ikayana Pertiwi
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/jabisi.v7i1.2104

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi ketidakmampuan pelaku UMKM dalam pengelolaan keuangan. Penelitian ini sendiri bertujuan untuk menganalisa sejauh mana pengaruh inklusi keuangan, mentalitas akuntansi, dan perencanaan pajak terhadap pengelolaan keuangan bagi pelaku UMKM Prapatan. Metode yang digunakan peneliti adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang dibagikan kepada 69 responden yang merupakan pelaku UMKM di wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif terhadap pengelolaan keuangan. Berikutnya variabel mental akuntansi tidak berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan. Selanjutnya variabel perencanaan pajak berpengaruh positif terhadap pengelolaan keuangan. Berikutnya variabel independen literasi keuangan bersama-sama mental akuntansi dan perencanaan pajak berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan. Diantara ketiga variabel ini yang paling berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan adalah literasi keuangan. Peneliti memberikan beberapa saran terkait pengelolaan keuangan bagi pelaku UMKM seperti menambahkan variabel penelitian, menambah ruang lingkup sampel yang digunakan dengan penambahan karakteristik yang lebih spesifik seperti UMKM kuliner dan pelaku usaha berusia muda. Peneliti juga menyarankan agar Kelurahan Prapatan melakukan integrasi dengan dinas yang terkait agar para pelaku di kelurahan tersebut mendapat akses terkait pengelolaan keuangan dan perpajakan yang baik. Selain itu juga Kelurahan Prapatan dapat bekerja sama dengan kampus STIE Madani untuk pendampingan terkait pengelolaan keuangan ini dan institusi praktisi seperti Bank Indonesia untuk pelatihan SIAPIK.
DOES FINANCIAL PERFORMANCE MEDIATE THE RELATIONSHIP BETWEEN ESG PERFORMANCE AND FIRM VALUE? Bela Nabila; Titi Dewi Warninda
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/jabisi.v7i1.2118

Abstract

This study explores how ESG (Environmental, Social, Governance) performance influences firm valuation, using financial performance in a mediating capacity. Here, ESG acts as the independent variable, while Tobin's Q proxies for the dependent variable of firm value. Financial performance as mediator is gauged by Return on Assets (ROA) and Return on Equity (ROE). Data covers 49 firms from the IDX ESG Leaders Index over the 2020-2023 period. Panel data regression is employed to examine the direct relationship, followed by mediation analysis to assess the mediating effect and the Sobel test to assess the significance of indirect effects. The results indicate that ESG performance exerts no significant impact on firm value, nor does it affect ROA or ROE. Conversely, both ROA and ROE demonstrate a significant positive influence on firm value. Nevertheless, financial performance measured by ROA and ROE fails to mediate the link between ESG performance and firm value. One possible explanation for this result is that strong ESG practices do not automatically translate into short-term gains in a company’s profitability. In the observed period, ESG initiatives are sometimes perceived as additional costs that may impose a financial burden on the firm, thereby limiting their ability to improve short-term financial performance and potentially reducing shareholder wealth.
TATA KELOLA DAN KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP TRANSPARANSI KEUANGAN DENGAN MODERASI KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL PADA PERUSAHAAN MULTIFINANCE Putri Nuryati Dwi Andini; Evi Dwi Kartikasari
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/jabisi.v7i1.2137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh corporate governance dan karakteristik perusahaan terhadap transparansi pengungkapan laporan keuangan dengan kepemilikan institusional sebagai variabel moderasi pada perusahaan multifinance yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Transparansi dalam pengungkapan informasi keuangan memiliki peran penting dalam meningkatkan kepercayaan investor serta meminimalkan asimetri informasi di pasar modal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan multifinance periode 2021–2024. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling untuk menentukan perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Moderated Regression Analysis (MRA) untuk menguji peran kepemilikan institusional sebagai variabel moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa corporate governance dan karakteristik perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap transparansi pengungkapan laporan keuangan. Selain itu, kepemilikan institusional mampu memperkuat hubungan antara corporate governance dan karakteristik perusahaan terhadap transparansi pengungkapan laporan keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengawasan yang dilakukan oleh investor institusional dapat meningkatkan efektivitas tata kelola perusahaan dalam mendorong keterbukaan informasi kepada para pemangku kepentingan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan literatur akuntansi, khususnya terkait transparansi pelaporan keuangan di pasar modal, serta menjadi bahan pertimbangan praktis bagi perusahaan dan regulator dalam meningkatkan kualitas pengungkapan informasi perusahaan.

Page 13 of 13 | Total Record : 124