cover
Contact Name
Netty Herawati
Contact Email
personfikasi@trunojoyo.ac.id
Phone
+6287886540349
Journal Mail Official
personifikasi@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Telang, Kamal - Bangkalan Kode Pos 69162
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi
ISSN : 20877447     EISSN : 27210626     DOI : doi.org/10.21107/personifikasi
Personifikasi : Jurnal Ilmu Psikologi is a scientific journal in Psychology published by Psychology Program of Universitas Trunojoyo Madura. Personifikasi aims to facilitate the process of interaction, discussion, and further discussion of the development of psychology in Indonesian society. Personifikasi includes topics related to the theme of clinical psychology, industry and organizational psychology, educational psychology, developmental psychology, social psychology, psychology of tourism, and Madurese culture of psychology. In this journal, there are discussions related to the development of problem found in society. Personifikasi : Jurnal Ilmu Psikologi published twice in a year, in May and November. Each article sent to Personifikasi will be reviewed using blind review method and two-peer reviews method. Personifikasi published scientific articles of critical thinking and research results in the filed of Psychology.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2017)" : 6 Documents clear
“Resilience picture Women Prisoners and Detention Class IIB Bangkalan”Thesis. Devi Yeni Dikarini; Alifah Rahma Wati
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.684 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v8i2.3862

Abstract

This study aims to describe the resilience of women prisoners of Jail Class IIB Bangkalan. Thisstudy uses descriptive qualitative method on each subject that has been determined by purposive sampling, this study uses method of collecting data semi-structured interviews. Subjects in this study are a woman prisoner who experienced abuse cases that led to deaths and homicides. Female prisoners experience conflict sourced from within the jail and sourced outside of the jail, resulting in feelings of sadness, regret, depressed, even feel does not want anymore and crash. The results of this study indicate that women prisoners are able to overcome the problems faced in which these problems can lead to adversity and suffering every day. The ability of the female prisoners is the ability to resilience. To achieve the Traffic resilience of women prisoners also passed the seven dimensions: women prisoners are able to regulate negative emotions owned into a positive activity, impulse control women prisoners are able to withstand the desire arising from within himself, female inmates have a feeling of optimism for passing sentence at the jail and after coming out of the jail, clausal analyze the female inmates were able to analyze the causes of the problem either cause prisoners Imprisoned and during serving his sentence at the jail, women prisoners are able to empathize with a fellow inmate and able to empathize with the families left behind, self efficacy inmates have the ability to override the problems faced by the various ways that do, reaching out female prisoners were able to take the positive aspects or to take lessons from the problems faced. In addition to the seven dimensions of women prisoners to support the ability for resilience also supported by three factors: individual, family, neighborhood. So that each subject was able to achieve resilience and change the situation is better than before, and can take lessons from the events experienced.Keywords: Resilience, Women prisoners
Hardiness pada Penderita Kusta Denny Elvan Ardhi
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.216 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v8i2.3858

Abstract

This study aims to reveal the hardiness of leprosy patients in the village of Tanjung Kenongo, Sumber Glagah sub village, Mojokerto. This study uses qualitative research with case study approach. Subjects in this study are two with purposive sampling techniques and methods of collecting data using semi-structured interview technique. Analysis technique used in this study is a model of Miles and Huberman include data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The result of the research show that the leprosy patients filled showed by 3 aspect of hardiness. The first that control aspect, leprosy patients can control them self and influence all events that happened in their life with accept the reality and be patient of their hardships of life. Second that commitment aspect, the leprosy patients can involve them self to the society with following the social activity and found the meaning of their event in their life. Last that challenge aspect, the leprosy patients with the physical limitations can help the family economic and showed the attitude if they want have better relationship with their family that refuse them.Keywords: Hardiness, the leprosy patient, Sumber Glagah sub village
Kecemasan akan Kepuasan Pernikahan Istri-istri Pelaut Windah Riskasari
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.906 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v8i2.3859

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kecemasan akan kepuasan pernikahan pada istri-istri pelaut.  Kecemasan adalah sebagai bentuk simptom atau gejala yang muncul, kecemasan yang timbul bisa berupa kecemasan fisik maupun kecemasan Psikis.  Kecemasan fisik dapat berupa gemetar, tidak bisa tidur, keluar keringat dingin mual dan lainnya.  Sedangkan kecemasan psikologis dapat berupa takut untuk melakukan sesuatu dan lain-lainnya.  Pelaut merupakan suatu pekerjaan yang dikhususkan bagi orang-orang yang bekerja, berlayar bahkan berkehidupan dilaut.  Pelaut yang sering pergi berlayar selama berhari-hari bahkan bulan-bulan sehingga durasi untuk bertemu bahkan bertatap muka dengan keluarga anak dan istrinya minim sekali.  Kepuasan pernikahan merupakan bentuk seberapa besar istri-istri pelaut tersebut mampu menjalani hidup dan kehidupannya baik sebagai ibu rumah tangga maupun sebagai wanita pekerja.  Subyek penelitian ini adalah istri-istri pelaut yang berjumlah 43 subyek yang terdiri dari 29 subyek yang tinggal di Flat armada timur Surabaya dan 14 subyek yang terdapat di luar Flat, yang mana masing-masing subyek tersebut berstatus istri anggota, perwira dan pelaut (Swasta).  Sampel penelitian menggunakan teknik Purposive sampling, yaitu pengambilan sampel yang karakteristiknya sudah ditentukan dan diketahui terlebih dahulu berdasarkan ciri-ciri tertentu.  Hasil penelitian didapat Uji hubungan teknik korelasi product moment diperoleh hasil bahwa nilai koefisien korelasi (Rxy) adalah -0,019 lebih kecil dari R table untuk N=43 dengan taraf signifikansi 5% yaitu 0,301 dan diketahui juga bahwa nilai Sid (2-tailed) adalah 0,906 yang berarti lebih besar dari 0,05 sehingga kesimpulannya Tidak ada hubungan antara variable X dengan variable YKata kunci :  Kecemasan, Kepuasan pernikahan
MENUMBUHKAN SIKAP POSITIF SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Flora Grace Putrianti; Trisniawati Trisniawati; Nelly Rhosyida
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.043 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v8i2.3860

Abstract

Pembelajaran matematika yang dilaksanakan guru di kelas menjadi persoalan yang sangat menarik untuk didiskusikan. Siswa memandang matematika sebagai suatu mata pelajaran yang sangat membosankan, menyeramkan, bahkan menakutkan. Banyak siswa yang berusaha menghindari mata pelajaran tersebut. Hal ini jelas sangat berakibat buruk bagi perkembangan pendidikan matematika ke depan. Pembelajaran bermakna diharapkan dapat meningkatkan sikap positif terhadap matematika yang akhir-akhir ini sangat jarang dilakukan. Tulisan ini menguraikan tentang cara menumbuhkan sikap positif siswa terhadap pembelajaran matematika yang pada akhirnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Kata kunci: Sikap positif, dan pembelajaran matematika
GAMBARAN REGULASI DIRI MAHASISWA BIDIKMISI UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA YANG MENGALAMI PENURUNAN PRESTASI AKADEMIK Novi Ariska; Alifah Rahma Wati
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.772 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v8i2.3861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran regulasi diri mahasiswa bidik misi Universitas Trunojoyo Madura yang mengalami penurunan prestasi akademik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi pada ketiga mahasiswa bidik misi yang ditentukan berdasarkan purposive sampling yang memiliki kriteria minimal semester 6, mahasiswa yang mempunyai riwayat indeks prestasi semester (IPS) ≤ 0,4 poin, mahasiswa bidik misi yang semester sekarang memiliki indeks prestasi komulatif (IPK) cumlaude. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode pengumpulan data yaitu wawancara semiterstruktur. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu gambaran regulasi diri mahasiswa bidik misi Universitas Trunojoyo Madura yang mengalami penurunan prestasi akademik pada 6 (enam) aspek regulasi diri. Pada aspek standar dan tujuan yang ditentukan sendiri, mahasiswa bidik misi menginginkan untuk tidak mendapatkan indeks prestasi komulatif (IPK) dibawah 3,00 dan juga mempunyai keinginan untuk lulus tepat waktu. Pada aspek pengaturan emosi, mahasiswa bidik misi merasa sedih dan kecewa karena mengalami penurunan nilai sehingga mahasiswa bidik misi berusaha untuk meningkatkan prestasinya. Pada aspek intruksi diri, mahasiswa bidik misi mengintruksi diri untuk selalu belajar lebih giat dan optimal agar mendapatkan nilai yang maksimal. Pada aspek monitor diri, mahasiswa bidik misi mengatur waktu untuk belajar maksimal dengan cara tidak mengikuti kegiatan non akademik. Pada aspek evaluasi diri, mahasiswa bidik misi berusaha belajar secara optimal sehingga berhasil meningkatkan prestasi akademik yang pernah turun. Pada aspek kontingensi yang ditetapkan sendiri, mahasiswa bidik misi merasa senang karena berhasil meningkatkan prestasinya dan mempertahankan beasiswa bidik misi hingga sekarang dan dapat membuktikan kepada orang-orang yang sudah mendukungnya. Kata Kunci : Regulasi diri, mahasiswa bidik misi, prestasi akademik.
EFEKTIVITAS PELATIHAN SEFT (SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE) TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN WANITA YANG BERADA PADA MASA KLIMAKTERIUM BERDASARKAN PENGETAHUAN TENTANG PREMENOPAUSE Arik Triastutik; Andik Matulessy; Herlan Pratikto
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.316 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v8i2.3857

Abstract

Kecemasan merupakan suatu perasaan tidak nyaman yang dialami oleh wanita di fase premenopause yang ditandai adanya beberapa reaksi yaitu ; Reaksi fisiologis,Reaksi Kognitif, Reaksi perilaku, dan Reaksi Emosional. Metode SEFT merupakan suatu teknik yang mengkombinasikan penyelarasan sistem energi tubuh dan terapi spiritualitas dengan menggunakan metode tapping (ketukan) dalam mengatasi masalah fisik dan psikologis yang dilakukan dengan cara mengetuk dibeberapa titik dibagian tubuh dengan dua jari yang berdurasi waktu ±5-50 menit. Pada penelitian ini, pelatihan SEFT bertujuan untuk menetralisir emosi negatif sehingga subjek lebih realistis terhadap kecemasannya sehingga akan berdampak pada penurunan kecemasan yang selama ini dialami subjek. Desain penelitian ini termasuk ke dalam quasi experiment dengan jenis rancangan yang digunakan adalah one group pre test - post test design (before and after). Subjek penelitian diambil dengan teknik purposive sampling pada wanita berusia 40-55 tahun yang belum menopause. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala ARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) telah dibuktikan memiliki validitas dan reliabilitas cukup tinggi untuk melakukan pengukuran kecemasan pada penelitian trial clinic yaitu 0,93 dan 0,97. Analisis data yang menggunakan uji non parametric Wilcoxon Signed Ranks Test pada kelompok eksperimen diperoleh hasil Z = -2,820 dengan nilai p = 0,005 (p kurang dari 0,05), artinya setelah dilakukan intervensi pelatihan SEFT terjadi penurunan skor skala kecemasan. Hal tersebut menandakan bahwa Pelatihan SEFT efektif secara signifikan untuk menurunkan kecemasan pada wanita premenopause, sehingga hipotesis pertama diterima. Perhitungan hasil analisis menggunakan uji Mann Whitney Test berdasarkan tingkat pengetahuan tentang premenopause menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kecemasan antara pengetahuan tentang premenopause kategori kurang, kategori cukup, dan kategori baik. Hal ini berarti tingkat pengetahuan tentang premenopause tidak mmberikan pengaruh yang signifikan terhadap kecemasan, sehingga hipotesis ditolak.Kata kunci : Kecemasan, SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique), Tingkat Pengetahuan Premenopause

Page 1 of 1 | Total Record : 6