cover
Contact Name
Danang
Contact Email
lpkdgeneration2022@gmail.com
Phone
+6285726173515
Journal Mail Official
danang@stekom.ac.id
Editorial Address
Jl. Diponegoro No.69, Dusun I, Wirogunan, Kec. Kartasura, Kab. Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer (JURITEK)
ISSN : 28090802     EISSN : 28090799     DOI : https://doi.org/10.55606/juritek.v2i1
Jurnal Imliah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer merupakan jurnal ilmiah yang menyajikan artikel orisinal tentang pengetahuan dan informasi riset atau aplikasi riset dan pengembangan terkini dalam bidang teknologi. Ruang lingkup Jurnal Juritek meliputi bidang Informatika, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Sistem Informasi dan Teknik Industri. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi mitra bestari dan/atau editor. Jurnal Juritek diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ekonomi Trianandra terbit 3 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret, Juli dan November
Articles 210 Documents
Pemilihan Supplier dengan Metode AHP dan TOPSIS pada PT XYZ Dwi Nurfahrizal; Suseno
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol 3 No 1 (2023): Maret, Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trianandra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/juritek.v3i1.1177

Abstract

PT XYZ merupakan produsen pakaian dalam wanita, Bahan baku utama pakaian dalam wanita tersebut adalah kain jenis Microfiber yang saat ini dipasok oleh 3 supplier. Proses memilih supplier yang dilakukan perusahaan saat ini berdasarkan harga terendah. Pemilihan supplier perlu dilakukan dengan menggunakan metode yang tepat sesuai dengan standar perusahaan sehingga supplier dapat memahami dasar pemilihan tersebut secara lebih obyektif. Salah satu metode yang dapat menyelesaikan pemilihan supplier dengan kriteria-kriteria adalah metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Techicque for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Kriteria kualitas mendapat urutan tertinggi dengan bobot 0,317, disusul oleh harga dengan bobot 0,250, urutan selanjutnya adalah Delivery dengan bobot 0,243, dan terakhir Warranty dengan bobot 0,190. Dari penentuan bobot sub kriteria, lima urutan tertinggi adalah Ketepatan waktu pengiriman dengan bobot 0,513, Serat bahan dengan bobot 0,508, Harga bahan baku dengan bobot 0,454, Kenyamanan bahan dengan bobot 0,345, dan Kemudahan proses klaim dengan bobot 0,447. Urutan berikutnya adalah ketepatan jumlah yang dikirim dengan bobot 0,357, fleksibel dengan bobot 0,342, shipment term dengan bobot 296, payment term dengan bobot 250, batas waktu komplain dengan bobot 0,210, ketahanan warna dengan bobot 0,147, dan yang terakhir jaminan barang dlam keadaan yang baik dengan bobot 0,130. Berdasarkan hasil penetapan nilai kriteria dan perhitungan dengan metode TOPSIS maka supplier kain Microfiber yang terpilih adalah Carvico terpilih sebagai supplier kain Microfiber terbaik dengan nilai preference 0,9.
PENGUKURAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS PADA PROSES PEMOTONGAN INDUSTRI FURNITURE Yohanes Anton Nugroho
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol 3 No 1 (2023): Maret, Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trianandra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/juritek.v3i1.1221

Abstract

The sawmill machine is one of the machines highly used in the cutting process n furniture production at PT X. The sawmill machine used at PT X experiences various problems, including damage and damage repair time in more than 15% of the total production time. The event of machine failures also causes several impacts, such as low target achievement and non-uniform quality. The Overall Equipment Effectiveness (OEE) gets an average OEE value for the period January 2021 - June 2021 of 46.79%, which is still far from the ideal standard value of Overall Equipment Effectiveness, which is 85%. Factors that greatly influence the low value of OEE based on. The sixth significant losses analysis is rework losses of 17.48%, followed by breakdown losses and reduced speed losses, which both have a percentage of 16.12%. Meanwhile, for Set up and Adjustment Loss, Idling Minor Stoppage, and Scrap or Yield Loss, the portions are relatively small, less than 5%.
ANALISIS PENURUNAN WAKTU SETUP DENGAN MENGGUNAKAN SINGLE MINUTE EXCHANGE OF DIE UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PADA AUTOMATIC MOULDING MACHINE Dandy Silva; Widya Setiafindari
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol 3 No 1 (2023): Maret, Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trianandra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v3i1.1268

Abstract

PT XYZ is a company that has been engaged in metal casting for a long time. This company produces products in the form of wingnut spare parts. The production system used is make to order production. The obstacle faced by PT XYZ was that it was found that the setup operation process activity took quite a long time on average 40 minutes. If it continues to occur it will have an impact on delays. With these problems, PT XYZ reduced the setup time to overcome delays in completing the automatic molding machine wingnut product. Utilize the Single minute exchange of die (SMED) method to speed up setup. The SMED approach distinguishes between internal regulatory and external regulatory activities. Adjustment activities that only Internal adjustments can be made while the machine is stopped. The External Setup setup activity can be performed while the machine is running or operating. By switching to external setup instead of internal setup, setup tasks that were completed when the machine was stopped can now be completed while it is running, thereby reducing setup time. the setup operation of all these activities is carried out when the engine is off or the internal setup produces an average of 101 molds. Meanwhile, the setup time after implementing SMED can be reduced to 26.78 minutes or a decrease of 47.61%. This decrease in setup time increases productivity by 2 molds/day and if in a month with 26 working days it can add 59 molds so that in total it can produce 159 molds/month.
Diagnosa Penyakit Pada Ikan Nila dengan Forward Chaining Berbasis Website Ika Menarianti; Akbar Haqqul Jihad; Sudargo
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol 3 No 1 (2023): Maret, Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trianandra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v3i1.1282

Abstract

Ikan nila adalah ikan jenis air tawar yang popular di Indonesia. Memiliki kandungan protein 3 kali lebih banyak dibandiang ayam atau sapi. Ikan nila dapat dibudidayakan dengan mudah, karena ikan nila dapat bertahan hidup dan beradaptasi dengan lingkungan baru dengan baik. Sayangnya, jika perawatannya kurang benar ikan dapat terserang hama dan penyakit. Pengecekan berkala yang dilakukan oleh UPT BBI masih kurang efektif mengatasi masalah tersebut mengingat ikan dapat terserang hama dan penyakit sewaktu-waktu. Sehingga dibutuhkan sebuah system berbasis website untuk melakukan diagnose penyakit ikan nila untuk mengatasinya. Forward Chaining digunakan sebagai metode sistem pendukung keputusan yang cara kerjanya mencari fakta dari faktor pendukung untuk menuju suatu kesimpulan. Faktor pendukung berupa data pertanyaan, data hasil kesimpulan, data pencegahan, data pengobatandan data fakta/ciri penyakit yang dibuat dalam alur aturan system untuk kesimpulan diagnosa. Pengujian black box, validasi ahli media, validasi akurasi oleh pakar dan respon pengguna dilakukan untuk mengetahui apakah sistem diagnosa ikan nila ini layak digunakan
PROTOTYPE OF ARDUINO-BASED WATER LEVEL DETECTOR WITH ULTRASONIC SENSOR Karnova Yanel
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol 3 No 1 (2023): Maret, Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trianandra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v3i1.1329

Abstract

Most of the water can be found in the sea (salt water) and in the ice caps (at the poles and on the tops of mountains). Apart from that, water can also be found in clouds, rain, rivers, surface fresh water, lakes, water vapor, and sea ice. The water in these objects moves according to a water cycle, namely: through evaporation, rain, and the flow of water over the ground surface (runoff, including springs, rivers, estuaries) towards the sea. Floods are natural disaster events that occur when an excessive flow of water submerges land. Floods can occur within minutes or over a long period of time, and can last days, weeks, or longer. Floods are the most common and widespread of all weather-related natural disasters. The tool can function properly. The height can be set to be displayed with an LED light display. Can be applied to the floodgates to activate the motor driving the floodgates so that the water level through the floodgates can be adjusted in such a way.
Perancangan Sistem Informasi Peluang dan Potensi Investasi Berbasis Website Ashri Dinimaharawati; Habib Akbar Aziiz
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol 3 No 2 (2023): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trianandra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v3i2.1363

Abstract

Kegiatan investasi saat ini menjadi salah satu alternatif pengelolaan keuangan bagi masyarakat. Karena dengan adanya investasi mampu menjalankan kembali roda perekonomian yang sempat menurun karena akibat dari kejadian Covid-19. Dengan adanya investasi ini dapat memberikan keuntungan bagi investor dalam jangka panjang. Investasi ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun pihak pemerintah yang membutuhkan bantuan dana investor untuk pembangunan proyek yang memberikan manfaat bagi khalayak umum. Pada saat ini penyelenggaraan investasi pada pemerintah daerah masih sangat terbatas dalam proses publikasi dan pendataannya. Sehingga beberapa proyek yang tertunda karena terkendala dana dari investor. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut maka diperlukan penelitian yang memiliki tujuan untuk mewadahi informasi peluang dan potensi investasi berbasis website untuk memudahkan para investor menemukan peluang investasi di Bandung. Metode waterfall digunakan dalam pengembangan sistem informasi potensi dan peluang investasi ini. Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem yang mampu mengelola dan menginformasikan. Hasil pengujian sistem menggunakan blackbox testing mendapat hasil 100% menampilkan bahwa sistem investasi dapat berjalan sesuai target awal pembuatan sistem.
SISTEM KEAMANAN KENDARAAN BERMOTOR MENGGUNAKAN GLOBAL POSTIONING SYTEM (GPS) BERBASIS ARDUINO UNO L Dita Putra; Mohammad Taufan Asri Zaen; Baiq Sri Damanyanti Wiradarma
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol 3 No 2 (2023): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trianandra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v3i2.1441

Abstract

Peningkatan kebutuhan masyarakat akan adanya kendaraan pribadi untuk berpergian ke tempat kerja, sekolah, maupun tempat lain semakin meningkatkan jumlah kepemilikan kendaraan pribadi dikalangan masyarakat. Akan tetapi, hal tersebut juga meningkatkan tindakan kriminalitas tentang pencurian kendaraan. Pencuri melakukan tindakan tersebut dengan menggunakan kunci T untuk merusak tempat kunci motor. Ada juga tindakan penghadangan di jalan sepi oleh pencuri dan mengambil kendaraan tersebut secara paksa. Banyak korban yang melaporkan kehilangan kendaraan di Kapolsek tetapi kendaraan sulit ditemukan keberadaannya. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti membuat suatu alat dengan modul GPS untuk memberikan data titik koordinat dan arduino sebagai mikrokontroller dan yang dapat dikirimkan pesan kode tertentu untuk dapat mengirim balik data titik koordinat lokasi keberadaan alat dan dapat terpasang didalam kendaaraan. Tentunya hal tersebut dapat memudahkan pihak kepolisian maupun korban dalam menemukan lokasi kendaraan yang hilang atau dicuri. Pada penelitian pengumpulan data diperoleh dari studi pustaka, wawancara dan observasi. Metode perancangan menggunakan metode R&D (Research & Development ) dan metode analisa SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Pada pengujian yang dilakukan didapatkan hasil yang positif, saat penguna mengirim pesan ke alat, alat dapat merespon dengan cepat dan mengirimkan kembali data titik koordinat posisi kendaraan tersebut. Kata Kunci : Arduino, modul GPS, metode Research & Development, SWOT, Keamanan Motor.
ANALISIS KUALITAS PRODUK PENYAMAKAN KULIT DENGAN METODE SQC dan FMEA Anang Dwi Saputra Saputra; Andung Jati Nugroho
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol 3 No 2 (2023): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trianandra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v3i2.1665

Abstract

PT Adi Satria Abadi is a company engaged in tanning. The problem faced by the company is the presence of defective leather during the goat and sheep tanning production process. From these problems, the purpose of this study was to identify the level of product defects, analyze the factors that cause defects, and make recommendations for improvements to improve the quality of goat and sheep tanning products. Data processing in this study uses the SQC (Statistical Quality Control) and FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) methods. Based on the identification results, it was found that there were 1,507 holes for holes, 1,066 for thick defects, 1,061 for louse defects, and 1,086 for size defects. The results of the SQC analysis still have uncontrolled data based on the control chart which is on size defects with a total of 1,086 defects, while for hollow defects, too thick defects, and tick defects are under control. The results of the FMEA analysis show that the order of completion with the first priority is spotting bugs with an RPN value of 36. The suggested improvements to the company are by directly selecting raw materials and supervising employees. Keywords: Quality, Product Defects, Seven Tools, SQC, FMEA.
PENGUKURAN PRODUKTIVITAS LANTAI PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE OBJECTIVE MATRIX (OMAX) DAN FAULT TREE ANALISIS (FTA) Dimas Fajar Triawan Fajar Triawan; Andung Jati Nugroho
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol 3 No 2 (2023): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trianandra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v3i2.1674

Abstract

PT Madubaru Madukismo is a company engaged in the manufacture of granulated sugar. The problem faced by PT Madubaru Madukismo is that the company has not reached the set production target. It is known that the production target set by the company is 30,000 quintals per month. So for measuring productivity using the objective matrix (OMAX) and fault tree analysis (FTA) methods where the objective matrix (OMAX) is a partial productivity measurement system developed to monitor productivity in each part of the company with productivity criteria in accordance with the existence of that part, and fault tree analysis (FTA) is a method used to analyze the risk that causes a failure. There are five measurement ratio criteria, namely production efficiency productivity, raw material efficiency productivity, production target effectiveness productivity, machine work effectiveness productivity and number of employees productivity. Then the results obtained The highest productivity value achieved during measurements in the period May to October 2022 was in August with a productivity level of 864 and the lowest was achieved in May of 35, as well as an analysis of indicators from the calculation of the ratio 1 to 5, it can be seen that the lowest ratio is at the 3, namely the effectiveness of production targets and ratio 1, namely productivity, production efficiency. Based on the minimum cut-set, the basic events that can cause a low ratio 3 and 1 are the lack of suppliers from sugar cane farmers, workers' working hours are reduced because raw materials are late, production room temperature is hot, and does not match the jobdesk Keywords: Productivity, Ratio, Criteria, Objective Matrix (OMAX), and Fault Tree Analysis (FTA).
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA BAGIAN STASIUN PENGGILINGAN DI PT SINERGI GULA NUSANTARA DENGAN METODE JSA DAN HIRARC Trike Aprita Fresa Kurnia Aprita; Ayudyah Eka Apsari
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol 3 No 2 (2023): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trianandra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v3i2.1692

Abstract

PT Sinergi Gula Nusantara (PG Pagotan Madiun) merupakan perusahaan yang bergerak dibidang produksi gula, yang berlokasi dijalan raya Ponorogo, Pagotan, Geger, Kota Madiun. Masalah yang ada pada PG Pagotan Madiun pada saat produksi penggilingan masih mengabaikan keselamatan dan Kesehatan kerja yang dimana hal tersebut memungkinkan terjadinya potensi bahaya kecelakaan kerja pada saat proses penggilingan. Metode Hazard Identification Risk Assesment and Risk Control (HIRARC) merupakan metode yang digunakan dari menentukan jenis kegiatan kerja yang kemudain diidentifikasi sumber bahayanya sehingga di dapatkan risikonya. kemudian akan dilakukan penilaian resiko dan pengendalian risiko untuk mengurangi paparan bahaya yang terdapat pada setiap jenis pekerjaan. Sedangkan Job Safety Analisys merupakan metode yang bertujuan untuk melakukan analisis terhadap potensi bahaya yang ada dan untuk melakukan Langkah pencegahan terhadap risiko kecelakaan yang ada. Setelah dilakukan perhitungan risiko kecelakaan kerja dengan metode Hazard Identification Risk Assesment and Risk Control didapatkan nilai risiko kecelakaan kerja dengan kategori High Risk sebesar 0,52 %, Moderate Risk sebesar 0,47 %, dan Low Risk sebesar 0 %. Kata kunci: K3, JSA dan HIRARC

Page 7 of 21 | Total Record : 210