cover
Contact Name
Hanif Rahadian
Contact Email
lpkdgeneration2022@gmail.com
Phone
+6281328055730
Journal Mail Official
defendonesia@lembagakeris.net
Editorial Address
Wirosaban Barat No. 20B, Kelurahan Sorosutan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Defendonesia (DEFENDONESIA)
ISSN : 23546964     EISSN : 2776687X     DOI : https://doi.org/10.54755/defendonesia.v6i1
Core Subject : Education,
Jurnal DEFENDONESIA merupakan media publikasi ilmiah yang menyajikan hasil karya ilmiah tentang pembangunan pertahanan untuk menjaga dan menjamin kedaulatan, keberlangsungan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dilandasi semangat bela negara, nasionalisme, independen dan demokratis.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1: Defendonesia Desember 2016" : 5 Documents clear
STRATEGI PERTAHANAN SEMESTA DALAM RANGKA MENGEMBALIKAN MASA KEEMASAN INDONESIA I Wayan Mudita
DEFENDONESIA Vol 2 No 1: Defendonesia Desember 2016
Publisher : Lembaga Kajian Pertahanan Strategis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.988 KB) | DOI: 10.54755/defendonesia.v2i1.51

Abstract

Konsep pertahanan Indonesia memiliki sejarah yang panjang dan mengalami pasang surut. Mungkin banyak yang belum paham bahwa Indonesia pada tahun 1960an, yaitu era Presiden Soekarno, merupakan salah satu kekuatan terhebat di dunia di bidang militer. Pada saat itu kekuatan raksasa militer Indonesia, membuat Indonesia menjadi salah satu negara yang yang disegani. Namun perlahan julukan tersebut memudar dan kini sudah tidak terdengar lagi. Perlahan tetapi pasti, sebagian masyarakat sudah tidak lagi menaruh harapan tinggi pada Indonesia. Sudah lama masyarakat merasakan ketidakpuasan tentang pemerintahan di Indonesia. Begitu juga ancaman korupsi di tiap lini pemerintahan dimana-mana. Pejabat-pejabat di Indonesia tidak sedikit yang tersangkut kasus korupsi. Pada akhirnya, sebagai akibat dari ini semua, masyarakat sering mencibir pemerintahan Indonesia, dari berbagai lini baik militer, ekonomi, juga sosial. Dengan kondisi sekarang ini, mungkinkah hal itu terjadi lagi? Sedangkan tidak sedikit masyarakat Indonesia merindukan masa-masa keemasan itu kembali. Oleh karena itu perlu strategi yang baru guna mengembalikan masa keemasan Indonesia kembali, sebagaimana yang tersirat dalam penjelasan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 20014 tentang TNI perihal Pertahanan Semesta Indonesia.
SANTRI DAN PENGUATAN PRAKTEK BELA NEGARA: STUDI KASUS PONPES SPMAA Basyirun Adhim
DEFENDONESIA Vol 2 No 1: Defendonesia Desember 2016
Publisher : Lembaga Kajian Pertahanan Strategis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.73 KB) | DOI: 10.54755/defendonesia.v2i1.52

Abstract

Konsep Sistem Pertahanan Negara yang tersusun dalam UU RI No. 3 Tahun 2002 menyebutkan bahwa tugas pertahanan negara ialah menjaga dan melindungi kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI dan melindungi keselamatan bangsa dari segala ancaman. Sebagai antisipasi ancaman ini, negara kita menganut konsep pertahanan integratif semesta yang memadukan semua potensi baik militer maupun unsur nirmiliter. Pondok pesantren dan komunitas santri sebagai komponen bangsa sekaligus ciri budaya dari kesatuan tak terpisahkan masyarakat Indonesia merupakan aset sumber daya pertahanan negara nirmiliter yang cukup potensial. Sejarah telah mencatat banyak peran taktis dan strategis mereka dalam perjuangan revolusi fisik merebut hingga mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam konteks kekinian, di saat negara kita menghadapi realitas ancaman aktual dan potensial yang kompleks, peran santri selayaknya dioptimalkan kembali secara integratif bersinergi dengan unsur pertahanan Indonesia lainnya. Intelektual bermoral, militansi tinggi, serta semangat jihad swadaya sukarela yang menjadi ciri figur santri dapat diarahkan kepada tindakan bela negara sekaligus unsur pembentuk komponen pertahanan cadangan. Tulisan ini akan memaparkan praktek-praktek terbaik implementasi pembelajaran santri di pondok pesantren SPMAA Turi, Lamongan, Jawa Timur dalam kaitan peran taktis idealis strategis mendukung konsep pertahanan semesta dan kewajiban bela negara.
PELUANG DAN TANTANGAN ATAS KEIKUTSERTAAN INDONESIA DALAM MASYARAKAT EKONOMI ASEAN Inda Rahadiyan; Karina Amanda Savira
DEFENDONESIA Vol 2 No 1: Defendonesia Desember 2016
Publisher : Lembaga Kajian Pertahanan Strategis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.749 KB) | DOI: 10.54755/defendonesia.v2i1.53

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana peluang dan tantangan yang dihadapi oleh Indonesia dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)? Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode studi kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor penting yang menjadi peluang sekaligus tantangan bagi Indonesia dalam keikusertaan MEA, di antaranya adalah faktor jumlah penduduk dan faktor letak geografis.
TANTANGAN ALKI UNTUK MEWUJUDKAN CITA-CITA INDONESIA POROS MARITIM DALAM PERSPEKTIF HUKUM Yuniarti Dwi Pratiwi
DEFENDONESIA Vol 2 No 1: Defendonesia Desember 2016
Publisher : Lembaga Kajian Pertahanan Strategis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.265 KB) | DOI: 10.54755/defendonesia.v2i1.54

Abstract

Dalam catatan sejarah terekam bukti-bukti bahwa nenek moyang bangsa Indonesia menguasai lautan Nusantara, bahkan mampu mengarungi samudra luas hingga ke pesisir Madagaskar di Afrika bagian selatan. Hal tersebut membuktikan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia telah memiliki jiwa bahari dalam membangun hubungan dengan bangsa lain. Berangkat atas dasar inilah, pemerintahan lima tahun Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla mengusung visi yang menjadikan Indonesia sebagai “poros maritim” sebagai dasar investasi guna mengembalikan kejayaan masa lampau Indonesia di dunia maritim. Mewujudkan cita-cita sebagai negara maritim bukan berarti tanpa hambatan. Hal ini mengingat sejak meratifikasi United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982 dan sejak berlakunya Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI), mau tidak mau menjadikan perairan Indonesia “terbuka” bagi kapal-kapal asing atau negara asing untuk melaksanakan hak lintas mereka di perairan Indonesia. Posisi ini juga memberikan permasalahan kompleks baik masalah yang berkaitan dengan ekonomi, hukum, keamanan, dan pertahanan negara. Begitu banyaknya pekerjaan rumah untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai poros maritim, oleh karena itu dibutuhkannya instrumen hukum yang bersinergi.
DIGITALISASI DAN DESKRIPSI NASKAH KUNO SEBAGAI UPAYA MEMPERKOKOH KEDAULATAN INDONESIA: STUDI KASUS NASKAH AL-MUTAWASSIMĪN Dhimas Muhammad Yasin
DEFENDONESIA Vol 2 No 1: Defendonesia Desember 2016
Publisher : Lembaga Kajian Pertahanan Strategis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.195 KB) | DOI: 10.54755/defendonesia.v2i1.55

Abstract

Naskah kuno merupakan salah satu bagian dari warisan leluhur yang wajib untuk dilestarikan dan dikaji. Selama ini keberadaan naskah kuno kurang diperhatikan dan banyak dari naskah kuno Indonesia berada di luar negeri. Preservasi naskah kuno menjadi hal yang penting untuk menjaga kedaulatan negara.Pelestarian dan pengkajian naskah kuno dapat dilakukan dengan berbagai cara, beberapa diantaranya adalah dengan digitalisasi dan deskripsi. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah naskah Al-Mutawassimīn. Naskah ini tersimpan di Perpustakaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pinilih, Soditan, Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis isi berdasarkan kajian filologi. Teknik penarik simpulan yang digunakan adalah teknik induktif. Berdasarkan kajian terhadap naskah Al-Mutawassimīn, dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, digitalisasi naskah Al-Mutawassimīn dinilai cukup efektif dan efisien sebagai upaya penyelamatan salah satu benda budaya Indonesia. Kedua, hasil deskripsi naskahAl-Mutawassimīn memberikan gambaran terperinci seluk-beluk naskah tersebut, baik kondisi fisik atau ciri-ciri maupun keberadaan terkini naskah tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 5