cover
Contact Name
Nike Sari Oktavia
Contact Email
ikesay@gmail.com
Phone
+62751-7056737
Journal Mail Official
adiann@kopertis10.or.id
Editorial Address
Jl. Khatib Sulaiman No 1 Kota Padang. Kode Pos 25144.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
pendidikan, science, teknologi, dan ekonomi
Published by LLDIKTI Wilayah X
ISSN : ISSN:197     EISSN : EISSN:24     DOI : http://doi.org/10.22216/jit.2017.v11i4.458
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ini berisikan artikel penelitian tentang pendidikan, ilmu kesehatan atau kesehatan masyarakat, ilmu science. teknologi, dan ekonomi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 1 (2019): JIT" : 7 Documents clear
PERANAN CITRA DESTINASI DAN FAMILIARITY TERHADAP LOYALITAS WISATAWAN MANCANEGARA BERKUNJUNG KE BATAM Hepy Hefri Ariyanto
Jurnal Ipteks Terapan Vol 13, No 1 (2019): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.784 KB) | DOI: 10.22216/jit.2019.v13i1.516

Abstract

Tourism is something that is abstract, is not visible (by naked eye) can only be felt, moreover, tourism is actually a concept to be realized in everyday life. World tourism began to see people especially those bored with the routine of the city, and wanted to release the fatigue. Batam is a city with a very strategic location. Besides being in the international shipping lanes, the city has a short distance to the Singapore and Malaysia. Batam is part of the three major contributors to the numbers of tourist arrivals in Indonesia after Bali and Jakarta. The purpose of this study was to determine whether the destination image, familiarity and overall satisfaction affect the destination loyalty. Population of this research are foreign travelers in Batam, with a total sample of 399 respondents. Criteria samples used in this study was non probability convenience sampling method. Data analysis method used is multiple regression. Results from this study indicate that the destination image, familiarity, and overall satisfaction affect the destination loyalty.
PENGARUH FRAKSI VOLUME KOMPOSIT SERBUK CANGKANG KELAPA SAWIT/EPOKSI TERHADAP KEKERASAN DAN LAJU KEAUSAN Mastariyanto Perdana
Jurnal Ipteks Terapan Vol 13, No 1 (2019): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.453 KB) | DOI: 10.22216/jit.2019.v13i1.3297

Abstract

Natural composite is one of materials that have been utilized in the engineering field. Utilization of natural composite is due to nature of environmentally friendly and better on mechanical properties. The aim of this study was determine the effect of volume fraction of composite-based oil palm shell powder to hardness and wear rate. In this study, the main materials of composite are oil palm shells as a reinforcement and epoxy resin as binders. Oil palm shells are crushed into powder with size 420-595 μm. Variation of volume fraction between oil palm shell and epoxy are 45%:55%, 50%:50% and 55%:45%. The results showed that composite hardness was increasing with the addition of oil palm shell powder composition. Hardness of composites based oil palm shell powder/epoxy at volume fractions of 45%:55%, 50%:50% and 55%:45% are 10.69 VHN, 11.64 VHN, and 12.36 VHN, respectively. Wear rate of composites decreases with the addition of oil palm shell  composition. Wear rate of composite based oil palm shell powder/epoxy at a volume fraction of 45%:55%, 50%:50% and 55%:45% are 4.7 x 10-7 g/mm2.s, 2.5 x 10-7 g/mm2.s, and 1.9 x 10-7 g/mm2.s, respectively. Analysis of fracture surface of composite has been done using Scanning Electrone Microscope.  Komposit alam merupakan salah satu material yang telah dimanfaatkan pada bidang keteknikkan. Pemanfaatan komposit alam ini tidak terlepas dari sifat ramah terhadap lingkungan dan sifat mekanik yang relatif baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari fraksi volume komposit berbahan dasar serbuk cangkang kelapa sawit terhadap kekerasan dan laju keausan. Pada penelitian ini, bahan utama dari material komposit adalah cangkang kelapa sawit sebagai pengikat (reinforcement) dan resin epoksi sebagai pengikat (binder). Cangkang kelapa sawit dihaluskan menjadi serbuk dengan ukuran 420-595 µm. Variasi fraksi volume antara cangkang kelapa sawit dan epoksi  adalah 45%:55%, 50%:50%, dan 55%:45%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan komposit semakin meningkat dengan penambahan komposisi serbuk cangkang kelapa sawit. Kekerasan dari komposit serbuk cangkang/epoksi pada fraksi volume 45%:55%, 50%:50% dan 55%:45% berturut-turut sebesar 10.69 VHN, 11.64 VHN, dan 12.36 VHN. Laju keausan dari komposit semakin menurun dengan penambahan komposisi serbuk cangkang kelapa sawit. Laju keausan dari komposit serbuk cangkang/epoksi pada fraksi volume 45%:55%, 50%:50% dan 55%:45% berturut-turut sebesar 4.7 x 10-7 g/mm2.dt, 2.5 x 10-7 g/mm2.dt, dan 1.9 x 10-7 g/mm2.dt. Pengamatan permukaan patahan dari komposit telah dilakukan menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM).
FACTORS AFFECTING THE INCIDENCE OF RABIES DISEASE IN PUSKESMAS REJOSARI PEKANBARU CITY winda parlin
Jurnal Ipteks Terapan Vol 13, No 1 (2019): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2019.v13i1.1507

Abstract

Rabies is a disease caused by the rabies virus. Rabies attacks can cause death. Based on data from Pekanbaru City Health Department found that the highest rabies cases were 15 cases in Puskesmas Rejosari. The purpose was to determine the factors that influence the incidence of rabies. This research is quantitative analytical research with case control design.  The respondents are 30 divided by 15 cases of rabies and 15 people as a control. Data were analyzed using univariate and bivariate with chi square test.The results are there is a relationship between the bite of animal with the rabies incidence (p value 0.01) and OR = 5, there is a relationship between knowledge with the rabies incidence (p value 0.005) and OR = 8, there is a relationship between attitude with the rabies incidence (p value 0.004) with OR = 9.000, there is a relationship between preventive action with rabies incidence (p value 0.000) with OR = 3.Conclusions: factors that influencing rabies incidence are animals bite, knowledge, attitude, and preventive action. Suggestion: There should be held education promotion about rabies and monitoring of families who raise animals that can transmitted rabies in Puskesmas Rejosari by local health authorities Rabies merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Rabies menyebabkan kematian. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru ditemukan bahwa kasus rabies tertinggi berada di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari yaitu sebanyak 15 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi kejadian di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari. Penelitian ini bersifat kuantitatif analitik dengan desain penelitian kasus kendali.  Jumlah  responden adalah 30 orang, terbagi dalam 15 orang  kasus rabies dan 15 orang sebagai kendali. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariate dengan uji chi square. Hasil penelitian mendapatkan bahwa terdapat hubungan antara gigitan hewan dengan kejadian penyakit rabies (p value 0.01) dengan OR = 5, terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kejadian penyakit rabies (p value 0.005) dengan OR = 8, terdapat hubungan antara sikap dengan kejadian penyakit rabies (p value 0.004) dengan OR = 9.000, terdapat hubungan antara tindakan pencegahan dengan kejadian penyakit rabies (p value 0.000) dengan OR = 3. Kesimpulan : Faktor yang berpengaruh dengan kejadian rabies di wilayah kerja Puskesmas Rejosari adalah gigitan hewan, pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan. Saran : Sebaiknya diadakan penyuluhan mengenai penyakit rabies serta dilakukan pemantauan pada keluarga yang memelihara hewan penular penyakit rabies di Puskesmas Rejosari oleh petugas kesehatan setempat.
Formulasi Sediaan Topikal Ekstrak Etanol Kulit Buah Naga (Hylocereus costaricensis) Widyastuti Widyastuti
Jurnal Ipteks Terapan Vol 13, No 1 (2019): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2019.v13i1.217

Abstract

Ekstrak kulit buah naga super merah (H. costaricensis) setelah dilakukan pengujian antioksidan mempunyai nilai IC50 sebesar 4602,740 ppm. Dari hasil yang didapat maka konsentrasi ekstrak yang digunakan untuk formulasi sediaan topikal sebesar 2%. Antioksidan yang terkandung dalam kulit buah naga dapat ditingkatkan nilai ekonomisnya dengan membuat suatu sediaan yang digunakan pada kulit. Pengembangan formulasi sediaan topikal yang diaplikasikan pada kulit berupa sediaan lotion, krim dan gel. Sediaan lotion dan krim sebagai basis dengan menambahkan minyak zaitun dan VCO sebagai humektan dalam fase mainyak dan pada sediaan gel dengan menggunakan basis gel Carbopol-940, PVA dan HPMC. Dari semua sediaan yang dibuat dapat digunakan untuk sediaan topikal. Hasil uji hedonis didapatkan F8 (lotion minyak zaitun) merupakan formula yang terbaik dalam hal tekstur dan warna sediaan, F14 (gel HPMC) dalam hal bau dan F11 (krim VCO) dalam hal kenyamanan pemakaian. Penambahan ekstrak kepada basis sediaan mempengaruhi secara signifikan terhadap tekstur, warna dan bau tetapi tidak terhadap kenyamanan pemakaian.
PEMANFAATAN NANOPARTIKEL PERAK EKSTRAK BELIMBING WULUH SEBAGAI INDIKATOR KOLORIMETRI LOGAM MERKURI Fikri Fadillah Azhar
Jurnal Ipteks Terapan Vol 13, No 1 (2019): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2019.v13i1.3614

Abstract

Merkuri (Hg) merupakan logam berat dengan toksisitas tinggi yang seringkali mencemari lingkungan perairan. Konsentrasi ion Hg (II) biasanya ditentukan dengan menggunakan alat ICP-MS dan AAS namun karena harganya yang relatif mahal maka diperlukan alternatif yang murah untuk menentukan konsentrasi Hg. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi logam merkuri melalui  biosintesis nanopartikel perak (NPP) dengan memanfaatkan ekstrak buah belimbing wuluh. NPP yang digunakan sebagai indikator kolorimetri logam Hg pada penelitian ini disintesis pada kondisi optimum. NPP yang terbentuk diketahui selektif terhadap logam Hg dan kesensitifan nanopartikel perak sebesar 60 ppm  jika dilihat secara langsung oleh mata. Konsentrasi logam Hg pada sampel lingkungan perairan dari 1 hingga 11 sampel dengan metode citra digital berturut-turut sebesar 41,965 ppb, 1,547 ppb,  1,796  ppb ,  1,398  ppb,  47,369  ppb,  8,814  ppb, 8,745  ppb ,4,804  ppb ,6,339  ppb , 2,333 ppb dan 8,441  ppb.
POSITIVE DEVIANCE GIZI PADA KELUARGA MISKIN DI DESA BARU, SAROLANGUN JAMBI Merita Merita; Hesty Hesty
Jurnal Ipteks Terapan Vol 13, No 1 (2019): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2019.v13i1.1186

Abstract

Objective: The purpose of this study was to analyze the positive deviance of nutrition among poor families in Village’s Baru, Sarolangun, Jambi. Methods: This study used a cross-sectional study design. This research was conducted in April until August, 2016. The sampling technique in this research is total sampling. The samples is all mothers who have children under five (24-60 months) from poor families in Village’s Baru, Sarolangun Jambi as many as 86 mothers. Determination of nutritional status using indicators of Weight for Age, which refers to the standard Kemenkes RI. The data of positive deviance, family and characteristics, taken using a questionnaire tools. The data collected was analyzed by univariate. Results: Univariate analysis showed that the positive deviance of infant feeding practice habits (91,9%), toddler's care (86,0%), toddler's hygiene (69,8%), utilization of health services (89,5%) categorized was good. Keywords: Nutrition, Poor Families, Positive DevianceTujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis positive deviance gizi pada keluarga miskin di Desa Baru, Sarolangun Jambi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Penenilitan ini telah dilaksanakan pada April sampai Agustus 2016. Teknik penelitian adalah total sampling. Sampel penelitian  adalah semua ibu yang memiliki balita (24-60 bulan) berasal dari keluarga miskin di Desa Baru, Kabupaten Sarolangun, Jambi sebanyak 86 ibu. Pengukuran status gizi menggunakan indikator Berat Badan menurut Umur (BB/U) berdasarkan indikator Kemenkes RI. Data positive deviance gizi, karakteristik keluarga menggunakan instrumen kuesioner. Data yang telah terkumpul dilakukan analisis secara univariat. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa positive deviance gizi kebiasaan pemberian makan (91,9%), pengasuhan balita (86,0%), kebersihan balita (69,8%), pemanfaatan fasilitas kesehatan (89,5%) tergolong baik.Kata Kunci: Gizi, Keluarga Miskin, Positive Deviance
PEMANFAATAN KULIT PISANG DALAM DEGRADASI ZAT AKTIF PIRIDABEN PADA PESTISIDA SAMITE 135EC Roni Saputra
Jurnal Ipteks Terapan Vol 13, No 1 (2019): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2019.v13i1.3439

Abstract

AbstractPyridaben is a pesticide substance of akarisida organoklor. The problem in using this pesticide is the potential poison in pesticide samite 135EC, which may destroy the environment. The peel of banana has few of biochemistry components to bunch the ionic of metal strongly. This research aims to find out the effectiveness of banana’s peel in resrving pyridaben substance from pesticide samite 135EC.This research is a kind of experimental research that use random comprehensively design. The subject of this research is pyridaben substance in pesticide samite 135EC and the peel of banana.The result of the reseach showed optimum concentration to absorb pyridaben by the peel of banana was 50 mg/L with percentage of 29%. Optimum contack time were needed to adsorb pyridaben solution is 12 hours with percentage of 86% and optimum powder weight is 150 mg with percentage 86%.From the test result of the reseach can be concluded that peel of banana powder is effective in absorbing pyridaben compound in pesticide samite 135EC at concentration 50 mg/L, contack time 12 hours, and peel of banana powder weight 150 mg. Suggestion for the next researcher is need to do experiment of applying peel of banana powder in environment especially agriculture environment. AbstrakPiridaben merupakan salah satu senyawa pestisida yang tergolong akarisida organoklor. Masalah yang timbul dari penggunaan pestisida ini adalah potensi racun yang terkandung dalam pestisida Samite 135 EC, yang berpotensi mencemari lingkungan. Kulit pisang mengandung beberapa komponen biokimia sehingga kuat untuk mengikat ion-ion logam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas limbah kulit pisang dalam menyerap  senyawa Piridaben yang terdapat dalam pestisida samite 135EC.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jenis rancangan penelitian acak lengkap. Subjek dalam penelitian ini adalah senyawa piridaben dalam pestisida samite 135EC dan limbah kulit pisang.Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi optimum untuk menyerap larutan piridaben oleh serbuk kulit pisang adalah 50 mg/L dengan persentase sebesar 29%. Waktu kontak optimum yang dibutuhkan untuk menyerap larutan piridaben adalah selama 12 jam dengan persentase sebesar 86%, dan berat serbuk optimum adalah 150 mg dengan persentase penyerapan sebesar 86%.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa serbuk kulit pisang efektif dalam menyerap senyawa piridaben dalam pestisida samite 135EC pada konsentrasi 50 mg/L, waktu kontak 12 jam dan berat serbuk kulit pisang 150 mg. Saran bagi peneliti selanjutnya adalah perlu dilakukan uji coba pengaplikasian penggunaan serbuk kulit pisang di lingkungan khususnya lingkungan pertanian. 

Page 1 of 1 | Total Record : 7