cover
Contact Name
Dwi Nuriana
Contact Email
dwinuriana99@gmail.com
Phone
+6285736913999
Journal Mail Official
dwinuriana99@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Syahrir No.11, Madurejo, Kec. Arut Sel., Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah 74112
Location
Kab. kotawaringin barat,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Borneo Cendekia
ISSN : -     EISSN : 25491822     DOI : https://doi.org/10.54411
Core Subject : Health,
Jurnal Borneo Cendekia adalah jurnal yang menerbitkan artikel dalam bidang kesehatan yaitu keperawatan, kebidanan, analis kesehatan dan farmasi
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2021)" : 15 Documents clear
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL TALUS PAKU GAJAH (Angiopteris evecta (G. Forst.) Hoffm.) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT YANG DIINDUKSI ALOKSAN Desy Puspita Sari; Fakhruddin Fakhruddin; Harun Efendi
JURNAL BORNEO CENDEKIA Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.204 KB) | DOI: 10.54411/jbc.v5i2.260

Abstract

Pendahuluan : Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit kronik dan metabolik yang berkarakterisasi dengan terjadinya peningkatan kadar glukosa dalam peredaran darah (hiperglikemia). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol talus paku gajah (Angiopteris evecta (G. Forst.) Hoffm.) terhadap penurunan kadar glukosa darah mencit yang diinduksi aloksan.Metode : Hewan uji yang digunakan sebanyak 15 ekor dan dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kontrol negatif (Na-CMC 0,5%), kontrol positif (Glibenklamid 0,013 mg/20 gr BB), kelompok perlakuan I, II, dan III ekstrak etanol talus paku gajah dosis; 100 mg/KgBB, 200 mg/KgBB, dan 400 mg/KgBB.Hasil : Analisa data menggunakan uji ANOVA menyatakan signifikasi p<0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol talus paku gajah (Angiopteris evecta (G. Forst.) dapat menurunkan kadar glukosa darah, namun tidak sebanding dengan kontrol positif. Kemudian, pada uji LSD (Least Significant Difference) menyatakan kelompok perlakuan III dengan nilai signifikasi 0,542 memiliki kemampuan paling baik diantara kelompok perlakuan lain (I dan II).Kesimpulan : Terdapat pengaruh pemberian ekstrak etanol talus paku gajah (Angiopteris evecta (G. Forst.) terhadap penurunan kadar glukosa darah mencit yang diinduksi aloksan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PASIEN DENGAN KEPUASAN PEMBERIAN INFORMASI TINDAKAN MEDIS DI RUANG MERANTI RSUD SULTAN IMANUDDIN PANGKALAN BUN Serpinawaty Saragih; Rukmini Syhaleman; Rastia Ningsih
JURNAL BORNEO CENDEKIA Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.185 KB) | DOI: 10.54411/jbc.v5i2.251

Abstract

Latar Belakang: Pemberian informasi tindakan medis sangat penting untuk pasien agar menambah pengetahuan terhadap tindakan yang dilakukan kepadanya. Pasien akan merasa puas terhadap informasi medis apabila cara penyampaian informasi dan hasil yang didapatkan setelah dilakukannya tindakan medis sesuai dengan harapannya atau melebihinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan dan kepuasan kemudian menganalisis hubungan pengetahuan dan kepuasan. Metode penelitian: Deskriftif korelasi dengan desain cross sectional dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 67 responden. Penelitian ini menggunakan alat ukur berupa kuisioner kemudian dianalisis dengan uji statistik rank spearman dibantu dengan SPSS windows 21 menggunakan Alfa = 0,05. Hasil dan Analisa: Pengetahuan pasien baik, yaitu sebanyak 45 responden (67,2%), responden menilai puas untuk pemberian informasi tindakan medis sebanyak 49 responden (73,1%). Hasil dari uji kerolasi rank spearman didapatkan hasil ρ = 0,03, berarti α < 0,05 yang artinya ada hubungan pengetahuan dengan kepuasan pemberian informasi tindakan medis. Kesimpulan: Pengetahuan pasien baik, kepuasan pemberian informasi tindakan medis puas dan ada hubungan pengetahuan dengan kepuasan pemberian informasi Tindakan medis di ruang Meranti RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA Ny. S DI BPM LIANA PANGKALAN BUN Yuli Handayani; Angela Ditauli Lubis; Lieni Lestari
JURNAL BORNEO CENDEKIA Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.349 KB) | DOI: 10.54411/jbc.v5i2.265

Abstract

Pendahuluan: Asuhan kebidanan komprehensif merupakan asuhan kebidanan yang diberikan secara  menyeluruh dimulai dari ibu hamil, bersalin, bayi baru lahir, nifas dan kontrasepsi (Prawirohardjo, 2011).Metode: Jenis metode penelitian ini dilakukan dengan menggunakan studi penelaahan kasus (case study) dengan cara mengkaji suatu masalah dengan unit tunggal, unit tunggal berarti satu orang ibu hamil UK 28-32 minggu dengan menggunakan metode pemecahan masalah 7 langkah Hellen Varney, SOAP (subyektif, objektif, analisa, penatalaksanaan).Hasil: Hasil asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. E usia 34 tahun G4P3Ab0 usia kehamilan 33 minggu di Klinik Harapan Bunda Kelurahan Baru Pangkalan Bun, kunjungan kehamilan dilakukan sebanyak 7 kali. Dan pada Ny. S usia 38 tahun G4P3Ab0 usia kehamilan 39 minggu di BPM Liana Pangkalan Bun, persalinan 1 kali, BBL 1 kali, nifas 4 kali dan KB 1 kali. Selama kehamilan trimester III tidak terdapat keluhan, persalinan spontan tidak disertai komplikasi, bayi baru lahir dengan bayi baru lahir normal, masa nifas dengan nifas normal dan kontrasepsi yang digunakan yaitu metode amenorea laktasi, dari semua asuhan yang telah ada diberikan tidak terdapat penyulit dan sesuai dengan teori yang di dapatkan.Kesimpulan: Setelah dilakukan pengkajian, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi asuhan kebidanan di Ny. E dan Ny. S dapat disimpulkan bahwa kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, dan KB normal tanpa adanya komplikasi. Hasil asuhan kebidanan secara komprehensif ini diharapkan dapat memberikan pelayanan yang optimal dan berkualitas sesuai kebutuhan pasien.
HUBUNGAN DURASI TIDUR DENGAN KADAR KOLESTEROL PADA SATPAM DI KOTAWARINGIN BARAT Sri Ratna W; Nur Aini H K; Riky Riky
JURNAL BORNEO CENDEKIA Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.001 KB) | DOI: 10.54411/jbc.v5i2.256

Abstract

Waktu tidur yang kurang dapat menyebabkan terjadinya penurunan kadar growth hormone. Growth hormone merupakan hormon pertumbuhan yang mengatur metabolisme berbagai substrat termasuk lipid, sehingga akan mempengaruhi kadar kolesterol dalam darah. Hormon ini disekresi pada malam hari selama tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan durasi tidur dengan kadar kolesterol satpam di Kotawaringin Barat. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan cross-sectional menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian adalah satpam di Kabupaten Kotawaringin Barat dengan rentang usia 15-50 tahun sebanyak 30 orang. Kadar kolesterol diperoleh dengan menggunakan metode Cholesterol Oxidase-Peroxidase Aminoantipyrine Phenol (CHOD-PAP). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan SPSS melalui uji Kolmogorof Smirnov untuk melihat normalitas data, dilanjutkan menggunakan uji korelasi rank spearman untuk melihat hubungan antara durasi tidur dengan kadar kolesterol pada satpam di Kabupaten Kotawaringin Barat. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi antara durasi tidur dengan kadar kolesterol sebesar -.382. Hal ini berarti terdapat hubungan lemah antara durasi tidur dengan kadar kolesterol pada satpam di Kabupaten Kotawaringin Barat, dimana semakin lama durasi tidur maka kadar kolesterolnya semakin rendah.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH ASAM PAYA (Eleiodoxa Conferta (Griff.) Buret.) TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT MENCIT YANG DIINDUKSI KAFEIN DAN JUS HATI AYAM Siti Aqubah; Fakhruddin Fakhruddin; Joseph Billi
JURNAL BORNEO CENDEKIA Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.458 KB) | DOI: 10.54411/jbc.v5i2.261

Abstract

Pendahuluan : Hiperurisemia adalah keadaan yang menunjukkan kadar asam urat di dalam darah meningkat dan mengalami kejenuhan. Hal ini dapat terjadi karena meningkatnya sintesis asam urat tersebut, penurunan ekskresi asam urat oleh ginjal atau keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol kulit buah asam paya (Eleiodoxa conferta) (Griff.)  terhadap penurunan kadar asam urat mencit yang diinduksi kafein dan jus hati ayam.Metode : Hewan uji yang digunakan sebanyak 15 ekor dan dibagi menjadi 5 kelompok uji yaitu kontrol negatif (Na CMC 0,5%), kontrol positif (Allupurinol 0,52mg/kgBB), kelompok perlakuan I (100 mg/grBB), kelompok perlakuan II (150 mg/grBB) dan kelompok perlakuan III (200 mg/grBB). Presentase penurunan kadar asam urat mencit dianalisis menggunakan Uji One Way Anova dan Post Hoc LSD.Hasil : Berdasarkan hasil uji statistika menyatakan bahwa tidak ada perbedaan signifikan pada penurunan kadar asam urat yang kelompok kontrol positif dengan kelompok perlakuan dosis 150 mg/grBB dan dosis 200 mg/grBB dengan nilai signifikan (p > 0,05).Kesimpulan : Ekstrak etanol kulit buah asam paya dosis 200 mg/grBB dapat memberikan penurunan kadar asam urat pada mencit hiperurisemia.

Page 2 of 2 | Total Record : 15