cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru
ISSN : 28078837     EISSN : 28078667     DOI : https://doi.org/10.51878/teacher.v2i1
Core Subject : Education,
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seorang pendidik dan lain lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2025)" : 4 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN KINERJA GURU MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DI MTS FUTIHAT, FUTIHAT
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v5i1.4551

Abstract

ABSTRACT Improving the quality of education depends on teacher performance, which is influenced by individual competence and institutional support. At MTs Negeri 2 Cilegon, academic supervision is the main effort to improve teacher professionalism in managing learning. With systematic supervision, it is expected that the quality of learning and student achievement will increase. The purpose of this study was to determine the effect of supervisor's academic supervision on school development and the success of supervisor's academic supervision, starting from the planning of supervision to the decision on the results of supervision at MTs. Negeri 2 Cilegon. This study uses a qualitative explanatory approach. Data collection was carried out through observation and investigation. The results showed that the principal's plan for supervision began with developing a supervision program and then maintaining contact with all teachers regarding awareness, understanding, and accountability. Furthermore, academic coaching for school principals using group and individual skills. Most school principals carry out group supervision only by training teachers at the start of the new school year. Principals generally do not supervise personal visits, notes, or individual meetings. The MTs Negeri 2 Cilegon Principal Follow-up Program is generally oriented and implemented during teacher meetings with little interest in teachers. Principal Education Guidelines for MTs Negeri 2 Kota Cilegon cannot improve teacher professionalism because the coaching of school principals is unplanned, routine, and consistent. ABSTRAK Peningkatan kualitas pendidikan bergantung pada kinerja guru, yang dipengaruhi oleh kompetensi individu serta dukungan institusi. Di MTs Negeri 2 Kota Cilegon, supervisi akademik menjadi upaya utama untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam mengelola pembelajaran. Dengan supervisi yang sistematis, diharapkan kualitas pembelajaran dan prestasi siswa semakin meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh supervisi akademik supervisor terhadap perkembangan Madrasah, dan keberhasilan supervisi akademik supervisor, mulai dari perencanaan supervisi hingga keputusan hasil supervisi di MTs Negeri 2 Kota Cilegon. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksplanatori kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan investigasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rencana kepala sekolah untuk supervisi dimulai dengan pengembangan program supervisi dan kemudian menjaga kontak dengan semua guru mengenai kesadaran, pemahaman, dan akuntabilitas. Selanjutnya, pembinaan akademik kepada kepala sekolah dengan menggunakan keterampilan kelompok dan individu. Sebagian besar kepala Madrasah melakukan supervisi kelompok hanya dengan pelatihan guru di awal tahun ajaran baru. Kepala Sekolah umumnya tidak mengawasi kunjungan pribadi, catatan, atau pertemuan individu. Program Tindak Lanjut Kepala Madrasah MTs. Negeri 2 Kota Cilegon berorientasi umum dan dilaksanakan selama pertemuan guru dengan sedikit minat pada guru. Pedoman Pendidikan Kepala Madrasah MTs Negeri 2 Kota Cilegon tidak dapat meningkatkan profesionalisme guru karena pembinaan kepala Madrasah  tidak terencana, rutin, dan konsisten.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENGUASAI TEKNOLOGI INFORMATIKA UNTUK MEMBANGUN PROSES PEMBELAJARAN BERKUALITAS MELALUI BIMBINGAN TEKNIS KELOMPOK DAN INDIVIDU RESTUSARI, ATIK
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v5i1.4552

Abstract

ABSTRACT The use of Information and Communication Technology in learning allows teachers to develop more creative and interesting teaching methods, such as the use of social media, audio, and video to improve the quality of learning. However, at MTs Negeri 2 Banyumas, there are still obstacles in the mastery of ICT by teachers, so that the learning process is not optimal. The purpose of this study is to prove that technical guidance can improve teachers' ability to master information technology to build a quality learning process. This study was conducted with a school action research procedure. The subjects of this study were all teachers of MTs Negeri 2 Banyumas. This study was conducted with two cycles, each cycle consisting of the following stages: (1) Action planning, (2) Implementation of action, (3) Observation, (4) Reflection. In cycle I in the form of group technical guidance and in cycle II in the form of individual technical guidance. The results of the study showed that there was an increase in the mastery of information technology in the initial condition there were still 7 teachers in the less category, in cycle I it became 4 people, and in cycle II there were none. In building a quality learning process there was also an increase. In the initial condition there were 7 people in the less and sufficient category, then there were 3 people in the sufficient category in cycle I, and in cycle II it was all good and very good. The overall increase was significant and the problems of MTs Negeri 2 Banyumas teachers could be overcome through technical guidance both in groups and individually. ABSTRAK Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pembelajaran memungkinkan guru mengembangkan metode pengajaran yang lebih kreatif dan menarik, seperti penggunaan media sosial, audio, dan video untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun, di MTs Negeri 2 Banyumas, masih terdapat kendala dalam penguasaan TIK oleh guru, sehingga proses pembelajaran belum optimal. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan bahwa bimbingan teknis dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menguasai teknologi informatika untuk membangun proses pembelajaran berkualitas. Penelitian ini dilaksanakan dengan prosedur penelitian tindakan sekolah. Subyek penelitian ini adalah semua guru MTs Negeri 2 Banyumas. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus setiap siklus terdiri dari tahap: (1) Perencanaan tindakan, (2) Pelaksanaan tindakan, (3) Observasi atau pengamatan, (4) Refleksi. Pada siklus I berupa bimbingan teknis kelompok dan pada siklus II berupa bimbingan teknis individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada penguasaan teknologi informatika pada kondisi awal masih ada 7 orang guru yang dalam kategori kurang, pada siklus I menjadi 4 orang, dan siklus II sudah tidak ada. Dalam membangun proses pembelajaran berkualitas juga mengalami peningkatan. Kondisi awal ada 7 orang dalam kategori kurang dan cukup, lalu menjadi 3 orang dalam kategori cukup pada siklus I, dan pada siklus II sudah baik dan baik sekali semua. Peningkatan secara keseluruhan terjadi secara signifikan dan permasalahan guru MTs Negeri 2 Banyumas dapat diatasi melalui bimbingan teknis baik kelompok maupun individu.
PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP CITRA TUBUH IDEAL Indriyani, Mutia; Wulandari, Wulandari; Razzaq, Abdur; Nugraha, Muhamad Yudistira
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v5i1.4847

Abstract

ABSTRACT Intensity of use of the social media platform TikTok refers to how often and for how long a person uses the application. Social media platforms, especially TikTok, have gained immense popularity and have had a significant impact on the views of the ideal body among their users. This research aims to investigate the impact of the intensity of TikTok use on individuals' ideal body perceptions, especially among teenagers and young adults. The method applied in this study is a quantitative approach through a survey of a number of respondents who actively interact with TikTok. Findings from the study suggest that the higher the duration of TikTok use, the greater the likelihood that users are exposed to the beauty standards displayed on the platform, which may influence how they view the ideal body. Exposure to repeated content depicting idealized body shapes may exacerbate body dissatisfaction and the tendency to adapt to existing beauty norms. Thus, increasing digital literacy is very necessary so that users are able to be more critical when consuming content and are not negatively influenced by unrealistic beauty standards. ABSTRAK Intensitas pemanfaatan platform media sosial TikTok mengacu pada seberapa sering dan lama seseorang menggunakan aplikasinya. Platform sosial media, terutama TikTok, telah meraih popularitas besar dan berdampak signifikan terhadap pandangan tentang tubuh ideal di antara para penggunanya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menyelidiki dampak intensitas pemakaian TikTok terhadap persepsi tubuh ideal individu, khususnya di kalangan remaja dan orang dewasa muda. Metode yang diterapkan dalam studi ini adalah pendekatan kuantitatif melalui survei kepada sejumlah responden yang aktif berinteraksi dengan TikTok. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi durasi penggunaan TikTok, semakin besar kemungkinan pengguna terpapar standar kecantikan yang ditampilkan di platform, yang mungkin mempengaruhi cara mereka melihat tubuh ideal. Paparan terhadap konten yang berulang yang menunjukkan bentuk tubuh ideal dapat memperburuk ketidakpuasan tubuh dan kecenderungan untuk beradaptasi dengan norma kecantikan yang ada. Dengan demikian, peningkatan literasi digital sangat diperlukan agar pengguna mampu lebih kritis saat mengonsumsi konten dan tidak terpengaruh secara negatif oleh standar kecantikan yang tidak realistis.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PESERTA DIDIK DALAM MENULIS TEKS NARRATIVE MELALUI WRITING PROCESS APPROACH DI KELAS IX Astati, Era
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v5i1.5752

Abstract

Learning to write is important because it can make students smart, increase their insight, and foster enthusiasm for exploring knowledge. With this situation, writing competence becomes very important so that improvements are needed in improving the quality of students' abilities in learning English, especially in the field of skills such as writing. Real conditions show that the teaching system that is running is still traditional, thus inhibiting students from learning actively and creatively. In fact, writing is one type of language skill that must be pursued so that students have life skills. The traditional teaching system will not be able to create proud output because it is more dominated by teachers and students are not actively involved in the learning process. An effort that can be made is to improve students' writing skills through a process approach so that they are skilled in learning to write Narrative Texts. The results of this study were obtained in the pre-cycle, post-test I and II respectively, which were 36%, 66% and 88%. The performance indicator that the author set was a success rate of achieving completion of 75%. Thus, through the writing process approach for Narrative Text, it has succeeded in improving the writing skills of Grade IX Students of SMP Baiturrosyid Boarding School Padang in the 2024/2025 academic year. ABSTRAKBelajar menulis itu penting karena bisa membuat Peserta didik cerdas, menambah wawasan, dan menumbuhkan semangat untuk menggali ilmu. Dengan keadaan ini kompetensi writing menjadi hal yang sangat penting sehingga diperlukan suatu pembenahan dalam peningkatan kualitas kemampuan Peserta didik dalam pembelajaran bahasa Inggris khususnya dibidang keterampilan seperti halnya menulis. Kodisi real menunjukkan sistem pengajaran yang berjalan masih bersifat tradisional, sehingga menghambat para Peserta didik untuk belajar aktif dan kreatif. Padahal writing adalah salah satu jenis keterampilan berbahasa yang harus diupayakan agar Peserta didik memiliki life skill (kecakapan hidup). Sistem pengajaran tradisional tersebut tidak akan mampu menciptakan output yang membanggakan karena lebih didominasi oleh guru dan peserta didik tidak terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Suatu upaya yang bisa dilakukan yaitu meningkatkan kemampuan menulis Peserta didik melalui suatu pendekatan proses agar terampil dalam belajar menulis Teks Narrative. Hasil penelitian ini diperoleh pada pra siklus, post test I dan II secara berturut-turut adalah 36%, 66% dan 88%. Indikator kinerja yang penulis tetapkan adalah tingkat keberhasilan mencapai tuntas sebesar 75%. Dengan demikian melalui writing process appoach untuk Teks Narrative berhasil meningkatkan kemampuan menulis Peserta didik kelas IX SMP Baiturrosyid Boarding School Padang  tahun pelajaran 2024/2025.

Page 1 of 1 | Total Record : 4