cover
Contact Name
Ariyan Alfraita
Contact Email
ariyanalfraita@ubhara.ac.id
Phone
+628113339031
Journal Mail Official
Commsphere.ubhara@gmail.com
Editorial Address
Jalan Ahmad Yani Frontage Road 114, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Communicator Sphere
ISSN : -     EISSN : 28071182     DOI : https://doi.org/10.55397/cps.v1i12.15
Core Subject : Education, Social,
Communicator Sphere, a single-blind peer-reviewed journal, concentrates on communication studies with broad scopes, multi-perspective and interdisciplinary journal which can provide reader the latest and important findings in theory, practice and policy.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2022): June 2022" : 5 Documents clear
Make Up dan Batas Kecantikan dalam Iklan “Mineral Botanica Campaign” Silvanada Ike Susanti; Finsensius Yuli Purnama; Maria Yuliastuti
Communicator Sphere Vol. 2 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.11 KB) | DOI: 10.55397/cps.v2i1.11

Abstract

Standar tunggal konsep kecantikan dalam iklan telah banyak dikaji oleh sejumlah peneliti. Pada umumnya, fokus yang diangkat adalah standarisasi kecantikan yang ideal. Berbeda dengan iklan produk kecantikan yang lain, iklan Mineral Botanica mengangkat isu keberagaman konsep cantik. Persoalannya, apakah benar bahwa iklan tersebut menawarkan kecantikan alternative atau sekedar variasi dari komodifikasi kecantikan itu sendiri. Berdasarkan latar belakang tersebut, makalah ini memaparkan hasil penelitian  mengenai penggambaran kecantikan perempuan dalam iklan Mineral Botanica Campaign - #BeautyKnowsNoBoundaries. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, dengan metode analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Analisis terutama menggunakan triangle of meaning Peirce: representamen, object, interpretant.  Hasil analisis menunjukkan bahwa Kecantikan perempuan dalam video tersebut  digambarkan dalam sejumlah kecantikan alternative yang berbeda dengan konstruksi arus utama. Akan tetapi, pada akhirnya video kampanye tersebut masih mengedepankan penggunaan riasan wajah untuk menonjolkan kecantikan pada setiap masing-masing model. Terdapat pola narasi berulang: diawali dengan keluhan dari perempuan atas keterbatasan dan bentuk fisiknya, kemudian produk Mineral Botanica sebagai solusi atas masalah tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa penggambaran kecantikan yang beragam di video iklan Mineral Botanica Campaign hanya sekedar komodifikasi dan hanya menjadi salah satu instrumen penjualan saja.
Identitas Jokowi dalam Pelantikan Presiden Periode 2014 & 2019 di Televisi Fathul Qorib; Alfred V Waru
Communicator Sphere Vol. 2 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.789 KB) | DOI: 10.55397/cps.v2i1.15

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pertarungan opini publik yang gencar diberitakan dalam media TV One, Metro TV dan CNN Indonesia terkait proses pelantikan Jokowi sebagai Presiden RI tahun 2014 dan 2019. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan unit analisisnya berupa 6 video dari tiga media di atas. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori identitas sosial yang terdiri dari kategori sosial, identitas sosial, dan perbandingan sosial dengan teknik analisis menggunakan Semiotika Ferdinand De Saussure. Hasil dari Penelitian ini menunjukkan bahwa identitas sosial Jokowi pada tahun 2014 dibentuk sebagai pemimpin yang membawa perubahan, sedangkan pada tahun 2019 lebih resmi dan Jokowi sebgai pemimpin otoriter. Identitas Joko Widodo yang dilakukan oleh TV One lebih menekankan pada perubahan, sedangkan identitas Joko Widodo yang dilakukan oleh Metro TV lebih menekankan pada perubahan dan populis (merakyat), sedangkan identitas yang dilakukan oleh CNN Indonesia lebih menekankan pada populis (merakyat) dan otoriter. Pada sisi konsistensi media dalam pemberitaan sebuah realitas peneliti menemukan ketidakkonsistensi pada pemberitaan pelantikan.
Analisis Perilaku Mitos dalam Komik Online “Next Door Country” Pada Episode 28 “Baju Hijau” dan Episode 130 “Siul” Dini hari; Eli Purwati
Communicator Sphere Vol. 2 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.623 KB) | DOI: 10.55397/cps.v2i1.20

Abstract

Komik online dengan judul “Next Door Coountry” merupakan komik yang bergenre top slice of life atau sepotong kehidupan yang terbit setiap hari selasa dan jumat. Di aplikasi bernama Line Webtoon dan bisa diakses melalui website. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tanda, objek, dan interpretant serta mengetahui perilaku mitos yang terjadi di Indonesia dalam komik online “Next Door Country”. Analisis yang digunakan adalah analisis semiotika menurut Charles S. Peirce. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan terhadap komik tersebut dapat diperoleh kesimpulan bahwa komik online “Next Door Country” mempresentasikan perilaku mitos, seperti dalam kebiasaan, pandangan, atau kepercayaan di setiap negara yang berbeda. Serta komik ini membuka mata masyarakat Indonesia akan mengenai mitos-mitos atau budaya yang masih dipercayai sampai sekarang ini. Dalam hal ini mitos tersebut sebaiknya untuk dihindari, sebab untuk menjaga sopan santun dan tata krama walaupun belum terbukti akan kebenaran mitos tersebut. Selain itu komik ini memberikan pesan atau makna melalui gambar.
Literasi Digital Informasi Dikalangan Guru Mojokerto Cahya Suryani; Puradian Wiryadigda
Communicator Sphere Vol. 2 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.222 KB) | DOI: 10.55397/cps.v2i1.21

Abstract

Pandemi Covid-19 memaksa setiap lini beradaptasi dengan menggunakan media digital. Masyarakat yang pada awalnya belum akrab dengan media digital seakan dipaksa untuk menggunakannya. Setiap aktivitas dilakukan menggunakan media digital, namun karena keadaan membuat sebagian besar individu mengalami kebingungan untuk mengakses media tersebut. Literasi digital untuk masyarakat perlu dilakukan, terutama bagi guru-guru yang merupakan sosok yang ditiru dan dipandang oleh siswa dan lingkungannya. Pendampingan dan pelatihan literasi digital khususnya digital informasi perlu dilakukan agar guru-guru dapat melakukan pendampingan proses belajar mengajar dengan baik pada siswa dan lingkungannya. Tujuan kegiatan pengabdian ini meliputi kegiatan mengenalkan proses berpikir kritis dan memberikan pengetahuan mengenai langkah-langkah mengakses informasi  dan memberikan stimulus guru-guru untuk cerdas menggunakan media digital. Metode yang digunakan dalam proses pendampingan adalah melalui webinar dan diskusi. Sasaran kegiatan adalah Guru SMP dan SMA di Mojokerto. Hasil dari kegiatan adalah guru-guru semakin mengerti penggunaan media digital yang cerdas dan memahami mengenai literasi digital informasi.
RETRACTED: Strategi Pemasaran Destinasi Wiasata Arung Jeram Ranau Desa Rantau Nipis Kec.Banding Agung Oku Selatan Afta Apriansyah Afta; Muhammad Renaldi; Mardian Hari Pratama; Desy Misnawati
Communicator Sphere Vol. 2 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.081 KB)

Abstract

This paper has been found to be in violation of Communicator Sphere publication ethic principles and has been retracted. The article contained redundant material, the editor investigated and found that the paper published in Jurnal Ilmu Komunikasi, Vol. 1, No. 2 (2022), URL: https://journal.yp3a.org/index.php/mukasi/article/view/705, entitled "Strategi Pemasaran Destinasi Wisata Arung Jeram Ranau Desa Rantau Nipis Kec. Banding Agung Oku Selatan". The document and its content has been removed from Communicator Sphere, and reasonable effort should be made to remove all references to this article.

Page 1 of 1 | Total Record : 5