cover
Contact Name
Sukino
Contact Email
arfannurpascasarjana@gmail.com
Phone
+6285526302396
Journal Mail Official
arfannurpascasarjana@gmail.com
Editorial Address
Gedung Saifuddin Zuhri IAIN Pontianak Jl. Letjend. Suprapto No. 19 Pontianak 78122
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Arfannur: Journal of Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 27752429     DOI : https://doi.org/10.24260/arfannur.vXiX.XXXX
Core Subject : Education, Social,
ARFANNUR: Journal of Islamic Education Thought focuses on scientific articles resulting from a multidisciplinary approach in discussing issues of Islamic education in the archipelago and abroad. Scope: Islamic Education Thought of figures, Learning Curriculum, Education Management, Learning Strategy, Education Policy, Educational Technology, Manuscript of Islamic religious education, Tradition and Islamic education values
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 3 (2022)" : 5 Documents clear
Meningkatkan Aktivitas Belajar Peserta Didik dalam Membaca QS. Al-Falaq melalui Strategi Reading Aloud Kelas IV SDN Pulo 07 Pagi Jakarta Selatan Rachman Rachman
Arfannur Vol 3 No 3 (2022)
Publisher : The Magister of Islamic Education Study Program of Postgraduate IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/arfannur.v3i3.1027

Abstract

This study aims to determine the increase in the activity of the QS learning process. Al-Falaq is a class IV student at SDN Pulo 07 Pagi South Jakarta using the Reading Aloud learning strategy. This type of research is Classroom Action Research (CAR). The research subjects were class IV at SDN Pulo 07 Pagi South Jakarta for the 2022/2023 academic year with a total of 28 students. This research was conducted in 2 cycles. Each cycle consists of four main actions, namely planning, implementing actions, observing, and reflecting. Before this research was conducted, the percentage of students’ learning activities in reading QS. Al-Falaq Prasiklus highest 30%. After the action was taken, the results of the study showed that in cycle 1 the percentage reached 70%, increasing in cycle 2 to 95%. Based on these results, it can be concluded that the Reading Aloud strategy in reading QS. Al-Falaq in class IV SDN Pulo 07 Pagi can increase student learning activities. So, Reading Aloud learning strategies can increase learning activities in reading QS. Al-Falaq in class IV SDN Pulo 07 Pagi, South Jakarta. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas proses belajar QS. Al-Falaq peserta didik kelas IV SDN Pulo 07 Pagi Jakarta Selatan dengan menggunakan strategi pembelajaran Reading Aloud. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah kelas IV SDN Pulo 07 Pagi Jakarta Selatan Tahun Pelajaran 2022/2023 sebanyak 28 siswa/i. Penelitan ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tindakan utama yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Sebelum penelitian ini dilakukan, persentase aktivitas belajar peserta didik dalam membaca QS. Al-Falaq Prasiklus tertinggi 30%. Setelah dilakukan tindakan, hasil penelitian menunjukkan pada siklus 1 persentasenya mencapai 70% meningkat pada siklus 2 menjadi 95%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan,bahwa strategi Reading Aloud dalam membaca QS. Al-Falaq dikelas IV SDN Pulo 07 Pagi dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik. Jadi, strategi pembelajaran Reading Aloud dapat meningkatkan aktivitas belajar dalam membaca QS. Al-Falaq di kelas IV SDN Pulo 07 Pagi Jakarta Selatan. Kata Kunci: aktivitas belajar, surah al-Falaq, reading aloud
Implementation of Development Management Local Content Curriculum in Modern Islamic Boarding Schools Al-Azhary Lesmana Nurkholis Nurkholis; Saumi Setyaningrum; Abdul Razak Abdulroya Panaemalae
Arfannur Vol 3 No 3 (2022)
Publisher : The Magister of Islamic Education Study Program of Postgraduate IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/arfannur.v3i3.1036

Abstract

The purpose of this research is to determine the development of the local content curriculum in the modern Islamic boarding school Al-Azhary Lesmana Ajibarang Banyumas. This research is qualitative research using gap evaluation (DEM). This research was conducted in early 2022. Data collection used observation, interviews, and documentation studies. Data were analyzed descriptively and qualitatively. Evaluation of the look content curriculum implementation program includes implementation, organization, teaching staff, students, funding budget, facilities and infrastructure, and evaluation of learning outcomes. The results of the study show that the entire program for implementing the local content curriculum can run well, although there are still many shortcomings that still need to be addressed. Thus the development of a local content curriculum can have a positive impact on other Islamic boarding schools in the Banyumas district. ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui pengembangan kurikulum muatan lokal di pondok pesantren modern Al-Azhary Lesmana Ajibarang Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan evaluasi kesenjangan (DEM). Penelitian ini dilakukan pada awal tahun 2022. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumantasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Evaluasi program pelaksanaan kurikulum muatan lokal mencakup pelaksanaan, pengorganisasian, tenaga guru, siswa, anggaran pembiayaan, sarana prasarana, dan evaluasi hasil pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan keseluruhan program pelaksanaan kurikulum muatan lokal dapat berjalan dengan baik, meskipun masih banyak kekurangan yang masih perlu dibenahi. Dengan demikian pengembangan kurikulum muatan lokal dapat memberikan dampak positif dalam pembelajaran sekolah modern (pondok pesantren) Al-Azhary Ajibrang Banyumas. Kata kunci: Manajemen, Pengembangan Kurikulum, Muatan Lokal
Kiai dan Pengembangan Kurikulum Pesantren di Era Digitalisasi Hasmiza Hasmiza; Ali Muhtarom
Arfannur Vol 3 No 3 (2022)
Publisher : The Magister of Islamic Education Study Program of Postgraduate IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/arfannur.v3i3.1049

Abstract

Abstrak: Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menguraikan peran dan tantangan kiai dalam pengembangan kurikulum di era digitalisasi. Menggunakan pendekatan kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum pesantren telah silmultan dengan perkembangan zaman. Peran kiai dalam pengembangan kurikulum sangat penting terutama dalam mendorong tim untuk bersama-sama merumuskan kurikulum yang integratif. Menghadapi era digitalisasi, kiai memiliki tantangan tersendiri yang harus disikapi dengan tepat. Diantara tantangan yang dihadapi kiai adalah menentukan kebijakan terhadap santri dalam penggunaan media digitalisasi. Hal ini dikarenakan pembelajaran masa kini banyak melibatkan perangkat digital yang akrab dengan internet. Selain itu banyak akses informasi yang lebih cepat didapatkan melalui literasi digital. Keadaan ini menjadi perhatian khusus bagi kiai agar mampu merevisi kurikulum yang ada agar eksistensi pesantren pada era digital masih menjadi kontrol sosial dan mampu melahirkan santri-santri yang cerdas dan berkualitas. Dengan demikian dari pesantren akan lahir kader religius yang berkualitas dan mampu bersaing ditengah perkembangan zaman
The Application of Ecology-based Islamic Education in Digital Age: A case study Khozinatul Ulum Blora Naila Intania; Mohammed Sahrin bin Haji Masri
Arfannur Vol 3 No 3 (2022)
Publisher : The Magister of Islamic Education Study Program of Postgraduate IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/arfannur.v3i3.1080

Abstract

Indonesia is a country that is rich in natural resources, even the land in Indonesia is known as paradise land, because once we plant anything the species will grow and can be utilized by humans themselves. Rarely do humans know about how to care for nature properly and correctly. So that in Indonesia there are still frequent natural disasters such as floods, landslides, pollution of water sources, air pollution and so on. We know that Indonesia also has the largest Muslim population in the world. They should also understand how to take care of nature. The role of digital ecology held by the Khozinatul Ulum Islamic Boarding School Blora is an example of a small effort so that learning Islamic religious education at the Islamic boarding school can be practiced directly. The data collection technique used by researchers is a data collection technique used by researchers is field research. The results of the study show that: 1) students can understand the benefits of Islamic religious education which can be related to ecology; 2) students can directly implement the positive influence of ecology; 3) students can take advantage of the Digital Era to Practice Ecology-Based Islamic Education Learning. This is also reinforced by the vision that has been formed from that Islamic Boarding School which reads as follows: Islamic boarding schools view the need to regulate and realize a balance between several sciences about Islamic Shari’a teachings with general science and modern technology.
Urgensi Memahami Ketentuan Pernikahan bagi Calon Pengantin untuk Membentuk Kelaurga Sejahtera Nijo Nijo; Akhlaqul Rachma Khasanah; Muhammad Faisal
Arfannur Vol 3 No 3 (2022)
Publisher : The Magister of Islamic Education Study Program of Postgraduate IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/arfannur.v3i3.1108

Abstract

The Islamic religion gives grace and benefit in every legal provision that applies to its servants, one of which is marriage. In order for humans to obtain blessings, before getting married, they must understand the legal provisions in marriage. This study aims to explain the legal provisions in marriage. The study method is a literature review of articles and books related to the provisions of marriage and critically analyzed. The results of this study conclude that firstly the age limit for marriage is not determined exactly, it is only determined when you are baliq or an adult, secondly, the age limit for maturity in Islamic psychology starts from the age of 21, assuming you are able to control gold. the three marriage laws are classified into five namely; obligatory, mubah, makruh, sunnah, and haram. To maintain harmony and harmony in married life and accept all the shortcomings that exist in our partners that we already know, but there are no thoughts of leaving each other but perfecting each other in household matters or work matters, and not burdening each other other. ABSTRAKAgama Islam memberikan anugera serta kemashlahatan dalam setiap ketentuan hokum yang dberlakukan untuk hambanya, salah satu adalah menikah. Agar manusia memperoleh keberkahan maka sebelum menikan harus memahami ketentuan hukum dalam pernikahan. Kajian ini bertujuan untuk menjelaskan ketentuan hukum dalam perkawianan. Metode kajian adalah literature review dari artikel dan buku yang berkaitan dengan ketentuan penikahan dan dianalisis secara kritis. Hasil dari kajian ini menyimpulkan bahwa pertama batasan usia untuk layak menikah tidak ditentukan secara pasti hanya ditentukan ketika sudah baliq atau dewasa, kedua batas usia matang dalam psikologi islam mulai dari usia 21 tahun dengan asumsi sudah mampu mengontrol emasi. ketiga hukum menikah diklasifikasikan menjadi lima yaitu; wajib, mubah, makruh, sunnah, dan haram. Untuk menjaga keharmonisan dan kerukunan dalam hidup berumah tangga dan merima semua kekurangan yang ada pada pasangan kita yang telah kita ketahui namun tidak ada pikiran untuk saling meninggalkan akan tetapi menyempurnakan satu sama lain dalam urusan rumah tangga ataupun urusan pekerjaan, dan tidak saling untuk memberatkan satu sama lain. Kata kunci: urgensi, pernikahan, Usia menikah, keluarga sakinah

Page 1 of 1 | Total Record : 5