cover
Contact Name
Luqman Agung Wicaksono
Contact Email
luqmanagungw@gmail.com
Phone
+6287870205238
Journal Mail Official
jtp@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Rungkut Madya, Gunung Anyar Surabaya, 60294
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pangan
ISSN : 19784163     EISSN : 26545292     DOI : https://doi.org/10.33005/jtp
Jurnal Teknologi Pangan is one of Food Technology Journal in Indonesia managed by Department of Food Technology at Universitas Pembangunan Nasional "Veteran", East Java, Indonesia. This journal has been published since 2007 and registered with ISSN 1978-4163 and E-ISSN 2654-5292 (Online). Jurnal Teknologi Pangan is published twice a year in June and December. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Food Microbiology,Food Processing and Food Chemistry.
Articles 351 Documents
KAJIAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ANTIMIKROBA EKSTRAK BIJI, KULIT BUAH , BATANG DAN DAUN TANAMAN JARAK PAGAR (Jatropha curcas L.)
Jurnal Teknologi Pangan Vol 4, No 2: Desember 2010
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v4i2.437

Abstract

Jatropha  curcas is  one  of  potential  bioenergy  plant.  Jatropha  curcas  also  has  great potential  for  the  development  of  bio-products,  medicines  and  consumer  good  since  it contains some bioactive agents such as β-sitosterol, stigmasterol, curcin, flavonoid and 12-deoxyl-16-hydroxyphorbol  (phorbol  esther)  that  potentials  as  antioxidant  and antimicrobial  agent.  The  purpose  of  this  research  were  to  determine  the  yield  of extract, antimicrobial and antioxidant activity from seed, fruit shell, stem and leaves of  J. curcas. Seed, fruit shell, stem and blend of stem and leaves were extracted with three type  of  solvents.  They  were  methanol,  ethyl  acetate  and  n-hexane.  From  the  yield  of extract,  it  could  be  concluded  that  seed  of J.curcas L  contained  a  lot  of  semi  polar compounds  (35,98%)  and  non  polar compounds  (32,27%),  blend  of  stem  and  leaves contained a lot of polar compounds (9,75%) and J. curcas fruit shell contained a lot of polar  compounds  (5,96%).  Antioxidant  activity  with  scavenging  effect  on  DPPH radical  (1,1-diphenyl-2-picrylhidrazil)  and  antimicrobial  activity  using  well  diffusion method  showed  that  methanol  extract  from J.  curcas seed  had  the  highest  value  of antioxidant  and  antimicrobial  activity  than  other  samples.  The  antioxidant  activity  of methanol  extract  from J. curcas seed  was  93,40%,  comparable  with  ascorbic  acid  as reference. The potency of antimicrobial activity of this extract  could be seen from the bacterial inhibition zone diameter of 11.9 mm for E. coli and 14.83 mm for S. aureus.Keywords: Antimicrobial, antioxidant, Jatropha curcas L
KARAKTERISTIK KIMIA TEPUNG JAGUNG P21 TERMODIFIKASI MENGGUNAKAN METODE NIKSTAMAL DENGAN PERLAKUAN LAMA PERENDAMAN DAN KONSENTRASI Ca(OH)2
Jurnal Teknologi Pangan Vol 14, No 1: Juni 2020
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v14i1.2179

Abstract

Jagung merupakan salah satu serealia dan menjadi sumber karbohidrat dan memiliki nilai ekonomi. Jagungdapat diolah menjadi produk setengah jadi yaitu tepung. Tepung jagung perlu dimodifikasi untuk memperbaikisifat kimia seperti kadar proksimat, serat kasar, dan amilosa. sehingga mempunyai prospek sebagai bahanpangan dan bahan baku industri. Nikstamalisasi menggunakan kalsium hidroksida (Ca (OH)2) merupakansalah satu metode modifikasi tepung jagung yang dapat diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh konsentrasi Ca(OH)2 dan lama perendaman terhadap karakteristik kimia tepung jagung P21nikstamal. Rancangan yang digunakan yaitu metode faktorial dengan dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL).Faktor yang digunakan yaitu konsentrasi Ca(OH)2 20%; 40% dan 60%, serta lama perendaman 8 jam; 16 jamdan 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung jagung P21 yang dimodifikasi menggunakan metodenikstamal dapat meningkatkan nilai kadar air (7,37 %) dan kadar abu (2,15 %) serta dapat menurunkan nilaikadar lemak (5,19 %), kadar protein (1,43 %), karbohidrat (by different) (84,94 %), serat kasar (2,36 %), danamilosa (32,21 %).Kata kunci: jagung P21, karakteristik kimia, nikstamalisasi, lama perendaman DOI : https://doi.org/10.33005/jtp.v14i1.2179
Optimasi Energi Bubur Instan Ubi Jalar (Ipomoea Batatas L) Terfermentasi Dengan Metode Linear Programming
Jurnal Teknologi Pangan Vol 12, No 2: Desember 2018
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v12i2.1284

Abstract

Makanan Pendamping ASI merupakan makanan yang diberikan kepada bayi saat usianya 6 bulan keatas. Makanan pendamping ASI juga berfungsi sebagai pengenalan kepada bayi terhadap makanan keluarga. Berbagai tanaman di tanah air dapat digunakan sebagai makanan pendamping ASI, bahan sumber karbohidrat yang akan digunakan dalam penyusunan formulasi bubur instan ini adalah ubi jalar. Selain ubi jalar digunakan pula bahan lokal lain seperti daging ayam, wortel, susu bubuk dan minyak kedelai. Tujuan umum penelitian ini adalah menyusun formula bubur bayi yang tepat dari bahan tepung ubi jalar fermentasi, tepung daging ayam, tepung wortel, minyak kedelai dan susu bubuk dengan menggunakan metode Linear Programming. Fungsi Tujuan : memaksimalkan nilai energi dalam bubur instan yang didasarkan pada optimalisasi pemakaian bahan baku dengan persamaan sebagai berikut : , dimana = tepung ubi jalar, = tepung daging ayam, = tepung wortel, = susu bubuk dan = minyak kedelai. Berdasarkan persamaan tersebut didapatkan formulasi tepung ubi jalar 50 gr, tepung daging ayam 8,34 g, tepung wortel 16,66 g, susu bubuk 20 g dan minyak kedelai 5 g, sehingga didapatkan bubur instan berbahan dasar tepung ubi jalar fermentasi dalam 100 gram dengan kandungan total energi sebesar 440,413 Kkal, lemak 12,27 gr, protein 14,67 gr, karbohidrat 59,66 gr, kadar abu 5,06%, kadar air 8,34%, omega 6 sebesar 0,451.g, omega 3 sebesar 0,006 g dan total karoten sebesar 173,37 µg/g. Sifat fisik bubur instan ubi jalar meliputi densitas energi sebesar 1,256 Kkal/gr, densitas kamba sebesar 0,5333 g/ml dan uji seduh sebesar 100 ml/40gr.Kata Kunci : linear programming, makanan pendamping ASI (MP-ASI), optimasi energi, ubi jalar DOI https://doi.org/10.33005/jtp.v12i2.1284
PEMURNIAN SIRUP GLUKOSA MENGGUNAKAN MEMBRANE ULTRAFILTRATION (Purification glucose syrup using ultrafiltration membrane)
Jurnal Teknologi Pangan Vol 8, No 2: Desember 2014
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v8i2.461

Abstract

ABSTRACT Glucose is liquid sugar which the main component  is glucose,  its obtained from the enzymatis hydrolysis of starch, then neutralized and concentrated to a certain density. In general, purification of glucose syrup through several phases and will cost quite expensive.  The efficient method  purification of glucosa syrup with used ultrafiltration membranes. This aimsof the research was madeglucosesyrupfromarrowroot starch, andpurification byultrafiltration membranes. The researchused to completely randomized design two factor, thefirst factor is pressureoperation (2.34; 2.38 and 2.44 bar), the second factor is time operation (60; 40 and 120 minutes), with two replications.  The best results was obatained operation pressure  at 2.44 bar with operation time of 120 minutes and the results of 54,76% DE, 42.68% reduction sugar, viscosity relative 1.38% and 64.13% of clarity. Keywords : glucose syrup, ultrafiltration membrane   ABSTRAK Glukosa adalah gula cair yang komponen utama adalah glukosa yang merupakan suatu larutan yang diperoleh dari hidrolisa pati, selanjutnya dinetralisasi dan dipekatkan sampai kepekatan tertentu. Pada umumnya pemurnian sirup glukosa melalui beberapa tahap dan membutuhkan biaya cukup mahal. Metode pemurnian yang lebih efisien yaitu menggunakan membrane ultrafiltrasi.Penelitian ini bertujuan membuat sirup glukosa dari pati garut , dan dilakukan pemurnian dengan membran ultrafiltrasi dengan menganalisis pengaruh tekanan dan waktu operasi. Penelitian ini menggunakana Rancangan Acak Lengkap terdiri dari dua faktor dengan dua kali ulangan. Faktor pertama yaitu tekanan operasi 2,34 ; 2,38 dan 2,44 bar , faktor kedua yaitu waktu operasi 60, 90, dan 120 menit.Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan tekanan operasi 2,44 bar dan waktu operasi 120 menit dengan hasil % DE 54.76 %, kadar gula reduksinya 42.68%, viskositas relative 1.3872 % dan tingkat kejernihan 64.1256%. Kata kunci : sirup glukosa, membran ultrafiltrasi
PEMBUATAN ES KRIM RUMPUT LAUT (Phaeophyceae) (The Making Ice Cream Seaweed (Phaeophyceae))
Jurnal Teknologi Pangan Vol 8, No 1: Juni 2014
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v8i1.471

Abstract

Abstract Ice cream is an emulsion o/w system. in the manufacture of ice cream can occur the formation of ice crystals in ice cream are rough which usually occurs due to freezing repeatedly. The formation of large ice crystals and a sandy texture that can be prevented by the addition of flour, seaweed, mostly contain karaginan. While adding the butter to form a soft texture that is the goal of this research is to know the influence of the addition of seaweed flour and butter in the manufacture of ice-cream are favored by consumers. The research design used is (Completely Random Design) with two factors, namely the addition of seaweed flour type of Brown algae (phaeophyceae), 5%, 10%, 15% and butter 2.5%, 5%, 7.5%.The results can be concluded that the addition of flour seaweed 5 % and butter 7.5 % results that favored the panel with levels of fat 35,34 %, levels of iod 0,0137 %, levels of coarse fiber 3,61 %, overrun 57,11 %, the texture of 94, a sense of 88,5 and color of 94.   Keyword : ice cream, seaweed flour, butter     Abstrak Es krim merupakan sistem emulsi o/w. Pada pembuatan es krim dapat terjadi pembentukan kristal es yang kasar dalam es krim yang biasanya terjadi karena pembekuan yang berulang-ulang. Pembentukan kristal es yang besar dan tekstur yang berpasir dapat dicegah dengan penambahan tepung rumput laut yang sebagian besar mengandung karaginan. Sedangkan penambahan mentega berfungsi untuk membentuk tekstur yang lembut Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung rumput laut dan mentega dalam pembuatan es krim yang disukai oleh konsumen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 2 faktor yaitu Penambahan tepung rumput laut jenis ganggang coklat (phaeophyceae), 5%, 10%, 15% dan mentega 2,5%, 5%, 7,5%. Hasil Penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung rumput laut 5% dan mentega 7,5% memberikan hasil yang disukai panelis dengan kadar lemak 35,34%, kadar iod 0,0137%, Kadar serat kasar 3,61%, Overrun 57,11%, tekstur 94, rasa 88,5 dan warna 94.   Kata kunci : es krim, tepung rumput laut, mentega
Kajian Rasio Kelopak Buah Rosela Dengan Air dan Konsentrasi Natrium Alginat pada pembuatan Velva
Jurnal Teknologi Pangan Vol 1, No 1: Juni 2007
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v1i1.976

Abstract

Kajian Rasio Kelopak Buah Rosela Dengan Air dan Konsentrasi Natrium Alginat pada pembuatan Velva
DAFTAR ISI DAN DEWAN REDAKSI JTP VOL 14 NO.1 JUNI 2020
Jurnal Teknologi Pangan Vol 14, No 1: Juni 2020
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v14i1.2266

Abstract

.
NILAI GIZI DAN KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK NUGGET IKAN GABUS DENGAN PENAMBAHAN KACANG MERAH
Jurnal Teknologi Pangan Vol 14, No 1: Juni 2020
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v14i1.2184

Abstract

Nugget merupakan salah satu pangan olahan yang digemari oleh konsumen karena proses penyajiannyacepat dan mudah. Makanan yang berasal dari hewani mengandung kadar protein dan lemak yang tingginamun rendah serat. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh kombinasi terbaik penambahan kacangmerah (Phaseolus vulgaris L.) dalam pembuatan nugget ikan gabus (Ophiocephalus striatus). Penelitian inimenggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 (empat) perlakuan dan 4 (empat) ulangan.Perlakuan yang digunakan adalah proporsi ikan gabus dan kacang merah yang meliputi KG1 (70:30), KG2(60:40), KG3 (50:50), dan KG4 (40:60). Data yang diperoleh dianalisis secara statistik non parametrikmenggunakan Uji Kruskal Wallis dan Mann Whitney pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwaproporsi daging ikan gabus dan kacang merah berpengaruh nyata terhadap kadar air, abu, lemak, protein, danserat, serta penilaian organoleptik secara deskriptif dan hedonik terhadap warna, aroma, rasa, tekstur, danpenilaian secara keseluruhan nugget. Perlakuan terbaik adalah KG1 (70:30). Nugget perlakuan KG1 memilikikadar air 60,25%, abu 2,43%, lemak 2,54%, serat 2,47%, dan protein 16,75%, dengan deskripsi warna bagiandalam putih kekuningan, warna bagian luar kuning kecokelatan, sangat berasa khas ikan gabus, sangatberaroma khas ikan gabus, serta tekstur yang sangat kenyal.Kata kunci: Nugget, kacang merah, ikan gabus, nilai gizi.  DOI : https://doi.org/10.33005/jtp.v14i1.2184
Pembuatan Bakso Jamur (Kajian Jenis Bahan Pengisi dan Penambahan Sodium Tripolyphosphat)
Jurnal Teknologi Pangan Vol 1, No 1: Juni 2007
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v1i1.975

Abstract

Pembuatan Bakso Jamur (Kajian Jenis Bahan Pengisi dan Penambahan Sodium Tripolyphosphat)
Pembuatan Marmalade jeruk Bali (Kajian Proporsi Daging Buah : Albedo dan Penambahan Sukrosa)
Jurnal Teknologi Pangan Vol 1, No 1: Juni 2007
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v1i1.972

Abstract

Pembuatan Marmalade jeruk Bali (Kajian Proporsi Daging Buah : Albedo dan Penambahan Sukrosa)