cover
Contact Name
Fujianor Maulana
Contact Email
fujianormaulana@stkipbjm.ac.id
Phone
+628195198730
Journal Mail Official
jph@stkipbjm.ac.id
Editorial Address
Jln.Sultan Adam Komplek H.Iyus
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Hayati
ISSN : 28282914     EISSN : 24433608     DOI : https://doi.org/10.33654/jph.v7i4
Berisi artikel-artikel ilmiah baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun asing, yang memuat tentang kependidikan dan kajian ilmu - ilmu pengetahuan alam dan sosial dan memfasilitasi publikasi hasil-hasil penelitian maupun pemikiran konseptual serta turut mengembangkan pendidik dan dunia pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 4" : 7 Documents clear
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PRODUK SISWA PADA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN DENGAN MODEL KNoS-KGS KELAS X-2 IPA SMA NEGERI 1 JARO Nina Hariyati; Rezky Nefianthi
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 4 No 4
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.686 KB) | DOI: 10.33654/jph.v4i4.304

Abstract

Pembelajaran biologi merupakan wahana untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan sikap dan nilai serta tanggung jawab kepada lingkungan masyarakat, bangsa, negara dan agama. Biologi berkaitan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis, sehingga pembelajaran biologi bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan tetapi juga proses penemuan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendah nya hasil belajar siswa di SMA Negeri 1 Jaro, yakni banyak siswa yang hasil belajarnya dibawah KKM serta rendah nya minat belajar siswa terutama dalam pembelajaran biologi, banyak siswa yang cenderung pasif dalam kegiatan tanya jawab kurang berjalan baik saat dilakukan pembelajaran. Untuk mewujudkan pembelajaran yang baik dan efektif dalam kelas salah satu model pembelajaran yang tepat digunakan adalah model KNoS-KGS yaitu model pembelajaran yang berpusat pada siswa yang lebih aktif dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus dengan 4 kali pertemuan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X-2 IPA di SMA Negeri 1 Jaro yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar berupa soal pretes dan postes. Teknik analisis data menggunakan analisis data melalui lembar penilaian kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran KNoS-KGS hasil belajar mengalami peningkatan. Pada hasil belajar kognitif siswa siklus I pertemuan 1 diperoleh nilai rata-rata 68.75 dengan ketuntasan klasikal sebesar 45%, sedangkan pada siklus I pertemuan 2 meningkat menjadi 76.00 dengan ketuntasan klasikal 75%. Pada siklus II pertemuan 1 diperoleh nilai rata-rata 78.00 dengan ketuntasan 80%, pada pertemuan ke 2 menjadi 86.25 dengan ketuntasan klasikal 100%.
Respon siswa kelas VII SMPN 3 Banjarbaru pada materi biologi melalui inkuiri terbimbing Yulianti Hidayah; Almira Ulimaz
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 4 No 4
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.675 KB) | DOI: 10.33654/jph.v4i4.333

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam atau IPA merupakan suatu bidang ilmu yang mempelajari tentang alam. Salah satu cabang IPA yang sangat berkaitan dengan alam dan kehidupan sehari–hari adalah Biologi. Biologi secara independen dipelajari oleh peserta didik dimulai dari bangku sekolah menengah pertama. Pada tahap ini seorang peserta didik berada pada fase keingintahuannya yang besar tentang dunia. Rasa ingin tahu tersebut sangat sesuai jika diimbangi dengan metode pembelajaran di sekolah yang dapat merangsang siswa menemukan sendiri konsep–konsep dasar Biologi. Oleh karena itu, digunakanlah inkuiri terbimbing di SMPN 3 Banjarbaru untuk mengetahui respon siswa kelas VII pada materi Biologi yakni ciri makhluk hidup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Subjek penelitian adalah 25 orang siswa kelas VII SMPN 3 Banjarbaru Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang berlangsung selama 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Data respon siswa diperoleh dari angket. Analisis data melalui lembar analisis kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan teknik persentase (%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon siswa menunjukkan sikap positif dengan persentase sebesar 97% terhadap pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing.
Keanekaragaman Kepiting Di Hutan Mangrove Desa Muara Ujung Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu Sebagai Media Pembelajaran Fitriadi Akbar
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 4 No 4
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.526 KB) | DOI: 10.33654/jph.v4i4.418

Abstract

Mangrove merupakan ekosistem yang khas dan memiliki fungsi penting secara ekologi, sosial-ekonomi, dan pendidikan. Luas kawasan mangrove di Kabupaten Tanah Bumbu semakin berkurang akibat adanya penebangan, permukiman, tambak. Berkurangnya tegakan mangrove akan mempengaruhi keberadaan berbagai fauna yang berasosiasi dengannya seperti jenis kepiting. Berdasarkan pada penelitian ini untuk mengetahui keanekaragaman kepiting yang ada pada kawasan hutan mangrove Desa Muara Ujung Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu. Jenis dalam penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dari pengambilan sampel melalui obsevasi yaitu dengan turun langsung kelapangan untuk mengamati langsung dimana setiap transek terdiri dari tiga titik sampel guna mengetahui keanekaragaman Kepiting yang ada di hutan mangrove desa Muara Ujung Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu. Analisis data menggunakan rumus diversitas spesies. Berdasarkan hasil penelitin spesies yang ditemukan adalah empat familia yaitu Ocypodidae, xanthidae, sesarmidae dan Varunidae. Dengan tujuh spesies yaitu Uca vomeris dengan jumlah 159, Uca lacteal parplexa dengan jumlah 39, Episesarma sp dengan jumlah 249, Metaplax elegns dengan jumlah 96, Episesarma versicolor dengan jumlah 260, Leptodius sanguineus dengan jumlah 7 dan Uca minax dengan jumlah 15. Berdasarkan jumlah keseluruhan individu yang ditemukan adalah 852 individu dengan nilai indeks keanekaragaman spesies yaitu 1,55 yang termasuk kategori sedang, Dengan kekayaan jenis adalah 0,89 termasuk dalam kategori Tinggi. Sedangkan nilai kemerataan jenisnya adalah 0,80 termasuk kategori tinggi. Dan skor media 3d spesimen kepiting mendapatkan dari dosen pertama yaitu dengan skor 15 dan mendapatkan skor 15 dari dosen kedua. Presentase media tersebut 75% yang dikatan baik karena mencakup lima kriteria dalam media.
Meningkatkan Aktivitas Siswa Di SMA Negeri I Paringin Menggunakan Model Pembelajaran Discovery Learning Pada Konsep Materi Dunia Hewan (Animalia) Liya Hariati
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 4 No 4
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.009 KB) | DOI: 10.33654/jph.v4i4.419

Abstract

Mangrove merupakan ekosistem yang khas dan memiliki fungsi penting secara ekologi, sosial-ekonomi, dan pendidikan. Luas kawasan mangrove di Kabupaten Tanah Bumbu semakin berkurang akibat adanya penebangan, permukiman, tambak. Berkurangnya tegakan mangrove akan mempengaruhi keberadaan berbagai fauna yang berasosiasi dengannya seperti jenis kepiting. Berdasarkan pada penelitian ini untuk mengetahui keanekaragaman kepiting yang ada pada kawasan hutan mangrove Desa Muara Ujung Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu. Jenis dalam penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dari pengambilan sampel melalui obsevasi yaitu dengan turun langsung kelapangan untuk mengamati langsung dimana setiap transek terdiri dari tiga titik sampel guna mengetahui keanekaragaman Kepiting yang ada di hutan mangrove desa Muara Ujung Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu. Analisis data menggunakan rumus diversitas spesies. Berdasarkan hasil penelitin spesies yang ditemukan adalah empat familia yaitu Ocypodidae, xanthidae, sesarmidae dan Varunidae. Dengan tujuh spesies yaitu Uca vomeris dengan jumlah 159, Uca lacteal parplexa dengan jumlah 39, Episesarma sp dengan jumlah 249, Metaplax elegns dengan jumlah 96, Episesarma versicolor dengan jumlah 260, Leptodius sanguineus dengan jumlah 7 dan Uca minax dengan jumlah 15. Berdasarkan jumlah keseluruhan individu yang ditemukan adalah 852 individu dengan nilai indeks keanekaragaman spesies yaitu 1,55 yang termasuk kategori sedang, Dengan kekayaan jenis adalah 0,89 termasuk dalam kategori Tinggi. Sedangkan nilai kemerataan jenisnya adalah 0,80 termasuk kategori tinggi. Dan skor media 3d spesimen kepiting mendapatkan dari dosen pertama yaitu dengan skor 15 dan mendapatkan skor 15 dari dosen kedua. Presentase media tersebut 75% yang dikatan baik karena mencakup lima kriteria dalam media.
Pengaruh Model Project Based Learning (Pjbl) Pada Konsep Sistem Koordinasi Manusia Terhadap Hasil Belajar Kognitif Biologi Siswa Kelas XI SMA Negeri 4 Banjarmasin Aulia Mahfuzah; Ria Mayasari
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 4 No 4
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.775 KB) | DOI: 10.33654/jph.v4i4.430

Abstract

Pendidikan berkualitas sangat diperlukan untuk mendukung terciptanya manusia yang cerdas serta mampu bersaing di era globalisasi. Namun, berdasarkan sejumlah penilaian internasional, nasional, hingga daerah dan fakta yang ditemui langsung dilapangan, siswa memberikan informasi bahwa kesadaran siswa dalam belajar masih kurang. Informasi tersebut menunjukkan bahwa hasil belajar kognitif siswa belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitif biologi siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 4 Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi experiment, dengan model rancangan yang dikenal dengan non equivalent pretest-posttest control group design. Teknik pengumpulan data menggunakan tes essay. Penilaian keterampilan metakognitif mengacu pada Hart (1994). Data hasil penelitian dianalisis dengan analisis statistik one way anova dengan menggunakan SPSS version 24 for windows dengan taraf signifikansi sebesar 5%. Hasil penelitian menunjukkan model PjBL berpengaruh positif terhadap hasil belajar kognitif biologi siswa pada konsep sistem koordinasi, hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata siswa kelas eksperimen sebesar 86,95 dan kelas kontrol sebesar 76,76 dengan FHitung = 23,281 (p = 0.000 > 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Project Based Learning memiliki pengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar kognitif biologi siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 4 Banjarmasin.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Keterampilan Metakognitif Dan Berpikir Kritis Siswa Kelas IX SMA Kecamatan Kusan Hilir Nurul Ikrimah; Rabiatul Adawiyah
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 4 No 4
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.332 KB) | DOI: 10.33654/jph.v4i4.432

Abstract

Pendidikan yang mampu mendukung manusia dalam perubahan adalah pendidikan yang mengembangkan potensi siswa dalam menghadapi era globalisasi yang penuh dengan tantangan dan perubahan, dengan pendidikan diharapkan membentuk karakter penerus bangsa yang inovatif, terampil dan kreatif. Pengembangan potensi siswa tidak terlepas dari proses pembelajaran yang dapat mengembangkan keterampilan atau kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan metakognitif dan berpikir kritis siswa kelas XI IPA SMA Kecamatan Kusan Hilir. Penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimen dengan model rancangan yang dikenal dengan “nonequivalent pretest-post test control group desain” yang menggunakan satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Penentuan sampel menggunakan random sampling. Sampel pada penelitian ini adalah kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol dan XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen. Variabel bebas pada penelitian ini adalah model Problem Based Learning, sedangkan variabel terikat adalah keterampilan metakognitif dan berpikir kritis. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan metakognitif dan berpikir kritis yang berupa tes essay. Selanjutnya menggunakan rubrik untuk pengukuran keterampilan metakognitif dan berpikir kritis siswa. Data dianalisis menggunakan anava satu jalur dengan bantuan SPSS versi 18 for windows dengan taraf sig 0,05 (p ≤ 0,05) Hasil penelitian menunjukka nbahwa ada pengaruh model Problem Based Learning terhadap (1) Keterampilan metakognitif siswa pada konsep sistem koordinasi, hal ini dapat dilihat dari rata-rata sebesar 77,62 dan Fhitung = 499,050 (p =0,000). (2) Berpikir kritis siswa pada konsep sistem koordinasi dengan nilai rata-rata sebesar 70,77 dan nilai Fhitung =114,722 (p = 0,000). Disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning memiliki pengaruh secara signifikan terhadap keterampilan metakognitif dan berpikir kritis.
Keanekaragaman Jenis Dan Kemelimpahan Amfibi Di Desa Muning Dalam Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan Muhammad Alfian Syarif; Fujianor Maulana
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 4 No 4
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.801 KB) | DOI: 10.33654/jph.v4i4.649

Abstract

Persawahan merupakan salah satu habitat yang cocok dengan kehidupan Amfibi, hal ini disebabkan oleh temperatur suhu lingkungan sawah yang cocok dengan metabolisme Amfibi. Keanekaragaman dan Kemelimpahan Amfibi tentu saja berdampak besar bagi ekosistem dan Keanekaragaman Jenis lain yang hidup di habitat tersebut. Dengan menjaga kelestarian habitatnya, maka suatu jenis mampu bertahan terhadap gangguan-gangguan alami. Tujuan pnelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis Amfibi (Ordu Anura)dan bagaimana besar Keanekaragaman jenis dan Kemelimpahan jenis Amfibi yang terdapat di Persawahan Desa Muning Dalam Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi langsung. Penelitian dilakukan di malam hari dengan durasi waktu 3 jam, dengan menetukan titik hitung panjang jalur line transek berjumlah 5 buah. Desa Muning Dalam merupakan salah satu daerah persawahan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan . persawahan merupakan habitat yang cocok dengan kehidupan amfibi, hal ini di sebabkan oleh temperatur suhu lingkungan sawah yang cocok dengan metabolisme tubuh amfibi. Area persawahan Desa Muning Dalam menggunakan sistem tumpang sari yakni menanam tumbuhan lain disekitar pematang. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan sebelumnya, persawahan Desa Muning Dalam yang di sela-sela dengan perumahan penduduk dan berbatasan langsung dengan jalan raya. Ditinjau dari lokasi penelitian tersebut, diperkirakan lebih dari satu jenis amfibi yang hidup di Desa Muning Dalam. Berdasarkan uraian tersebut, maka perlu dilakukan penelitian tentang keanekaragaman dan kemelimpahan jenis amfibi di persawahan Desa Muning Dalam kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Hasil penelitian ditemukan 3 jenis amfibi yaitu Bufo Asper, Rana erythraea,Fejervarya cancrivora. Keanekaragaman jenis amfibi yaitu 0,89 yang masuk kategori rendah, serta Kemelimpahan jenis amfibi tertinggi ditempati oleh fajervarya cancrivora (katak sawah) dengan jumlah 43 ekor , sedang Rana erythraea (kongkang gading) dengan jumlah 25 dan terendah Bufo asper (kodok puru besar) dengan jumlah 12 ekor.

Page 1 of 1 | Total Record : 7