cover
Contact Name
Ahmad Andi
Contact Email
agrifarm@uwgm.ac.id
Phone
+6285751504649
Journal Mail Official
agrifarm@uwgm.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Wahid Hasyim No. 28 RT.007 Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Agrifarm
ISSN : 23019700     EISSN : 25408992     DOI : https://doi.org/10.24903
Core Subject : Agriculture,
AGRIFARM is Agricultural Science Journal, Faculty of Agriculture Agrotechnology Study Program, Widya Gama Mahakam University with pISSN 2301-9700 and eISSN 2540-8992 publish twice a year in July and December, which publishes scientific work on research, development, thought studies or theoretical studies related to agricultural technology and development. This journal receives scientific writing in the form of a research report (Original article research paper) with focus and scope covering Agronomy, Geology, Agribusiness, Pests and Diseases, Agricultural Technology, Agricultural Counseling
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2013): December" : 4 Documents clear
Dose Effect of NPK Mutiara and Dolomite At Plant Nursery Oil Palm (Elaeis quineensis Jacq) In Main Nursery: Pengaruh Dosis Pupuk NPK Mutiara dan Dolomit Pada Pembibitan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis quineensis Jacq) Di Main Nursery Rusdi; Tutik Nugrahini; Purwati
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 2 (2013): December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.002 KB)

Abstract

Pengaruh Dosis Pupuk NPK Mutiara dan Dolomit Pada Pembibitan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis quineensis Jacq) Di Main Nursery. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemberian pupuk NPK Mutiara dan kapur Dolomit serta interaksi antara pupuk NPK Mutiara dan kapur Dolomit yang terbaik. Penelitian dilaksanakan selama enam bulan, terhitung mulai bulan April 2010 sampai dengan September 2012. Lokasi penelitian di Persemaian Kebun Percontohan Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan percobaan faktorial 2 x 3 jumlah ulangan sebanyak 6 kali. Faktor pertama adalah Pemberian Kapur Dolomit (D) yang terdiri, yaitu : d1 = 5 g/pokok tanaman, d2 = 10 g/pokok tanaman. Faktor kedua adalah pemberian pupuk NPK Mutiara yang terdiri dari 3 taraf, yaitu : m1 = 5 g/pokok tanaman, m2 = 10 g/pokok tanaman , m3 = 15 g/pokok tanaman. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pemberian kapur Dolomit berpengaruh nyata terhadap parameter diameter bonggol bulan 1, namun tidak berpengaruh nyata terhadap parameter diameter bonggol bulan 2 sampai dengan bulan ke 6, dan tidak berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah pelepah, serta tidak berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman. Pengaruh NPK Mutiara yang terbaik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery dicapai oleh perlakuan m2 (NPK Mutiara 10 g/pokok tanaman). Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara Kapur Dolomit dan NPK Mutiara berpengaruh nyata terhadap jumlah pelepah, diameter bonggol dan tinggi tanaman. Interaksi dosis yang terbaik antara NPK Mutiara dan Kapur Dolomit (DxM) untuk pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery dicapai oleh perlakuan (d2m2) yaitu 10 g kapur Dolomit/pokok tanaman + 10 g NPK Mutiara/pokok tanaman.
Effect of Fertilizer and Fertilizer Manure Nickerson Star Swallow on Growth Seeds Rubber (Havea brasiliensis Muell Arg) Origin Grafting: Pengaruh Pemberian Pupuk Nickerson Star dan Pupuk Kotoran Burung Walet Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Karet (Havea brasiliensis Muell Arg) Asal Okulasi Jarkani
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 2 (2013): December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.498 KB)

Abstract

Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Nickerson Star dan Pupuk Kotoran Burung Walet Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Karet (Hevea brasiliensis Muell Arg.) Asal Okulasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk nickerson star dan pupuk kotoran burung walet terhadap pertumbuhan bibit tanaman karet (Hevea brasiliensis Muell Arg.) asal okulasi. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 (empat) bulan, yaitu dari bulan Mei sampai Agustus 2012. Tempat penelitian dilaksanakan di Desa Margasari Kecamatan Loa Kulu Kelurahan Jembayan Kabupaten Kutai Kertanegara Kalimatan Timur. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok dengan analisa faktorial 3 x 4 dan diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah pemberian pupuk nickerson star (N) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu : N0 (kontrol), N1 (200 g/polybag), N2 (400 g/polybag). Faktor kedua adalah pemberian pupuk kotoran burung walet (W) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu : W0 (kontrol), W1 (200 g/polybag), W2 (250 g/polybag), W3 (300 g/polybag). Hasil penelitian menunjukan perlakuan pupuk organik nickerson star tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun dan jumlah payung, sedangkan pupuk kotoran burung walet berpengaruh sangat nyata perlakukan terbaik pada W1 (200 g/polybag). Hal ini karena pupuk kotoran walet sangat kaya akan unsur N total dan C organik ditambah dengan pH yang tinggi sehingga mampu memacu pertumbuhan bibit tanaman karet dan efesiensi dalam penggunaan tanah.
Influence of Media Concentration Plant and Fertilizer Grow Against Quick S Hybrid Dendrobium Orchid Plant Growth: Pengaruh Media Tanam dan Konsentrasi Pupuk Grow Quick S Terhadap Pertumbuhan Tanaman Anggrek Dendrobium hybrid Abdul Rofik
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 2 (2013): December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.008 KB)

Abstract

Pengaruh media tanam dan konsentrasi pupuk Grow Quick S terhadap pertumbuhan tanaman anggrek Dendrobium hybrid. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh media tanam dan pupuk Grow Quick S terhadap pertumbuhan tanaman anggrek. Penelitian disusun dalam Rancangan Aak Kelompok (RAK) dengan analisis factorial 3 x 4 dan diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah media tanam (M) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu : (m1 ; sabut kelapa m2 ; arang dan m3 ; batu bata) dan faktor kedua pemberian pupuk Grow Quick S (P) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu : (p0 ; 0 ml/liter air, p1 ; 1 ml/liter air, p2 ; 2 ml/liter air dan p3 ; 3 ml/liter air). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan media tanam berpengaruh nyata terhadap semua variabel yang diamati kecuali pertambahan jumlah daun umur 30 dan 60 HST dan pertambahan diameter batang umur 30 HST. Perlakuan terbaik dicapai m1 (sabut kelapa) perlakuan Grow Quick S berpengaruh nyata terhadap semua variabel yang diamati kecuali pertambahan jumlah daun umur 30 dan 60 HST dan pertambahan diameter batang umur 30 HST. Interaksi kedua perlakuan berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel yang diamati.
Effect of Dolomite and NPK fertilizer on land Coal Mine Closure Of Plant Growth Rubber (Hevea brasiliensis) in Samarinda.: Pengaruh Pemberian Dolomit dan Pupuk NPK Pelangi pada Lahan Pasca Tambang Batubara Terhadap Pertumbuhan Tanaman Karet (Hevea brasiliensis) di Samarinda. Arief Fathon; Rustam Baraq Noor; Mahdalena
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 2 (2013): December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.91 KB)

Abstract

Pengaruh Pemberian Dolomit dan Pupuk NPK Pelangi pada Tanah Pasca Tambang Batubara untuk Pertumbuhan Tanaman Karet (Hevea brasiliensis). Tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh pemberian Dolomit dan Pupuk NPK Pelangi pada Lahan Pasca Tambang Batubara untuk media tanaman Karet (Hevea brasiliensis).Penelitian ini dilaksanakan selama 135 hari, dari bulan Juli sampai November 2011, tempat penelitian lahan pasca tambang Kuasa Pertambangan PT. Bukit Baiduri Energi (BBE) Desa Loa Buah Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda.Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial 4 x 4 yang masing-masing diulang 5 kali, faktor pertama yang terdiri 4 taraf yaitu d0 (tanpa pengapuran), d1 (pengapuran 500 g/lubang), d2 (pengapuran 750 g/lubang) dan d3 (pengapuran 1000 g/lubang). Sedangkan faktor kedua pemberian NPK Pelangi yang terdiri 4 taraf yaitu p0 (Tanpa Pemupukan), p1 (Pemberian 40 g/pohon), p2 (Pemberian 50 g/pohon) dan p3 (Pemberian 60 g/pohon). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian dolomit berpengaruh sangat nyata terhadap, parameter pertambahan tinggi, diameter batang pada umur 45,90 dan 135 hari setelah tanam, serta berpengaruh nyata parameter jumlah payung pada umur 135 hari setelah tanam. Pada perlakuan pemberian Pupuk NPK Pelangi menunjukan pengaruh yang sangat nyata pada parameter pertambahan tinggi dan diameter batang tanaman pada umur 90, 135 hari setelah tanam, sedangkan pada umur 45 hari setelah tanam Pupuk NPK Pelangi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan diameter batang tanaman karet pada lahan pasca tambang batubara. Interaksi antara pemberian Dolomit dan Pupuk NPK pelangi menunjukan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah mahkota daun/payung pada umur 135 hari setelah tanam.

Page 1 of 1 | Total Record : 4