cover
Contact Name
Andi Wahed
Contact Email
andi.wahed@unm.ac.id
Phone
+6285255153328
Journal Mail Official
jamsp@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. Tamalate 1 Tidung Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL ADMINISTRASI, KEBIJAKAN, DAN KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN (JAK2P)
ISSN : 27211886     EISSN : 27211886     DOI : -
Core Subject : Education,
Administrasi Pendidikan Manajemen Pendidikan Kepemimpinan Pendidikan Supervisi Pendidikan Kebijakan Pendidikan Mutu Pendidikan Inovasi Pendidikan Ilmu Pendidikan
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2020): Juni 2020" : 10 Documents clear
MANAJEMEN HUBUNGAN SEKOLAH DAN MASYARAKAT Gita Irawanda; M. Bachtiar
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 1, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.874 KB) | DOI: 10.26858/jak2p.v1i1.8728

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang manajemen hubungan sekolah dan masyarakat di SMK Negeri 3 Makassar. Fokus penelitian ini untuk mengetahui bagaimana manajemen hubungan sekolah dan masyarakat yang meliputi: 1) perencanaan humas; 2) pelaksanaan humas; dan 3) evaluasi. Tujun penelitian ini untuk mendeskripsikan manajemen hubungan sekolah dan masyarakat. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, waka humas dan hubin, pegawai humas dan komite sekolah. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) perencanaan humas SMK Negeri 3 Makassar dilakukan secara sistematis, yaitu  wakasek humas dan hubin melakukan rapat internal, kemudian rancangan program kerja dikoordinasikan bersama ketua-ketua jurusan sebelum dikoordinasikan ke kepala sekolah, dan memaparkan pada saat rapat kerja sekolah, setelah itu melakukan persiapan-persiapan seiringan dengan menetapkan panitia pelaksana untuk mengadakan pelaksanaan program; 2) pelaksanaan humas SMK Negeri 3 Makassar berfokus pada kegiatan prakerin siswa, selain itu humas juga melaksanakan kegiatan secara internal dan eksternal seperti  rapat dewan guru, upacara sekolah, penyampaian informasi melalui surat edaran yang di kirim melalui grup whatsapp sekolah, penggunaan papan pengumuman sekolah, serta melayani kunjungan tamu; 3) evaluasi humas SMK Negeri 3 Makassar dilakukan dengan beberapa cara, yaitu dalam rapat bulanan, evaluasi per triwulan dan evaluasi pada akhir kegiatan. Evaluasi dilaksanakan oleh kepala sekolah dan pengawas dari dinas provinsi dengan memerhatikan elemen-elemen evaluasi, yaitu penentuan fokus yang akan dievaluasi; penyusunan desain evaluasi; pengumpulan informasi; serta evaluasi untuk evaluasi.This study examines the management school and community relations at SMK Negeri 3 Makassar. The focus of this research is to find out how school and community relations management includes: 1) public relations planning; 2) public relations implementation; and 3) evaluation. This research aims to describe the management of school and community relations. The approach of this research is qualitative with the type of descriptive approach. The data sources in this study were the principal, Waka Public Relations and Hubin, public relations staff and the school committee. The technique of collecting data through interviews, observation and documentation. Data analysis through data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study indicate that 1) public relations planning of SMK Negeri 3 Makassar is carried out systematically, namely the vice principal of public relations and hubin conduct internal meetings, then the work program design is coordinated with the heads of departments before being coordinated to the principal, and explained at the school work meeting. after that make preparations in tandem by establishing an executive committee to carry out the implementation of the program; 2) Public relations implementation of SMK Negeri 3 Makassar focuses on student internship activities, besides that public relations also carry out internal and external activities such as teacher council meetings, school ceremonies, information delivery via circular letters sent through school whatsapp groups, use of school bulletin boards, and serving guest visits; 3) evaluation of public relations at SMK Negeri 3 Makassar is done in several ways, namely in a monthly meeting, quarterly evaluation and evaluation at the end of the activity. Evaluation is carried out by the principal and supervisors from the provincial service by noting the evaluation elements, namely determining the focus to be evaluated; preparation of evaluation designs; information gathering; and evaluation for evaluation.
STUDI LAYANAN ADMINISTRASI DI SMA NEGERI Abia Trifosa
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 1, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.753 KB) | DOI: 10.26858/jak2p.v1i1.9417

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang studi layanan administrasi di SMA Negeri 5 Tana Toraja yang berfokus pada layanan administrasi sarana dan prasarana, administrasi kesiswaan, dan administrasi kurikulum, serta faktor pendukung dan penghambat pada layanan administrasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, tenaga administrasi sekolah dan siswa. Prosedur pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan verfikasi dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Layanan administrasi di SMA Negeri 5 Tana Toraja berpedoman pada standar layanan administrasi dalam permendiknas nomor 24 tahun 2008. Rincian tugas dari tenaga administrasi yang telah terlaksana sesuai dengan permendiknas tersebut yaitu layanan administrasi kesiswaan dan layanan administrasi kurikulum. Adapun yang belum terlaksana yakni salah satu dari rincian tugas administrasi sarana dan prasarana yakni mengerjakan/membuat penghapusan barang. Pelaksanaan layanan administrasi di sekolah ini dilaksanakan sesuai dengan kalender akademik sekolah. Dari keseluruhan tupoksi yang dilaksanakan oleh tenaga administrasi sekolah berorientasi pada kelancaran pembelajaran. Faktor pendukung dan faktor penghambat yang dimiliki dan dihadapi oleh tenaga administrasi baik dalam menjalankan standar layanan administrasi maupun dalam meningkatkan kompetensi tenaga administrasi yang ada di SMA Negeri 5 Tana Toraja yaitu faktor pendukungnya terletak pada fasilitas yang tersedia di sekolah. Kemudian kendala yang dihadapi tenaga administrasi sekolah yakni kurangnya personil tenaga administrasi sekolah dan kualifikasi pendidikan yang tidak sesuai dengan bidangnya. 
MANAJEMEN KESISWAAN FULL DAY SCHOOL (STUDI PADA PEMBINAAN SISWA DI SMP NEGERI) Rabbi Rabbi; Ansar Ansar
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 1, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.09 KB) | DOI: 10.26858/jak2p.v1i1.9278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah Pembinaan Kesiswaan Full Day School di SMP Negeri 6 Makassar yang berfokus pada aspek kegiatan ekstrakurikuler dan kokurikuler. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Tehnik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi dengan menggunakan analisis data model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan kesiswaan Full Day School di SMP Negeri 6 Makassar meliputi:1) Pembinaan Ekstrakurikuler di rancang di awal tahun pelajaran dengan bentuk kegiatan pengembangan diri siswa di bidang seni, olahraga maupun akademik yang dilakukan sesudah jam pembelajaran di hari sekolah senin sampai jumat dan jadwal khsusus di hari sabtu dibina oleh guru. Siswa bebas memilih kegiatan yang diminati dan tentunya di bawah pengawasan sekolah. selain itu, sarana dan prasarana yang mendukung sehingga prestasi telah banyak diraih:2) Pembinaan Kokurikuler di susun oleh guru mata pelajaran sesuai kebutuhan, bentuk kegiatannya yaitu les tambahan untuk kelas IX sebagai penguatan materi menjelang ujian nasional, bimbingan khusus untuk mengikuti lomba-lomba serta siswa yang tertinggal pelajaran yang berlangsung di sore hari maupun di jam kosong guru mata pelajaran di fasilitasi sekolah serta metode yang digunakan yaitu memberikan soal-soal secara intensif.
MANAJEMEN SARANA PEMBELAJARAN DI UPTD SLB NEGERI 1 MAKASSAR Yeyen Yeyen; Sitti Habibah
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 1, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.664 KB) | DOI: 10.26858/jak2p.v1i1.10928

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang manajemen sarana pembelajaran di UPTD SLB Negeri 1 Makassar. Fokus Penelitian adalah pada bagian perencanaan, pengadaan dan penggunaan sarana pembelajaran di UPTD SLB Negeri 1 Makassar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen sarana pembelajaran di UPTD SLB Negeri 1 Makassar. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dengan subjek penelitian meliputi Kepala sekolah, Wakil Kepala sekolah bidang sarana dan prasarana, dan Guru kelas. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sarana pembelajaran di UPTD SLB Negeri 1 Makassar sudah cukup baik dengan hasil sebagai berikut. 1) Perencanaan dan analisis kebutuhan sarana pembelajaran di UPTD SLB Negeri 1 Makassar dengan melihat dan mengelompokkan barang yang habis pakai dan barang tidak habis pakai. Perencanaan dan analisis kebutuhan di UPTD SLB Negeri 1 Makassar dilakukan setiap awal tahun ajaran baru. Kepala sekolah, Wakil Kepala sekolah, dan Tata Usaha melakukan observasi awal melalui kartu inventaris ruangan yang dibagikan untuk setiap kelas. Dari kartu inventaris ruangan dapat dilihat kebutuhan yang paling mendesak dibutuhkan dan disesuaikan dengan anggaran sekolah. 2) Pengadaaan sarana pembelajaran di UPTD SLB Negeri 1 Makassar, melalui menganggarkan dari sekolah, mendaur ulang, membeli, membuat dan memperbaiki sarana pembelajaran, sebelumnya melihat sarana yang mana yang masih dan sudah tidak layak digunakan. Sarana pembelajaran yang terbilang berat dan tidak layak digunakan akan dilaporkan ke Dinas untuk mengajukan proposal pengadaan barang yang baru. 3) Penggunaan sarana pembelajaran salah satunya media pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik, kemampuan dan tujuan yang ingin dicapai. Dalam penggunaan sarana pembelajaran di kelas, siswa membutuhkan pendampingan secara  individual dari guru untuk membantu penggunaan sarana pembelajaran yang ada.
PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PELAKSANAAN TUGAS DAN FUNGSI TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH DI SMK NEGERI Arnita Aulia Rosali; Ismail Tolla
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 1, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.81 KB) | DOI: 10.26858/jak2p.v1i1.9282

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Teknologi Informasi Dalam Pelaksanaan Tugas Dan Fungsi Tenaga Administrasi Sekolah di SMK Negeri 3 Makassar. Fokus penelitian ini untuk mengetahui Pelaksanaan tugas dan fungsi tenaga administrasi sekolah berbasis teknologi informasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pelaksanaan tugas dan fungsi tenaga administrasi sekolah berbasis teknologi informasi Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis pendekatan naratif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, kepala tata usaha, dan tenaga administrasi sekolah. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan teknlogi informasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi tenaga administrasi sekolah di SMK Negeri 3 Makassar sangat menunjang dan memudahkan pelaksanaan tupoksi pegawai pada setiap unit dimana para staf telah difasilitasi dengan hardware dan software pendukung berupa komputer printer, dan wifi sekolah  serta beberapa aplikasi seperti sistem dapodik. Kegiatan dalam melakasankan tugas mereka, terutama dalam pelaksanaan beberapa tugas seperti menginput data UAS/UAN dan melaksanakan tugas-tugas administrasi bidang Hubungan Industri yaitu PSG yang berbasis online sedangkan pemanfaatan teknologi informasi yang tidak berbasis online dalam pelaksanaan tugasnya yaitu membuat absen siswa sekolah SMK Negeri 3 Makassar, membuat surat keterangan yang diinginkan oleh siswa, menginput data UAS/UAN, menyusun program kegiatan bidang hubungan industri (HUBIN), menginventarisasi dunia usaha dan industri (DUDI) yang menjadi mitra dalam pelaksanaan PSG siswa SMK Negeri 3 Makassar, membuat laporan mingguan, bulanan, semester  kegiatan Bidang Hubungan Industri, buku induk, administrasi Daftar Urut Kepangkatan (DUK), menyiapkan format-format kepegawaian, memproses kepangkatan, mutasi, dan promosi pegawai, menyusun laporan kepegawaian yaitu para staff administrasi kepegawaian, dan membuat surat pindah masuk dan surat pindah keluar. This study examines Information Technology in the Implementation of Tasks and Functions of School Administration Staff at Makassar State Vocational High School 3. The focus of this research is to find out the implementation of tasks and functions of information technology-based school administration personnel. The purpose of this study is to find out the implementation of tasks and functions of information technology-based school administrative personnel The approach of this study is qualitative with a type of narrative approach. The data sources in this study were the principal, head of administration, and school administration staff. The technique of collecting data through interviews, observation and documentation. Data analysis through data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study indicate that the application of information technology in the implementation of the duties and functions of the school administration staff at SMK Negeri 3 Makassar is very supportive and facilitates the implementation of staff duties in each unit where the staff has been facilitated with supporting hardware and software such as printer computers and school wifi as well as several applications such as dapodik systems. Activities in carrying out their duties, especially in carrying out several tasks such as inputting UAS / UAN data and carrying out administrative tasks in the field of Industrial Relations, namely PSG based online while the use of information technology that is not online based in carrying out their duties is to absent students of State Vocational School 3 Makassar, making a certificate desired by students, inputting UAS / UAN data, compiling an industrial relations activity program (HUBIN), inventorying the business and industrial world (DUDI) who are partners in implementing PSG students of SMK Negeri 3 Makassar, making weekly reports, monthly, semester of activity in the field of Industrial Relations, master book, administration of Rank Sequence (DUK), preparing staffing formats, processing ranks, transfers, and employee promotions, compiling staffing reports namely staff administration staff, and making transfer and letter letters move out.
IMPLEMENTASI SISTEM OTOMASI PERPUSTAKAAN BERBASIS LARIS (LIBRARY AUTOMATION RETRIEVAL INFORMATION SYSTEM) Enik Matul Khoiriyah; Mohammad Syahidul Haq
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 1, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.244 KB) | DOI: 10.26858/jak2p.v1i1.10374

Abstract

This study aims to describe and analyze the implementation of library automation systems, the role of librarians, benefits, and constraints of the implementation of library automation systems at the Airlangga University Library Surabaya. This study used a qualitative approach with a case study research design. The technique of collecting data uses interviews, observation and documentation studies. The data analysis technique in this study uses an interactive model that continues continuously to completion. Data analysis activities include: data condensation, data display, and conclusion drawing / verification. The results showed that: (1) the implementation of the library automation system was carried out through several stages, namely: the software installation process, the procurement process, cataloging, data input processes, and circulation process. (2) the role of librarians in the implementation of library automation systems provides user education to users, filtering and presenting information that fits the needs of users and can be accounted, and helps users in searching library materials. (3) the benefits of implementing the library automation system include improving service quality, facilitating the data input process, streamlining energy and time, simplifying the checking process, improving the image or quality of libraries and universities, enhancing cooperative relationships. (4) the constraints on the implementation of the library automation system are the occurrence of a power outage, the occurrence of errors when inputting data, the incompatibility of information on book data on the system. Efforts to overcome the obstacles to the implementation of the library automation system are to coordinate with the Information Technology and Directorate of Information Systems, provide UPS and generator tools, and cross check data to minimize data input errors.
UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI SMA NEGERI Reski Amaliah
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 1, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.93 KB) | DOI: 10.26858/jak2p.v1i1.7865

Abstract

Abstrak:        Penelitian ini mengkaji tentang Upaya Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SMA Negeri 2 Wajo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme gurunya, serta faktor pendukung dan penghambat upaya kepala sekolah dalam meningkatan profesionalisme guru di SMA Negeri 2 Wajo. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan dekskriptif. Unit analisis dalam peneltian ini adalah Kepala sekolah dan Guru. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi,wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Upaya Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru dilakukan dengan 1) mengikutsertakan guru dalam kegiatan MGMP/KKG,kegiatan ini dilakukan pada setiap jenjang jabatan, dalam kurung waktu 1 tahun guru dapat mengikuti kegiatan ini paling sedikit 12 kali pertemuan, dan iikuti dalam beberapa paket, kemudian setelah kegiatan di tindaklanjuti oleh kepala sekolah. 2)Melalui pendidikan dan pelatihan, kepala sekolah memberikan surat ijin belajar untuk guru yang ingin melanjutkan studinya dan merekomendasikan guru-guru untuk mengikuti pelatihan-pelatihan. 3)Pemberian motivasi kerja,kepala sekolah memberikan motivasi secara langsung dengan membeikan penghargaan berupa pujian dan secara tidak langsung dengan memberikan fasilitas penunjang pembelajaran. 4) Melalui  supervisi akademik. supervisi akademik yang dilakukan secara terstruktur dimulai dari perencanaan dengan menetapkan tujuan, pelaksanaan dengan kunjungan kelas, melakukan evaluasi dan tindaklanjut dengan membimbing langsung dan atau memberdayakan guru model. Faktor yang menjadi pendukung peningkatan profesionalisme guru terdiri dari pembinaan disiplin tenaga kependidikan, pemberian motivasi baik dalam rapat maupun pemberian secara individu dilingkungan sekolah, penghargaan berupa pujian. Faktor penghambat yaitu kurang daya inovasi ,ketidakpedulian terhadap berbagai perkembangan (masih ada beberapa guru yang menggunakan metode pembelajaran tradisonal).Kata kunci:    Upaya Kepala Sekolah, Profesionalisme Guru.
IMPLEMENTASI BUDAYA PENDIDIKAN KARAKTER (STUDI KASUS DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 MAMUJU) Aprilyah Nuradhayani; Muh. Ardiansyah
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 1, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.932 KB) | DOI: 10.26858/jak2p.v1i1.9295

Abstract

Abstrak:        Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang implementasi budaya pendidikan karakter di MAN 1 Mamuju yang berfokus pada mata pelajaran, pengembangan diri dan budaya madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala madrasah, wakil kepala madrasah kurikulum, wakil kepala madrasah kesiswaan,  guru, pembina esktrakurikuler dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi budaya pendidikan karakter yang terintegrasi ke dalam mata pelajaran yaitu guru-guru mencantumkan nilai-nilai karakter ke dalam silabus dan RPP serta menerapkan nilai-nilai karakter tersebut ke dalam proses pembelajaran, kemudian melakukan evaluaasi hasil belajar siswa melalui penilaian dalam aspek spiritual, sikap social, pengetahuan dan keterampilan. (2) Implementasi budaya pendidikan karakter melalui pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan esktrakurikuler di sekolah. Melalui kegiatan ekstrakurikuler beberapa nilai karakter telah terwujud. (3) Implementasi budaya pendidikan karakter melalui budaya madrasah yaitu dilakukan dengan pembiasaan rutin dan spontan. Melalui pembiasaan tersebut beberapa nilai karakter telah terwujud.Kata Kunci:     Implementasi, Budaya, Pendidikan KarakterAbstract:         This study aims to examine implementation of a character education culture in MAN 1 Mamuju which focuses on Subjects, self-development and madrasa culture. This study uses a qualitative approach. This research was conducted at the principals, vice principal of the curriculum, vice principal of the curriculum student, teachers, Extracurricular coaches, and students. Data collection techniques in the form of interviews, observation and documentation. Data analysis techniques used are by data reduction, data exposure and conclusion. The validity of the data using triangulation technique and source triangulation. The results showed that (1)  Implementation of character education culture that is integrated into subjects, teachers include character values into syllabus and lesson plans and apply these character values into the learning process, then evaluate student learning outcomes through assessment in spiritual aspects, social attitudes, knowledge and skills. (2)  implementation of the character education culture through self-development is carried out through extracurricular activities at school. Through extracurricular activities some character values have been realized. (3) implementation of the culture of character education through madrasa culture is done by routine and spontaneous habituation. Through habituation some character values have been realized.Keywords: Implementation, Culture, character education
MANAJEMEN KURIKULUM DI PESANTREN PUTERI UMMUL MUKMININ AISYIYAH WILAYAH SULAWESI SELATAN Rezky Indah Sari
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 1, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.475 KB) | DOI: 10.26858/jak2p.v1i1.8435

Abstract

Abstrak:  Penelitian mengakaji tentang Manajemen Kurikulum Pesantren pada Pesantren Puteri Ummul Mukminin Aisyiyah Wilayah Sulawesi Selatan . Tujuan penelitian yakni mengetahui bentuk Perencanaan, Pengembangan, Pelaksanaan, dan Evaluasi Kurikulum di Pesantren Puteri Ummul Mukminin Aisyiyah Wilayah Sulawesi Selatan . Fokus penelitian adalah bagaimana manajemen kurikulum pada Pesantren Puteri Ummul Mukminin Aisyiyah Wilayah Sulawesi Selatan . Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian adalah Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, dan Guru. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perencanaan kurikulum dilakukan di pusat LP2M, dalam perencanaan hal yang dirumuskan adalah menentukan tujuan pendidikan jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek, kemudian merumuskan isi kurikulum atau menentukan mata pelajaran dan tujuannya sampai penciptaan lingkungan yang mampu mewujudkan tujan pendidikan  tersebut dan terkhir adalah merumuskan strategi penilaian atau evaluasi kurikulum. Pengembagan kurikulum pesantren dikembangkan sesuai  tujuan, isi, dan bahan belajar, sehingga dapat terwujud sesuai kebutuhan dan harapan. Pelaksanaan kurikulum dilaksanakan dengan beriringan antara kurikulum pesantren dan kurikulum nasional. Bagian evaluasi kurikulum terbagi atas dua evaluasi yaitu evaluasi kurikulum dan evaluasi mata pelajaran untuk evaluasi kurikulum dilihat dengan empat aspek yaitu Aqidah, Ibadah, Akhlak, dan Muamalah. Sedangkan untuk evaluasi mata pelajaran masing-masing mempunyai aspek penilain setiap mata pelajaran dilakukan melalui ulangan harian dan ujian kompetensi berupa ujian tertulis, lisan dan praktik, dengan memanfaatkaan teknologi instrumen penilaian mata pelajaran diberikan kepada masing-masing guru dalam bentuk file.Kata kunci:    Manajemen Kurikulum, Pesantren                                                                                    Abstract:       The study learned about the Management of Islamic Boarding School Curriculum in the Pesantren Puteri Ummul Mukminin Aisyiyah Wilayah Sulawesi Selatan. The purpose of the study was to find out the form of Planning, Development, Implementation, and Curriculum Evaluation in the Pesantren Puteri Ummul Mukminin Aisyiyah Wilayah Sulawesi Selatan. The focus of the research is how curriculum management in the Pesantren Puteri Ummul Mukminin Aisyiyah Wilayah Sulawesi Selatan. The approach used in the study is a qualitative approach. Informants in the study were the headmaster, vice principal, and Teachers. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that curriculum planning is carried out at the center of LP2M, in planning things that are formulated are determining long-term, mid-term and short-term educational goals, then formulating curriculum content or determining subjects and objectives until the creation of an environment that is capable of realizing this education is to formulate an evaluation strategy or curriculum evaluation. Development of pesantren curriculum is developed according to the objectives, content, and learning material, so that it can be realized according to needs and expectations. The curriculum implementation is carried out in tandem with the pesantren curriculum and the national curriculum. The curriculum evaluation section is divided into two evaluations, namely curriculum evaluation and subject evaluation for curriculum evaluation seen with four aspects, namely Aqeedah, Worship, Morals, and Muamalah. Whereas for the evaluation of subjects each has aspects of assessing each subject through daily tests and competency tests in the form of written, oral and practical examinations, using the technology of subject assessment instruments given to each teacher in the form of filesKeywords:        Curriculum Management, Islamic Boarding School
MANAJEMEN PRAKTIK KERJA INDUSTRI DI SMK NEGERI Hariati Hari; Syamsulrijal Basri
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 1, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.137 KB) | DOI: 10.26858/jak2p.v1i1.9296

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang manajemen praktik kerja industri di SMK Negeri 2 Majene yang berfokus pada aspek perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi praktik kerja industri. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, paparan data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan teknik trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perencanaan praktik kerja industri dilaksanakan pada awal tahun ajaran baru, hal ini disebabkan adanya penambahan waktu prakerin menjadi 6 bulan, dimana sebelumnya hanya 4 bulan.beberapa kegiatan dalam perencanaan yaitu, analisis kebutuhan, pemetaan industri, sosialisasi, pemilihan tempat praktik dan guru pembimbing, serta pembekalan; (2) Pelaksanaan praktik kerja industri dilaksanakan selama 6 bulan atau 1 semester. Beberapa kegiatan dalam pelaksanaan yaitu penyerahan, monitoring, penilaian, penarikan dan pelaporan; (3) Evaluasi praktik kerja industri dilakukan dengan mengumpulkan data-data terlebih dahulu dan menganalisisnya. Evaluasi dilakukan dalam sebuah rapat yang diikuti oleh Kepala Sekolah, Waka Kurikulum, Waka Kehumasan, Ketua Jurusan, Panitia Prakerin dan Wali kelas. Masing-masing jurusan akan melaporkan hasil pelaksanaan praktik kerja industri siswa-siswinya.Kata KunciPraktik Kerja Industri Abstract:This study aims to describe the management of industrial work practices in Majene State Vocational High School 2 which focuses on aspects of planning, implementing and evaluating industrial work practices. The approach of this research is qualitative with qualitative descriptive research. Data collection techniques using interviews and documentation. Data analysis using data reduction, data display, dan verification data. Checking the validity of the data is done by triangulation technique. The result of the study show that: (1) planning industrial work practices carried out at the beginning of the new school year, this is dua to the addition of time to 6 months, previously only 4 monsth. Some activities in planning are: needs analysis, industrial mapping, socialization, selection of practice sites and guidance teachers, and debrieing. (2) the implementation of industrial work practices is carried out for 6 months or 1 semester. Some activities in the implementation are submission, monitoring, assessment, withdrawal and reporting. (3) evaluation of industrial work practices is done by collecting file and analyzing it. Evaluations were carried out in a meeting that was attended by the principal, head of the of the curriculum, head of public relations, head of department, and teacher. Each department will report the result of the implementation of students’ industrial work practices.Keywords:Industrial Work Practices

Page 1 of 1 | Total Record : 10