cover
Contact Name
Noviawan Rasyid Ohorella
Contact Email
noviawanrasyid@gmail.com
Phone
+6281311209500
Journal Mail Official
jurnalbroadcomm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cakung Cilincing Tim, Pulo Gebang, Cakung, RT.9/RW.8, Pulo Gebang, Kec. Cakung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13950, Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta, 13950
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
BroadComm
ISSN : -     EISSN : 27762556     DOI : https://doi.org/10.53856
Jurnal Broadcasting Communication (Bcomm) menerima karya ilmiah dari Akademisi dan Praktisi untuk dipublikasikan pada terbitan April maupun oktober tiap tahunnya. Cakupan Tema yang dimaksud berkaitan dengan Media dan Teknologi, serta Sosial dan Humaniora. LINK : https://ejournal.akmrtv.ac.id/index.php/broadcomm/about/editorialPolicies#focusAndScope
Articles 56 Documents
INSTA STORY DALAM MEMBINGKAI SELF DISCLOSURE MAHASISWA Edy Prihantoro; Artha Wiguna; Erny Pratiwi
Jurnal Broadcomm Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/bcomm.v2i1.123

Abstract

Pengungkapan diri melalui media sosial sudah menjadi kebiasaan baru bagi mahasiswa. Melalui akun media sosial mereka, mereka menunjukkan identitas mereka yang memiliki kelebihan yang harus diketahui orang lain. Insta story dipilih oleh mahasiswa karena memiliki kelebihan yaitu dapat mengunggah video dan story. Kebebasan berekspresi melalui insta story bisa menjadi sarana pengungkapan diri mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bahwa insta story dapat membingkai pengungkapan diri siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara dengan beberapa siswa yang aktif menggunakan Insta Stories di Instagramnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa menggunakan insta story di Instagram untuk menunjukkan eksistensinya. Melalui insta story siswa bebas berekspresi, menunjukkan aktivitasnya, menunjukkan kemampuannya yang mungkin tidak ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui akun media sosialnya, siswa dapat lebih percaya diri dan menjadi dirinya sendiri. Kata Kunci: Insta Story, Keunggulan, Self Disclosure, Bingkai, Kepercayaan. 
PENENTUAN MODULARITY CLASS PADA FENOMENA CROSS PLATFORM #WHATSAPPDOWN TRENDING DI TWITTER MENGGUNAKAN SOCIAL NETWORK ANALYSIS Pipit Fitriyah; Andre Muhammad F
Jurnal Broadcomm Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/bcomm.v3i1.139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jaringan komunikasi fenomena #Whatsappdown yang viral dan dijadikan bahan perbincangan publik di Twitter, tingginya mobilisasi pengguna media sosial mengakibatkan masalah pada aplikasi WhatsApp yang sempat turun menjadi trending di media sosial lainnya. platform, Twitter. Penelitian ini menggunakan teori Computer-Mediated Communication (CMC). Menurut AF Wood dan MJ Smith, CMC adalah segala bentuk komunikasi antara individu, individu, yang terhubung satu sama lain melalui komputer dalam jaringan internet, dan model Social Network Analysis (SNA) digunakan untuk melihat pola jaringan tersebut. untuk diteliti sehingga peneliti dapat diketahui siapa saja aktor kelas yang berpengaruh dalam jaringan komunikasi dari penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan paradigma positivistik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kelas Modularitas #WhatsAppDown terbagi menjadi 5 kelas, dimana setiap kelas memiliki aktor penting yang menjadi pusat informasi. 5 aktor yang memiliki peran penting yaitu, @megasair, @whatsapp, @actuxiaomi, @akinyivivien, @annemariayritys. Akun @megasair sebagai aktor yang paling aktif menyebarkan informasi ini dan akun @anneamariayritys yang berperan sebagai penghubung yang menghubungkan satu aktor dengan aktor lainnya yang belum pernah terhubung sebelumnya. Jika aktor tersebut tidak ada, maka proses komunikasi dengan aktor lain akan terputus sehingga informasi tidak dapat dipublikasikan secara luas.Kata Kunci: Jaringan Komunikasi, Computer Mediated Communication, Lintas Bidang, Sosial Media, Social Network Analysis. 
GERAKAN FEMINISME MELAWAN BUDAYA PATRIARKI DI INDONESIA Clarissa Nathania Octaviani; Edy Prihantoro; Sariyati Sariyati; Emilianshah Banowo
Jurnal Broadcomm Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.446 KB) | DOI: 10.53856/bcomm.v4i1.231

Abstract

Penelitian ini berfokus pada gerakan feminisme yaitu suatu ideologi perlawanan terhadap budaya patriarki di Indonesia yang ditampilkan oleh akun Instagram @lawanpatriarki. Feminisme dan patriarki lahir dari adanya praktik-praktik seksis yang merugikan gender tertentu. Sampai saat ini, budaya patriarki masih menjadi isu di masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan analisis semiotika Charles Sanders Peirce yang menggunakan logika sebagai penalaran. Penalaran yang mendasar menurut Pierce dilakukan melalui tanda-tanda. Tanda-tanda memungkinkan manusia untuk berpikir, berhubungan dengan orang lain serta dapat memberi makna terhadap apa yang ditampilkan alam semesta. Data diperoleh dengan mengobservasi delapan unggahan akun Instagram @lawanpatriarki yang kemudian diklasifikasikan serta dimaknai dengan menggunakan Teori Segitiga Makna Charles S. Peirce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya patriarki yang paling sering terjadi di Indonesia menurut akun @lawanpatriarki adalah diskriminasi gender dan pelecehan seksual. Budaya patriarki menempatkan perempuan di level kedua sedangkan laki-laki menjadi pihak yang superior dan kuat. Persamaan gender yang sering diwacanakan berbeda dengan implementasi di lapangan bahwa perempuan masih menduduki posisi kedua dalam masyarakat Indonesia.Kata Kunci: Gerakan Feminisme, Budaya Patriarki, Gender, Indonesia
PENGARUH BRAND IMAGE DAN BRAND TRUST TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN TOYOTA AVANZA (STUDI PADA KONSUMEN SHOWROOM ASTRIDO TOYOTA PONDOK GEDE KOTA BEKASI) Aldi Ramadhan; Yeni Nuraeni
Jurnal Broadcomm Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/bcomm.v1i2.118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh citra merek dan kepercayaan merek terhadap keputusan pembelian konsumen Toyota Avanza secara parsial dan simultan. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan explanatory dan metode pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden, teknik purposive sampling dengan rumus rao purba. Metode analisis data penelitian ini menggunakan koefisien korelasi determinasi, pengujian asumsi klasik, pengujian regresi linier berganda dan pengujian hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh hasil analisis regresi linier berganda Y= 14,851+ 0,544x1 + 0,102x2, artinya semakin besar citra merek dan kepercayaan merek maka keputusan pembelian konsumen akan meningkat dan berubah ke arah yang positif. Dari hasil uji-t variabel X1, nilai tanda 0,000 menunjukkan bahwa ada signifikansi dan X2 nilai tanda 0,342 menunjukkan tidak ada signifikansi. Dan secara simultan nilai tanda 0,000 menunjukkan signifikansi. Koefisien korelasi determinasi sebesar 0,231 artinya seluruh variabel bebas yaitu citra merek (X1), kepercayaan merek (X2) memiliki kontribusi sebesar 23,1% terhadap keputusan pembelian (Y), sedangkan sisanya sebesar 76,9% dipengaruhi oleh faktor lain.Kata Kunci: Citra Merek, Kepercayaan Merek, Keputusan Pembelian.
MEDIA SOSIAL TWITTER DALAM DIMENSI SELF DISCLOSURE PADA MAHASISWA DI KOTA DEPOK Ramita Hapsari; Zoraya Azahra
Jurnal Broadcomm Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/bcomm.v2i2.134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana keterbukaan diri mahasiswa di Kota Depok melalui media sosial Twitter. Penelitian ini menggunakan Teori Jendela Johari. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Subjek dalam penelitian ini adalah 7 informan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Gunadarma Depok. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah media sosial Twitter. Hasil kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa mereka mempersepsikan Twitter sebagai online diary yang dapat menggantikan peran manusia sebagai tempat mengadu dan menceritakan apa yang individu rasakan. Gambaran keterbukaan diri pada siswa dapat dilihat dalam 4 kategori keterbukaan diri berdasarkan teori Jendela Johari yaitu Open self, Blind Self, Hidden Self, Unknown Self, dimana gambaran self-disclosure dapat berupa bentuk berbagi emosi yang sedang dirasakan dan dapat berupa kegiatan dari hobi atau prestasi yang ditunjukkan kepada orang lain sehingga siswa lebih memilih untuk berbagi cerita di media sosial. Saran dalam penelitian ini adalah pemilihan kata yang dipilih pada setiap unggahan diharapkan baik karena meninggalkan jejak digital yang akan selalu ada di internet tanpa ada batasan waktu. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk memperluas cakupan penelitian dengan meneliti sampel penelitian yang lebih bervariasi, sehingga pada penelitian selanjutnya hasil yang diperoleh dapat dilihat lebih signifikan mengenai gambaran keterbukaan diri. Kata Kunci: Johari Window, Mahasiswa, Media Social, Self Disclosure, Twitter
PEMAKNAAN LAGU TERHADAP SELF ACCEPTANCE PENDENGAR (ANALISIS HERMENEUTIKA GADAMER DALAM LAGU “PELUKKU UNTUK PELIKMU” KARYA FIERSA BESARI) Karina Jayanti; Reni Fitriani
Jurnal Broadcomm Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.065 KB) | DOI: 10.53856/bcomm.v3i2.224

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menelaah makna lagu pelukku untuk pelikmu karya Fiersa Besari bagi pendengarnya, agar dapat diketahui bagaimana sebuah lagu dapat menjadi salah satu hal untuk pendengarnya dalam menerima keadaan yang ada pada dirinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan wawancara kepada pendengar yang memiliki cerita tersendiri dengan lagu pelukku untuk pelikmu dan juga observasi yang dilakukan pada kolom komentar video klip lagu pelukku untuk pelikmu serta menggunakan teori hemeneutika karya Gadamer karena peneliti memahami lagu tersebut berdasarkan pemahaman pendengar lagu pelukku untuk pelikmu yang diarahkan oleh prasangka dari diri sendiri yakni sejumlah pengalaman serta pengetahuannya, yang dipengaruhi oleh cerita di balik pembuat karya dan juga proses pembuatan lagu itu sendiri. Hasil penelitian menunjukan lagu pelukku untuk pelikmu memiliki berbagai pemaknaan dari para pendengarnya, sebagai pengingat untuk menghargai perjuangan diri, menambah kepercayaan diri dan agar tidak pernah menyalahkan diri sendiri serta dapat menerima segala keadaan yang ada pada diri pendengarnya. Pada intinya, pelukku untuk pelikmu dapat menciptakan ketenangan pada pendengarnya   karena dapat membuat pendengarnya membuang rasa cemas, rasa takut dan rasa bersalah yang ada dalam diri mereka. Kata Kunci : Pemaknaan, Lagu, Self Acceptance, Hermeneutika, Fiersa Besari