cover
Contact Name
Utami Irawati
Contact Email
uirawati@ulm.ac.id
Phone
+628115031771
Journal Mail Official
jstk@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani KM. 36 Kompl. Unlam Banjarbaru
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Berkala: Sains dan Terapan Kimia
ISSN : 14111616     EISSN : 25498215     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Sains dan Terapan Kimia (Jurnal Ilmiah Berkala) published scientific articles in the Chemistry field which include, but not limited to, research in chemistry, theoretical chemistry, chemistry education, and applied chemistry. This journal also published review articles about the development of chemistry.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2011)" : 10 Documents clear
PENGARUH MEGADOSIS VITAMIN C (ASAM ASKORBAT) TERHADAP KADAR TESTOSTERON TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus L.) PRADEWASA Kaspul Kaspul
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.205 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v5i1.2086

Abstract

Vitamin C berperan sebagai antioksidan, sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan aktivitas sel dan jaringan pada sistem reproduksi, termasuk meningkatkan aktivitas produksi testosterone. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh megadosis vitamin C terhadap kadar testosterone tikus putih pradewasa. Dua puluh ekor tikus putih jantan usia 4 minggu dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan, masing-massing kelompok terdiri dari lima ekor tikus sebagai ulangan. Kelompok I, tanpa perlakuan. Kelompok II, diperlakukan dengan placebo vitamin C (2 ml aquades). Kelompok III, diberi 25 mg vitamin C / 100 g berat badan / hari selama 7 hari. Kelompok IV, diberi 50 mg vitamin C / 100 g berat badan / hari selama 7 hari. Perlakuan dilakukan secara oral. Cuplikan serum diambil pada hari ke-8. Kadar testosterone diukur dengan Radioimmuno Assay (RIA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa megadosis vitamin C dapat meningkatkan kadar testosteron tikus putih pradewasa. Kata Kunci: Vitamin C (Asam Askorbat), Testosteron, Tikus Putih. 
KAJIAN PENGARUH KONSENTRASI NaOH TERHADAP KARAKTER ZEOLIT SINTETIK DARI KAOLIN LOKAL KALIMANTAN SELATAN Tety Wahyuningsih Manurung; Sunardi Sunardi; Utami Irawati
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.441 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v5i1.2091

Abstract

Telah dilakukan penelitian pemanfaatan kaolin Tatakan, Kalimantan Selatan dengan mentransformasi kaolin menjadi zeolit. Zeolit disintesis dari kaolin dengan proses hidrotermal. Sebelum dilakukan sintesis, kaolin terlebih dahulu diubah struktur berlapisnya menjadi amorf dengan proses metakaolinisasi pada temperatur 800 ºC selama 3 jam. Proses hidrotermal menggunakan autoclave dilakukan pada temperatur 100 ºC selama 24 jam dengan variasi konsentrasi NaOH yaitu 3, 5 dan 7M. Hasil analisis XRD, FTIR dan SEM menunjukkan zeolit yang terbentuk adalah zeolit LTA, sodallite dan Na-X.  Kata kunci : sintesis, kaolin, zeolit, konsentrasi NaOH
Pengolahan Limbah Cair Sasirangan Menggunakan Filter Arang Aktif Cangkang Kelapa Sawit Berlapiskan Kitosan Setelah Koagulasi dengan FeSO4 Utami Irawati; Umi Baroroh Lili Utami; Hanifa Muslima
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.098 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v5i1.2087

Abstract

Filtration of sasirangan wastewater using oil palm shell active charcoal coated with chitosan after coagulation with FeSO4 had been done. One of the aims of this research is to compare the value of pH, COD, Turbidity, TSS, total chromium and total lead in sasirangan wastewater after the treatment standards for waste quality set by Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 036 Tahun 2008, and to determine adsorption ability of filter based on the volume of Pb(II) solution being flown to 50 grams of adsorben. The wastewater of sasirangan was processed by using FeSO4 as coagulant under the optimum conditions at pH 8-10 and concentration 750 mg/l followed by filtration. Parameters of effluent being measured were pH, COD, Turbidity, TSS, total chromium and total lead. Determination of adsorption capacity of the filter  was done by flowing 35 liters of Pb(II) solution into the filter. The results showed that FeSO4 as coagulant has reduced pH value from 8,73-7,95 while the percentage of decrease for COD, TSS, turbidity and total lead were 93,33%, 56,95%, 65,10% and 10% respectively. After sasirangan wastewater was filtered, TSS, turbidity and total lead decreased as much as 77,25%, 87,63% and 77,78%. As much as 50 grams oil palm shell active charcoal coated with chitosan reach its saturation after being passed by 30 liters of Pb(II) solution.  Keywords: Sasirangan wastewater, coagulant FeSO4, active charcoal, chitosan 
SINTESIS SILIKA GEL TERIMOBILISASI DITHIZON MELALUI PROSES SOL-GEL Hermania Em Wogo; Juliana Ofi Segu; Pius Dore Ola
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.181 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v5i1.2092

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sintesis silika gel terimobilisasi dithizon dari abu sekam padi (yang digunakan sebagai bahan adsorben). Kajian yang dilakukan meliputi sintesis dan karakterisasi silika terimobilisasi dithizon. Metode yang digunakan ialah metode sol-gel. Karakterisasi silika gel dilakukan dengan spektrofotometer inframerah (FTIR), difraktometer sinar-X (XRD), dan penganalisis luas permukaan (SAA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa silika terimobilisasi dithizon berhasil dibuat yang ditunjukkan oleh munculnya serapan inframerah dari gugus fungsional ­–NH, C=N, C-N, -SH, C=S. Data XRD menunjukkan bahwa struktur silika terimobilisasi dithizon bersifat amorf. Hasil SAA menunjukkan bahwa penambahan dithizon menurunkan luas permukaan spesifik silika kecuali untuk penambahan dithizon 2 gram.  Kata kunci : silika gel, imobilisasi, dithizon, sekam padi, sol-gel
UJI EFEK ANTIFERTILITAS FRAKSI N- HEKSAN DAN FRAKSI ETIL ASETAT KULIT BATANG DURIAN (Durio Zibethinus Murr) PADA STRUKTUR HISTOLOGI UTERUS MENCIT (Mus Musculus L) Rusmiati Rusmiati
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.957 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v5i1.2083

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek antifertilitas fraksi n-heksana dan fraksi etil asetat kulit batang durian pada struktur histologi uterus mencit. Lima belas ekor mencit betina umur 3 bulan dikelompokkan berdasarkan Rancangan Acak Lengkap dengan n = 5, perlakuan terdiri dari: kontrol, fraksi n- heksan, dan fraksi etil asetat, dengan konsentrasi 20%. Masing-masing perlakuan diberikan pada mencit sebanyak 1 mL per hari setiap 20 – 30 mg bb selama 14 hari. Satu hari setelah pemberian perlakuan dihentikan diadakan pembedahan pada mencit untuk diambil uterusnya Parameter yang diamati adalah tebal lapisan miometrium dan endometrium uterus. Sampel dibuat sediaan histologi dengan pewarnaan H-E. Data dianalisis dengan Anava α =0,05 dan dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi n heksan dan fraksi etil asetat kulit kayu durian berpengaruh terhadap struktur histologi uterus, karena dapat mengurangi ketebalan lapisan miometrium dan endometrium. Kata kunci : Kata kunci : n-heksana, etil asetat, kulit batang durian, uterus 
PRODUKSI POLI-Γ-ASAM GLUTAMAT DARI Bacillus subtilis B112 DENGAN VARIASI KONSENTRASI AMONIUM SUFAT SEBAGAI SUMBER NITROGEN DALAM MEDIA FERMENTASI Abubakar Sidik; Linar Z. Udin; Safri Ishmayana
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.744 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v5i1.2088

Abstract

Poli-γ-asam glutamat (PGA) dan hasil degradasinya aman bagi manusia sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengental, pelembab, pelepas berjangka atau sebagai pembawa obat. Meskipun banyak digunakan pada berbagai bidang industri, bahan ini masih diimpor dari luar negeri. Oleh karena itu, perlu dikembangkan suatu proses untuk memproduksi PGA secara efektif dan efisien. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan konsentrasi optimum amonium sulfat sebagai sumber nitrogen untuk menghasilkan PGA dalam jumlah yang banyak. Produksi PGA dilakukan dengan fermentasi menggunakan bakteri Bacillus subtilis B112. Analisis yang dilakukan selama proses fermentasi meliputi pengukuran pH, derajat kekeruhan, berat kering sel dan viskositas media. Isolasi PGA dilakukan dengan tahapan sentrifugasi, pengendapan dengan metanol, dialisis dan liofilisasi. PGA yang telah diisolasi kemudian ditentukan berat molekulnya dengan meggunakan SDS-PAGE, sedangkan komposisi asam amino PGA ditentukan dengan menggunakan metode KLT. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi ammonium sulfat yang optimum untuk menghasilkan PGA adalah 0,75% b/v. PGA yang diperoleh dengan variasi 0,75% amonium sulfat sebanyak 61,6 mg. Penentuan berat molekul dengan menggunakan SDS-PAGE menunjukan bahwa PGA yang diproduksi oleh B. Subtilis B112 memiliki berat molekul sekitar 205 kDa. Kata Kunci: Asam L-glutamat, amonium sulfat, B. Subtilis B112, PGA 
ISOLASI SENYAWA ANTIOKSIDAN DARI KULIT BATANG TUMBUHAN BINJAI (Mangifera caesia) Kholifatu Rosyidah; Siska Siska; Maria Dewi Astuti
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.745 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v5i1.2084

Abstract

Telah dilakukan isolasi senyawa antioksidan dari kulit batang tumbuhan binjai (M. caesia). Aktivitas antioksidan senyawa hasil isolasi memiliki nilai IC50 sebesar 202,0 ppm yang lebih kecil dibandingkan dengan IC50 vitamin C sebesar 3,7 ppm. Kata kunci: binjai, M.caesia, senyawa antioksidan, isolasi 
SINTESIS DAN PENENTUAN STRUKTUR SENYAWA OKSIDA LOGAM PIROKLOR TIPE Sr2Nb2O7 DAN Ba2Nb2O7 Edi Mikrianto; Dwi Rasy Mujiyanti
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.006 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v5i1.2089

Abstract

Senyawa oksida piroklor Sr2Nb2O7 dan Ba2Nb2O7 telah disintesis dengan reaksi fasa padat. Tingkat kristalinitas yang tinggi untuk oksida piroklor Sr2Nb2O7 dan Ba2Nb2O7 didapatkan pada suhu sintesis 1000 ºC dengan warna putih kekuningan. Setelah dibandingkan pada data bade Powder Diffraction File (PDF) dengan program Phasanx dapat diketahui bahwa struktur yang terbentuk adalah oksida logam piroklor. Kemudian dengan menggunakan program Rietica didapatkan bahwa oksida piroklor Sr2Nb2O7 yang dihasilkan mempunyai indeks Miller 201, 300, 211, 220, 202, 123, 312, 421, 402, 511, 060, 313, 241, 303, 422, grup ruang Fd3m dengan sistem Kristal heksagonal dengan parameter sel a = 4,465650 Å, b = 4,477450 Å, c = 5,787860 Å. Sedangkan untuk oksida piroklor  Ba2Nb2O7 mempunyai indeks Miller 101, 111, 300, 220, 202, 321, 312, 421, 402, 511, 600, 313 , 261, grup ruang Fd3m dengan sistem kristal heksagonal dengan parameter sel a = 4,368727 Å, b = 4,368727 Å, c = 5,657380 Å. Kata kunci : Struktur, Oksida logam piroklor, reaksi fasa padat, difraksi sinar -X
PERENGKAHAN FRAKSI BERAT MINYAK BUMI MENGGUNAKAN Ni-H-FAUJASIT DARI ABU LAYANG BATU BARA Sunardi Sunardi
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jstk.v5i1.2085

Abstract

Telah dilakukan reaksi perengkahan fraksi berat minyak bumi dengan titik didih 150-300 oC menggunakan katalis Ni-H-Faujasit dari abu layang batubara. Pembuatan katalis meliputi sintesis faujasit dari abu layang, pembentukan H-Faujasit serta pengembanan logam nikel ke dalam faujasit. Uji aktivitas katalis dilakukan pada proses perengkahan fraksi berat minyak bumi. Hasil perengkahan fasa cair dikarakterisasi menggunakan kromatografi gas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses amoniasi dan pengembanan logam nikel menyebabkan kerusakan struktur faujasit. Hasil uji aktivitas katalis Ni-H-Faujasit untuk reaksi perengkahan fraksi minyak bumi menunjukkan bahwa katalis dalam bentuk H-Faujasit mempunyai aktivitas perengkahan yang lebih besar dibanding perengkahan termal dan peningkatan kandungan logam nikel teremban kurang dominan peranannya dalam meningkatkan aktivitas perengkahan katalis Ni-H-Faujasit dari abu layang. Kata kunci: H-Faujasit, perengkahan, abu layang 
PREDIKSI SUHU FLAME PADA PEMANFAATAN KONDENSAT SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF UNTUK KEPERLUAN INDUSTRI Ramli Ramli
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.077 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v5i1.2090

Abstract

Kegiatan pengeboran migas tidak hanya menghasilkan minyak mentah tapi juga kondensat  yang berpotensi untuk menjadi bahan bakar alternatif.  Penelitian ini bertujuan untuk menguji kemungkinan pemakain kondensat sebagai bahan bakar industri,  mengetahui pengaruh AFR, memprediksi suhu flame.   Proses pembakaran dilakukan pada burner industri yang dilengkapi dengan sistem preheater.   Variabel penelitian meliputi variasi AFR yaitu 9,53 ; 14,88 ; 18,77 ; 23,10 dan 27,27.  Pembakaran dilakukan dengan mengalirkan kondensat pada laju tertentu,  kemudian diberi pemantik api untuk memulai pembakaran.   Setelah pembakaran stabil,  suhu flame diukur menggunakan termokopel dan konsentrasi GHP diukur dengan Gas Analyzer (Star Gas).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa  kondensat dapat menjadi bahan bakar alternatif yang potensial untuk keperluan industri dengan suhu flame tertinggi 1480 ºC dan warna api yang biru.  Suhu prediksi maximum flame temperature selalu lebih tinggi dari suhu aktual flame yang terukur dengan prosentase selisih Tfakt dan Tfh adalah 10,41 %.  Hal ini terjadi karena adanya kehilangan panas sebesar 10,34 % selama proses pembakaran. Kata Kunci  :   kondensat, Air Fuel Ratio (AFR),  burner, flame,  bahan bakar, Gas Hasil Pembakaran (GHP)

Page 1 of 1 | Total Record : 10