cover
Contact Name
I Ketut Swarjana
Contact Email
aryindraiswara@gmail.com
Phone
+6281353111105
Journal Mail Official
ktswarjana@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tukad Balian No.180, Renon, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali 80227
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JRKN
ISSN : 25806173     EISSN : 25486144     DOI : https://doi.org/10.37294
Core Subject : Health,
Jurnal Riset Kesehatan Nasional merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali dan merupakan wadah publikasi hasil kegiatan Penelitian yang dilaksanakan oleh peneliti di Indonesia. Jurnal Riset Kesehatan Nasional diterbitkan pertama kali pada tahun 2017. Jurnal ini mempublikasikan hasil-hasil penelitian kesehatan khususnya pada bidang keperawatan, kebidanan, farmasi, anestesiologi, akupuntur, nutrition dan kesehatan masyarakat. Jurnal ini bekerjasama dengan beberapa organisasi profesi termasuk dengan Dewan Perwakilan Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPW PPNI) Bali, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Daerah Bali, Ikatan Penata Anestesi Indonesia (IPAI) DPD Bali dan juga dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Bali. Jurnal Riset Kesehatan Nasional merupakan Jurnal Elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System dengan ISSN Cetak : 2580-6173 dan e-ISSN : 2548-6144. Jurnal Riset Kesehatan Nasional diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober. Artikel yang kami terima selanjutnya akan melewati proses review oleh reviewer kami hingga dinyatakan layak untuk dipublikasikan.
Articles 247 Documents
Hubungan Intensitas Penggunaan Gadget dengan Kualitas Tidur Anak Usia Sekolah di SD Negeri 5 Manistutu Ni Ketut Ayu Puspayanti; I Gusti Ayu Putu Satya Laksmi; Putu Gede Subhaktiyasa
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v10i1.828

Abstract

Introduction : Sleep quality is an important component in supporting the growth and development of school-age children, while increasing the intensity of gadget use in this age group has the potential to disrupt rest patterns and reduce sleep quality. This study aims to analyze the relationship between the intensity of gadget use and the sleep quality of school-age children in SD Negeri 5 Manistutu. Methods: This study used a correlational descriptive design with a cross-sectional approach and involved 69 respondents through a total sampling technique. The research instruments used were a questionnaire on the intensity of gadget use and the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Relationship analysis was carried out using the Chi-Square test. Results: The results showed that most children had a high intensity of gadget use (69.6%) and poor sleep quality (94.2%). The Chi-Square test showed a significance value of p < 0.001 which indicates a meaningful relationship between the intensity of gadget use and the sleep quality of school-age children, with the distribution of data showing that children with medium and high gadget use were all in the category of poor sleep quality. Discussion : These results indicate that the higher the intensity of gadget use, the more likely the child is to experience poor sleep quality. These findings can be the basis for educational efforts and regulations on the use of healthier gadgets for school-age children. Keywords: School-age children, Intensity of gadget use, Sleep quality
Tingkat Depresi dan Kerentanan Ide Bunuh Diri Pada Remaja Wenny Nugrahati Carsita; Wiwin Nur Aeni; Bambang Eryanto; Siti Ariani
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v10i1.832

Abstract

Permasalahan kesehatan mental pada remaja merupakan isu yang kompleks, mencakup perilaku melukai diri sendiri hingga perilaku bunuh diri. Fenomena bunuh diri pada remaja teridentifikasi di Kabupaten Indramayu. Perilaku bunuh diri sering kali diawali oleh munculnya ide untuk bunuh diri. Depresi menjadi salah satu kondisi psikologis yang berperan penting dalam memunculkan ide bunuh diri pada remaja. Studi ini bertujuan menganalisis korelasi antara derajat depresi dengan kecenderungan ide bunuh diri di kalangan remaja. Rancangan penelitian menggunakan analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 305 partisipan yang dipilih melalui teknik stratified random sampling dari total populasi 1.265 siswa kelas X dan XI. Instrumen yang digunakan meliputi Beck Depression Inventory–II dan Beck Scale for Suicide Ideation.  Kata Kunci: remaja, depresi, ide bunuh diri
Hubungan Dukungan Suami Dan Sikap Wanita Usia Subur Dengan Keputusan Melakukan Pemeriksaan IVA Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Abiansemal IV I Gusti Agung Istri Wulandari; Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja; Ni Kadek Neza Dwiyanti; Komang Ayu Purnama Dewi
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v10i1.836

Abstract

Survei Kesehatan Indonesia menyatakan prevalensi penyakit kanker serviks di Indonesia mencapai 1,79 per 1.000 penduduk dan meningkat dari tahun sebelumnya yaitu pada tahun 2013 sebanyak 1,4 per 1.000 penduduk. Sedangkan cakupan skrining telah di lakukan terhadap 904.099 orang (2,45%), angka tersebut masih rendah. Jumlah wanita usia subur (WUS) usia 30-50 tahun yang melakukan IVA hanya mencapai 8,3%. Mengetahui hubungan dukungan suami dan sikap WUS dengan keputusan melakukan pemeriksaan IVA di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas AbiansemaL IV. Jenis penelitian analitik korelatif dengan pendekatan cross-sectional study. Teknik pengambilan sampel dengan convenience sampling. Responden dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi.  Sampel sebanyak 107 WUS. Pengumpulan data dengan kuisoner. Teknik analisis data menggunakan uji chi-square. Penelitian menunjukkan mayoritas suami mendukung (61,7%), sebagian besar sikap WUS positif (52,3%), sebagian besar WUS tidak melakukan IVA (59,8%).  Ada hubungan dukungan suami (p:0,003) dan sikap (p: 0,001) dengan keputusan WUS melakukan pemeriksaan IVA. Ada hubungan antara dukungan suami dan sikap dengan keputusan WUS melakukan pemeriksaan IVA di wilayah kerja UPTD Puskesmas Abiansemal IV. Diharapkan petugas kesehatan selalu menginformasikan kepada WUS terkait pentingnya melakukan deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan IVA serta lebih intensif melakukan penyuluhan deteksi dini kanker serviks bagi masyarakat.   Kata Kunci: dukungan suami, inspeksi visual asam asetat, sikap  
Hubungan Pengetahuan Caregiver Informal Tentang Safety Home Dengan Upaya Pencegahan Jatuh Pada Lansia Regita Yuliana Bete; Febrina Secsaria Handini; Monika Luhung
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v10i1.840

Abstract

Abstract Elderly people are vulnerable to falls, often due to declining strength and poor housing conditions. An informal caregiver must understand how to create a safe home environment. A safe home can contribute greatly to preventing falls. The purpose of this research is to analyze the relationship between informal caregiver knowledge about safety home and efforts to prevent falls in the elderly in RW 01 Sukoharjo Village. The study used a non-experimental descriptive quantitative approach with cross sectional data collection. The research site was RW 01 Sukoharjo Village with a sample size of 50 people taken with total sampling technique. The instruments used were knowledge questionnaire and HOMEFAST modified questionnaire which were tested valid and reliable. Data analysis used Spearman Rank test. The majority of 90% had good knowledge and 82% had good prevention efforts. There is a relationship between informal caregiver knowledge and fall prevention efforts (P-Value = 0.000). This study confirms that knowledge about home safety and good prevention efforts from informal caregivers contribute significantly to the prevention of elderly fall incidents at home. Keywords: Knowledge, Informal Caregiver, Safety Home, Fall, Fall Prevention, Elderly
Women’s Reproductive Health In A Tourism Setting: A Descriptive Study In Lovina, Bali Luh Yenny Armayanti; Ni Komang Sulyastini; Putu Eva Yuni Dyantari; Luh Ari Arini; Putu Rama Pratama Karma; Putu Cynthia Devi Irmayanti
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v10i1.851

Abstract

Women’s reproductive health is shaped by social, economic, cultural, and environmental factors, particularly in high-mobility settings such as tourism areas. In Lovina, Bali, tourism activities may influence reproductive health through lifestyle changes, psychosocial stress, and sexual behavior. This study aimed to describe the reproductive health profile of women living in this tourism area. A quantitative descriptive study with a cross-sectional design was conducted among 160 women aged 20–45 years, selected through purposive sampling. Data were collected using structured questionnaires and analyzed descriptively. Most respondents were aged 30–39 years, predominantly married, and had lived in the area for over five years. The majority experienced menarche at 13–14 years and reported normal menstrual cycles (21–35 days). Most had a history of pregnancy, commonly one to two pregnancies, although some had no live births. Contraceptive use was relatively high, especially injectable methods, but more than one-third had never used contraception. Miscarriage and unplanned pregnancy were reported by a notable proportion, while pregnancy complications were less common. Sexual behavior was generally low risk, though a small proportion reported sexually transmitted infections. Reproductive health was favorable, but gaps in contraception and STI prevention remain.  Keywords: Reproductive Health, Women, Tourism Area
Efektivitas Video Edukasi Tentang Anemia Pada Kehamilan Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas IV Denpasar Selatan Putu Dewi Rahmawati; Ni Ketut Noriani; Erviana Puspita Dewi
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v10i1.853

Abstract

Anemia pada kehamilan masih menjadi masalah kesehatan yang berdampak pada meningkatnya risiko komplikasi bagi ibu maupun janin. Salah satu upaya untuk menurunkan angka kejadian anemia adalah dengan meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui edukasi menggunakan media yang menarik dan mudah dipahami seperti video edukasi. Tujuan mengetahui efektivitas video edukasi tentang anemia terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil di wilayah kerja UPTD Puskesmas IV Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan. Metode penelitian ini menggunakan desain One Group Pretest-Posttest pada bulan September sampai Oktober dengan jumlah sampel 44 ibu hamil yang mengalami anemia di wilayah kerja UPTD Puskesmas IV Denpasar Selatan. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan, dan data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan pada seluruh responden setelah diberikan video edukasi, dengan nilai signifikansi p < 0,001, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi.. Media video edukasi efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia pada kehamilan. Disarankan untuk diterapkan secara lebih luas dalam program penyuluhan kesehatan, khususnya bagi ibu hamil Kata Kunci: Edukasi Kesehatan, Video Edukasi, Pengetahuan, Anemia, Ibu
Analisis Hubungan Riwayat Kontak Serumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di RSUD Kabupaten Buleleng Ni Wayan Desi Bintari; Ahmad Rejito; Sri Idayani; Didik Prasetya
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v10i1.863

Abstract

Infeksi menular tuberculosis paru memiliki angka kejadian yang cukup tinggi di masyarakat. Adanya riwayat kontak khususnya dengan anggota keluarga serumah dilaporkan beresiko dapam peningkatan penularan TB paru. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan melakukan analisa terhadap hubungan riwayat kontak serumah dengan kejadian TB paru pada pasien suspek TB di RSUD Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian adalah analitik observasional secara cross sectional. Penentuan besaran sampel menggunakan simple random sampling, dimana sampel berjumlah 204 responden suspek TB paru. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner, wawancara serta pemeriksaan pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) Gene Xpert. Data dilakukan analisa melalui uji univariat serta bivariat. Uji bivariat dilakukan melalui uji Chi-Square. Berdasarkan uji univariat diketahui bahwa dari 204 responden penelitian menunjukkan hasil positif TB paru melalui pemeriksaan TCM. Sementara itu sebanyak 169 responden (82,84%) negatif TB paru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 34 responden (16,67%) mimiliki resiko riwayat kontak serumah beresiko sedangkan tidak berisiko sebanyak 170 orang (83,33%). Hasil analisis bivariat melalui uji Chi-Square didapatkan besaran nilai p-value < 0,05 sehingga disimpulkan terdapat hubungan bermakna terkait adanya riwayat kontak paparan serumah dengan kejadian TB paru pada pasien di RSUD Kabupaten Buleleng. Upaya skrining kontak serumah, edukasi kesehatan, dan penguatan program contact tracing diperlukan untuk menurunkan risiko penularan TB di masyarakat. Kata Kunci: Gene Xpert, Kontak serumah, Mycobacterium tuberculosis, Test Cepat Molekuler