cover
Contact Name
Dewa Ayu Agustini Posmaningsih
Contact Email
jurnalpengabmasmasyarakatsehat@gmail.com
Phone
+62361710447
Journal Mail Official
dewaayuposmaningsih@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sanitasi No. 1 Sidakarya Denpasar Selatan, 80224
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat
ISSN : -     EISSN : 26568268     DOI : https://doi.org/10.33992/ms
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat ini mempublikasikan artikel hasil-hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan dalam bidang kesehatan. Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat menerima naskah yang berasal dari hasil penelitian atau tinjauan pustaka tentang : Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Gigi, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Teknik Laboratirum Medis mupun bidang lain terkait kesehatan seperti Kesehatan Pariwisata.
Articles 134 Documents
Pelatihan Pemerataan Kepersertaan Jaminan Kesehatan Nasional Secara Online Di Wonolelo Pleret Bantul Sri Sularsih Endartiwi
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 2, No 3 (2020): Juli 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.299 KB) | DOI: 10.33992/ms.v2i3.1204

Abstract

Citizens of the Cegokan Wonolelo Pleret Bantul sub-village still do not understand the National Health Insurance (NHI) program managed by the BPJS. Public knowledge is still very minimal and the desire to register to become NHI participants is still low due to several factors such as the economy and information that is still minimal. The objective is the public can register to become a National Health Insurance participant online. Method by Counseling and training.Knowledge and ability of community participants about the ways and flow of registration to become participants in the National Health Insurance program increased after counseling and training from 40% to 95%. Community can practice registering for NHI online. Community  knowledge and abilities are good about registering as participants in the National Health Insurance  program after counseling and training.
Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Pada Pemberian MP-ASI Berbasis Pangan Lokal Di Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar I G.A.Ari Widarti; A.A.Gde Raka Kayanaya
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 1, No 3 (2019): Juli 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.279 KB) | DOI: 10.33992/ms.v1i3.932

Abstract

This community service is carried out by providing counseling and demonstration/practice of processing MP-ASI to posyandu cadres who are still active in Sayan and Singakerta Villages, Ubud sub-district, Gianyar district, which is the working area of UPT Kesmas Ubud II. Community service is carried out for three months starting from August to October 2018. During the service period, the number of targets was given as much as 30 people. Observations were obtained in the form of knowledge data, the attitude of pregnant women about MP-ASI and evaluation of the practice of preparation and processing of MP-ASI from local foods. The data obtained are presented and processed descriptively. Based on observations obtained the level of target knowledge with good categories, and enough before being given counseling each of 93.30%, 6.70%, and there were no targets with fewer knowledge categories. After counseling, all targets (100%) have a good level of knowledge. Whereas the mother cadre's attitude towards MP-ASI have an increase in the proportion of answers that agree on the target, namely from 76.70% to 93.33%. More intensive counseling needs to be done through more varied methods and media, so that goal understanding is more optimal.Keywords: Posyandu Cadre, ASI Complimentary Food
Pemberian KIE Dengan Pengetahuan Ibu Nifas Mengenai Infeksi Masa Nifas Di Dusun Kelapa Dua Dewi Susanti; Elen Parengkuan
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 2, No 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.433 KB) | DOI: 10.33992/ms.v2i4.1371

Abstract

The puerperium begins after the placenta is born and ends when the uterus organs return to their pre-pregnancy state. The puerperium lasts about 6 weeks or 40 days but will recover completely within 3 months. The puerperium or postpartum period is also called puerperium which comes from the Latin word "puer" which means baby and "parous "which means giving birth. Based on data obtained according to recording and reporting from districts/cities, the maternal mortality rate (MMR / MMR) in Maluku Province fluctuated from 2006 to 2010. However, it decreased from 369 per 100,000 live births in 2006 to 288 per 100,000 births. live in 2010.Keywords: KIE, Knowledge, puerperal infection
Implementasi Kelas Ibu Balita Dalam Meningkatkan Kemampuan Ibu Dalam Memberikan Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Di Kecamatan Sukawati N.L.K SULISNADEWI; I Ketut Labir; N.L.P Yunianti Suntari C.
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 2, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.14 KB) | DOI: 10.33992/ms.v2i1.992

Abstract

Kelas Ibu Balita adalah kelas para ibu yang mempunyai anak berusia antar 0-5 tahun secara bersama sama berdiskusi, tukar pendapat, tukar pengalaman akan pemenuhan pelayanan kesehatan, gizi dan stimulasi pertumbuhan dan perkembangannya dibimbing oleh fasilitator dengan menggunakan buku KIA. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui kemampuan ibu memberikan stimulasi tumbuh kembang  anak melalui pelaksanaan  program Kelas Ibu Balita. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Posyandu wilayah Desa Sukawati. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan metoda  ceramah, wawancara dan observasi. Hasil pengabdian masyarakat dari karakteristik sasaran menunjukan   rata- rata berusia 29,77 tahun, dengan tingkat pendidikan ibu sebagian besar pada jenjang pendidikan menengah.  Sebelum pelaksanaan Kelas Ibu Balita pengetahuan, sikap, keterampilan maupun kemampuan yang didiidentifikasi dari ketiga asfek tersebut hanya sebagian kecil dalam katagori baik. Ada perbedaan kemampuan ibu dalam memberikan stimulasi tumbuh kembangan sebelum dan sesudah  mengikuti Kelas Ibu Balita. Disarankan agar Kelas Ibu Balita dilaksanakan secara rutin mengikuti jadwal Posyandu. Kata Kunci ; Kelas Ibu Balita- Kemampuan Ibu- Stimulasi tumbuh kembang
Pelatihan Pengolahan Jajanan Sehat Anak Sekolah kepada UMKM Makanan Jajanan Di Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar Ni Putu Agustini; A.A.N. Kusumajaya; I G.P. Sudita Puryana
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 1, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (871.989 KB) | DOI: 10.33992/ms.v1i2.625

Abstract

Children are a group at high risk of contracting the disease through food or drink.Based on the results of the research by Agustini and Kusumayanti (2016) on the Development of Traditional Balinese Snacks to Healthy Snacks for School Children in Gianyar Regency stated that the results of the development of these snacks had a good acceptability (93.15%) in school children.Therefore to increase the availability of healthy snacks for school children, the results of this study were followed up in the form of community service, with the aim of improving the skills of processing healthy snacks through training.Participants in the training included: school children, school canteen managers, snacks sellers and school teachers as many as 16 people.The results of community service were able to increase knowledge from an average of 63.75 to 86.35.The participants' skills in making healthy snacks for school children are quite good, because snacks that are processed are modified traditional snacks, which are commonly done by the local community.The follow-up of this training is the application of skills in processing healthy snacks both at school canteens, snack processors, and monitoring school children snacks by school teachers.Keywords: training, processing, healthy snacks, school children
Edukasi Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Pekerja Lepas Pengangkut Sampah Di Depo Citarum Kelurahan Panjer Kota Denpasar I Made Bulda Mahayana
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 3, No 3 (2021): Juli
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v3i3.2043

Abstract

Sampah merupakan salah satu masalah klasik di Kota Denpasar yang sangat sulit untuk diselesaikan. Pengelolaan sampah swakelola tidak semuanya tertata sesuai harapan, namun faktanya ada kelompok pengelola sampah yang tidak terorganisir, seperti pekerja lepas sampah di Depot Sampah Citarum, Desa Panjer, Kota Denpasar. Pengabdian masyarakat di wilayah Kelurahan Panjer ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang kesehatan dan keselamatan kerja kepada 20 pekerja lepas pengangkut sampah. Pekerja lepas yang mengangkut sampah tidak hanya diberikan edukasi tentang kesehatan dan keselamatan kerja, mereka juga dibekali alat pelindung diri dan jaring penutup sampah. Hasil pendidikan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan pekerja tentang kesehatan dan keselamatan kerja (K3), dilihat dari perbandingan hasil pre-test dan post-test yang diperoleh sebesar 90%. Selain peningkatan pengetahuan, juga terjadi peningkatan kesadaran pekerja menggunakan alat pelindung diri dan alat kerja saat bekerja sebanyak 100%. Kedepannya, kegiatan pendidikan kesehatan dan keselamatan kerja ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pekerja lepas pengangkut sampah di Desa Panjer untuk selalu menggunakan alat pelindung diri dan alat kerja agar terhindar dari penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja. Kesimpulan dari kegiatan pendidikan kesehatan dan keselamatan kerja ini telah mampu meningkatkan kesadaran para pekerja lepas pengangkut sampah untuk selalu menjaga kesehatannya melalui penggunaan alat pelindung diri setiap kali bekerja di Depot Sampah Citarum Desa Panjer Kota DenpasarKata Kunci: Kesehatan dan keselamatan kerja, edukasi
Edukasi bagi Remaja Untuk Mewaspadai Tindak Kekerasan dalam Berpacaran di Kota Denpasar Ni Komang Yuni Rahyani
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 4, No 1 (2022): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v4i1.2049

Abstract

Kekerasan dalam pacaran pada remaja adalah permasalahan serius yang harus segera ditangani, karena berdampak buruk bagi kesehatan di masa mendatang. Sasaran adalah remaja (laki-laki dan perempuan) yang berusia antara 15 sampai 24 tahun belum menikah dan dipilih sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Pengabdi memberikan 2 kali intervensi berupa bimbingan menggunakan media buku saku dan studi kasus, serta video kemudian responden diamati dua kali dengan jarak waktu 1 bulan setelah observasi pertama. Luaran dari kegiatan pengabdian adalah luaran wajib berupa produk pelatihan berupa buku saku, video dan modul bagi guru pembina OSIS. Kegiatan pengabdian berlangsung dari Juni sampai September 2021. Lokasi kegiatan adalah di Wilayah Kerja UPTD Dinas Kesehatan I Kecamatan Denpasar Barat, meliputi SMP PGRI 1 dan SMP Sapta Andika, anggota karang taruna di Wilayah Desa Tegal Harum. Jumlah sasaran sebanyak 70 orang remaja. Karakteristik remaja tidak berhubungan secara signifikan dengan perubahan skor pengetahuan dan kewaspadaan remaja terkait cara mencegah tindak kekerasan dalam berpacaran. Peningkatan skor posttest pengetahuan dan kewaspadaan disebabkan oleh berbagai faktor terutama umur remaja. Materi yang disampaikan melalui media video dan buku saku diketahui efektif dan menarik digunakan sebagai media pembelajaran/edukasi bagi responden. Kegiatan edukasi bagi remaja hendaknya dilakukan secara berkesinambungan dan diharapkan dibuat kegiatan konsultasi secara luring bagi remaja terkait upaya menghindari tindak kekerasan dalam berpacaranKata Kunci: kekerasan dalam berpacaran, remaja, media video, buku saku, modul.
Pelatihan Pemanfaatan Lidah Buaya Menjadi Makanan yang Bergizi Sri Sularsih Endartiwi
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 3, No 3 (2021): Juli
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v3i3.2045

Abstract

Lidah buaya merupakan tumbuhan super yang memiliki banyak manfaat baik untuk kecantikan maupun kesehatan. Tanaman dengan nama ilmiah Aloe vera ini memiliki beragam vitamin seperti A, B, C, dan E serta 18 jenis asam amino di dalamnya. Lidah buaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Masih banyak orang yang belum mengetahui manfaat lidah buaya untuk kesehatan. Pelatihan pemanfaatan lidah buaya menjadi makanan bergizi berupa es kopyor dan cendol dawet. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada ibu-ibu agar dapat memanfaatkan lidah buaya sebagai makanan bergizi. Pelatihan diberikan kepada ibu-ibu di Desa Caturharjo, Pandak, Bantul Yogyakarta. Kegiatan ini berupa pelatihan pemanfaatan lidah buaya menjadi makanan bergizi yang meliputi penyuluhan tentang manfaat lidah buaya, praktek pembuatan makanan bergizi menggunakan lidah buaya. Di akhir kegiatan, dilakukan post test. Hasil dari kegiatan ini adalah para ibu-ibu mengalami peningkatan pengetahuan tentang manfaat dan cara penggunaan serta pengolahan lidah buaya menjadi makanan yang bergizi.Kata Kunci: pemanfaatan lidah buaya, makanan bergizi
Edukasi Gizi Seimbang Dengan Isi Piringku Untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh Selama Pandemi Covid-19 Pada Orang Tua Murid Paud Di Kota Denpasar Ida Ayu Eka Padmiari
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 3, No 4 (2021): Oktober
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v3i4.2046

Abstract

Di masa pandemi Covid-19, infeksi virus menjadi masalah kesehatan yang rentan terjadi pada anak-anak. Karena saat imunitas menurun, semua jenis virus dan bakteri bisa masuk ke dalam tubuh tanpa perlindungan. Untuk meningkatkan kekebalan tubuh saat pandemi dapat dimulai dari gizi seimbang sesuai dengan kebutuhan anak. Selain asupan makanan, tetap mengikuti anjuran penanganan Covid-19 yaitu cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, dan memakai masker. Di media sosial banyak informasi yang membingungkan orang tua terkait iklan yang dapat meningkatkan kekebalan anak. Sehingga diperlukan informasi yang benar dari para ahli tentang Gizi Seimbang. Pemberian edukasi merupakan upaya alternatif bagi orang tua untuk memahami dan menerapkan Gizi Seimbang dalam meningkatkan imunitas anak di masa Pandemi. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Denpasar Utara, karena situasi pandemi Covid-19 maka kegiatan dilakukan secara online dengan fasilitas zoom meeting. Atas persetujuan orang tua dan izin pengelola PAUD, dipilih 50 orang tua PAUD berdasarkan status gizi anaknya. Hasil yang dicapai dari pemberian edukasi tentang isi piringku untuk meningkatkan imunitas anak PAUD pada masa pandemi Covid-19 di Kecamatan Denpasar Utara Kota Denpasar yaitu berhasil meningkatkan pengetahuan dengan baik hingga 75%. Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi tentang isi piringku pada orang tua. Disarankan dilakukan sosialisasi yang berkesinambungan oleh pengurus PAUD dan pihak terkait lainnya agar orang tua bisa mempraktekan di rumah masing-masing.Kata Kunci: PAUD, imunitas, covid-19, isi piringku    
Pendampingan Bidan Dalam Pemakaian Deliver Chamber Di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Kota Denpasar Ni Wayan Armini
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 3, No 2 (2021): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v3i2.2041

Abstract

Kejadian Pandemi COVID-19 melanda hampir seluruh negara di dunia saat ini telah berdampak pada berbagai sektor kesehatan maupun nonkesehatan. Salah satu pelayanan kesehatan yang ikut menjadi garda terdepan adalah pelayanan kebidanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melakukan pendampingan secara kepada bidan dalam memakai delivery chamber saat melakukan pertolongan persalinan. Pelaksanaan berupa pretest, memberikan e-modul, link video/youtube  tentang petunjuk pemakaian delivery chamber, post test pengetahuan dan sikap bidan. Hasil pengamatan mengenai rata-rata pengetahuan responden sebelum dan setelah diberikan pendampingan yaitu 62,86 menjadi 82,86. Terdapat perbedaan bermakna pengetahuan responden sebelum dan setelah diberikan pendampingan  (pvalue=0,001) serta sikap responden sebelum dan setelah diberikan pendampingan (pvalue=0,013). Para bidan mengungkapkan desainnya sangat simple, cara penggunakannya mudah, nyaman buat bidan dan pasien, terbuat dari bahan yang ringan dan tidak mudah berkarat, tidak menghabiskan ruangan yang banyak untuk menyimpan, mudah dipasang dan dilepas, mudah dilakukan desinfeksi, mudah dipakai kembali serta yang paling penting adalah mampu melindungi bidan dari percikan droplet. Kepada unit bisnis Poltekkes Kemenkes Denpasar agar  memfasilitasi kegiatan marketing delivery chamber untuk tenaga kesehatan.    Kata Kunci: pendampingan, bidan, delivery chamber, covid-19

Page 8 of 14 | Total Record : 134